Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Kontrak perceraian Kayla Sandio dan Theo Oliver mendadak viral karena menyebut sang suami tidak kompeten. Usai berpisah, Kayla yang semula pegawai biasa bertransformasi menjadi ahli restorasi budaya yang sukses. Ironisnya, Theo yang dahulu dingin kini justru terus membayangi hidupnya. Saat Kayla meluapkan kekesalannya tentang sang mantan suami di sebuah perjamuan, Theo langsung bertindak nekat untuk membuktikan kejantanannya dan merebut kembali hati wanita yang keras kepala itu.
Bab
Bagikan

Bab 9

Pasangan Kencan Barunya

Kayla tidak mungkin menunggu Theo datang. Namun, dia sudah meremehkan kecepatan pria itu. Tepat ketika dia sampai di depan pintu, dia melihat sosok tinggi berjalan menghampirinya.

Theo mengenakan kemeja hitam pas badan dengan celana panjang yang rapi. Dia tampak tampan, berwibawa dan aura arogannya sangat menonjol.

Tampan, berwibawa, muda dan kaya ....

Selain suka mempermainkan wanita, Theo jelas merupakan tipe idaman para wanita.

Axel berjalan mendampinginya. Jika dibandingkan, aura mereka berdua berbeda jauh.

Kayla tertegun selama beberapa detik. Setelah Theo sampai di hadapan Kayla, dia pun mengerutkan keningnya sambil mengungkapkan kekesalannya, "Paman Dafa bilang semalam kamu nggak pulang?"

Dia datang untuk menanyakan hal ini?

"Apa Paman Dafa nggak memberitahumu? Aku bukan hanya nggak pulang semalam, kelak, aku juga nggak akan pulang."

Kayla berbalik dan ingin berjalan dari sisi lain, tetapi dihalangi oleh Axel. "Bu Kayla, Pak Theo naik ke atas karena tahu Anda sedang berada di sini."

Lalu kenapa? Apa dia perlu menangis karena terharu?

Axel adalah salah satu dari beberapa orang di sekitar Theo yang mengetahui hubungan mereka, tetapi dia selalu memanggil Kayla dengan panggilan "Bu Kayla atau Nona Kayla".

Dia sudah menjadi pengasuh Theo selama tiga tahun, jangankan Theo, bahkan bawahan Theo pun tidak menganggapnya sebagai Nyonya Oliver dan tidak menghormatinya.

Kayla memandang Axel yang menghalanginya sambil berkata dengan marah, "Pak Axel, apa kamu tahu di zaman kuno orang sepertimu disebut sebagai apa?"

Pecundang!

"Kayla." Terdengar kekesalan di suara Theo. "Suami istri bertengkar itu hal umum. Kamu bahkan nggak membawa pakaian, sepatu dan perhiasanmu pergi. Bukankah karena ingin aku membujukmu? Axel, pesan restoran."

Setelah memerintah, dia berkata pada Kayla, "Ayo makan malam bersama hari ini. Nggak lama lagi akan ada pameran perhiasan, belilah apa pun yang kamu suka."

Biasanya, ini adalah cara yang Theo gunakan untuk baikan dengan Kayla setelah bertengkar. Dia membelikan tas, pakaian, perhiasan dan benda apa pun yang dapat dibeli dengan uang. Dulu, Kayla selalu menghibur diri sendiri dan berpikir bahwa Theo adalah pria lugu yang tidak mengerti cara membujuk wanita. Namun, setelah melihat betapa pedulinya dia pada Raline, Kayla pun tersadar.

Kayla mencibir sambil berkata dengan sinis, "Aku sengaja meninggalkan barang-barang itu untuk Raline. Bukannya dia suka memungut barang orang? Tumpukan sampah itu adalah hadiah pernikahan yang kuberikan untuk kalian!"

Karin yang berada di samping pun menyela, "Nyonya Oliver, Anda salah paham pada Raline. Meskipun dia menyukai Pak Theo, dia nggak berniat untuk merusak hubungan kalian! Dia meminta Pak Theo memesankan tas ini karena dia nggak punya keanggotaan merk ini, sehingga nggak bisa memesan. Kalau Anda suka, kami akan memberikannya pada Anda. Anda nggak perlu menggunakan kata-kata selingkuhan untuk menghina orang, bukan?"

Kalau ada tingkatan orang munafik, Karin menduduki peringkat teratas.

Karena ingin melibatkan tas ke dalam konflik ini ... Kayla berbalik dan berkata sambil tersenyum menawan, "Oke, kalau begitu terima kasih, ya."

