Sampul Novel Pesona Kemolekan Istri Sahabatku

Pesona Kemolekan Istri Sahabatku

9.4 / 10.0
Novel modern Pesona Kemolekan Istri Sahabatku mengisahkan ketegangan yang terjadi di atas punggung kuda. Saat sang suami sekaligus sahabatnya sibuk bermain kartu di rumah yang tak jauh dari sana, sang protagonis justru menikmati momen mendebarkan bersama istri temannya tersebut. Sambil memegang pinggang ramping wanita itu di atas kuda yang berguncang dengan rok yang berkibar tertiup angin, sebuah kedekatan rahasia terjadi tepat di depan mata sang sahabat.

Pesona Kemolekan Istri Sahabatku Bab 1

"Gimana rasanya naik kuda? Enak nggak?" Di atas punggung kuda yang berguncang, aku memegang pinggang ramping kakak ipar seksi itu. Roknya terus berkibar tertiup angin.

Temanku sedang asyik bermain kartu di rumah yang tidak jauh dari sana, sementara aku, tepat di depan matanya, sedang menunggang kuda bersama istrinya yang seksi ....

"Gimana rasanya naik kuda? Enak nggak?" Di atas punggung kuda yang berguncang, aku memegang pinggang ramping kakak ipar seksi itu. Roknya terus berkibar tertiup angin.

Temanku sedang asyik bermain kartu di rumah yang tidak jauh dari sana, sementara aku, tepat di depan matanya, sedang menunggang kuda bersama istrinya yang seksi ....

....

Kasih adalah gadis bertubuh mungil dan imut, tetapi dadanya sangat berisi. Dia adalah istri dari sahabatku

Biasanya, dia suka memakai rok super pendek. Wajah imut dengan dada besar, ditambah kulit putih bersih. Setiap kali berkumpul, dia selalu menjadi objek godaan utama di mulut kami. Tentu saja juga menjadi objek fantasi semua orang. Setiap orang ingin tahu apakah tubuh kecil Kasih bisa menahan kenakalan mereka.

Soal ini, sahabat kami, Dicky, sama sekali tidak merasa kesal. Pertama, karena kami hanya bercanda, tidak ada yang kelewat batas. Kasih pun hanya tersipu malu. Kedua, dia justru merasa bangga, merasa Kasih sebagai istrinya membuat semua orang iri, mengangkat pamornya, membuatnya terlihat berwibawa.

Sebenarnya Dicky tidak tahu, aku benar-benar menyukai Kasih. Walaupun aku tidak ingin merebut istri Dicky, aku selalu mencari kesempatan untuk bisa berduaan dengan Kasih. Aku ingin memeluk Kasih dan menghirup aroma harum tubuhnya, bahkan ingin mengangkat roknya dan menurunkan celana dalamnya!

Untungnya, Kasih tidak suka main kartu dan juga tidak suka menonton orang main kartu. Jadi, setiap kali dia datang, aku selalu menciptakan kesempatan untuk berduaan dengannya. Perlahan-lahan, hubungan Kasih denganku jelas jauh lebih dekat dibanding dengan beberapa sahabat lainnya.

Hari ini hari Senin, hari kumpul yang sudah dijanjikan para sahabat, juga hari aku bertemu dengan Kasih yang selalu aku rindukan. Sekarang para sahabat sudah duduk dan mulai main kartu, pacar atau istri mereka ada yang duduk menonton, ada juga yang main ponsel. Hanya Kasih yang celingukan, jelas tidak ingin duduk di sana.

Aku segera berdiri dan bilang ke semua orang kalau hari ini aku masih ada kelas berkuda, jadi harus ke sana lebih awal untuk persiapan. Tidak ada yang terlalu peduli. Semua orang sibuk bermain kartu. Hanya Kasih yang mengangkat kepala dan melirikku, bahkan tatapannya sedikit berharap.

"Ada yang mau ikut lihat? Bisa sekalian naik kuda," kataku memberi umpan di waktu yang pas.

