Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Anggi Suharjo tersadar bahwa dirinya hanyalah figuran yang dikorbankan demi saudara kembarnya, Wulan. Setelah tewas mengenaskan karena diabaikan keluarganya, Anggi kembali ke masa lalu, tepat di hari pernikahannya dengan Luis Giandra yang kejam. Kali ini, ia enggan mengemis kasih sayang. Mengandalkan kecerdasan taktik militer dan kemampuan medis luar biasa, Anggi siap merebut kembali haknya. Saat keluarganya memohon ampun, Luis yang semula dingin justru enggan melepaskannya.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Obat ini seharusnya cukup efektif." Anggi mengambil sebotol salep berwarna putih dan mengorek sedikit dengan jarinya, lalu mengoleskannya di atas luka Luis.

Tanpa sadar, Luis mengernyit. Namun hanya sebentar saja, perasaan segar dan dingin menutupi lukanya.

Ekspresi Luis sedikit berubah. Tanpa sadar, dia menatap Anggi.

Anggi sedang memusatkan perhatiannya pada luka Luis. Dia mengerucutkan mulut dan meniup luka itu dengan pelan. Detik kemudian, seolah-olah menyadari sikapnya terlalu lancang, Anggi pun berhenti dengan canggung.

Luis merasa, wanita di depan ini sangat mirip dengan seseorang dalam ingatannya. Terutama efek obatnya ....

Namun, Luis hanya mengernyit dan tidak berkata apa-apa.

Setelah selesai merawat luka Luis, Anggi mengajak Luis untuk memberi salam pada Dariani.

Kaisar mengizinkan Dariani untuk tinggal selama tiga hari di Kediaman Pangeran Selatan untuk memantau prosesi pernikahan Luis. Hal ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Kaisar terhadap Dariani sehingga bisa mendapatkan perlakuan khusus seperti ini.

Anggi mendorong kursi roda Luis dan melangkah dengan pelan. Saat mereka baru meninggalkan kamar, seorang pelayan senior segera memasuki kamar mereka. Setelah melihat noda darah di atas kasur, dia baru keluar dengan perasaan puas.

Saat Anggi dan Luis tiba di tempat Dariani, pelayan senior tersebut sudah lebih dulu sampai. Dia mengangguk-anggukkan kepala di hadapan Dariani. Pada saat yang sama, Dariani pun tersenyum.

"Saya memberi salam pada Ibunda, semoga Ibunda dipenuhi berkah." Menghadap Dariani membuat Anggi merasa gugup. Telapak tangannya bahkan jadi basah karena keringat.

Dia takut akan salah berbicara atau berlaku, lalu membuat Dariani marah. Bagaimanapun, pemandangan saat tangan dan kakinya dilumpuhkan dalam kehidupan sebelumnya terus bermunculan dalam benaknya.

Dariani memperhatikan Anggi yang terlihat berhati-hati, lalu menoleh ke putranya yang tidak berekspresi. Walaupun Luis tidak terlihat senang, matanya tanpa sadar melirik Anggi saat Anggi berlutut. Dariani langsung tahu, Luis lumayan menyayangi istrinya.

Oleh karena itu, senyuman menghiasi wajahnya. "Berdirilah. Ayo, kemari. Aku mau melihatmu sebentar."

Anggi langsung merasa gugup. Dia takut dosa keluarganya akan ketahuan.

Faktanya, Keluarga Suharjo mengerahkan segala upaya untuk membuat Anggi menikah kemari menggantikan Wulan. Ini adalah tindakan penipuan terhadap Kaisar yang sangat serius. Kalau ketahuan, semua anggota Keluarga Suharjo akan dihukum mati.

Sekalipun Anggi kesal terhadap Keluarga Suharjo, dia tidak ingin membuat mereka celaka.

Untungnya, Dariani tidak pernah bertemu dengan Wulan. Setelah melihat-lihat Anggi, dia pun memberi hadiah pada Anggi dan membiarkan mereka pergi.

Anggi merasa lega, lalu mendorong kursi roda Luis dan pamit diri.

Sambil menatap kedua orang itu menjauh, Dariani bertanya pada pelayan senior di sisinya, "Gina, bagaimana menurutmu putri kedua dari Keluarga Suharjo ini?"

"Hamba pernah melihat putri kedua dari Keluarga Suharjo. Sepertinya bukan ini orangnya." Suara Gina sedikit menusuk, sepertinya dia kurang senang.

