Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel RAHIM GADIS SEWAAN

RAHIM GADIS SEWAAN

Zevanya terjebak dalam krisis finansial yang mencekik. Demi melunasi utang besar dan membiayai operasi jantung ayahnya, ia terpaksa mengambil keputusan ekstrem dengan menyewakan rahimnya. Impian tentang pernikahan indah seketika sirna saat ia harus mengandung anak untuk pasangan suami istri lain. Hidupnya kini sepenuhnya didedikasikan sebagai ibu pengganti. Mampukah Zevanya menjalani takdir pahit melahirkan buah hati yang bukan miliknya demi menebus beban hidup?
Bab
Bagikan

Bab 3

Bak ditimpa musibah berkali-kali, Zevanya benar-benar muak dengan kehidupannya. Ingin sekali mengakhiri hidup dengan cara tragis sekali pun. Tapi tak ingin melihat Ibunya sendiri menanggung semua yang sudah diperbuat Hudson-Ayah selama ini.

“Lepaskan tangan saya, Tuan, sakit,” pekik Zevanya.

Alejandro membuka pintu mobil dan mendorongnya masuk. Dengan segera menutup pintu mobil. Lalu mobil melaju menjauh meninggalkan club malam. Entah akan dibawa ke mana oleh pria asing yang tak dikenalnya sebelumnya.

“Tuan mau bawa saya ke mana. Tolong turunkan saya. Saya harus pulang.”

“Katanya kau butuh uang, jadi lebih baik diam dan turuti semua perintahku. Atau aku bawa kamu ke tempat laki-laki yang berusaha menidurimu tadi,” gertaknya.

Seketika tak terdengar ocehan yang keluar dari mulut Zevanya. Meski dia kerja di club malam, bukan sebagai jalang yang dimaksud. Zevanya rela bekerja dengan mengerahkan seluruh tenaga dan kemampuannya tetapi tidak dengan melepas keperawanan. Ia benar-benar takut saat Victor menyentuh dan sekarang dia di mobil bersama teman dari pria brengsek tadi. Akan sesial apalagi hidupnya dibeberapa waktu ke depan Tuhan.

Mobil yang mereka tunggangi berhenti di depan lobby yang tak asing. Ya, Zevanya mengetahui kalau aku sedang di bawa ke hotel. Alejandro memesan kamar dan Zevanya hanya mengikuti dari belakang. Mereka memasuki lift. Gadis itu merasa diperhatikan dari pantulan pintu lift. Tatapannya mengitimidasi. Firasatnya mengatakan akan ada hal buruk yang menimpa untuk kesekian kalinya.

Pintu terbuka dan mereka keluar menuju kamar yang berada diujung lorong. “Masuk,” titahnya.

Alejandro berjalan santai sambil memegang tengkuk lehernya seakan dia merasakan penat. Lalu menuju kursi yang berada tepat di samping tempat tidur. Zevanya mengikutinya duduk tepat di depannya.

“Nama?”

“Zevanya Eldora.”

“Panggilan?”

“Tuan bisa panggil saya Zeva.”

“Anya, aku panggil kamu Anya. Aku membutuhkan kamu untuk menjadi Ibu pengganti. Tentunya saja aku akan menikahi kamu secara kontrak. Akan kutanggung semua yang kamu butuhkan selama manjadi Ibu pengganti untukku dan istriku.”

“Maksud, Tuan?”

“Aku dan istriku membutuhkan ibu pengganti untuk melahirkan anak kami.”

Benar dugaannya. Batu besar menimpa dadanya lagi. Seharian ini jiwa dan raganya remuk, pecah tak bersisa. Zevanya akan menjadi alat untuk orang lain. Lebih tepatnya rahimnya yang menjadi alat untuk melahirkan anak orang lain. Impiannya menikah dengan orang yang dicintai hingga memiliki anak dan membesarkannya bersama pupus sudah. Pernikahan yang indah dan suci harus pupus dari benak dan pikirannya. Karena jika menolak pun ia tidak akan bisa mendapatkan uang 200 juta dengan secepat kilat.

Bingung, marah, kecewa semua jadi satu. Lidah kelu, tercekat tak bisa mengucap sepatah kata pun. Orang gila macam apa yang ada dihadapan Zevanya saat ini.