"Aku! Aku mau lihat, di sini bosan banget." Kasih langsung berdiri. Tidak ada yang merasa aneh, karena dia memang tipe yang ceria dan aktif.

"Ayo." Aku memberi isyarat ke Kasih. Dia pun ikut dengan senang hati.

Kasih berjalan di depan. Tubuhnya benar-benar montok. Setiap kali dia melangkah, bagian rok terdorong naik, lalu jatuh lagi. Mataku tidak pernah lepas dari pantatnya, terus berharap bisa melihat celana dalamnya. Aku penasaran, gadis secantik dan seimut ini suka pakai model apa?

"Mas Ridwan, naik kuda seru nggak? Sebelumnya aku beberapa kali ke sini dan lihat kudanya besar-besar. Aku takut ditendang, jadi nggak berani naik." Kasih tiba-tiba menoleh ke belakang. Wajahnya penuh harap menunggu jawabanku.

"Tentu seru. Waktu kudanya lari, rasanya seru banget. Nanti aku ajarin kamu naik."

Hehehe, ada peluang! Karena Kasih yang mulai duluan, nanti di atas punggung kuda aku akan berguncang bareng dia!

Aku memasang pelana untuk dua orang dengan cekatan, lalu menuntun kuda tinggi besar berwarna cokelat kemerahan ke samping Kasih.

"Wah! Baru pertama kali lihat sedekat ini, tinggi banget!" Kasih menatap kuda itu dengan mata berbinar.

"Sini, aku bantu kamu naik dulu." Aku menarik tangan Kasih, membawanya ke samping kuda, ke sanggurdi. Tanpa memberi dia waktu bereaksi, aku menangkap pergelangan kaki kirinya dan meletakkannya di sanggurdi.

"Mas Ridwan! Aku ... aku belum siap ...." Kasih langsung gugup, tetapi aku tidak memberinya kesempatan.

"Kaki kanan dorong tanah, kaki kiri injak sanggurdi! Naik!" Sambil berbicara, satu tanganku menopang pantatnya yang montok agar dia berdiri di sanggurdi.

Lewat kain rok yang tipis, yang terasa di tanganku adalah kelembutan kenyal penuh elastisitas. Harus diakui, Kasih bukan hanya punya dada besar, tetapi pantatnya juga benar-benar mantap!

Kemudian, aku mengangkat kaki kanannya agar melewati punggung kuda dan duduk di pelana. Saat kakinya melangkah ke seberang, roknya tersibak tinggi.

Ternyata celana dalam thong putih! Dua belahan pantatnya yang bulat dan putih bersih terpampang jelas di depan mataku! Bagian bawahnya cuma sepotong kain kecil! Seksi banget!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pesona Kemolekan Istri Sahabatku

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Istri Untuk Suamiku
8.6
Fatma menghadapi cobaan berat saat divonis menderita kanker rahim stadium lanjut yang memupus harapannya memiliki anak. Demi kebahagiaan Satria, ia rela meminta suaminya menikah lagi. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa Satria selama ini tidak pernah mencintainya. Meski Satria sempat menolak karena enggan menyakiti hatinya, Fatma tetap memohon dengan penuh air mata agar permintaan terakhirnya dipenuhi sebagai bentuk pengorbanan cinta yang tulus.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika dan mentornya, Charli, mengelola ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali. Di sana, Randika jatuh hati pada Andini Wijaya, seorang wanita mandiri pemilik sekolah. Namun, asmara mereka terancam saat Junot, mantan Andini, mendadak kembali. Di sisi lain, adik Andini yang bernama Lily berambisi merebut Randika demi mendapat pengakuan sang ayah, Sigit Wijaya. Terjebak dalam dilema masa lalu dan ambisi keluarga, mampukah cinta Randika dan Andini bertahan?
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
9.6
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kepergian mendadak itu membuat nenek Cherish syok hingga muntah darah dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Kecewa mendalam, Cherish langsung mengakhiri hubungan mereka. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon dimaafkan dan berjanji menyerahkan segalanya demi mendapatkan kembali hati Cherish.
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan