Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Dendamku terhadap Suami Pengkhianat

Pembalasan Dendamku terhadap Suami Pengkhianat

Setelah dikhianati hingga tewas oleh suaminya dan selingkuhannya yang berprofesi sebagai dokter, seorang ibu mendapatkan kesempatan kedua untuk kembali ke masa lalu. Ia terbangun tepat pada hari penandatanganan dokumen donor organ putrinya. Menyadari bahwa vonis mati otak sang putri hanyalah manipulasi kejam demi memberikan jantung anaknya kepada putri selingkuhan suaminya, ia bersumpah tidak akan tertipu lagi. Di kehidupan baru ini, ia siap melancarkan aksi pembalasan dendam yang dingin demi menyelamatkan putri tercintanya dan menghancurkan para pengkhianat.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah putriku dinyatakan mengalami kematian otak, suamiku membujukku untuk menandatangani perjanjian donor organ.

Aku menderita karena rasa rindu yang begitu menyakitkan, semangat hidupku sudah hampir hancur. Namun secara tidak sengaja, aku menemukan bahwa dokter penanggung jawab yang bernama Sarah, adalah pujaan hati suamiku.

Mereka memalsukan laporan dan menyatakan bahwa putriku mati otak, hanya demi membujukku menandatangani perjanjian itu, lalu menipuku untuk memberikan jantung putriku pada putrinya Sarah.

Aku menyaksikan suamiku yang mengantar putri Sarah keluar dari rumah sakit. Mereka bertiga tertawa bahagia, seolah-olah mereka adalah sebuah keluarga yang sempurna.

Aku pun menghadap mereka, hanya untuk didorong jatuh dari tangga dan mati di tangan suamiku dan pujaan hatinya.

Namun aku diberikan sebuah kesempatan lagi, aku kembali ke hari aku menandatangani perjanjian donor itu.

Sambil melihat putriku yang terbaring di atas tempat tidur rumah sakit, aku diam-diam bersumpah.

Kali ini, demi kamu putriku, aku akan membuat pria dan wanita bajingan itu membayar dengan nyawa mereka.

Tubuh putriku dipenuhi dengan alat dan selang, wajahnya yang pucat menampilkan warna kemerahan yang tidak sehat.

Aku menggosok mataku, tanpa disangka aku kembali ke pemandangan yang tidak asing ini. Lagi-lagi, aku melihat pemandangan dari kehidupanku sebelumnya, pemandangan yang menyayat hatiku.

Aku gemetar dan meraih tangan hangat putriku, hatiku terasa sakit, air mata pun mengalir di pipiku.

"Ibu merindukanmu, sangat merindukanmu. Tolong maafkan Ibu ...."

Suamiku, Axel Permana, menepuk-nepuk bahuku dari samping.

"Jangan ganggu anak ini lagi. Ayo pergi, sekarang sudah waktunya."

Di bawah desakan suster, aku menggerakkan kaki lemahku keluar dari ruang ICU bersama dengan Axel.

Kami duduk di dalam ruang kantor kecil, lalu dia meletakkan sebuah pulpen di tanganku.

"Kamu sudah melihatnya. Setelah putri kita mati otak, tiap detik hidupnya sama saja dengan penderitaan baginya."

"Tanda tangani saja perjanjian donor organ ini, biarkan anak itu terbebas dari penderitaannya."

Mendengar nada bicaranya yang tak acuh, kebencianku seketika bergejolak dan mengeringkan air mataku.

Aku membanting pulpen itu ke meja dan menyingkirkan tangannya dari bahuku.

"Aku nggak akan tanda tangan! Putriku pasti nggak mati otak!"

Untuk sesaat Axel pun tercengang.

"Bukankah barusan kamu bilang oke? Kamu sudah lihat diagnosis dokter dan tempat ini merupakan rumah sakit terbaik di kota, apa lagi yang kamu nggak percaya?

Percaya?

Melihat Axel yang pura-pura terkejut dan tidak bersalah, aku sepertinya bisa melihat kekejaman di balik semua itu.

Di kehidupan sebelumnya, aku menyesal karena terlalu memercayainya.

Putriku, Miyu, dirawat di rumah sakit terbaik di kota karena menderita radang paru-paru.

Namun aku tidak menyangka bahwa dokter penanggung jawab yang dibawa Axel adalah Sarah Sarindra, wanita yang dicintainya sejak bertahun-tahun yang lalu.

Radang paru-paru tidak seberbahaya itu. Namun setelah aku pergi untuk satu malam, tiba-tiba kondisi putriku memburuk dan dia pun dibawa ke IGD.

Saat aku buru-buru kembali ke rumah sakit, aku mendengar Sarah yang menyatakan bahwa putriku sudah mengalami kematian otak.

Sebelum aku bisa pulih dari syok, Axel menarikku untuk menandatangani perjanjian donor organ.

"Sejak kecil, Miyu merupakan anak yang baik. Sekarang nyawanya bisa menyelamatkan lebih banyak orang. Aku percaya, bahwa jiwa Miyu di surga pasti menyetujuinya."

