Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pelarian Cinta Yang Terlarang

Pelarian Cinta Yang Terlarang

Pasca kematian tragis ibunya, Elara yang berusia sepuluh tahun diadopsi oleh Thorne, pria yang diduga hampir meracuni sang ibu. Hidup Elara berubah menjadi neraka saat ia dipaksa tinggal serumah dengan Thorne yang sangat obsesif dan posesif. Dari gadis manja, ia berubah menjadi pemberontak demi melawan kendali besi sang ayah angkat. Namun, Elara menyadari Thorne menyimpan perasaan gelap padanya. Kini ia berjuang melarikan diri dari jeratan berbahaya tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 3

Malam itu, Elara duduk di meja makan, matanya berkelana di atas hidangan yang tersaji di hadapannya. Suasana di meja makan terasa kaku, setiap orang terdiam, hanya suara peralatan makan yang terdengar memecah keheningan. Thorne duduk di ujung meja, pandangannya selalu mengarah padanya, meski seolah ia tidak peduli. Sejak pertemuan mereka tadi di kamar, Elara bisa merasakan ketegangan yang semakin nyata di antara mereka.

Pemandangan itu-semua yang ada di sekelilingnya-terasa begitu asing. Paman dan bibinya yang duduk di seberang meja tidak berbicara, mereka seakan tahu apa yang terjadi, tapi memilih untuk diam. Elara tahu mereka bukanlah orang yang bisa ia percayai sepenuhnya. Mereka hidup dengan cara mereka sendiri, tak peduli apa yang terjadi padanya. Di dunia ini, dia hanya punya satu orang yang benar-benar mengendalikan takdirnya: Thorne.

"Elara, makanlah," kata Thorne dengan nada lembut namun penuh perintah. Itu bukan permintaan, itu adalah instruksi yang tak bisa ia tolak. "Kamu tidak ingin mengecewakan kami, kan?"

Elara menatap Thorne dengan tajam. Setiap kata yang keluar dari bibirnya seperti duri yang menusuk langsung ke hatinya. Ada sesuatu yang salah dengan semua ini. Ia bisa merasakan pengaruh Thorne yang begitu kuat, menggerogoti segalanya dalam hidupnya. Perasaan seperti ini membuatnya ingin berontak, tapi dia tidak tahu bagaimana caranya. Setiap pergerakan, setiap keputusan, terasa seperti perang besar yang harus ia hadapi sendirian.

"Kenapa kamu melakukannya?" Elara akhirnya membuang pertanyaan yang telah terpendam begitu lama. "Kenapa semuanya harus seperti ini? Kenapa aku harus tinggal di sini, di bawah kontrolmu?"

Thorne mengangkat alis, seolah terkejut dengan keberanian Elara. Untuk sesaat, suasana di meja makan seakan terhenti. Paman dan bibinya menundukkan kepala, tidak berani mengangkat pandangan mereka. Elara bisa merasakan atmosfer yang mencekam, tetapi ia tidak peduli. Sudah cukup ia hidup dalam ketakutan.

"Melakukan apa?" Thorne berkata, suaranya terdengar tenang, hampir menenangkan, namun Elara tahu itu hanyalah kebohongan yang ia coba tutupi. "Aku hanya ingin yang terbaik untukmu, Elara. Kamu tahu itu."

"Tidak ada yang terbaik dari semua ini, Thorne," Elara membalas dengan tajam. "Aku tidak butuh perlindungan dari orang yang membunuh ibuku."

Kata-kata itu langsung mengiris udara, meninggalkan keheningan yang lebih dalam di antara mereka. Paman dan bibinya saling berpandangan, jelas sekali mereka tidak ingin terlibat dalam percakapan ini. Mereka tahu betul siapa yang memegang kendali di rumah ini, dan siapa yang bisa membuat hidup mereka sengsara.

Thorne tetap diam sejenak, wajahnya tak menunjukkan ekspresi apapun. Namun matanya, mata yang penuh rahasia itu, menatap Elara dengan kedalaman yang mengerikan. Ada kekuatan yang tersembunyi dalam pandangannya, sebuah ancaman yang tidak perlu diucapkan.

"Kamu tidak tahu apa yang kamu bicarakan," Thorne akhirnya berkata pelan, namun suaranya mengandung ketegasan yang tak terbantahkan. "Terkadang, apa yang kita anggap salah adalah yang terbaik bagi kita."

Elara merasa tubuhnya bergetar mendengar kata-kata itu. Betapa mudahnya Thorne berbicara seolah dia yang paling tahu segalanya. Segalanya tentang hidupnya, tentang ibunya. Segalanya yang seharusnya tidak ada hubungannya dengan pria itu.

"Yang terbaik?" Elara tertawa, namun suara tawanya terdengar pahit, seperti air mata yang tertahan. "Kamu tidak pernah tahu apa yang terbaik, Thorne. Kamu hanya peduli pada dirimu sendiri. Kamu membunuh ibuku, dan sekarang kamu mencoba mengendalikan hidupku. Tidak ada yang terbaik dari semua itu."

Thorne menatapnya, sekali lagi dengan pandangan yang tidak bisa ia terjemahkan. Ada keheningan yang menekan di antara mereka, dan Elara tahu dia baru saja membuat sebuah langkah berbahaya.

"Jangan menguji aku, Elara," Thorne berkata, nadanya lebih dalam sekarang, hampir seperti peringatan. "Kamu tidak tahu siapa yang kamu lawan."

Namun Elara tidak mundur. Dia tahu terlalu banyak. Dia tahu bahwa Thorne berusaha memainkannya, membuatnya merasa takut, merasa tidak berdaya. Tapi dia tidak bisa membiarkan itu terus berlanjut. Dia tidak bisa membiarkan pria itu merusak apa yang tersisa dalam dirinya.

"Aku tidak takut padamu, Thorne," Elara membalas dengan penuh keyakinan, meskipun hatinya berdegup kencang. "Kamu bisa mencoba mengendalikan semuanya, tapi aku tidak akan pernah menjadi bagian dari permainanmu."

Perkataan itu menggantung di udara, dan Elara bisa melihat kekesalan di wajah Thorne. Namun ia hanya tersenyum tipis, seakan itu semua hanyalah bagian dari rencananya. "Kita lihat saja nanti, Elara. Kamu mungkin berpikir bisa melawan, tapi dunia ini tidak sehitam putih yang kamu pikirkan."

Dengan itu, Thorne bangkit dari meja, meninggalkan Elara dengan perasaan campur aduk. Tidak ada yang bisa mengubah kenyataan bahwa dia terperangkap. Tapi itu tidak akan membuatnya menyerah. Tidak sekarang. Tidak pernah.

Thorne mungkin berpikir dia bisa mengendalikan segalanya, tetapi Elara tahu-dia tidak akan tinggal diam selamanya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95HWG" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95HWG
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asmara Panas JANDA MUDA
8.6
Bayu mengunjungi desa neneknya untuk berlibur, namun perhatiannya justru teralih oleh kehadiran Lina, seorang janda muda yang sangat menawan. Walaupun Bayu telah memiliki kekasih di kota, ia tidak mampu membendung ketertarikan dan hasrat yang mendalam terhadap sosok Lina. Godaan tersebut memicu konflik batin dalam dirinya. Akankah Bayu tetap setia atau justru terjerumus dalam asmara terlarang ini? Simak kelanjutan kisah emosional mereka selengkapnya.
Sampul Novel GAIRAH CINTA CEO MESUM
9.8
Jeff Sebastian, CEO ternama pendiri Tokopedio, jatuh hati pada Sarah melalui aplikasi kencan. Sarah mengaku sebagai lulusan Harvard sekaligus pemilik restoran sukses. Namun, Sarah tiba-tiba menghilang dan memutus kontak karena identitas aslinya hanyalah Viola, seorang supervisor marketing biasa. Viola merasa tak pantas bersanding dengan miliarder dan memilih bersembunyi. Ternyata, Jeff sudah mengetahui rahasia itu. Ia tetap mengejar Viola demi mendapatkan cintanya.
Sampul Novel Gairah Suami Perkasa
8.0
Marvin Rock adalah sosok lelaki yang memiliki segalanya, mulai dari kekayaan melimpah hingga kekuasaan besar. Meski dikelilingi oleh banyak wanita hebat yang memuja statusnya, Marvin tetap mengutamakan ketulusan hati di atas segalanya. Kehidupannya penuh dengan gairah dan dominasi, bahkan sang istri sendiri mengakui keperkasaan suaminya dengan penuh rasa bangga. Inilah kisah tentang kekuatan, harta, dan pesona seorang pria yang tak tertandingi di dunianya.
Sampul Novel Istri Cacat CEO
9.6
Christian Oliver adalah CEO sukses yang tampak memiliki segalanya, namun hidupnya terkekang oleh aturan sang ayah. Di usia 29 tahun, ia dilarang menjalin kasih karena statusnya yang sudah terikat pernikahan sejak remaja dengan Olivia, putri sahabat ayahnya. Meski telah bertahun-tahun mencari, Christian tak kunjung menemukan keberadaan istrinya itu. Ironisnya, tanpa ia sadari sedikit pun, sosok Olivia sebenarnya selalu berada sangat dekat di sisinya selama ini.
Sampul Novel Ketika Cinta Mati, Dendam Dimulai
9.8
Pasca kematian tragis putranya, Eva Anindita justru dikhianati suaminya, Jaksa David Adiwijaya. Demi melindungi Karin, pelaku tabrak lari, David memenjarakan Eva atas tuduhan palsu. Setelah tiga tahun mendekam di penjara dan kehilangan anak keduanya, Eva bebas hanya untuk melihat kenyataan pahit. David telah membina keluarga baru bersama Karin. Kini, jurnalis investigasi ini siap menuntut balas atas pengkhianatan keji yang menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Kurelakan Cintaku untuk Adikku
8.4
Setelah mendapat kesempatan hidup kedua, aku memilih melepas Hans, pria yang di kehidupan lalu mengkhianatiku bersama putra kami demi adikku sendiri. Kali ini, kuatur pernikahan mereka dan kubiarkan adikku memakai gaun serta cincinku. Saat Hans membawanya ke Kota Barga, aku memilih pergi ke Selatan untuk kuliah di Kota Sarna. Fokusku kini hanyalah mengejar kesuksesan pribadi dan hidup mandiri tanpa belenggu asmara masa lalu yang menyakitkan.