Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pengorbanan Dibalas Pengkhianatan

Pengorbanan Dibalas Pengkhianatan

Sepuluh tahun setelah mengorbankan penglihatannya demi menyelamatkan Marcus, wanita ini harus menghadapi kenyataan pahit. Marcus membawa wanita simpanannya tinggal di vila yang sama. Setiap malam, sang suami bersandiwara menemaninya tidur sebelum beralih ke pelukan selingkuhannya. Bahkan, anak kandungnya sendiri diam-diam memanggil wanita lain itu dengan sebutan "Mama". Namun, mereka tidak menyadari bahwa kebutaannya telah sembuh, dan kini ia tengah menyusun rencana matang untuk pergi selamanya.
Bab
Bagikan

Bab 7

Keesokan paginya, Lowie memeluk Ravina dengan manja. "Mama, di TK kita ada acara study tour. Harus ditemani orang tua. Aku boleh pergi bareng Papa, nggak?"

Jadi, ini yang dimaksud Willianti sebagai kompensasi dari Marcus, ya?

Ravina menunduk. Di pelukannya, sang anak terus bicara sambil diam-diam menjulurkan lidah dan membuat wajah lucu ke arah Willianti.

Usai berbicara, Lowie pun menggesekkan pipinya manja ke pipi Ravina. Ravina membelai lembut wajah anaknya. Ini adalah anaknya. Kecuali mulutnya yang mirip ayahnya, semua sisanya seperti cerminan dirinya sendiri.

Kalau Marcus berselingkuh karena mencari sensasi ... lalu bagaimana dengan Lowie? Saat itu, dia tidak bisa melihat apa pun. Setiap kali mendengarkan dokter kandungan menjelaskan hasil pemeriksaan, Ravina hanya bisa membayangkan seperti apa rupa anaknya kelak.

Karena tidak bisa melihat, setiap gerakan selama kehamilan selalu dijaganya dengan lebih hati-hati dibanding ibu hamil lain. Bahkan untuk buang air kecil sekalipun, dia tidak keberatan meminta pembantu untuk berjaga di depan pintu, hanya demi mencegah risiko terpeleset atau terbentur.

Namun, anak yang dikandungnya dengan susah payah selama sembilan bulan sepuluh hari itu ternyata bisa memanggil seorang wanita simpanan dengan sebutan "Mama" di belakangnya.

Kalau saja wajah Lowie tidak begitu mirip dengannya, Ravina mungkin sudah curiga bahwa anak ini telah tertukar sejak lahir.

Lowie akhirnya menyadari ibunya terdiam cukup lama dan menoleh dengan sedikit ragu. "Mama?"

Marcus yang berdiri di samping ikut menimpali, "Katanya, membaca seribu buku nggak sebaik berjalan ribuan mil. Lagi pula, study tour ini acara resmi dari sekolah. Kalau saja matamu nggak dalam kondisi seperti ini, kami juga pasti nggak tega ninggalin kamu sendiri di rumah."

Mereka sengaja memilih alasan yang tidak mungkin ditolak Ravina. Marcus bahkan sudah memberi perintah ke sekretarisnya untuk memesan tiket pesawat dengan percaya diri. Permintaan pendapat ini, pada dasarnya hanyalah sebuah pemberitahuan sepihak.

Ravina melirik ke arah nama destinasi yang tertera. Tempat itu adalah kota kecil di Eropa yang selalu ingin dikunjunginya sejak sebelum matanya buta.

"Nggak apa-apa, kalian pergi saja." Itulah yang dikatakan Ravina dengan tenang.

Sebelum berangkat, Marcus mengumpulkan semua pembantu dan memberikan instruksi perawatan Ravina satu per satu dengan rinci, seolah-olah sedang menyerahkan proyek bernilai miliaran.

"Sebelum tidur, pastikan ada segelas air di nakas sebelah tempat tidur Ravina, supaya dia nggak kehausan di malam hari."

"Setiap hari harus ajak Ravina jalan-jalan keliling taman, bantu dia bergerak agar tetap bugar."

"Buah-buahan seperti blueberry yang wajib dimakan setiap hari. Jangan biarkan dia pakai garpu sendiri, nanti bisa melukai diri."

....

Instruksinya berlangsung hampir setengah jam lamanya.

Setelah itu, Marcus baru mencium kening Ravina. "Aku dan Lowie berangkat dulu. Kalau kamu butuh apa-apa, langsung telepon aku. Aku pasti segera pulang."

"Study tour ini nggak lama, nanti kami akan pulang tepat waktu untuk temani kamu ke terapi mata."

Lowie juga menggenggam tangan Ravina dan berkata, "Mama, nanti aku bawain kamu hadiah ya!"

Ravina berdiri di depan jendela besar, memandangi Marcus yang memeluk Willianti di lengannya, sementara tangan kirinya menggandeng Lowie. Mereka benar-benar terlihat seperti keluarga kecil yang bahagia.

