
My Possessive Family
Bab 3
Hari terus berganti begitu pun tahun.
Tidak terasa sekarang Amelia telah manjadi seorang mahasiswa.
Universitas Gunadarma, Kampus ternama di kota tempat Amel tinggal saat ini.
Di mana di Universitas tersebut Hannyalah orang-orang yang punya Harta dan tata, yang bisa menuntut ilmu pengetahuan di kampus tersebut.
Di karena Semua Mahasiswa yang berada di kampus itu, Adalah Mahasiswa tingkat dewa.
Mengapa sampai di juluki mahasiswa Tingkat Dewa. Karena semua mahasiswa adalah anak-anak orang kaya tingkat atas yang mempunyai kedudukan yang cukup di segan setiap orang yang ada di kota ini.
Universitas Gunadarma, adalah kampus terbaik.
Maka dari itu, kampus Gunadarma mempunyai satu aturan yang cukup unik dan menarik. peraturan tersebut yang paling utama adalah. "Tidak menerima Mahasiswa yang berekonomi di bawah atau sering di sebut orang miskin masuk kampus ini.!!"
Suatu aturan yang membuat kampus tersebut semakin terlihat elit dan mewah.
***
Pagi yang cerah, Amelia pun bangun dengan suasana hati yang lumayan baik.
Melihat sekeliling ruangan sambil berucap.
"Alhamdulillah," ucap Amelia kemudian bergegas pergi dalam kamar mandi.
Sedangkan Hasyah yang selalu bangun lebih awal agar bisa melihat pemandangan yang begitu indah.
Di balik kamar Amelia, berucap dengan lemahnya ketika melihat Amelia masuk dalam kamar mandi.
"Seharusnya kamu bisa berlama-lama sebentar gadis cantik." ucap Hasyah malas melihat Amelia masuk.
Di saat Hasyah masih saja berdiri sambil tersenyum di menatap kamar Amelia.
Sosok wanita cantik tapi telah berusia 45 tahun berucap.
"Hay.. mandi bukannya ke kampus."
"Tante gangguin aja'.."
"Sebaiknya kamu lupa kan wanita itu!! sungguh Tante tidak suka!!"
Hasyah melihat Tantenya sambil menarik nafas dalam-dalam dan berkata.
"Semua adalah takdir dari Allah Tante."
Ucap Hasyah kemudian pergi dari hadapan Tante Rita.
"Aku berharap, gadis pembawa sial itu. Tidak akan masuk dalam kehidupan Hasyah!!"
Ucap Tante Rita kemudian menutup pintu kamar Hasyah.
Amelia dan Hasyah pun selesai dan akhirnya pergi ke kampus dengan mobil pribadi mereka masih-masing.
Suasana pagi membuat setiap mahasiswa yang sampai di kampus nampak begitu ceria. Tapi kedatangan Amelia soal merubah suasana tersebut.
Membuat semua mata menatap Amelia dengan tatapan yang menunjukkan kebencian dan kekaguman pada Amelia, di saat Amelia sampai di kampus.
ketika Amelia berada di lingkungan kampus sorot mata setiap Mahasiswa seketika tertuju kepada Amelia, tatapan mereka sedikit berbeda dengan sebelumnya.
Amelia telah cukup terbiasa dengan tatapan seperti saat ini.
Membuat Amelia selalu saja tidak memperdulikan dengan ucapan serta tatapan miring setiap Mahasiswa kepada Amelia selama ini.
Tapi kali ini Amelia, merasa tidak nyaman dengan tatapan Serta kata-kata orang-orang di sekitar Amelia saat ini.
Sedangkan Hasyah yang sedikit bingung di karenakan ini pertama kali, Amelia menjadi sorotan secara langsung dalam kampus.
Bergegas menghampiri teman-teman Hasyah dan bertanya.
"Ada apa.??"
"Biasa lah tuan Putri, lagi memamerkan keindahan keluarga Ia di kampus."
Ucap Rafik teman kelas Amelia dan Hasyah.
Hasyah semakin penasaran hingga mencoba melirik ke kana kiri mencoba mencari sosok Amelia.
Ternyata Amelia lagi berdiri dengan tegak lurus sambil menatap tajam sekelompok orang yang begitu asing buat Hasyah.
"Siapa mereka Rafik??"
"Keluarga Amelia dan Bodyguard keluarga bangsawan."
Ucap Rafik sedikit kesal.
"Ada apa dengan kamu?"
Kata Hasyah sambil melihat kearah teman Ia saat itu.
