Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Mysterious Husband

My Mysterious Husband

Elsa Anindita menutup pintu hatinya rapat-rapat setelah dua kali gagal menikah. Di tengah keputusasaan, ia menerima tawaran pernikahan kontrak dari Alvaro, seorang pria difabel yang sebenarnya adalah CEO sukses yang tengah menyamar. Elsa setuju terikat janji suci demi mahar 500 juta rupiah. Namun, rahasia besar menyelimuti hubungan mereka. Siapa sangka, Alvaro adalah Dika, masa lalu yang dulu meninggalkannya di pelaminan. Akankah benih cinta tumbuh kembali?
Bab
Bagikan

Bab 3

“Kamu percaya ini kan Glen? Lihat saja, demi uang dia mau menikah dengan pria cacat ini. Jadi sudah sangat jelas sekali kalau Elsa itu bukan wanita baik-baik.”

Tri melempar surat udangan pernikahan Elsa dengan Alvaro. Hatinya merasa sangat kesal sekali karena ternyata Elsa bisa mendapatkan tangkapan yang jauh lebih besar setelah Tri membuangnya.

“Pa, Glen, kenapa kalian hanya diam saja. Kalian tidak khawatir kalau wanita itu berhasil menikah dengan Pak Al maka dia akan besar kepala dan membalas dendam pada kita?” seru Tri.

“Ya terus Papa harus gimana Ma? Bukan wewenang Papa untuk menghentikan pernikahan Pak Al dengan si Elsa itu.”

Tri mendengus kesal. Seharusnya suaminya itu tidak berkata demikian, seharusnya suaminya itu bilang akan mencoba untuk memberi tahu Alvaro tentang Elsa yang materialistis yang hanya ingin harta Al saja.

“Glen, kamu antar Mama ke rumah Pak Al. Mama akan memberi tahunya, dan akan Mama bawa juga ini,” Tri membawa sample surat undangan pernikahan Glen dengan Elsa yang sudah di batalkan satu bulan yang lalu. “Mama akan menggunakannya sebagai bukti kalau Elsa itu sudah kita buang karena memang dia itu tidak layak. Masa Pa Al mau mengmabil barang buangan kita.

“Mama akan memaksa Pak Al untuk tidak merendahkan dirinya dengan menjadikan apa yang tidak layak untuk kita maka akan jauh lebih tidak layak lagi untuknya.”

Glen memang sangat tidak menginginkan pernikahan Elsa dan Alvaro terjadi. Glen masih berharap dan sedang mencari cara untuk bisa tetap menikahi Elsa.

Glen sudah mengantar Mama dan papanya yang di paksa oleh mamanya ke rumah Alvaro. Dengan alasan mengantarkan masakan buatan mamanya yang memang kerap sekali jadi pujian Al setiap kali Al makan malam di rumahnya.

“Ayo Pa,” ajak Tri.

“Ma, apa tidak apa-apa kita seperti ini?”

“Sudahlah Pa, ikuti saja apa kata Mama. Mama yakin sekali kalau Pak Al itu pasti sudah di jebak oleh si Elsa. Setelah kita memberi tahunya, Pa Al pasti akan mengucapkan banyak terima kasih pada kita dan jabatan Papa di kantornya Pak Al pasti akan lebih kuat lagi,” dengan sangat yakin sekali Tri mengatakan bayangan keberhasilan dari rencananya itu.

Mereka semua sudah ada di ruang tamu, menunggu Al yang ingin di temuinya turun dari lantai dua rumahnya.

Gio yang lebih dulu menemui keluarga Glen sedang memanggil Al.

Sebenarnya Gio merasa sangat aneh, dengan kedatangan keluarga Glen yang tiba-tiba ke rumah Al tapi karena keluarga Glen sudah terlanjur datang, Gio tidak bisa untuk tidak mempersilakan mereka masuk.

“Tuan, ada Pak Bagas beserta keluarganya berkunjung.”

“Ada perlu apa mereka datang tiba-tiba?”

“Mereka bilang ada perlu penting dengan Tuan, mereka juga bilang ingin memberikan sesuatu pada Tuan.”

“Baik, aku akan segera turun. Sampaikan saja pada mereka untuk menungguku sebentar.”

“Baik Tuan.”

Gio kembali ke ruang tamu dan memberi tahukan apa yang sudah di pesan oleh tuannya. Gio melihat ada surat undangan di tangan Glen, surat undangan itu bukanlah surat undangan Al dengan Elsa.

Tapi Gio sangat yakin sekali ada wajah Elsa di dalam surat undangan itu.

Gio sudah akan bertanya, tapi tiba-tiba saja suara bariton Al yang baru turun dari kamarnya sudah terdengar.

“Selamat malam Pak Bagas.”

Glen, papa dan mamanya semua berdiri untuk menyambut kehadiran Al di tengah-tengah mereka. Setelah Al mempersilakan mereka duduk barulah mereka duduk kembali.

“Maafkan sya ya Pak Al kalau malam-malam begini saya dan keluarga saya ini mengganggu waktu Pak Al,” ucap Bagas yang sangat tak enak hati.

“Tidak apa-apa Pak, kebetulan sekali ini memang weekend dan saya kalau weekend seperti ini memang tidak terlalu sibuk,” jawab Al. “Kalau boleh saya tahu, memangnya Pak Bagas dan keluarga berkunjung ke rumah saya itu untuk apa ya Pak?”

TrI tahu sekali kalau suaminya itu pasti tidak akan berani bilang tentang apa yang menjadi niatan sebenarnya mereka datang ke rumah Al malam ini.

Tri juga sangat yakin kalau kabar yang akan ia berikan kepada Al itu akan membuat Al merasa senang dan berterima kasih padanya, dan Tri sudah tak sabar ingin mengatakannya.

“Begini Pak Al, tadi itu saya masak dan tiba-tiba ingat sama Pak Al yang selalu bilang kalau masakan saya itu berbeda dengan masakan lainnya. Jadi saya datang ke sini itu untuk memberikan ini sama Pak Al,” Tri menyodorkan dua rantang masakan yang langsung di terima oleh pelayan.

“Terima aksih banyak ya Bu Tri, senang rasanya ada yang memperhatikan seperti ini," ucap Al. “Bi tolong di bawa ke dapur ya!”

Setelah selesai dengan basa-basi makanan yang di gunakan sebagai alasan oleh Tri, mamanya Glen itu pun langsung saja menyindir tentang pernikahan yang akan di lakukan oleh Al dengan wanita yang gagal menjadi calon menantunya.

“Saya sudah menerima undangan dari Pak Al, dan saya merasa sangat senang sekali saat menerimanya.”

“Oh ya?!” seru Al masih dengan keramah tamahan yang di buat-buat.

“Iya Pak Al, awalnya saya merasa sangat senang sekali karena pada akhirnya gosip yang selama ini menerpa Pak Al akan bisa terhempas karena kabar pernikahan Pak Al. Tapi saat saya sudah melihat surat undangan Pak Al dan melihat media yang memberitakan tentang pernikahan Pak Al dengan Elsa, saya merasa sangat khawatir sekali. Rasa senang saya langsung lenyap seketika sampai-sampai saya tidak bisa tidur untuk beberapa hari ke belakang karena memikirkan Pak Al,” jelas Tri melebih-lebihkan.

Al dan Gio tampak mengerutkan dahinya. Al memberikan kode pada Gio melalui matanya, untuk mencari tahu apa maksud perkataan istri dari bawahannya.

“Memikirkan saya?” Al menyeringai tak mengerti.

“Ma...!” Bagas tampak tak senang dengan apa yang sedang di lakukan oleh istrinya.

“Apa sih Pa, biarkan Mama bicara sama Pak Al. Mama sangat menghormati Pak Al, dan Mama sudah menganggap Pak Al itu seperti anak sendiri . Makanya Mama harus mengatakan hal ini demi kebaikan Pak Al.”

Al merasa semakin penasaran dengan apa yang akan di katakan oleh Tri padanya. Dan Gio juga sudah mengirimkan kode pada Al bahwa ia sudah mendapatkan informasi tentang hubungan Elsa dengan keluarga Glen.

“Tapi Ma..._”

“Biarakan saja Pak Bagas. Biarkan Bu Tri memberi tahukan apa yang di ketahuinya tentang calon istri saya,” potong Al.

“Tuh kan Pa, apa Mama bilang. Pak Al itu pasti akan merasa senang kalau Mama seperti ini, iya kan Pak Al?”

Alvaro hanya tersenyum untuk merespon ucapan Tri barusan. Al merasa harus sedikit membuat jarak dengannya karena jika di biarkan terus, wanita macam Tri ini pasti akan selalu ingin ikut campur dengan urusan orang lain.

Sebelum Al memberi peringatan pada Tri, Al harus memastikan dulu apa yang ingin di katakan oleh Tri padanya.

“Silakan Bu Tri, Ibu bilang apa yang membuat Bu Tri khawatir tentang saya.”

“Begini Pak Al, sebenarnya anak saya ini sempat akan menikah. Dan wanita yang akan di nikahi olehnya itu adalah wanita yang sekarang akan menikah dengan Pak Al.”

“Lalu.”

“Saya rasa Pak Al harus kembali mempertimbangkan pernikahan Pak Al dengannya. Elsa itu bukan wanita baik-baik, kalau memang dia itu wanita baik-baik tidak mungkin dia akan mengalami dua kali gagal menikah. Apalagi yang pertama, dia itu di tinggalkan saat di pelaminan dan itu jugalah yang membuat saya membatalkan pernikahannya dengan anak saya.

“Mau nikah kok pakai nego minta mahar yang sangat besar. Saya sangat yakin kalau dia itu pasti sudah tidak perawan Pak, makanya saya tidak mau memberikan mahar sebesar itu untuknya. Rugi dong saya ngeluarin uang yang sangat besar hanya untuk menikahkan anak saya dengan wanita yang bekas dari orang lain.”

Tri terus saja menghasut, dengan menjelek-jelekan Elsa di depan Al. Dia membongkar asal muasal kehidupan Elsa. Bahkan Tri juga memberi tahu tentang ibunya Elsa yang adalah pasien rumah sakit jiwa.

Al kembali melirik ke arah Gio untuk memastikan setiap kalimat yang terucap dari mulut Tri. Dan memang benar, hampir semua informasi yang di berikan oleh Tri pada Al itu adalah benar.

"Begitu Pak, saya harap Pak Al tidak akan terjebak dalam tipu muslihatnya, karena cukup anak saya saja yang hampir jadi korban wanita materialisits itu. Jangan sampai Pak Al juga jadi korbannya. Mangsanya memang pria-pria kaya macam Pak Al dan Glen," jelas Bu Tri.

Al masih terdiam, dia tidak mengatakan sepetah kata pun untuk memutuskan langkah apa yang akan di ambilnya.

Bersambung....

Akankah Al juga membatalkan pernikahannya dengan Elsa?

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Akibat Cinta Semalam dengan CEO
9.7
Pasca mutasi ke kantor pusat, Jeanne terjerat skandal satu malam dengan CEO barunya tepat saat ia masih terikat hubungan asmara. Nasib malang kian memuncak ketika terungkap bahwa bos tersebut adalah Alan Rasya Purnama, sepupu dari mantan kekasihnya sendiri. Kini, Jeanne terjebak dalam situasi pelik karena Alan mendadak sangat terobsesi untuk menguasai seluruh aspek hidupnya, mulai dari raga hingga jiwanya, tanpa memberikan celah untuk Jeanne melarikan diri.
Sampul Novel Cinta Barunya Adalah Taipan Misterius
8.9
Ditinggalkan di altar dan dikhianati oleh tunangan serta saudari tirinya membuat Charlee hancur. Di tengah kepedihan, ia menghabiskan malam panas dengan pria asing yang misterius. Tak disangka, pria seksi itu terus hadir melindunginya dan membantu membalas dendam. Saat benih cinta mulai tumbuh, sang mantan kembali memohon kesempatan kedua. Kini, sang taipan yang selalu ada di sisinya menuntut jawaban tegas mengenai siapa pria yang akan ia pilih.
Sampul Novel Cinta dan Gairah 21+
8.1
Cinta dan Gairah 21+ menyajikan antologi kisah romantis dewasa dengan beragam latar belakang karakter yang memikat. Mulai dari dinamika kehidupan ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga pesona CEO dan manajer, setiap cerita dirancang untuk mengeksplorasi sisi emosional yang mendalam. Pembaca akan dibawa melintasi berbagai profesi, termasuk kuli bangunan dan para suami, dalam narasi yang memuaskan fantasi. Nikmati setiap alur cerita unik yang penuh gairah di buku ini.
Sampul Novel Cinta Sang Majikan
9.7
Trauma masa lalu menghancurkan hidup Amber Aileen hingga ia nyaris mengakhiri segalanya. Di tengah keputusasaan, Gavin Austin hadir sebagai penyelamat. Meski dikenal sebagai pria dingin tanpa ampun, Gavin justru bersikap lembut pada Amber, memicu kemarahan ibu dan tunangannya. Sebuah insiden satu malam mengikat takdir mereka lebih dalam. Namun, saat Amber mengandung, sebuah kabar mengejutkan dari Gavin mengancam janji kebahagiaan yang pernah diucapkannya.
Sampul Novel Kawin Kontrak dengan CEO Kejam
8.3
Penyiksaan yang tiada henti selalu terbayang di mata Elle, seorang Ayah yang seharusnya mengayomi malah sebaliknya dia dipaksa bekerja untuk mencari uang. Ayahnya semakin hari semakin gila. "Ayah, aku mohon hentikan!" isaknya sambil memohon. "Kamu menginginkan ini! Kamu seharusnya sudah menyiapkan uang yang aku butuhkan?!" "Ayah, hentikan! Sakit!" Elle seorang gadis berusia dua puluh dua tahun harus menanggung kehidupan yang pahit. Elle si gadis penari telanjang itulah profesinya saat ini. Kini ia bertekad untuk mengakhiri semua ini dia tidak ingin dijadikan budak lagi oleh Ayahnya, dia ingin keluar dari kehidupan yang kotor dia tidak ingin menjual tubuhnya lagi, malam ini adalah malam terakhir dia bekerja sebagai penari telanjang disebuah club.
Sampul Novel Ketika Keabadian Runtuh: Kenyataan Pahit Cinta
9.7
Baskara Aditama adalah suami miliarder yang sempurna hingga masa lalunya kembali membawa seorang putra yang sakit. Saat anak itu kritis, Baskara mengabaikan luka parahku demi menyelamatkannya. Aku kehilangan calon bayi kami dalam kesendirian tanpa kehadirannya. Saat ia kembali memohon agar aku menyetujui pernikahan palsunya dengan sang mantan demi keinginan terakhir putranya, aku melihat tanda cinta wanita lain di lehernya. Di tengah duka, aku pun menyetujuinya.