Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Rahasia Suami Adik

Rahasia Suami Adik

Tiga tahun menjalin kasih sirna seketika bagi Viany tepat sehari sebelum hari pertunangan. Usai menemukan bukti transaksi prostitusi di ponsel sang kekasih, ia memilih pergi tanpa berteriak atau menangis. Setelah sempat terluntung-lantung hingga kondisi fisiknya memburuk, Evelyn, sahabat baiknya, mengulurkan bantuan dan mengajaknya tinggal bersama. Namun, keputusan menumpang di rumah Evelyn justru memicu babak baru kehidupan yang penuh kecanggungan, hingga Viany melakukan tindakan yang melukai adiknya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 3

Mungkin karena sedikit mabuk, atau mungkin juga karena kesepian, tiba-tiba aku bangun dari tempat tidur dan pergi ke dapur, lalu mengambil sebuah timun.

Melihat ukuran timun yang pas, aku mencucinya dan berjalan ke kamar mandi.

Awalnya aku pikir kamar mandi kosong, tapi saat aku mau membuka pintu, Thomas tiba-tiba membukanya dari dalam dan keluar.

Kami saling bertatapan dan tersenyum kaku, bersamaan terdiam di tempat.

Wajahku langsung memerah, benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. Untungnya, Thomas cepat tanggap: “Kak, kamu mau pakai timun ini buat masker wajah, ya? Perlu aku bantu potongin nggak?”

“Ngg… nggak usah, aku bukan mau maskeran, aku cuma lapar, jadi mau makan aja… aku… aku suka makan ini…”

Dengan wajah yang malu, aku menjelaskan sambil mengangkat timun itu ke depan wajahnya.

Thomas hanya tersenyum kaku mendengar alasanku, lalu kembali ke kamarnya. Sebelum masuk, dia mengingatkanku kalau di kulkas banyak buah-buahan.

Begitu pintu kamar mandi tertutup, aku langsung menarik napas berat, jantung berdetak kencang, tadi benar-benar terlalu canggung.

Aku masih tidak menyangka bahwa Thomas benar-benar percaya kalau aku suka makan timun.

Kalau dia tahu aku adalah wanita seperti ini, bagaimana pandangannya terhadapku?

Hanya memikirkan itu saja sudah membuat wajahku semakin panas.

Dengan perasaan yang campur aduk, aku ke toilet dalam keadaan canggung, cepat-cepat membasuh wajah dengan air dingin, lalu buru-buru kembali ke kamar.

Malam ini sudah pasti akan menjadi malam yang sangat menyiksakan.

Keesokan paginya, saat bangun, Evelyn melihat wajahku terlihat lesu, lalu bertanya dengan nada penuh perhatian, apakah semalam suara mereka terlalu berisik.

Pertanyaan itu langsung membuatku merasa sangat malu.

“Kak, maaf ya, mungkin tadi malam suara kami agak keras. Aku…aku bakal coba lebih tenang…”

Evelyn tersenyum nakal, menepuk pelan bahuku, lalu mendekat dan berbisik pelan di telingaku:

"Suamiku terlalu hebat, tidak puas-puas, kalau bisa, kamu bisa juga bantu aku..."

Setelah mengatakan itu, Evelyn tertawa terbahak-bahak. Meski terdengar seperti bercanda, ucapannya justru membuatku bergoyah.

“Kamu nggak cemburu?”

“Tentu nggak! Aku dan suamiku malah nggak keberatan, hahaha…”

Percakapan di antara kami, Evelyn seperti bercanda, tapi aku justru menganggapnya serius.

Malam harinya, aku ada acara makan malam kantor, jadi ketika Evelyn mengajakku pulang makan, aku menolaknya.

Acara makan malam itu berlangsung hingga jam 10, dan aku juga sempat minum beberapa gelas. Saat kembali ke rumah, sudah hampir jam 12.

Namun, hal yang tidakku duga adalah, begitu aku membuka pintu dan masuk ke dalam rumah, aku langsung mendengar suara minta ampun Evelyn dari kamarnya.

"Sayang, aku...aku tidak bisa lagi...sudah mau mati..."

Mengingat tubuh Evelyn yang kurus dan kecil, memikir tubuh Thomas yang begitu kuat dan kekar, aku benaran khawatir Evelyn tidak sanggup lagi.

Setelah berdiri di luar dan mendengarnya sejenak, aku merasa Evelyn sepertinya bisa saja mati di tangan Thomas.

Mendengar teriakan dia yang menyakitkan, aku tidak tahu Evelyn merasakan bahagia atau menderita.