"Huh, aku dengar, Keluarga Suharjo sangat menyayangi putri kedua mereka. Karena mereka begitu menyayanginya, aku akan membuat mereka menderita. Berani-beraninya mereka menipu putraku!" Dariani mendengus kesal.

Tentu saja bukan tanpa alasan dirinya menunjuk Wulan untuk dinikahkan pada Luis. Dia pernah memeriksa latar belakang Keluarga Suharjo. Saat melihat Anggi tadi, dia juga langsung tahu bahwa menantu ini bukan Wulan.

Namun, sikap Luis yang bisa menerima Anggi membuatnya mengakui status menantu saat ini.

Hanya saja, Dariani pasti tidak akan membiarkan Keluarga Suharjo karena telah menipu dirinya.

Saat Luis dan Anggi meninggalkan paviliun tempat Dariani tingal, Anggi menghela napas panjang dengan lega.

"Apa yang kamu takutkan?" Suara cenderung serak Luis membuat Anggi sedikit terkejut.

Melihat tingkah istrinya yang selalu kaget karena hal kecil, Luis cuma bisa menggeleng.

Padahal putri dari keluarga jenderal, kenapa nyalinya sekecil ini.

"Pangeran, sebagai pengantin baru, hari ini saya harus kembali ke rumah orang tua. Apa Pangeran bisa menemani saya?" Setelah menenangkan diri, Anggi menatap Luis.

Luis mengernyit, lalu membalas tatapan Anggi. Pandangannya begitu sinis, seolah-olah bisa melukai orang yang dilihatnya.

Anggi tercengang. Setelah itu, dia baru teringat dengan bekas luka yang ada di wajah Luis.

Kenapa dia jadi lupa, dengan penampilan sekarang, mana mungkin Luis mau bertemu orang lain?

Dengan kelalaian seperti ini, tidak heran kalau Luis marah padanya.

"Pangeran, saya nggak bermaksud buruk. Kalau Pangeran nggak mau, saya boleh pulang sendiri," ujar Anggi secara terburu-buru karena menyadari kekesalan Luis.

Luis menatapnya dengan sinis, lalu pergi dengan menggerakkan kursi rodanya sendiri.

Anggi merasa gusar. Dia menyesal kenapa tidak berpikir dulu sebelum berbicara.

Sebenarnya, dia tidak merasa bekas luka di wajah Luis itu menyeramkan. Anggi sudah mulai terbiasa, jadi dia lupa kalau Luis lumayan peduli soal hal itu.

Sementara itu, Luis yang sudah pasti tidak bisa menemani Anggi, mengutus pengawal rahasianya yang bernama Dika untuk mengantar Anggi.

Anggi pun menaiki kereta kuda dan pulang ke rumahnya tanpa membawa apa pun.

Pintu rumah Keluarga Suharjo tertutup rapat. Setelah turun dari kereta kuda, Anggi mendongak untuk melihat bangunan ini. Inilah tempat yang sudah dia tinggali selama 16 tahun. Ini rumahnya, tapi semua anggota keluarganya, tidak menyukai dirinya.

Bahkan dirinya seringkali dituduh bersalah, sekalipun dia tidak berbuat apa-apa.

Anggi tersenyum sinis.

Karena keluarganya begitu tidak menyukainya, Anggi memutuskan untuk berhenti mengambil hati mereka.

Dia mengetuk pintu. Setelah lewat beberapa saat, pintu itu baru terbuka.

Begitu melihat Anggi, orang yang membukakan pintu tersentak kaget. "No ... Nona Anggi! Nona pulang?"

"Ya." Anggi membalas singkat, lalu masuk ke rumah.

"Nona! Nona ... nggak boleh masuk." Orang itu tanpa sadar menghalangi Anggi.

Anggi merasa heran dengan tindakan penjaga pintu ini. Setelah terpikir akan sesuatu, ekspresi Anggi langsung berubah.

Ya, dia teringat dengan cerita dalam novel. Saat dia lumpuh dan dilempar ke depan rumah Keluarga Suharjo, keluarganya sedang mengadakan pesta perjodohan untuk Wulan. Pasangan Wulan, tidak lain adalah teman sepermainan yang merupakan mantan tunangan Anggi, Satya Giandra sang Putra Bangsawan Aneksasi.

Dalam cerita tersebut, Satya sebenarnya tidak pernah menyukai Anggi. Orang yang dia sukai selama ini adalah Wulan. Selain itu, Satya juga adalah tokoh utama pria dalam novel ini yang akan menjadi Kaisar di Negeri Cakrabirawa kelak.

