Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pelecehan Yang Menjadi Obsesi (Aku Dan Suami)

Pelecehan Yang Menjadi Obsesi (Aku Dan Suami)

Kehidupan Angga dan Ratih tampak sempurna dengan putri kecil mereka dan kemapanan finansial. Sebagai pasangan rupawan yang harmonis, kebahagiaan mereka terusik saat seorang pencuri menyusup ke kediaman mereka. Tak hanya merampas harta benda, pelaku juga memaksa mereka melakukan hal yang melampaui batas. Tragedi malam itu meninggalkan trauma mendalam sekaligus memicu perubahan psikis yang penuh obsesi. Bagaimanakah nasib pernikahan mereka setelah peristiwa kelam tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 2

Ratih terlihat sibuk akan aktivitasnya, dimana Farhan datang bertandang ke rumah Ratih, sebelumnya mereka sudah janjian, dimana Farhan akan menjemput Ratih, di rumahnya.

Saat Farhan hendang menekan Bell rumah, tiba-tiba pembantu Ratih sudah langsung membukakan pintu, sebuah kebetulan yang pas, di moment-nya.

Ratih dimana Bi? tanya Farhan

ada tuan, sedang berdandan di kamar-nya

ohhh! hanya itu yang keluar dari mulut Farhan

mau minum apa tuan? dingin atau panas?

air putih dingin aja Bi, jawab Farhan

baik tuan.

Farhan kemudian duduk, dan si Bibi bergegas ke dapur menyiapkan minuman untuk tuan "Farhan"

sambil menunggu Ratih, Farhan memainkan Hp-nya, tiba-tiba Si pembantu sudah datang, dan membawakan segelas air putih dingin pesanan Farhan.

ini tuan minum-nya

iya Bi, terimakasih

Farhan segera meminum-nya, terasa segar di kerongkongannya, lalu Ratih sudah siap berdandan, dia segera menghampiri Farhan, lalu mengajaknya langsung jalan, Ratih pun memanggil si pembantu.

Bi, aku jalan ya, pintu-nya jangan lupa di kunci, ucap Ratih

Baik "nya" ucap si Bibi

Mereka pun langsung berangkat menuju tempat yang dituju, sebuah tempat peragaan Fashion di kawasan SCBD, sesampainya disana, mereka mencari tempat duduk yang sudah mereka boking terlebih dulu, sesua dengan nomor pesannanya.

sebenarnya Farhan sama sekali tidak tertarik akan hal ini, tapi mau gimana lagi, sudah permintaan Ratih, untuk menemaninya,

Ratih pun memerhatikan dengan seksama semua model yang tampil, memeragakan busana yang dipakaikannya, dia cukup terkesan akan tampilan-tampilan gaun yang dipakai model-model tersebut, Ratih berharap suatu saat nanti, hasil desain-nya lah yang akan tampil disitu, waluapu dia hanyalan Amatiran dan hanya hoby desain, bukan seorang desainer profesional.

Setelah sekian jam, acara pun selesai, Ratih dan Farhan pun meninggalkan tempat, lalu mereka menuju kawasan Senopati, disana mereka mampir ke sebuah Restoran Korea, Ratih dan Farhan pun memesan makanan dan minuman.

setelah dirasa cukup mengisi perut masing-masing, Ratih dan Farhan pun meninggalkan Resto tersebut.

jarum jam sudah menunjuk angka 8, diperjalanan mereka mampir membeli buah, lalu langsung meluncur pulang ke arah rumah Ratih

tin....tin... bunyi klekson mobil, terlihat si Bibi bergegas membukakan gerbang, Sebelumnya, Ratih mengajak Farhan mampir ke rumahnya sebentar, memang kondisi rumah Ratih sedang sepi, dimana Papah dan Mami-nya sedang keluar kota, untuk menghadiri pernikahan Keponakan mereka.

Bi" panggil Ratih

iya "Nya"

Bikinin minum tuh buat Mas Farhan

Baik "Nya"

Ratih pun meninggalkan Farhan yang sedang duduk diruang tamu,

Ratih berganti pakain, sekarang Ratih hanya memakai pakain tidur yang terlihat tipis, samar-samar terlihat cetalan pakain dalam yang dikenakan Ratih

Sambil Minum, Farhan menyaksikan kedatangan Ratih kehadapannya dengan Senyum Nakal.

Bi" panggil Ratih

iya "Nya" ?

udah, tidur aja, istirahat suruh Ratih

baik-"Nya"

Ratih dan Farhan pun asik ngobrol, yang sering dengan gobalan Farhan. tiba-tiba Farhan merebahkan kepalanya di Paha Ratih, Ratih pun membelai wajah Farhan.

