Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU

PERNIKAHAN JEBAKAN: RAHASIA SUAMIKU

Samuel Adinata dikenal sebagai CEO Royal Adinata sekaligus sosok suami dan ayah idaman bagi Elena dan Eliott. Namun, di balik citra sempurna itu, tersimpan misteri besar mengenai ketulusan sikapnya. Samuel ternyata menyimpan rahasia gelap yang perlahan mulai terkuak. Bukan sekadar pengkhianatan biasa, Elena akhirnya menyadari bahwa pernikahan mereka hanyalah taktik licik. Ia murka saat tahu dirinya hanya dimanfaatkan demi kepentingan tersembunyi sang suami.
Bab
Bagikan

Bab 3

Suara ketukan pintu terus terdengar. Suara tersebut semakin keras dan keras.

Tidak biasanya tetangga bertamu sepagi ini, kemungkinan besar sanak saudara atau kenalan— itulah yang dipikirkan Elena.

"Sebentar, aku buka dulu, siapa tahu Tante datang, walau kayaknya nggak mungkin sepagi ini," katanya segera berdiri dan berjalan keluar. Sementara Sam tetap sibuk menggoda bayi mereka.

Kenyataannya yang berdiri di luar pintu depan bukanlah sosok Tante ataupun kenalan lain, melainkan seorang pria empat puluh tahunan bersetelan hitam. Orang ini tidak terlalu asing bagi Elena, selama empat bulan belakangan, dia sangat mengenalnya.

Pria ini mengaku bernama—

"Pak Harold?" sapa Elena menyunggingkan senyuman palsu.

Dia mungkin mengenalnya, tapi bukan berarti mengetahui asal usulnya. Selama ini ia sudah curiga, sebenarnya apa hubungan orang ini dan suaminya?

"Pagi, Nyonya Adinata, maaf kalau terlalu pagi, tapi apa suaminya anda sudah siap? saya menjemputnya," ucap pria bernama Harold itu menatap Elena yang tentu terlalu seksi untuk mata tuanya.

Elena segera menutup kain atas dada yang longgar. Dia lupa kalau tidak sopan berkeliaran dengan kimono seperti ini. Kalau saja tahu tamunya Harold

Sejujurnya, dia tidak suka dengan kedatangan pria ini yang menjemput Sam setiap minggu. Kalau diingat kembali, benar juga, sekarang hari senin— hari dimana suaminya akan dijemput untuk pertemuan. Pagi hari, di hari senin, dengan orang yang sama. Mencurigakan.

Elena lantas berkata, "sebentar ya, saya panggilkan dia dahulu."

"Tentu, Nyonya," sahut pria berparas ramah ini.

Dia tersenyum aneh, lebar dan misterius seolah-olah ada tawa tersembunyi di baliknya. Terkadang Elena tidak nyaman bicara dengan pria ini.

Dia berjalan ke ruang makan dengan was-was. Entah mengapa sejak melihat orang itu, perasaannya jadi kalut. kebahagiaan menanti malam hari menjadi sirna.

Sam masih menaruh perhatiannya pada El. Mereka kompak tertawa sambil bermain tepukan tangan.

"Sam, aku sampai lupa— ada yang menjemputmu, pantas aja kamu sudah siap berpakaian rapi," kata Elena mengagetkan suaminya.

Sam mengangguk. "Maaf ya, aku tinggal kerja dulu." Dia berdiri, mengecup kening El, kemudian berjalan mendekati istrinya. "Jangan lupa nanti."

"Sebenarnya kenapa dia selalu menjemputmu tiap minggu? kamu bilang dia bukan atasanmu atau rekan kerja?" Elena bingung ingin mengutarakan isi hatinya.

Sam mencium kening wanita itu sesaat. "Kan sudah kubilang Pak Harold itu karyawan di anak perusahaan tempatku bekerja, walau tidak satu area, tetap saja kami pada dasarnya rekan— lagipula dia itu semacam Om bagiku."

"Pertemuan apa?"

"Kenapa tanya lagi? tentu saja pertemuan untuk pekerjaan."

"Iya sudah. Hati-hati."

Sam pergi dengan langkah cepat.

Akibat keberadaannya yang menghilang dari ruang makan, El menangis. Anak itu memutar tubuh agar bisa melihat sang ayah.

"Waaa~" rengek El.

Elena segera menggendongnya, lalu mengajaknya ke pintu depan. Sambil menepuk punggung El, dia merayu, "itu Papa— kamu jangan nangis, Papa cuma kerja, Sayang, nanti pulang lagi."

El mengarahkan kedua tangannya kepada punggung Sam yang menjauh. Semakin jauh sampai tidak terjangkau.

Ayahnya sama sekali tidak menoleh, malah buru-buru menutup pintu.

Tangisan kembali pecah.

Sebenarnya Elena tahu kalau lebih baik membawa El kembali ke kamar, tapi dia juga penasaran dengan sikap Sam. Dia mengintip tingkah laku aneh pria itu dari balik jendela.

Sam dan Harold saling bercakap sebentar. Keduanya terlihat pergi keluar dari halaman depan menuju mobil hitam yang terparkir di seberang jalan. Mereka kompak memasang raut wajah tegang seakan ada peristiwa penting sedang terjadi.

Selalu saja begini, selalu saja setiap minggu.

Dia pernah mengikuti mereka pergi, tapi entah kenapa jejak mereka menghilang. Mungkin kelihatannya tidak ada masalah serius, tapi firasat berkata lain.

Seorang istri selalu memiliki firasat kuat tentang suaminya. Dan, kali ini firasat buruk.

