Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Putra Rahasia Jodoh Alfaku, Penolakan Terakhirku

Putra Rahasia Jodoh Alfaku, Penolakan Terakhirku

Sebagai pewaris Serigala Putih, aku dikhianati oleh Alpha Kaelan yang memiliki keluarga rahasia. Orang tuaku bahkan tega mencuri dana kawanan demi membiayai selingkuhannya. Aku hanya dianggap alat penghasil keturunan sebelum akhirnya dibuang. Saat mereka berencana membiusku di hari ulang tahun ke-18, aku berpura-pura pingsan lalu melarikan diri. Namun, sebelum menghilang, aku mengirimkan kado berisi bukti kejahatan mereka untuk menghancurkan segalanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

ELARA POV:

Malam itu, Kediaman Alpha terasa lebih seperti penjara yang didekorasi dengan indah daripada sebuah rumah. Udaranya pekat dengan kebohongan.

Ketika Kaelan masuk, aroma Safira menempel di sekujur tubuhnya. Bukan parfumnya, tapi aroma serigala uniknya—campuran madu dan bunga beracun yang memuakkan dan membuat perutku mual. Itu adalah aroma intim, yang hanya bisa menempel setelah kontak yang sangat dekat dan lama. Tanda betina lain pada pasanganku.

Serigala di dalam diriku, bagian dari diriku yang nyaris tak kukenal, mundur dengan geraman.

"Di sini rupanya kau," katanya, suaranya sehalus batu yang dipoles. Dia bergerak untuk memelukku.

Aku mundur selangkah. Itu bukan pilihan; itu refleks. Tubuhku, jiwaku, menolak sentuhannya. Ikatan pasangan, yang dulu mendambakan kehadirannya, kini melihatnya sebagai sumber racun.

Senyum Kaelan goyah. Dia melihat penolakan di mataku. "Masih kesal soal taman hiburan? Jangan kekanak-kanakan, Elara. Akan kubelikan kalung berlian yang kau lihat itu. Yang paling mahal di kota."

Dia pikir dia bisa membeli pengampunanku. Dia pikir aku sedemikian dangkal. Sesederhana itu.

Aku memaksakan senyum kecil yang rapuh. "Aku hanya lelah. Hari yang panjang." Aku memainkan peran yang dia harapkan: pasangan yang patuh dan sedikit merajuk.

Dia termakan umpanku. Dia selalu begitu.

Kemudian, saat dia tidur nyenyak di sampingku, napasnya dalam dan teratur, aku menyelinap keluar dari tempat tidur kami. Cahaya bulan menerobos jendela, menerangi jalan menuju ruang kerjanya. Satu-satunya pintu di seluruh kediaman yang selalu terkunci. Bukan dengan kunci, tapi dengan gembok perak murni yang berat dan berornamen.

Perak. Satu-satunya zat yang bisa membakar jenis kami, menghalangi kekuatan dan penyembuhan kami. Apa pun yang ada di balik pintu itu, dia menyembunyikannya dari manusia serigala lain.

Aku berdiri di depan papan ketik di sebelah gembok, jantungku berdebar kencang. Aku menarik napas gemetar dan mengetikkan angka-angka itu. Hari ulang tahunku. Hari di mana aku seharusnya mengalami Perubahan pertamaku. Hari yang sama dengan ulang tahun putranya.

0-8-2-1.

Sebuah bunyi klik lembut bergema di lorong yang sunyi. Gembok perak itu terbuka.

Pintu berayun terbuka.

Ruang kerja itu gelap dan berbau buku-buku tua serta aromanya—kayu aras dan embun pagi di pegunungan. Aku tidak menyalakan lampu. Aku tidak perlu. Penglihatan manusiaku serigalaku menembus kegelapan.

Aku langsung menuju mejanya. Di laci paling bawah, terselip di bawah tumpukan laporan keuangan, ada sebuah album foto bersampul kulit. Tanganku gemetar saat membukanya.

Foto pertama adalah Kaelan dan Safira yang sedang hamil, keduanya bersinar karena bahagia. Berikutnya adalah Kaelan menggendong bayi yang baru lahir. Halaman demi halaman mendokumentasikan kehidupan yang tidak pernah kuketahui ada. Pesta ulang tahun, liburan keluarga, pagi Natal.

Lalu aku melihatnya. Sebuah foto yang membuat napasku sesak. Itu adalah potret keluarga. Kaelan, Safira, dan Leo kecil. Berdiri di samping mereka, tersenyum, adalah orang tuaku. Mantan Alpha Rahardian dan Mantan Luna Eliana. Ibuku merangkul bahu Safira.

Mereka tahu. Mereka semua tahu. Mereka telah menjadi bagian dari kebohongan ini sejak awal.

Kesedihanku berubah menjadi amarah sedingin es. Aku beralih ke laptopnya. Tentu saja dilindungi kata sandi. Dengan firasat putus asa, aku mengetikkan angka yang sama. Hari ulang tahunku.

Akses diberikan.

Aku menemukan semuanya. Sebuah folder berlabel 'Leo' berisi akta kelahirannya, video-video rumahan langkah pertamanya, kata-kata pertamanya. Folder lain, berlabel 'Keuangan,' mengungkap seluruh konspirasi.

Selama lima tahun terakhir, orang tuaku telah menyedot miliaran rupiah dari rekening publik kawanan. Uang itu ditransfer ke sebuah perusahaan cangkang. Nama perusahaannya adalah Galeri Candra Kirana.