Yang? ucap Farhan

emmm, jawab Ratih

Pengen ini, ucap Farhan, sambil tangan-nya meremas halus buah dada Ratih,

ih... nakal ya kamu, ucap Ratih, sambil memencet hidung mancung Farhan

Farhan pun tampa ijin lagi, segera menyisikan selah baju tidur Ratih, sekarang buah dada Ratih hanya terbungkus sebuah BH warna putih susu

Farhan kembali beraksi, lembali dia menyisihkan BH ratih yang sebelah kiri, sekarang terlihat puting ratih yang kemerahan, mulut Farhan pun segera beraksi, seperti seorang Bayi yang sedang menyusu, Gigi-nya menggigit kecil puting Ratih, dan lidahnya bermain di puting Ratih.

Ratih hanya memejamkan matanya, merasakan nikmat pemberian Farhan, lalu Farhan bangun, lalu melumat bibir sensual milik Ratih, lidah mereka saling ngulum, seolah-olah saling membelit antara lidah mereka, tidak lupa, tangan Farhan pun beraksi kembali, melepas jubah tidur milik Ratih, lalu melepas pengikat BH Ratih,

Gunung kembar itu pun terpangpang di dwpan wajah Farhan, Mulut dan jarinya beraksi, menghisap, dan meremas, setelah itu, bagian telinga Ratih pun tidak lepas dari kemahiran mulut Farhan, Ratih hanya bisa mendesah, dan tangannya membatu melepas kancing kemeja milik Farhan.

Sekarang bibir Farhan berpindah ke pusar Ratih, lalu tangannya berusaha melepas sisa pakaian Ratih, saat itu juga, terlihat Ratih mengenakan G-sting warna merah muda, yang semakin membuat Farhan semakin bernafsu!

Farhan menciumi paha putih mulus Ratih, sampai pangkal paha-nya, lalu dia jongkok dilantai, dimana posisi Ratih duduk di kursi sambil sandaran, mulut Farhan pun menciumi celala dalam G-string yang dikenakan Ratih, sesekali lidahnya menusuk-nusuk celah yang mulai basah disitu.

Farhan menarik G-string Ratih, lalu melebarkan paha Ratih, terlihat mahkota Ratih sudah mulai basah oleng rangsangan Farhan, bulu-bulanya yang selalu dirawat rapih.

tiba-tiba Farhan melebarkan paha Ratih, lalu mengangkatnya sedikit keatas (menukik) kepala Farhan pun langsung mengarah ke mahkota milik Ratih, dia menciumi, dan menjilatinya, lidahnya memenembus ke dalam, dan menari-nari di goa milik Ratih

ohh yang, ah...hemmmm desahan Ratih

enak "yang" tanya Farhan

hanya dibalas senyum manja dan desahan dari Ratih

Kembali Farhan mengerjai milik Ratih, seolah-olah dia tidak mau menyisahkan lendir milik Ratih, lidahnya terus mengorek bagian dalam goa Ratih, sesekali menelannya, rasa khas yg memang sangat disukai Farhan, sekarang lidah Farhan berpindah, lidahnya menjilati bagian bool Ratih.

Ratih yang merasa geli, tiba-tiba menahan kepala Farhan.

jangan Yang, jorok itu. ucap Ratih

nikmati aja yang, kamu akan menyukainya ucap Farhan

lagi dan lagi, lidah itu menari-nari di pembuangan Ratih, terlihat pembuangan ratih memerah, dan benar kata Farhan, Ratih makin merem-melek keenakan akan ulah Farhan, dan ini baru pertama dia merasakan betapa nikmatnya saat bool-nya dijilati dan seolah-olah ditusuk-tusuk lidah Farhan.

Setelah dirasa puas mengerjai Ms V dan bool milik Ratih, Farhan pun bangkit berdiri, lalu melepas celana jeans yang dia pakai, sekarang hanya tersisa celana dalam hitam merk GTman yang dikenakan Farhan, lalu dia meminta Ratih melepas-nya.

Ratih pun melepasnya, batang besar milik Farhan langsung mengarah ke wajah Ratih, terlihat urat-urat bergaris di batang besar itu, dia mengingat kembali saat pertama batang itu membobol selaput darah perawan miliknya.

kembali Farhan mengarahkan Mr P nya ke bibir Ratih, dan Ratih pun mulai mengulumnya, walau tidak sampai separuh yang bisa ditampung mulut Ratih, sekitar 5 menit Farhan membiarkan Ratih memainkan batangnya di mulutnya, sekarang Farhan mengubah Posisi, mereka melakukan posisi 69, dimana mulut masing-masing saling memanjakan mahkota berharga milik mereka.

Farhan mulai menindi Ratih, dan mengarahkan batang-nya ke sasaran yg sudah siap tempur.

Pelan ya Yang, ucap "Ratih"

hanya dibalas senyum oleh Farhan, dan ciuman ke wajah Ratih.

kepala Mr P yang besar mulai menembus goa hangat milih Ratih. Ratih hanya memejamkan mata dan menggigit bibir-nya, perlahan batang itu pun masuk sedikit demi sekit, maju-mundur pun mulai dilakukan Farhan dengan pelan, mulut mereka juga tetap bekerja saling merangsang bagian tubuh pasangan masing-masing.