"Kamu lihat Sana. Vika pacar saya, meninggalkan saya. Dan berlari memanggil nama Aris artis tampan yang begitu di idolakan semua cewek dan pria. Membuat hampir semua Gadis-gadis yang ada di kampus ini. kabur dari semua pacar Meraka!!"
"Itu si, salah kamu."
"Maksud kamu Hasyah??!!"
"Siapa suruh kamu lahir dengan raut wajah yang jelek'."
"Kurang Ajar kamu!!!"
Hasyah dan Rafik pun saling mengejar hingga hal yang tidak terduga terjadi.
Membuat Rafik menutup matanya dan mulut nya rapat-rapat.
"Prak.. suara tabrakan terjadi antara Hasyah dan Amelia."
Tapi Amelia yang begitu marah nya. Tidak melihat Hasyah yang saat itu jatuh akibat menahan tubuh agar tidak membenturkan Tubuh Hasyah kepada orang yang akan Ia tabrakan saat itu.
Hingga memilih Ia jatuh dengan baik di atas lantai.
Amelia yang merupakan Gadis yang terkenal cuek dan jutek. Melihat sekilas Hasyah yang jatuh dari lantai. Kemudian tampak rasa bersalah meninggal Hasyah.
Kemudian menghampiri keluarga Amelia di koridor Kampus yang saat ini.
Di penuhi Mahasiswi yang mengidolakan sosok Aris maupun Andres.
Saudara laki-laki Amelia.
Sang Ayah dan kedua Saudara Amelia. Telah Berada di depan kampus, menunggu Amelia semenjak tadi.
Amelia yang sangat kaget melihat sang Ayah dan Kakak-kakak Amelia berada di kampus. membuat Amelia Bertanya. "Ada apa ini.??"
Amelia pun, kembali mengingat bukannya tadi semuanya mau kerja?? Dikarenakan di saat sarapan, Ayah dan Kakak-kakak pamit untuk kerja.
Di saat Amelia masih ada di rumah 1 jam yang lalu.
Ternyata semua ini telah di rencanakan jauh-jauh hari.
Keluarga Amelia juga begitu sengaja tidak memberitahukan Amelia, akan kedatangan mereka pada hari ini.
Sehingga membuat Amelia marah karena keluarga Amelia berhasil membuat kampus gempar dengan kedatangan mereka.
Terutama gadis-gadis centil yang ada di kampus Amelia.
Kemarahan Amelia pun seakan-akan meluap-luap
Membuat Amelia menghampiri keluarga Amelia dan berucap.
"Ya Allah, apa-apaan ini.?? Ini bukanlah tempat kerja kalian.!! Maka tidak seharusnya kalian ada disini.!!!" Ucap Amelia, Ketika melihat keluarga Ia berada di kampus dia.
Sang Ayah pun bergegas Meminta bantu Bodyguard agar bisa menangani semua gadis-gadis yang ada di luar sana.
Sambil berucap kepada putri kesayangannya itu.
"Ayah tahu kamu sangat terkejut tapi.."
"Terkadang tindakan kalian selalu saja di luar dugaan Amelia.. Ayah.."
"Ayah paham tapi semua ini adalah kebaikan kamu juga."
Amelia hanya menatap tampak bicara apa-apa kepada keluarga Amelia.
Rasa marah yang berusaha Ia pendam menuntut Ia untuk diam dan diam.
Hingga Selesai Amelia mengutarakan apa yang ingin Amelia katakan saat itu, Amelia langsung bergegas pergi, Masuk dalam kampus. Tampak menghiraukan keluarga Amelia, yang sudah semenjak tadi menunggu Amelia sampai di kampus ini.
Melihat kepergian Amelia membuat suasana menjadi hening dan tampak suara.Melihat tingkah Amelia yang begitu tidak memperhatikan Sang Ayah dan Kakak-kakak Ia.
Membuat Aris kaget dan tertawa.
Aris adalah sosok kakak yang begitu konyol, hingga selalu saja berhasil mencair suasana dalam keluarga Amelia.
Aris pun bergegas berucap.
"Ya ampun. Adik aku tersayang, sifat kejam dan cuek Nya, Ternyata berlaku kepada semuanya orang ketika di luar rumah."
Ucap Aris, Kaget di dengan sifat Amelia barusan, bisa - bisa nya.
Aris barusan sadar ternyata adik Aris kejam juga, Ya Ayah.?"
"
Anda Mungkin Juga Suka