Mereka menggunakan dana kawanan untuk membiayai kehidupan rahasia pasanganku dan keluarga lainnya. Untuk penggantiku.

Tanganku bergerak dengan sendirinya. Aku menemukan sebuah flash drive di laci mejanya dan mulai menyalin semuanya. Setiap file, setiap foto, setiap catatan transaksi. Aku mengenkripsi drive itu dengan serangkaian rune serigala kuno yang rumit, bahasa yang dibanggakan ayahku, tetapi tidak pernah repot-repot diajarkan kepada putri kandungnya. Aku telah mempelajarinya sendiri.

Saat file terakhir selesai disalin, sebuah pikiran tajam dan jahat menusuk benakku. Itu bukan pikiranku sendiri. Itu adalah proyeksi, sebuah pelanggaran. Safira menggunakan koneksi Kaelan kepadaku, memaksakan sebuah gambar ke dalam kepalaku.

Itu adalah potret keluarga dengan orang tuaku di dalamnya.

Lalu datanglah suara Safira, meneteskan racun dan kemenangan.

*Kudengar kau merasa tersisih. Sekadar pengingat posisimu, omega kecil. Kau hanyalah pengganti yang nyaman. Sebuah wadah dengan darah yang tepat.*

Omega. Pangkat terendah. Istilah yang digunakan untuk yang lemah, yang penurut, yang tidak berharga.

Itu dia. Itulah dorongan terakhir. Kesedihan itu hilang. Rasa sakit itu hilang. Yang tersisa hanyalah api yang membara dan melahap segalanya.

Mereka ingin aku menjadi pengganti? Baiklah. Akan kutunjukkan pada mereka apa yang terjadi jika kau mencoba mengurung seekor Serigala Putih.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Sang Ladyboy
8.4
Vanya adalah ladyboy menawan yang kecantikannya mengancam wanita tulen. Di sebuah klub, ia terpikat pada Ricardo Esteban, namun ragu akan statusnya. Pesonanya sebagai penari juga memicu obsesi Peter Hallmark, miliarder New York, serta Don Salvatore, bos mafia Italia yang ingin mengubahnya. Di balik karier MUA, Vanya terjebak dalam gelapnya perdagangan manusia. Mampukah ia bertahan hidup dan menemukan cinta sejati di tengah badai penderitaan tersebut?
Sampul Novel Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan
8.0
Dikhianati hingga menjadi pembunuh, Maria menceraikan James dan pergi membawa dendam. Enam tahun berselang, ia kembali bersama rival mantan suaminya dengan identitas baru yang tangguh. Meski bekerja sama dengan James hanya demi membalas sakit hatinya, Maria tidak menyadari bahwa ia justru masuk ke dalam jebakan pria itu. Di tengah pergolakan antara gairah dan niat balas dendam, mereka terjebak dalam permainan perasaan yang sangat berbahaya.
Sampul Novel I Love You Daddy
8.4
Michaela memilih kabur demi menolak kembalinya Bianca, ibu kandung yang dulu meninggalkannya. Sang ayah, Agam, awalnya mengira pelarian ini karena perjodohan dengan Dilan, namun alasan sebenarnya jauh lebih pelik. Konflik ini membongkar rahasia asal-usul Michy, wasiat keluarga, hingga perasaan terlarang yang terpendam. Di tengah intrik warisan dan penculikan yang mengancam, Michy dan Agam harus berjuang mempertahankan ikatan mereka demi memulai babak baru.
Sampul Novel Jalan Jodoh Sang Koki
8.1
Max, koki ternama, mendadak jadi buronan setelah masakannya tak sengaja menewaskan perdana menteri. Saat pelarian, jiwanya berpindah ke tubuh seorang wanita yang tenggelam di lokasi berbeda. Dalam raga barunya, Max justru jatuh cinta pada Wulan, sahabat dari Nadia. Begitu berhasil kembali ke tubuh aslinya, Max bertekad mencari dan menikahi Wulan. Namun, meyakinkan wanita itu bukanlah perkara mudah. Akankah cinta sang koki berakhir manis?
Sampul Novel PEDANG HALILINTAR
8.4
Jalu tumbuh sebagai pejuang aliran hitam di bawah asuhan guru abadi yang terasing di Pulau Tengkorak. Sang guru mengutusnya menaklukkan dunia persilatan, namun perjumpaan dengan pertapa Gunung Pesagi mengubah haluan hidup Jalu menuju jalan kebenaran. Saat sang guru berhasil bebas berkat bantuan iblis, Jalu harus menghadapi sosok yang membesarkannya itu dalam pertempuran besar demi menjaga kedamaian dunia yang kini menjadi tanggung jawabnya.
Sampul Novel Pendekar Pedang Patah
7.9
Pancaka dikenal sebagai musuh besar bagi seluruh golongan persilatan, mulai dari sekte hitam hingga putih. Tanpa alasan jelas, ia menghancurkan organisasi tersebut dengan pedang tanpa bilah miliknya yang legendaris. Namun, kejayaan sang pendekar berakhir setelah ia menderita kekalahan telak. Secara misterius, Pancaka terlempar kembali ke masa lalu. Kini, ia harus memilih untuk memperbaiki perilakunya atau justru menjadi sosok yang jauh lebih kejam dari sebelumnya.