Sampul Novel Pembawa Dendam Masa Lalu

Pembawa Dendam Masa Lalu

9.6 / 10.0
Dalam Pembawa Dendam Masa Lalu, detektif Rama berusaha mengungkap pembunuh adiknya di tengah gangguan kehadiran Joana. Novel modern ini menyajikan mystery story penuh intrik dan pilihan sulit bagi sang detektif. Baca romance novel ini untuk mengikuti misi balas dendam dan rahasia yang terungkap.
Ringkasan Pembawa Dendam Masa Lalu
Rama menjalani profesi sebagai detektif demi menuntaskan misi pribadi, yakni mengungkap sosok di balik kematian adiknya yang tragis. Namun, fokusnya dalam mengejar sang pembunuh mulai goyah saat kehadiran Joana masuk ke dalam hidupnya. Di tengah penyelidikan misterius ini, perasaan baru yang muncul terhadap wanita itu justru mengalihkan konsentrasi Rama. Ia kini terjebak antara tuntutan balas dendam masa lalu dan ketertarikan romansa yang tak terduga.
Baca Selengkapnya

Pembawa Dendam Masa Lalu Bab 1

Teriakan seorang perempuan menggema pada salah satu kamar di rumah mewah itu. Isakannya terdengar sangat memilukan. Tangan perempuan itu berkali-kali mencakar punggung lelaki yang menindih tubuhnya. Kakinya menendang-nendang tanpa arah, sekuat tenaga dia melawan. Namun, apalah daya. Dia adalah perempuan bertubuh kecil.

"Tolong, lepas ...!"

Sangatlah sulit menyingkirkan monster yang terus menekannya. Permohonan gadis itu untuk berhenti, sama sekali tak dipedulikan lelaki tersebut. Akan tetapi, Pukulan demi pukulan harus ia terima secara bertubu-tubi di wajahnya karena memberontak.

Perempuan itu kemudian diam dan pasrah karena pukulan yang sangat kuat menghantam mulutnya. Tangan lelaki itu mencengkeram lengan perempuan dengan sangat kuat sehingga kuku lelaki itu menembus kulit mulusnya.

Suara tawa layaknya iblis jahanam menggema di telinga sang perempuan. Ia tidak akan pernah lupa semua yang terjadi padanya. Kehormatannya telah terengut, menangis pun percuma. Lelaki itu tidak melepaskan raganya yang telah lemah. Ia terus menindas dan mengabaikan tubuh lemah perempuan itu.

Darah menetes di mulut perempuan itu dan juga merasakan pangkal paha yang sakit tak terkira. Pergelangan tangan yang dicengkeram dengan paksa, terasa kebas. Hanya air mata yang dapat mewakili perasaan sakitnya sekarang.

Setelah menyelesaikan hajatnya, lelaki tersebut menyeret tubuh perempuan muda itu keluar ruangan. Muka lebam, baju yang telah koyak, dan luka di sekujur tubuh menjadi pemandangan yang sangat memilukan di rumah besar itu.

"Kau pantas mati jalang angkuh! Dunia bukan tempatmu!" Suara penuh dendam dan amarah terdengar jelas dari pria itu.

Pria bertubuh besar itu memukul kepala sang perempuan, kemudian menjambak rambutnya. Tak berapa lama, pria kejam itu menyuntikkan obat bius ke lengan si perempuan. Beberapa saat kemudian, perempuan itu terkapar tak sadarkan diri.

Dua orang laki-laki bertubuh besar membopong perempuan itu ke mobil dan menaruh tubuhnya di bagasi. Begitu sampai di hutan, kedua lelaki itu membuang sang perempuan ke tempat yang jauh dari manusia.

"Aman?" Salah satu dari pria itu bertanya.

"Aman! Lima menit lagi dia pasti mati!"

Sebelum pergi, mereka memeriksa perempuan itu yang sudah tak berdaya. Mereka yakin jika korbannya akan mati keesokan hari karena obat bius yang diberikan melebihi dosis atau akan mati karena diterkam binatang buas. Setelah itu mereka pergi, meninggalkan tubuh tak berdaya itu sendiri.

Sinar matahari dari celah pohon yang besar membuat perempuan tersebut sadarkan diri. Ia meraba seluruh tubuhnya yang sudah tak ada daya lagi. Perempuan tersebut berusaha untuk menyeret tubuhnya keluar dari reruntuhan dahan pohon dan dedaunan.

Sakit yang ia rasakan di sekujur tubuh tak seberapa dibanding dendamnya kepada iblis yang telah merengut kesuciannya. Dengan derai air mata dan tenaga yang tersisa, perempuan tersebut berusaha untuk bangkit.

Ia berhasil berdiri. Namun, perih yang ia rasakan bagian bawah tubuhnya, membuat perempuan itu sangat sulit untuk berjalan. Ia terjatuh, kemudian bangkit lagi. Setelah beberapa langkah, ia tak sanggup melanjutkan perjalanan.

Perempuan itu bersandar di pohon besar. Dia melihat sekeliling. Hutan belantara tanpa penghuni. Mungkin juga ada binatang buas di tempat ini. Namun, rasa takut sudah tidak dihiraukan lagi. Lebih baik mati diterkam binatang buas daripada harus hidup menanggung malu.