Beberapa saat kemudian, terdengar lagi suara minta ampun dari Evelyn, dan juga bisa dengan jelas merasakan bahwa tenaga Thomas sepertinya tidak ada habisnya.

Aku yang minum banyak bir, mengingat percakapanku dan Evelyn pagi tadi, membuatku semakin memberanikan diri.

Aku dengan wajah merah, mengumpulkan keberanian dan datang ke depan pintu kamar mereka.

Tidak kusangka, pintunya tidak ditutup rapat.

Aku dengan pelan mendorongnya, pintunya sudah terbuka. Saat ini, Thomas membelakangiku, aku dengan wajah merah bilang ke Evelyn.

"Adik, kalau kamu tidak bisa, ganti aku saja."

Sehabis berkata, aku membuka bajuku, dan datang ke belakangnya Thomas...

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B49465" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B49465
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CEO Dingin Menolak Diceraikan Istri Tunarungu
8.7
Dipaksa menikah karena rencana sang ibu, Renee yang tunarungu harus menjalani tiga tahun pernikahan dingin bersama Arvin Suryana. Meski Arvin kerap berselingkuh dan mengabaikannya, Renee bertahan demi putra mereka. Namun, kepulangan cinta sejati Arvin menghancurkan segalanya saat anak kandung Renee justru memanggil wanita itu "Mama". Sadar cintanya bertepuk sebelah tangan, Renee memilih pergi dan mengajukan cerai. Di luar dugaan, sang CEO menolak melepasnya sebelum ia melahirkan anak kedua.
Sampul Novel Cinta Belum Berakhir
9.3
Lima tahun berlalu sejak Kanaya pergi tanpa pamit demi pernikahan pilihan orang tua, namun takdir justru mempertemukan kembali dirinya dengan Haitsam. Kini, Haitsam terjebak dalam tugas sulit membimbing Kanaya mengelola perusahaan milik ayah mertua wanita itu. Meski cintanya belum padam, Haitsam harus menekan perasaannya demi menjaga amanah sang atasan. Akankah rahasia masa lalu mereka terbongkar di hadapan suami Kanaya? Inilah dilema hati yang penuh risiko.
Sampul Novel Ibu Susu dari Desa
8.2
Dengan uang empat juta rupiah, seorang pemburu di desa membeli diriku yang berstatus sebagai janda muda. Awalnya, kesepakatan kami sangat sederhana: aku hanya ditugaskan untuk memberikan ASI kepada putranya yang masih kecil. Namun, kenyataan di balik kesepakatan ini segera berubah. Pria berwatak kasar tersebut ternyata memiliki niat lain. Alih-alih sekadar membantuku melancarkan air susu, setiap malam ia justru merebut apa yang seharusnya menjadi hak milik anaknya sendiri.
Sampul Novel Kasih Sayang Yang Datang Terlambat
8.8
Murka karena anak dari wanita dambatannya pingsan akibat dehidrasi, seorang ayah tega menghukum putri kandungnya sendiri. Gadis itu diikat dan disekap di dalam bagasi mobil yang terparkir di garasi. Meski memohon ampun, sang ayah memberi perintah dingin agar tidak ada yang melepaskannya. Jeritannya tak pernah terdengar siapa pun. Saat sang ayah kembali setelah tujuh hari untuk membebaskannya, dia tidak menyadari bahwa putrinya telah tewas dalam kesunyian.
Sampul Novel Pelakor tak pantas bahagia
8.9
Keharmonisan rumah tangga yang dibangun Airin dan Danu kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Maya. Sebagai sosok wanita idaman lain, Maya menjadi duri yang mengancam komitmen pernikahan mereka. Akankah Danu mampu melepaskan diri dari jeratan pesona Maya yang menyesatkan? Ataukah Maya justru berhasil memenangkan hati Danu dan merebutnya secara utuh? Kisah penuh konflik ini menguji kesetiaan serta takdir cinta mereka.
Sampul Novel Pengantin Pelarian, Menemukan Cinta
9.8
Di hari pernikahan, keluarga dan tunanganku, Marco, memperlakukanku bak boneka rapuh. Namun, aku tak sengaja mendengar rencana jahat mereka untuk membiusku demi mengubah pesta nikahku menjadi ulang tahun keponakan. Merasa dikhianati dan dihapus dari hidup sendiri, aku memutuskan kabur dengan kaki telanjang. Berbekal kartu nama Julian Suryo pemberian nenek, aku mencari solusi tak biasa demi melarikan diri dari konspirasi busuk mereka selamanya.