Tas ini sulit didapatkan, Bella pasti suka.

Apalagi ... dia tidak perlu bayar, mana mungkin menolak?

Mengenai Theo, Kayla tidak peduli soal pendapatnya.

Melihat Kayla hendak pergi ke kasir, Theo langsung meraih pergelangan tangannya sambil berkata, "Sudah cukup ributnya. Kalau kamu suka, akan kupesankan satu lagi, nggak akan lama, kok."

Hati Kayla bergetar dan kepahitan pun melintas di hatinya.

Memikirkan kehidupan pernikahannya yang dingin selama tiga tahun ini, betapa hancurnya dirinya dan melihat Theo begitu menyayangi Raline ....

Dia memahami maksud Theo, tas ini untuk Raline, dia tidak boleh menyentuhnya.

Wajahnya agak memucat, tetapi dia tidak membiarkan Theo menyadari hal itu. Dia berbalik dan asal menunjuk sebuah tas pria sambil berkata pada pramuniaga toko, "Bungkus tas pria ini untukku."

Theo menggertakkan giginya. Melihat Kayla bukan hanya tidak marah, tetapi juga membelikannya hadiah, suasana hatinya yang sudah tertekan selama beberapa hari ini pun menjadi jauh lebih baik.

Meskipun Theo tidak menyukai tas pria itu, suaranya menjadi jauh lebih lembut. "Setelah selesai makan malam, aku akan mengutus orang pergi mengambil barang-barangmu dari rumah Bella."

Kayla mengabaikannya dan lanjut bertanya pada pramuniaga itu, "Apa bisa menulis kartu ucapan?"

Pramuniaga itu mengangguk sambil menjawab, "Bisa."

"Kalau begitu, tolong tulis 'Tuan Joe, Selamat Hari Kasih Sayang'."

Kelopak mata Theo berkedut kuat. Jari-jarinya yang sedang menggenggam pergelangan tangan Kayla pun melemas. "Siapa Tuan Joe?"

"Teman kencanku malam ini," jawab Kayla dengan santai.

Kayla melepaskan tangannya dari genggaman Theo, lalu berkata, "Pak Theo, sudah cukup ributnya. Kalau kamu suka, akan kupesan satu lagi. Nggak akan lama, kok."

Mendengar Kayla menjawabnya dengan kata-kata yang dia ucapkan tadi, pembuluh darah di dahi Theo membengkak dan garis rahangnya yang tajam pun melengkung.

Pramuniaga itu sudah mencetak setruk, tapi melihat situasi ini, dia tidak berani berbicara.

Kayla mengeluarkan sebuah kartu dan menyerahkannya sambil berkata, "Gesek kartu ini."

Terlintas kemarahan di wajah Theo yang suram. "Kayla, dengan gaji 9 juta sebulan, apa kamu mampu membeli tas ini?"

Theo sudah memblokir kartu hitam tak terbatas yang dia berikan pada Kayla sebelumnya. Selain pengeluaran besar di hotel kemarin, tahun ini, dia tidak pernah menggunakan uang di dalam kartu itu.

Dengan gaji bulanan 9-10 juta, meskipun dia tidak makan dan minum selama setahun, dia hanya bisa menabung 100 juta. Dia bahkan tidak mampu membayar setengah harga tas ini.

Tak disangka, terdengar bunyi "Ting" dan kartu berhasil digesek. "Tit tit tit", mesin gesek mulai mencetak setruk.

Kayla menerima kotak kado dari pramuniaga itu dan langsung berbalik pergi.

Theo menatap punggung Kayla, sepasang matanya seolah-olah akan meledak karena marah.

Setelah keluar dari mal, langit sudah mulai gelap, Kayla yang sedang kesal pun langsung naik taksi menuju toko barang antik milik Bella.

Saat ini, Bella sedang santai. Melihatnya datang, Bella langsung berdiri untuk menyambutnya. "Kenapa datang kemari? Bukannya kamu bilang malam ini akan memasakkan sup untukku?"

Kayla melemparkan kotak kado di tangannya pada Bella, lalu duduk di sofa sambil berkata dengan lesu, "Jangan dibahas lagi, sungguh sial."

Bella memegang kotak kado itu dengan kaget. "Apa ini? Hadiah untukku?"

Kayla memejamkan matanya sambil menjawab dengan linglung, "Ya."