Ravina mengabaikan tatapan penuh simpati dari para pembantu, lalu berbalik dan masuk kembali ke kamarnya.

Dari luar, terdengar kabar bahwa mereka bersenang-senang. Marcus yang dulu dalam satu hari bisa meneleponnya sepuluh kali saat di kantor, kali ini tidak meneleponnya satu kali pun. Lowie juga tampaknya sudah melupakan dirinya.

Justru Willianti yang seolah tidak tahan untuk menyombongkan diri, mengirim pesan padanya berkali-kali.

[ Hari ini di depan pastor di gereja, Marcus memeluk dan menciumku. Dia bilang dia mencintaiku. ]

[ Anak kesayanganmu memanggilku "Mama" terus-menerus. Orang-orang di hotel bilang kami keluarga kecil yang bahagia. ]

[ Aku sedang hamil, tapi Marcus tetap nggak mau melepaskanku. Kondom di kamar sampai habis, dia bahkan keluar untuk beli lagi. ]

Setiap kata seolah ingin menegaskan betapa Marcus mencintai dirinya. Hanya saja, semua pesan dari Willianti sudah tidak mampu lagi menggoyahkan emosi Ravina.

Dia sedang menunggu hari yang telah disepakati untuk pergi. Hari itu ... sudah hampir tiba.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Berlian yang Tersamarkan
9.3
Dahulu pewaris manja, Evelyn jatuh miskin setelah dijebak putri asli dan diusir orang tua angkatnya. Namun, ia bangkit dengan mengungkap identitas rahasianya sebagai peretas, desainer, dan dokter jenius. Saat orang tua angkatnya menuntut hartanya, Evelyn menolak dengan tegas. Ia pun mencemooh mantan tunangannya yang memohon kembali. Di tengah kemenangannya, seorang pria berkuasa datang melamar, menawarkan masa depan baru yang tak terduga bagi sang berlian.
Sampul Novel CEO Mengejar Cinta Adik Mafia
8.0
Rio terjebak dalam pusaran dendam yang berubah menjadi cinta mendalam sekaligus penyesalan pahit. Meski perasaan di antara keduanya begitu kuat, ia dipaksa mengorbankan egonya demi melindungi keselamatan sang pujaan hati. Kisah ini membuktikan bahwa cinta tak pernah salah memilih sasaran, namun perjuangan untuk bersatu tidaklah semudah membalik telapak tangan. Rio harus menerima kenyataan bahwa mencintai tidak selalu berarti harus memiliki sosok tersebut.
Sampul Novel Ditinggal Pacar karena Dikira Miskin
8.5
Hanya karena mengaku keluarganya memelihara sapi, Lucy dicampakkan sang kekasih yang memilih mendekati direktur perusahaan mereka. Saat sang direktur kehilangan gelang berharga, Lucy langsung dituduh mencuri. Mantan kekasihnya bahkan menghina Lucy sebagai gadis kampung miskin yang kotor. Mereka tidak menyadari bahwa peternakan sapi milik keluarga Lucy berskala raksasa dengan puluhan ribu ekor ternak, dan total kekayaan keluarganya sebenarnya mencapai ratusan miliar rupiah.
Sampul Novel Istri Tawanan Tuan Muda
8.4
Demi membalas dendam atas pengkhianatan Sonny Wilson terhadap ayahnya, Evan Halbert, seorang miliarder arogan, memilih menikahi Caitlyn Wilson. Evan menjadikan putri musuhnya itu sebagai tawanan dan terus menyiksanya dengan perlakuan buruk. Namun, di balik kebencian yang membara, Evan justru mulai jatuh cinta pada Caitlyn. Kini ia terjebak dalam dilema besar. Akankah perasaan cintanya mampu menghapus dendam masa lalu yang selama ini ia genggam?
Sampul Novel Kembalinya Sang Mantan Istri yang Agung
9.5
Bram mengkhianati cinta tulus istrinya demi Hesti yang tiba-tiba muncul. Di tengah vonis kanker dan duka kehilangan orang tua, sang istri dipaksa bercerai atas tuduhan palsu. Setelah memalsukan kematian demi lepas dari penderitaan, ia melepaskan identitas lamanya yang lemah. Tiga tahun berlalu, ia bertransformasi menjadi Aurora Morgan yang berkuasa. Kini ia kembali untuk menuntut balas atas segala luka dan penghinaan yang pernah Bram torehkan di masa lalu.
Sampul Novel Kontrak Rahasia Sang Pewaris
9.0
Demi menyelamatkan ibunya yang kritis, Elysia terpaksa menerima tawaran gila dari Damian Lancaster. Sang pewaris tunggal itu menjanjikan lima miliar rupiah asalkan Elysia bersedia menikah kontrak dan melahirkan keturunan untuk keluarganya. Meski merasa seperti menjual darah daging sendiri, Elysia tak punya pilihan lain. Namun, di balik kemewahan kontrak tersebut, Damian menyimpan rahasia besar yang membuat Elysia terjebak tanpa jalan keluar dari kesepakatan ini.