Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ratu Kerajaan Niskala

Ratu Kerajaan Niskala

Candra Utari, pewaris Kerajaan Niskala, menghadapi ancaman saudara tirinya, Sekar Buana, Lintang Alit, dan Pupus Cantika. Berbekal ilmu kanuragan dari Ratu Arum, ia mengasingkan diri ke Perguruan Langit Ageng sebelum membangun Kerajaan Wulan Katigo yang makmur. Saat Niskala di ambang kehancuran akibat pemberontakan, Candra menyamar sebagai Pangeran Layang Jembar untuk membantu ayahnya. Di tengah perang, muncul pasukan bertopeng misterius yang menjadi teka-teki besar bagi sang putri.
Bab
Bagikan

Bab 1

Mata Putri Candra Utari menatap tajam ke arah Putri Lintang Alit. Berbalas dengan tatapan yang tak kalah tajamnya pula.

"Kamu telah menumpahkan isinya, Lintang Alit!" seru Putri Candra Utari dengan suara tertahan. Ada amarah dan kecewa yang berusaha ditekannya sekuat mungkin. "Bokor itu berisi ramuan obat untuk ibuku, Permaisuri Kerajaan Niskala, Dewi Arum."

Emban Diro merasa situasi sedang tidak baik-baik saja. Dia bergegas mengambil sebuah kain untuk membersihkan tumpahan ramuan obat berwarna hitam pekat itu. Namun, sebuah pedang panjang yang berkilau menghadang niatnya. Ujung pedang itu menggaris tepat di depan dadanya. Sontak Emban Diro memundurkan langkahnya.

"Nyuwun pangapunten, Kanjeng Putri," ujarnya dengan mimik wajah ketakutan.

Putri Candra Utari maju lima langkah. Kakinya berhenti tepat di atas tumpahan ramuan obat itu. Menghentakkan kakinya dengan keras, hingga cairan tertumpah itu mengenai kaki mulus Putri Lintang Alit. Sang putri bertubuh kurus dan sedikit bungkuk itu sontak menjerit.

"Aduh ...! Kamu telah mengotori kakiku, Mbakyu Kanjeng Putri." Putri Lintang Alit berjingkat menjauh.

Putri Candra Utari tidak menghiraukan protes Putri Lintang Alit. Dia tetap berjalan maju, mendekati adik tirinya itu hingga tubuh mereka hanya berjeda lebih kurang seinchi.

"Kamu harus menggantinya, Putri Selir!" ujar Putri Candra Utari dengan geram. Wajah garangnya menciutkan nyali Putri Lintang Alit. Wajahnya seketika memucat, apalagi ketika pedang panjang Putri Candra Utari mulai terangkat.

"Ada apa ini?" Suara bariton Raden Eka Kencono yang muncul tiba-tiba, memecahkan ketegangan dalam serambi depan ruang keputren itu. Seorang raja yang dikenal memiliki sikap keras dan tegas dalam menghadapi setiap permasalahan dalam pemerintahannya. Namun, dia tidaklah dekat dengan putra putrinya. "Cairan apa ini yang tumpah?"

tanya Sang Raja sembari mengerutkan dahi.

Putri Lintang Alit berdiri dengan kaki gemetaran. Tak ada yang ditakutinya dalam kerajaan ini kecuali Sang Raja. Putri tunggal dari istri selir keempat Sang Raja ini dikenal sebagai seorang putri yang sulit diatur. Dia selalu berusaha melepaskan diri dari segala aturan tata krama kerajaan.

"Utari! Alit! Bicaralah salah satu dari kalian. Jelaskan apa yang tengah terjadi di sini. Dan untukmu, Utari, jangan pernah kau hunuskan pedang di depan kerabat dan rakyatmu. Kecuali dia melakukan kejahatan besar yang telah terbukti," titah Sang Raja pada kedua putrinya.

"Baik, Romo," jawab Putri Candra Utari dengan tegas. Dia segera menyarungkan kembali pedangnya ke pinggang. Dengan sedikit membungkukkan badan, dia menghaturkan sembah pada Sang Raja.

Hening sejenak menyapu serambi keputren. Putri Lintang Alit tidak berani menjelaskan apa yang terjadi pada Sang Raja. Lidahnya kelu. Dia tidak berani membayangkan hukuman yang bakal diterima jika kejadian yang sebenarnya dia ceritakan.

Siasat licik tengah dirancang dengan cepat dalam benak putri bertubuh kurus dan sedikit bungkuk itu. Dia hendak menjatuhkan kesalahan pada Putri Candra Utari. Pewaris tunggal tahta Kerajaan Niskala. Karena dia adalah putri semata wayang dari permaisuri kerajaan, Kanjeng Ratu Dewi Arum.

"Tadi saya hendak membantu Mbakyu Kanjeng Putri, Romo. Tapi rupanya bokor emas itu terlalu licin. Sehingga pegangan saya terlepas dan bokor itu jatuh hingga isinya tumpah. Nyuwun pangapunten, Romo," ujar Putri Lintang Alit sambil menjatuhkan tubuhnya, bersimpuh di hadapan Raden Eka Kencono. "Hatur sembah dalem, Kanjeng Romo."