“Akan kunikahi kamu untuk mendapat status sah. Tapi setelah anak itu lahir, kontrak kita pun berakhir. Ah, dan hal yang terpenting adalah jangan sampai kamu jatuh cinta karena aku tidak akan meninggalkan istriku. Jangan mengusik dan ikut campur kehidupan pribadi masing-masing karena kita hanya dua orang”

Tak ada pilihan lain selain aku mengiyakan kontrak yang dia tawarkan. “Baik, saya menyetujui hal yang Tuan tawarkan. Tapi, tolong transfer uang sejumlah 200 juta karena saya membutuhkan uang itu secepatnya.”

“Oke, semua akan diurus Lian besok.”

“Kenapa, Tuan memilih saya?” selidikku.

“Alejandro, panggil saja Ale. Entah, firasat mungkin?” jawabnya asal.

“Kalau gitu saya pamit pulang. Saya tunggu janji tuan besok. Terima kasih,”ucap Zevanya yang mulai beranjak pergi.

Tangan kekar terasa memegang pergelangan Zevanya. Ya, itu tangan Alejandro yang berusaha menahan. Gadis itu memicingkan mata mendapati tangan yang dimasih dipegangnya.

“Kamu bisa tidur di sini, besok kuantar pulang. Kamu bisa jamin tidak akan terjadi apa-apa.”

Alejandro pergi, hanya aku sendiri di kamar mewah dan megah ini. Entah harus merasa senang atau marah dengan perlakuannya. Tetapi untuk sementara waktu inilah yang terbaik. Zevanya mendapat uang, Alejandro mendapatkan anak.

***

“Lian, tolong beri informasi mengenai Zevanya Eldora dan juga siapkan kontrak, isinya kan kukirim lewat email. Ah, iya, besok juga siapkan baju untuk wanita.”

“Baik, pak,” balas suara dibalik telepon.

Segera dimatikan telpon dan memijat pelipis, kepala Alejandro sangat pening. Dia memutuskan untuk masuk kembali ke kamar.

Melihat sosok gadis lugu yang sedari tadi hanya bisa menangis karena ketakutan. Tanpa sadar Alejandro sudah duduk di samping tempat tidur. Melihat lekat wajah cantik tanpa polesan make up. Rambutnya bergelombang, kulit putih, bulu mata lentik, alis rapi tertata, bibir tanpa lipstick pun sudah terlihat ranum. “Pipinya halus dan …” sadar dari lamunan. Alejandro kembali menyadari bahwa dia telah beristri.

TING!

Suara notifikasi yang familiar kudengar. Lian sudah mengirim informasi mengenai Zevanya. Dibaca dengan teliti hingga dapat disimpulkan bahwa dia gadis yang malang. Dengan usia yang masih muda sudah menghadapi masalah yang berat. Tak lupa Alejandro membalas dengan persyaratan kontrak yang harus Lian cantumkan agar bisa ditandatangani besok dengan Zevanya.

Sofa tempat terbaik untuk beristirahat kali ini. Alejandro menyempatkan untuk melirik gadis yang sedang tertidur, memastikan dia nyaman.

Beberapa saat kemudian, ketika membalik badan Zevanya tersadar bahwa sudah ada cahaya matahari yang masuk lewat sedikit celah dimata. Karena silau, dia mencoba mengusap kedua mata. Benar saja sudah pagi. Melihat sekeliling tidak ada orang tetapi terdengar suara gemercik air. Begitu ingat jika semalam aku bersama dengan Alejandro langsung diperiksa badannya. Syukurlah kalau baju masih melekat dan sama seperti kemarin, hanya dandanan saja yang sudah mulai kacau karena menikmati Kasur yang sangat nyaman.

“Haah! Jangan-jangan pas aku tidur aku ngorok? Atau malah lebih parah dari itu!” pekikku.

Malu rasanya jika aib terlihat orang lain apalagi oleh lawan jenis. Tapi saat diingat kembali, untuk apa Zevanya mencemaskan hal itu. Pria itu juga bukan orang yang disukainya.

“Kalau sudah bangun cepat mandi, bajumu ada di sana,” suara baritone milik Alejandro mengagetkan. Dia menunjuk paper bag yang ada di atas meja. Zevanya beranjak dari tempat tidur dan langsung mengambil paper bag dan menuju kamar mandi.

Setelah selesai mandi Zevanya menghampiri Alejandro yang sudah duduk disofa dengan memegang berkas. Pria itu memandangi dari ujung kaki sampai ujung kepala. Entah apa yang dia perhatikan pada Zevanya yang berdiri dihadapannya.

“Apa terlihat aneh mengenakan dress ini?” tutur Zevanya malu.

“Ti-tidak. Silakan duduk. Ini kontrak kita selama setahun kedepan. Jangan melanggar satu pun dari apa yang tertullis di sini.” Alejandro mencoba mengontrol diri.