Farhan mempercepat tusukannya, dan juga semakin masuk dalam di goa milik Ratih, serasa di pijat pikat oleh milik Ratih, tiba-tiba Ratih mendekap erat tubuh Farhan, dan auwh..ah...Ratih medesah, ternyata dia sudah sampai, Farham merasakan batangnya seperti disiram.

di tengah Farhan menyetubuhi Ratih yang sudah kelelahan, tiba-tiba terlihat bayangan di dekat dapur, Farhan pun tidak mempedulikan-nya, dia tetap asik untuk mencapai kenikmatannya, tusukan demi tusukan dilakukan Farhan.

lalu terlihat, tenyata bayangan itu adalah si pembantu, si "Bi ijah" , bi Ijah ternyata dari tadi mengintip aksi Nyonya-nya dengan Farhan si cowok Ganteng, Macho dan berbulu dada.

kembali Ratih mencapai puncaknya, kukunya sempat mencakar tubuh Farhan, akibat rasa nikmat yang dia rasakan saat orgasme, Farhan pun sebentar lagi akan sampai, Farhan segera mencabut batang-nya lalu mengarahkan ke buah dada Ratih, dan mengocoknya, crot crot crot, keluarlah lahar panas yang banyak membasahi dada Ratih, wajah dan rambutnyapun tidak luput dari semprotan lahar panas yang banyak milik Farhan.

Perasaan Puas dan lelah dirasakan dua insan tersebut, mereka tidur dan berpelukan di kursi panjang yang sempit itu, sekitar setengah jam berlalu, mereka mandi bersama, lalu Farhan pun pulang ke rumahnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
9.0
Alexandria Serenata Atmadya pindah ke megapolitan demi pekerjaan baru, namun sifatnya yang sulit menolak justru menjebaknya dalam skema Ragnala Firaz Himawan. Ragnala yang manipulatif memaksa Alexandria masuk ke pernikahan berkedok kesepakatan rahasia. Di tengah persaingan kecerdikan mereka, muncul fakta mengejutkan tentang seorang anak berusia empat tahun. Alexandria pun harus menghadapi taktik manis Ragnala demi memperjuangkan cinta di tengah pahitnya masa lalu.
Sampul Novel FWB Between Love and Lust
8.9
Lima tahun di Milan tak cukup bagi Satria untuk menghapus bayang-bayang Syera dari ingatannya. Sekembalinya ke tanah air, setiap sudut kota justru memicu kenangan pahit yang menghambatnya melangkah maju. Namun, segalanya berubah setelah malam pernikahan Bima. Satria terjerat dalam gairah semalam dengan wanita asing yang memikat. Terjebak dalam hubungan tanpa status, dia malah jatuh hati terlalu dalam pada sosok misterius yang kini memenuhi hidupnya.
Sampul Novel Hubungan terlarang
9.0
Athena terjebak rasa bersalah setelah malam panas tak terduga bersama Theo, kakak tirinya. Meski sempat pergi selama tiga tahun demi menghapus perasaan, kembalinya Athena justru memicu obsesi Theo yang kian menggila. Sang kakak menolak melepaskannya dan terus membelenggu Athena dalam hubungan terlarang yang penuh hasrat. Bagi Theo, status keluarga hanyalah formalitas karena mereka sejatinya orang asing yang dipertemukan oleh takdir yang salah.
Sampul Novel Istri Untuk Duda Tampan
8.2
Trauma pengkhianatan masa lalu membuat Adskhan menutup hati, hingga pesona Caliana Noushafarina mengubah segalanya. Meski Adskhan jatuh cinta pada pandangan pertama, Caliana justru menaruh benci. Baginya, atasan berstatus duda itu bukanlah pria baik-baik. Caliana gigih menolak segala perhatian yang diberikan Adskhan karena sosok duda tidak pernah masuk dalam kriteria suami impiannya. Akankah kegigihan Adskhan mampu meluluhkan benteng pertahanan Caliana?
Sampul Novel Kita Tidak Akan Pernah Berpisah Lagi
9.6
Pasca tewas tragis akibat cinta buta, Maeve terlahir kembali dengan tekad menjalani hidup baru yang bebas. Ia pun menghancurkan ambisi rival lamanya di dunia musik melalui bakat yang tak tertandingi. Sambil meniti puncak karier, Maeve tetap menunjukkan sisi lembut pada pria yang dicintainya. Di balik ketegasannya, ia tak ragu menggoda sang kekasih hingga pria itu membalasnya dengan bisikan penuh gairah yang menjanjikan malam tak terlupakan.
Sampul Novel Mencintai ayah angkat ku
8.6
Adam terjebak dalam obsesi mendalam terhadap Hana, putri angkat yang ia besarkan sendiri. Saat Hana mencoba mengakhiri hubungan terlarang ini demi kebahagiaan Adam bersama wanita lain, amarah Adam meledak dalam sebuah kekerasan. Ia bersumpah tidak akan melepaskan Hana kepada pria mana pun. Di tengah pertentangan batin dan ketiadaan restu, Adam terus memaksakan cintanya yang egois. Akankah hubungan penuh luka ini bertahan meski dunia menentang mereka?