Bella membuka kotak kado dengan gembira. Ketika melihat tas pria di dalamnya, Bella tercengang sambil berkata dengan kecewa, "Meskipun aku nggak feminin, kamu nggak perlu mengingatkanku dengan cara seperti ini."

Kayla menjawab dengan tenang, "Kamu bisa menghadiahkannya pada pacarmu."

Bella terdiam.

Dia tidak punya pacar. Apakah Kevin, Andy dan Jeff dari klub termasuk?

Kayla beristirahat sejenak, setelah suasana hatinya lebih tenang, dia menceritakan kejadian di mal kepada Bella.

Mendengar Kayla mengatakan Theo memaksanya pulang, Bella merasa aneh. Setelah termenung untuk beberapa saat, dia pun bertanya dengan kaget, "Apakah si berengsek Theo itu menyukaimu?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dark Love
8.0
Albert Kenzi Erdinata terjebak dalam dendam masa lalu atas kematian tragis ibunya. Ia bertekad menghancurkan hidup Akira, putri dari wanita yang dianggapnya bertanggung jawab. Setelah menculik dan merusak kehormatan Akira, Albert menjebaknya menjadi asisten pribadi demi menyiksanya lebih jauh. Namun, kedekatan mereka justru menumbuhkan benih cinta yang tak terduga. Kini Albert harus memilih antara membalas dendam atau mengikuti kata hatinya saat rahasia masa lalu mulai terungkap.
Sampul Novel Dendam Putri Liar Sang CEO
9.3
Dijual oleh ayahnya sendiri kepada Fahreza Murni, seorang CEO dingin, sang putri liar mengira ia dicintai hingga pengkhianatan menyakitkan terjadi. Fahreza justru memberikan pusaka ibunya kepada Elok, wanita manipulatif yang ia bela meski telah menghina warisan tersebut. Setelah diseret ke rehabilitasi, cinta berubah menjadi dendam membara. Saat Fahreza kembali memohon maaf, ia menerimanya hanya untuk menghancurkan Murni Group dari dalam sebagai pembalasan yang setimpal.
Sampul Novel Ibu Susu Anak Hot Duda
7.9
Lisa sering dilecehkan karena kondisi fisiknya akibat kelebihan hormon, yang mengharuskannya rutin memompa ASI untuk didonorkan. Lelah dengan keadaannya, ia menerima tawaran menjadi ibu susu bagi bayi dari seorang konglomerat ibu kota yang ditinggal pergi istrinya. Namun, keputusan ini justru menjebak Lisa dalam hubungan rumit dengan sang ayah bayi, seorang duda yang mulai mengincar kesuciannya secara terang-terangan.
Sampul Novel Kado Dari Masa Lalu
8.5
Ulang tahun ke-35 Declan Montereau berubah drastis saat Elio, bocah empat tahun bermata abu-abu, muncul di depan pintunya dan mengaku sebagai putranya. Sebagai pebisnis sukses yang skeptis terhadap komitmen, Declan kini terpaksa menghadapi kenyataan yang mengguncang logika. Kemiripan fisik Elio tak terbantahkan, memicu pencarian mendalam tentang siapa wanita dari masa lalunya yang tega menyimpan rahasia sebesar ini sekaligus meninggalkannya tanpa kata.
Sampul Novel Kasih Sayang Terselubung: Istri Sang CEO Adalah Aku
8.9
Dua tahun menjadi asisten, Evelyn terjebak kesepakatan intim dengan Brian demi biaya medis ibunya. Brian mengira Evelyn takkan pergi, namun cinta justru tumbuh di tengah pengkhianatan. Saat Evelyn menuntut cerai, rahasia besar terungkap: dia adalah istri sah Brian dari masa lalu. Kini Brian bertekad menebus dosanya dengan menyerahkan harta dan dukungan penuh. Meski Evelyn telah sukses menjadi CEO, Brian harus berjuang memenangkan hati wanita yang dulu ia remehkan.
Sampul Novel Mantan Kekasihku CEO Psikopat
8.9
Alya Rahayu pindah ke Jakarta demi karier impian, namun nasib malang membuatnya kehilangan segalanya. Di titik terendah, ia bertemu Dira Pratama, mantan kekasih yang kini menjadi CEO dingin penuh rahasia gelap. Lima tahun berlalu, Dira bukan lagi pria lembut yang ia kenal, melainkan sosok obsesif yang menyimpan dendam masa lalu. Terjebak sebagai bawahan Dira, Alya harus menghadapi trauma dan kenyataan pahit di balik alasan pria itu meninggalkannya dahulu.