Membaca semua berkas yang diberikan Alejandro. Isinya membuat Zevanya terbelalak. Kontrak itu adalah selama setahun Zevanya akan menjadi istri kontrak dengan status sah. Semua kebutuhannya akan dipenuhi, termasuk biaya rumah sakit dan hutang-hutang Ayah akan dilunasi. Selama menjadi istri kontraknya keluarganya akan diberi rumah, dan Zevanya juga akan tinggal di apartemen lengkap dengan pelayan. Selama itu dia tidak boleh ikut campur urusan rumah tangganya dengan istri pertama. Begitu juga Alejandro tidak akan ikut campur dengan urusan pribadi Zevanya. Sementara juga gadis manis itu harus cuti kuliah karena harus fokus dengan kontrak yang mengharuskan dia hamil anak mereka.

“Kamu tahu dari mana semua informasi tentang aku?” kata Zevanya memicingkan mata.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Kembar Milik Hot CEO
8.8
Kehidupan Amber sebagai putri konglomerat runtuh seketika hingga ia terpuruk. Di tengah keputusasaan, sebuah kesalahan fatal terjadi saat ia mabuk dan tak sengaja masuk ke kamar hotel Julian Kingston, pria berkuasa yang dikenal sangat kejam. Empat tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Amber kini memiliki anak kembar yang merupakan darah daging Julian. Terjebak dalam situasi rumit, mampukah Amber menghadapi tuntutan sang CEO dingin tersebut?
Sampul Novel Anak Rahasia Sang Presdir
8.2
Hidup Ariana hancur setelah dikhianati ibu tirinya hingga ia terpaksa menjadi ibu pengganti bagi seorang miliarder dingin. Setelah persalinan, pria itu secara kejam merampas bayinya demi menghindari ikatan pernikahan. Namun, takdir berkata lain saat waktu mulai mengikis kebekuan hati sang presdir. Di balik luka dan pemisahan paksa, benih cinta yang tak terduga justru tumbuh perlahan di antara mereka, mengubah dendam menjadi perasaan yang hangat.
Sampul Novel DEAR RANIA
9.1
Dua minggu jelang pernikahan, kecelakaan tragis merenggut penglihatan Rania. Di tengah keputusasaan, tunangannya justru membatalkan rencana pernikahan mereka tanpa alasan. Saat terpuruk dalam kegelapan, muncul Rakha, seorang pengajar pesantren yang asing. Secara mengejutkan, Rakha datang membawa keluarganya untuk melamar Rania. Meski niat tulus disampaikan, Rania yang hancur menolak mentah-mentah kehadiran pria yang tak dikenalnya itu dan memintanya pergi.
Sampul Novel December to January
7.9
Mengapa sebuah perpisahan menyakitkan yang terjadi pada bulan Desember mampu meninggalkan jejak yang begitu mendalam? Saat kalender berganti menuju Januari, bayang-bayang masa lalu itu tetap bertahan dan memberikan dampak besar yang mengubah seluruh tatanan hidup. Kisah ini menelusuri bagaimana duka dan kenangan dari akhir tahun terus menghantui setiap langkah di awal yang baru, menciptakan dilema emosional yang sulit untuk dilepaskan begitu saja.
Sampul Novel GADIS PENARI TUAN MUDA
8.2
Benni Handoko, pria dari keluarga terpandang, rela menyamar jadi pelayan toko demi mencari cinta sejati. Hidupnya berubah saat ia menemukan seorang gadis penari di ranjangnya usai jamuan keluarga. Tak disangka, gadis bernama Mulan itu adalah cucu sahabat neneknya yang hilang. Meski ditakdirkan menjadi istri Benni, perjalanan asmara mereka penuh rintangan berat. Mampukah Mulan dan Benni mempertahankan perasaan mereka di tengah segala konflik yang menghadang?
Sampul Novel Menantu Dari Kota
9.1
Kehidupan mewah Shafiyah hancur seketika saat suaminya di-PHK akibat kasus korupsi saham di kantornya. Dari bergelimang harta, kini mereka harus menghadapi realita pahit di titik terendah. Shafiyah terpaksa pindah ke desa untuk tinggal bersama mertuanya yang berpikiran kolot. Sementara sang suami banting tulang menjadi petani, Shafiyah harus berjuang beradaptasi dengan gaya hidup sederhana yang asing baginya. Sanggupkah ia bertahan di tengah tekanan lingkungan baru?