Aku sudah menangis tersedu-sedu, sementara Axel setengah memaksa dan setengah membujukku untuk menandatangani perjanjian itu.

Apa yang aku tidak tahu adalah, bahwa setelah mereka mencabut ventilator putriku, jantung putriku segera ditransplantasikan pada putri Sarah yang menderita penyakit jantung bawaan.

Aku tidak bisa pulih dari rasa sakit akibat kehilangan putriku, tetapi Axel dengan sangat cepat kembali ke kehidupan normalnya.

Suatu ketika pada kesempatan tertentu, aku melihat Axel di taman hiburan kota sebelah. Seorang anak perempuan yang tidak kukenal sedang duduk di pundaknya, sementara lengannya merangkul Sarah.

Aku mengikuti mereka dan menghadap mereka untuk mengetahui kebenarannya, tetapi mereka malah bekerja sama untuk mendorongku jatuh dari tangga yang tinggi.

Di tengah genangan darah, aku mencengkeram liontin yang berisi helai rambut putriku.

Berapa kali aku ingin kabur melalui kematian? Namun pada saat itu, melihat wajah berseri mereka bertiga mengobarkan api kebencian pada diriku yang sudah rapuh.

Untuk dapat terlahir kembali seperti ini, aku sangat bersyukur.

Tuhan ingin aku balas dendam untuk putriku!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bunga yang Terinjak
9.7
Keadilan hancur ketika pelaku pemerkosaan putriku, seorang anak dari keluarga kaya raya, dibebaskan begitu saja dari jeratan hukum. Bukannya menyesal, dia justru menghinaku dengan melemparkan segepok uang tepat ke wajahku, menegaskan kesombongannya bahwa uang mampu membeli segalanya di dunia ini. Di tengah luka mendalam dan penghinaan yang tak tertahankan itu, sebuah hasrat gelap membara di dalam diriku. Detik itu juga, aku hanya menginginkan satu hal: menghabisi nyawanya dengan tanganku sendiri.
Sampul Novel BURONAN
9.5
Sammy, mantan perwira militer yang difitnah dan disiksa di penjara, berhasil melarikan diri sebagai buronan Interpol demi mencari adik angkatnya. Untuk bertahan hidup dalam pelarian, ia beralih profesi menjadi pembunuh bayaran yang dingin. Namun, hidupnya berubah saat ia jatuh cinta pada gadis jelita bernama Rheyna. Konflik batin memuncak ketika Sammy menyadari bahwa target pembunuhan berikutnya adalah orang terdekat dari wanita yang sangat ia cintai itu.
Sampul Novel Kekayaanku, Keluarga Benalunya
9.0
Sebagai dokter bedah saraf berpenghasilan miliaran, aku menghidupi suami kapten tentaraku dan keluarganya yang parasit. Usai melunasi utang 75 miliar mereka, aku mengatur liburan mewah ke Monako. Namun, suamiku justru memberikan kursi jet pribadiku kepada mantan kekasihnya, Dahlia, dan membuangku ke penerbangan komersial berbahaya. Saat mereka bersekongkol menghinaku, aku menyaksikan pengkhianatan di ranjangku sendiri. Kini, saatnya membalas dendam dengan menghanguskan segalanya.
Sampul Novel Pelakor's Hunter
8.2
Siska tewas mengenaskan setelah cairan mematikan melumpuhkan sarafnya dalam sekejap. Di samping jasadnya, pelaku bertopeng meninggalkan pesan misterius bertajuk Malaikat Maut Pelakor. Serangkaian pembunuhan serupa terus menghantui, menyasar para wanita perebut suami orang. Ranti, istri yang hancur akibat pengkhianatan, kini menjadi tersangka utama karena bukti kuat di rumahnya. Benarkah luka hati mendorongnya menjadi pembunuh, atau ada sosok lain di balik dendam buta ini?
Sampul Novel Perebutan Hati Kekuasaan
9.5
Upaya Aeliana melarikan diri dari cengkeraman Lord Zorian Valen selalu berujung kegagalan. Meski sang mafia dikenal kejam, pesona Zorian tetap memikat hati Aeliana sejak kecil. Namun, situasi menjadi rumit saat kakak tirinya, Orion Valen, kembali dan memicu perebutan kekuasaan. Terjebak dalam intrik keluarga, Aeliana dipaksa melayani Orion hingga terjerat hubungan gelap yang tak terduga. Kini ia terjepit di antara cinta lama dan ambisi pria yang ingin memilikinya.
Sampul Novel Sinar di Balik Pengkhianatan
7.9
Tiga tahun mendampingi penguasa dunia bawah Kota Beirus, Suryanto Pradana, Julianti Sahara harus bertahan dari puluhan teror mematikan demi suaminya. Namun, sebuah ledakan fatal yang hampir merenggut nyawanya justru memulihkan pendengaran Julianti. Di rumah sakit, ia mendengar kenyataan pahit dari mulut Suryanto sendiri. Pernikahan mereka hanyalah siasat kejam untuk menjadikan Julianti yang tuli sebagai tameng pelindung bagi Yulia Ananda, wanita yang sebenarnya dicintai pria itu.