Anggi mengepal tangannya dengan erat. Setelah mendorong penjaga pintu, dia berjalan cepat menuju aula utama.

Suasana di aula utama Keluarga Suharjo saat ini penuh kegembiraan. Wulan tampak menunduk dengan tersipu. Sementara itu, Pratama Suharjo yang berada di sebelahnya sedang tertawa lepas. Tampaknya, dia sangat puas dengan keputusan perjodohan untuk putrinya ini.

Jelas sekali, dia sudah melupakan urusan pernikahan putrinya yang lain.

"Nona, Nona nggak boleh masuk ...."

Suara yang tiba-tiba terdengar itu memecah nuansa sukacita aula.

Semua orang sontak menoleh ke arah pintu dan mendapati Anggi yang murka sedang berdiri di sana.

Begitu melihat Anggi, raut wajah Pratama langsung menjadi suram.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Seorang Pelacur
8.3
Felisha membuktikan bahwa wanita yang tersakiti mampu menjadi sosok yang sangat tangguh. Demi menuntaskan dendam atas kematian orang tuanya, ia bergabung dengan Agency The Angel sebagai wanita panggilan kelas atas. Bersama sang adik, Shasya, Felisha rela terjun ke dunia prostitusi elite demi melacak sang pembunuh. Mereka mempertaruhkan segalanya dalam misi berbahaya ini demi mengungkap kebenaran dan membalas rasa sakit hati yang selama ini terpendam.
Sampul Novel Gadis Rahasia Kapten
8.7
Kapten Anatoly tak pernah menduga bahwa cinta pertamanya adalah Helen, turis Jerman yang ia sembunyikan di rumahnya saat Rusia menyatakan perang. Di tengah ketegangan konflik, hati sang kapten yang dingin perlahan mencair. Namun, kebahagiaan itu hancur saat identitas asli Helen terungkap sebagai putri dari musuh negaranya. Kini, Anatoly terjepit dalam dilema besar antara kesetiaan pada negara atau menyelamatkan wanita yang ia cintai. Pilihan manakah yang akan ia ambil?
Sampul Novel IPRIT
7.9
Di Kampung Keris, saat dunia persilatan dan hal mistis masih mendominasi, Wisaka bertekad membongkar misteri kematian tragis para pengantin baru. Para pria tewas usai malam pertama, sementara mempelai wanita diperkosa hingga membisu. Demi mengungkap kebenaran, Wisaka mempelajari ilmu kanuragan. Namun, perjalanannya penuh rintangan dari bandit, makhluk halus, hingga siluman yang menyamar jadi manusia. Mampukah ia menang, atau justru gugur di tangan iblis?
Sampul Novel Istri Ke-4 Kesayangan Tuan Mafia
8.0
Diculik dan dipaksa menjadi istri keempat mafia kejam Zuan Lee, hidup Aneisha penuh penderitaan. Setelah gagal mengakhiri hidup akibat siksaan suami dan tiga istri lainnya, ia berhasil kabur dan ditolong oleh Xavier, rival bisnis Zuan. Di bawah perlindungan Xavier, Aneisha bertransformasi menjadi wanita tangguh dan mempesona. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali bertemu Zuan yang terobsesi memilikinya lagi. Mampukah Zuan merebut hati wanita yang kini berani menolaknya?
Sampul Novel Mafia in The Morning
9.3
Pasca kontrak kerja berakhir, Mayumi menjadi relawan di acara Jepang demi bertemu idolanya, Mamoru V. Keberuntungan berpihak padanya saat ia terpilih menjadi LO sang cosplayer. Namun, perjalanan menuju studio foto berubah mencekam ketika sekelompok orang bersenjata menyerang mereka. Saat terjebak di gedung tua dalam aksi kejar-kejaran maut, Mayumi terkejut melihat Mamoru mengeluarkan pistol asli. Ternyata, sosok sang idola menyimpan rahasia gelap yang berbahaya.
Sampul Novel Occidens
9.7
Tumbuh dalam kebencian akibat keserakahan orang tuanya, Edgar yang berdarah campuran harus memikul kutukan berat. Namun, kehadiran Selena, si gadis pencari kayu yang ceria, mulai meluluhkan hatinya yang beku. Saat cinta mulai bersemi, takdir kejam menghalangi. Edgar terpilih menjadi pemimpin kaum immortal dan penguasa klan demon. Sebagai raja, ia dilarang memiliki pendamping atau ratu. Mampukah cinta mereka bertahan melawan hukum dunia immortal yang mutlak?