Kata orang manusia itu tidak sempurna. Akan tetapi bagi Elena, suaminya sudah pantas disebut sempurna. Fisik, hati dan kepribadian Sam sudah memenuhi kriteria pendamping hidup terbaik. Luar biasa baik— tidak pernah berbohong ataupun melanggar janji.

Seharusnya begitu, tapi semenjak pria bernama Harold itu datang, rasanya aneh, tidak wajar, apakah benar suaminya itu sempurna?

Dia mulai goyah.

Apalagi setelah sepanjang sore, ia menunggu dalam balutan gaun malam hitam nan seksi, tapi sang suami tak kunjung pulang.

Padahal bayi mereka sudah ia titipkan, jadi dia sudah siap berangkat. Sam masih belum datang.

Makin malam dan malam.

"Dimana dia ini?" tanya Elena sembari memanggil nomor suaminya. Tidak aktif selama berjam-jam?

Aneh.

Dia melanggar janji? untuk pertama kalinya?, tanya Elena dalam hati.

Kata sempurna itu pun akhirnya retak. Memang benar kata orang, kesempurnaan pada seseorang tidak akan terbentuk selamanya.

Ada sesuatu dengan "pertemuan" yang dimaksud itu. Setiap minggu ada saja hal membuat Sam telat. Masalahnya sekarang sudah sangat larut.

Ia khawatir. Apa jangan-jangan Sam terjebak masalah?

Dan, ponselnya pun bergetar saat sudah pukul delapan malam. Sebuah pesan suara dari Sam masuk. Saat diputar, pria itu terdengar menjelaskan situasi:

"Sayang, aku minta maaf, maaf banget telat mengabari pertemuannya ternyata sampai tengah malam nanti, maaf, kita akan jadwal ulang saja, kamu jangan ngambek ya— Kamu tidur duluan saja, kemungkinan aku akan menyewa kamar hotel dan besoknya langsung kerja, jadi kita bertemu besok sore ya. Aku mencintaimu."

"Aku harus ke kantornya besok," ucap Elena mematikan ponselnya.

Pertemuan kerja apa yang sampai menyita waktu suaminya sepanjang hari? makin lama— orang bernama Harold itu terdengar berbahaya. Apa yang terjadi di antara mereka? kemana suaminya dibawa?

***

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95HZC" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95HZC
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Istri Yang Lemah
7.8
Elara tidak akan menyerah pada kemewahan hidupnya dan bertekad mempertahankan status pernikahannya. Di sisi lain, Vesper justru menyusun rencana licik agar sang istri segera meminta cerai demi menikahi kekasih rahasianya. Setelah tujuh bulan membina rumah tangga, perselisihan hebat antara pasangan ini pun pecah. Mereka terjebak dalam pusaran pengkhianatan, ambisi besar, dan konflik cinta yang menguji ketahanan Elara di tengah tekanan sang suami.
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Alya terjebak dalam keputusasaan saat ibunya, Kartika, butuh biaya medis besar dan donor organ langka. Di tengah krisis ini, Niko, pengusaha kaya yang mendambakan anak, menawarkan kesepakatan menjadi ibu pengganti demi kesembuhan Kartika. Meski ragu, Alya setuju demi nyawa ibunya. Namun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara mereka, memicu dilema emosional. Saat rahasia besar terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel Dikhianati Suami, Diremehkan Mertua
9.1
Tujuh tahun lamanya Alena bersembunyi demi melindungi putranya dari jangkauan Keluarga Whitmore. Namun, ketenangannya hancur saat ia diculik dan dibawa ke kastil tua yang terisolasi. Di sana, Dorian Whitmore sang mantan suami menuduhnya menyembunyikan anak laki-laki lain. Alena bersikeras bahwa ia hanya melahirkan Julian Ezra Callahan, sementara kembaran Julian telah tiada saat persalinan. Kini, ia harus menghadapi konfrontasi dingin Dorian di tengah misteri masa lalu.
Sampul Novel Dikira Pelayan Miris, Ternyata Pewaris
9.2
Hidup Danny Laksana hancur setelah dikhianati kekasih dan kehilangan orang tuanya dalam tragedi memilukan. Di tengah luka mendalam, ia menemukan fakta mengejutkan bahwa dirinya adalah ahli waris konglomerat terkaya. Demi menuntaskan dendam pada sang mantan dan mengungkap misteri kematian orang tuanya, Danny memutuskan untuk menikah. Namun, ia tidak menyadari bahwa dalang kriminal yang ia cari selama ini berada sangat dekat di lingkup sekitarnya.
Sampul Novel Istri Dari Desa
8.5
Asmi sering dihina oleh keluarga suaminya karena penampilannya yang gemuk dan asal-usulnya dari desa. Bahkan, sang ibu mertua menolak kehadirannya karena menganggapnya miskin serta tidak memiliki ayah. Namun, sebuah rahasia besar perlahan terungkap. Sang suami baru menyadari bahwa istrinya sebenarnya adalah pengusaha kaya raya dengan aset di mana-mana. Kini, saat identitas aslinya terbongkar, mampukah keluarga tersebut berhenti merendahkan sosok Asmi?
Sampul Novel Kembaran Obsesinya
8.5
Baskara Adinata menyewaku sebagai pendamping, namun cinta tulusku dibalas pengkhianatan keji. Ternyata, dia memakai teknologi deepfake untuk mengganti wajahku dengan Karininia, kakak tiriku yang ia puja. Saat Karininia memfitnahku, Baskara membiarkanku disiksa hingga tanganku hancur dan memenjarakanku. Demi warisan ibu, aku menerima tawaran ayah tiri untuk menikahi pria asing, Keenan Adiwijaya. Aku pergi menjauh demi memulihkan hidup dari pria yang menganggapku mainan.