Putri Candra Utari seketika membelalakkan mata. Terkejut mendengar penjelasan Putri Lintang Alit yang sangat berbeda dengan kejadian sebenarnya.

"Nyuwun pangapunten, Kanjeng Romo. Tidak seperti itu kejadiannya. Hatur sembah dalem, Kanjeng Romo," tukas Putri Candra Utari. Dia pun segera bersimpuh di hadapan Sang Raja.

Raden Eka Kencono hanya diam melihat kedua putrinya yang sama-sama bersimpuh di hadapannya itu. Tanpa memeriksa keterangan siapa yang benar dan keterangan siapa yang salah, Raden Eka Kencono telah yakin menetapkan keputusannya.

"Pengawal Ki Bagas dan Ki Dirgo, bawa Putri Lintang Alit ke dalam puri istana. Tempatkan dia di kamar paling belakang. Kurung dia selama tiga purnama." Raden Eka Kencono bertitah tanpa memedulikan wajah Putri Lintang Alit yang memerah tiba-tiba.

Putri Lintang Alit hendak melakukan protes, tapi tatapan tajam Raden Eka Kencono mematikan nyalinya. Ki Bagas dan Ki Dirgo mengangkat lengan Putri Lintang Alit yang sempat meronta. Namun, pada akhirnya dia harus menyerah. Karena tidak ingin kehilangan segala fasilitas yang selama ini didapatkannya dalam lingkup istana.

"Kanjeng Romo, mohon ijin. Bolehkah saya berpendapat?" tanya Putri Candra Utari.

Dan seperti biasanya, Raden Eka Kencono menggelengkan kepala. Dia menolak untuk mendengarkan pendapat dari Putri Mahkota Kerajaan Niskala itu. Karena dia tahu bahwa putrinya itu pasti akan meminta keringanan hukuman untuk saudaranya, Putri Lintang Alit.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dianggap Pembunuh Cinta Sejati Suamiku
9.8
Setelah tewas mengenaskan akibat tusukan pisau bedah suaminya sendiri yang mendendam atas kematian Charlene, sang protagonis mendapatkan kesempatan kedua. Ia kembali ke hari di mana ia menderita pankreatitis akut akibat alkohol. Kali ini, suaminya yang berprofesi sebagai dokter UGD memilih mengabaikannya demi menyelamatkan cinta sejatinya tanpa ragu. Namun, keputusan sang suami untuk meninggalkannya justru memicu penyesalan mendalam, hingga akhirnya pria itu berlutut memohon pengampunannya.
Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Cold-hearted girl
9.4
Seorang pembunuh bayaran wanita yang tangguh kini memegang misi baru sebagai pelindung seorang ilmuwan jenius. Keselamatan sang ilmuwan terancam setelah ia berhasil menciptakan sebuah penemuan yang sangat krusial. Namun, di tengah situasi berbahaya yang mengintai nyawa mereka, benih-benih asmara justru mulai tumbuh. Pertemuan intens ini memaksa sang gadis menghadapi konflik batin saat perasaan profesionalnya perlahan berubah menjadi cinta yang mendalam.
Sampul Novel Guru Untuk Nona Muda Nakal
8.2
Dihan terpaksa mencari tempat persembunyian demi menghindari kejaran misterius yang mengancamnya. Di saat bersamaan, keluarga Rahadian sedang kewalahan mencari guru privat bagi dua putri mereka yang sangat nakal dan membenci pelajaran. Dihan pun menerima tawaran tersebut meski harus menghadapi kekacauan luar biasa. Mampukah ia menaklukkan sikap keras kepala kedua nona muda itu? Di tengah keributan tersebut, rahasia masa lalu Dihan terus membuntutinya.
Sampul Novel Kekayaanku, Keluarga Benalunya
9.0
Sebagai dokter bedah saraf berpenghasilan miliaran, aku menghidupi suami kapten tentaraku dan keluarganya yang parasit. Usai melunasi utang 75 miliar mereka, aku mengatur liburan mewah ke Monako. Namun, suamiku justru memberikan kursi jet pribadiku kepada mantan kekasihnya, Dahlia, dan membuangku ke penerbangan komersial berbahaya. Saat mereka bersekongkol menghinaku, aku menyaksikan pengkhianatan di ranjangku sendiri. Kini, saatnya membalas dendam dengan menghanguskan segalanya.
Sampul Novel Mantanku Panik Setelah Pengunduran Diriku
9.4
Yonatan memutuskan mundur dari dunia musik, memicu sorak-sorai publik dan kepura-puraan Sherwin, sang musisi jenius yang berselingkuh dengan kekasih Yonatan. Di kehidupan lalu, Yonatan hancur akibat tuduhan plagiat karena lagu Sherwin rilis sepuluh menit lebih awal. Fitnah itu memicu perundungan kejam, kebangkrutan, hingga kematian tragis orang tuanya yang dibakar penggemar fanatik, sebelum akhirnya Yonatan mengakhiri hidupnya. Kini, setelah terlahir kembali, Yonatan mengabaikan kepalsuan mereka demi membalas dendam.