Beberapa saat kemudian, ada suara tapak kaki. Ia waspada. Dalam benaknya berpikir jika itu suara binatang buas. Ia pasrah jika harus mati saat itu juga. Jikapun harus hidup, sudah tak ada gunanya lagi. Perempuan itu memejamkan mata. Pasrah. Namun, teriakan seorang wanita mengejutkannya.

"Mayat!"

Wanita tua itu melemparkan kayu yang dipanggulnya, kemudian berlari untuk menolong perempuan tersebut. Ia adalah warga desa yang sedang menebang kayu. Perempuan tersebut merasa aman saat ini. Ada seseorang yang melihatnya dan akan menyelamatkannya.

Rupanya, wanita itu tak sendiri. Ia bersama dua orang laki-laki separuh baya yang datang menghampiri. Mereka berusaha untuk membantu. Salah seorang di antara mereka lari ke desa untuk segera meminta bantuan.

"Dia masih hidup," kata wanita renta itu.

"Ru-rumah cat hijau, blok Golden Flower ...," gumam perempuan tersebut sebelum pingsan kembali.

"Apa katanya?"

"Itu mungkin rumahnya!"

"Kita harus ke sana!"

"Itu jauh di kota."

"Kita harus kasih tau keluarganya."

Suara bersahutan

memperdebatkan kalimat terakhir perempuan tersebut.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Pembawa Dendam Masa Lalu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Diagnosis Kanker di Hari Ulang Tahun Pernikahan
9.5
Delapan tahun membina rumah tangga, Jessica selalu percaya pada alasan pekerjaan suaminya, Rio Aditya, setiap hari ulang tahun pernikahan mereka. Namun, sebuah rahasia kelam terungkap saat Jessica mendengar pengakuan Rio yang berselingkuh dengan Nadia dan berniat menceraikannya karena kehilangan rasa cinta pasca-keguguran. Di hari yang sama, Jessica justru divonis mengidap kanker ovarium stadium akhir. Tanpa dendam, ia pun memutuskan untuk pergi selamanya demi kedamaiannya sendiri.
Sampul Novel Dilamar Tuan Duda
8.8
Pasca kematian tragis sang istri yang menjadi korban pembunuhan, Rain, seorang pria duda, tiba-tiba muncul di hadapan Sea. Meski Sea hanyalah seorang siswi SMA yang baru ia kenali, Rain mendesaknya untuk segera melangsungkan pernikahan. Di balik permintaan ganjil tersebut, tersimpan misteri besar mengenai alasan sebenarnya Hanna dibunuh. Mengapa Rain begitu terburu-buru menikahi Sea? Rahasia kelam apa yang sebenarnya sedang disembunyikan oleh sang duda?
Sampul Novel Mama, Tolong! Ayah Mengunciku di Mobil
8.1
Di tengah teriknya musim panas pukul dua siang, sebuah panggilan telepon darurat dari sang putri mengubah hari seorang ibu menjadi mimpi buruk. Putrinya menangis meminta tolong karena terkunci di dalam mobil yang panas. Panik melanda, sang ibu segera menghubungi suaminya untuk meminta bantuan. Namun, sang suami justru menolak dengan ketus karena sedang sibuk menemani anak Olivia di taman hiburan. Panggilan diputus sepihak, menyisakan kemarahan mendalam sang ibu yang bersumpah menuntut balas jika hal buruk menimpa putrinya.
Sampul Novel Perasaan Setelah Jadi Abu
7.9
Demi menyelamatkan cinta pertamanya yang sekarat akibat gagal ginjal, seorang suami tega memaksa istrinya menggugurkan janin berusia enam bulan agar bisa mendonorkan ginjal. Ancaman bunuh diri sang suami membuat sang istri tak punya pilihan selain naik ke meja operasi. Namun, prosedur tersebut berakhir tragis dengan kematian sang istri dan bayinya. Sementara sang rival berhasil bertahan hidup, sang suami justru kehilangan akal sehatnya setelah menyadari bahwa istrinya telah tiada selamanya.
Sampul Novel Skandal Dengan Mertua
8.3
Kehidupan Ika sebagai ibu rumah tangga berubah drastis saat suaminya jatuh sakit dan tak lagi mampu bekerja. Di tengah himpitan ekonomi dan perjuangan mencari nafkah sendirian, sebuah tawaran mengejutkan datang dari sosok yang tak terduga. Ayah mertuanya tiba-tiba muncul memberikan pilihan sulit untuk menggantikan peran putranya. Sang mertua bersedia menjamin nafkah lahir sekaligus batin bagi Ika, memicu skandal rumit yang mengguncang nilai-nilai kesetiaan.
Sampul Novel SUAMI LANSIAKU TERNYATA CEO
8.8
Sova terpuruk saat ibu tirinya menjualnya demi uang satu juta untuk menikahi pria yang ia kira sudah renta. Di tengah keputusasaan karena mimpinya kandas, Sova mencoba ikhlas menerima takdirnya. Namun, sosok suaminya ternyata jauh dari bayangan kakek-kakek lemah. Pria itu adalah CEO tampan nan perkasa yang mencari istri tulus sebagai ahli waris tunggal kekayaannya. Terpikat pesona matang sang suami, mampukah Sova menahan debaran di hatinya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan