Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel My Bastard Boss

My Bastard Boss

Hidup Nayra hancur saat sang mantan kekasih menyerahkannya kepada pria asing. Lima tahun berlalu, ia justru terjebak bekerja untuk Xabiru, atasan yang ternyata adalah sosok yang merusaknya di masa lalu. Kini, Xabiru menuntut hak atas putri mereka, sementara Chrisyan kembali memohon ampun. Terjepit di antara dendam dan luka lama, haruskah Nayra memaafkan mereka atau membalas sakit hatinya? Kebenaran kelam lima tahun silam kini mulai terungkap.
Bab
Bagikan

Bab 3

Satu bulan berlalu setelah kejadian pemerkosaan itu, dan sejak saat malam itu Nayra tidak tahu dimana keberadaan Chrisyan. Nomor ponselnya sama sekali tidak aktif dan semua akun sosial medianya hilang begitu saja. hal ini membuat Nayra semakin terpuruk.

Dia terus memikirkan Chrisyan, meminta penjelasan atas apa yang sudah terjadi kemarin. Dia ingin bertanya, kenapa Chris menyerahkannya pada pria asing. Karena akhir-akhir ini, Nayra seringkali bermimpi hal ini.

Belakangan ini juga dia merasa jika tubuhnya terasa lesu dan sering mendadak pusing. Bahkan tidak sekali dua kali dia pingsan. Tentu Mamanya khawatir dan selalu mendesak Nayra agar memeriksakan diri ke Dokter, tapi dia selalu menolak. Alasannya, dia hanya kelelahan akibat mengikuti ujian seleksi beasiswa ke Amsterdam seperti impiannya.

Memang beberapa hari ini dia selalu sibuk belajar dan belajar bahkan sampai lupa istirahat. Makan pun dia sangat jarang demi mencapai mimpinya. Dan satu hal lagi yang dia takutkan, jika sampai Papah tahu dia gagal dalam seleksi ini maka dia akan mendapat murka darinya.

Sikap otoriter dan keras Johan memang membuat ketiga anak-anaknya menakuti dia. tidak segan memarahi dan membentak jika yang terjadi tidak sesuai seperti keinginannya. Pokoknya semua hal yang terjadi di rumah ini harus sesuai kemauannya, jika tidak maka amarah yang akan terdengar.

Huek. Huek. Huek. Semua orang yang tengah menikmati sarapan tiba-tiba terkejut saat mendengar Nayra memuntahkan isi perutnya dan berlari menuju kamar mandi.

Prang! Johan melemparkan garpu dan sendoknya dengan kasar di atas meja hingga terpental di lantai. Sontak hal itu membuat Maya istrinya dan Alen adik bungsu Nayra kembali terkejut bahkan terperanjat dari kursi yang mereka duduki.

“Sudah berapa kali kukatakan! Aku tidak ingin ada kekacauan ketika sarapan!” Mata besarnya melotot sempurna, menyalurkan amarah yang menggebu-gebu bahkan tangannya terlihat gemetar. “Apa kau tidak paham juga Maya! Kenapa tidak membawanya ke Dokter!”

“Iya Pah, nanti Mamah akan bawa ke Dokter.” Jika suaminya itu sedang marah seperti ini maka tidak ada yang bisa menghentikannya. Semuanya akan bungkam.

“Nanti! Nanti kapan?!” Maya kembali terkejut mendengar pekikan pria itu. Dia tahu sebenarnya niat suaminya ini baik, hanya saja cara penyampaiannya yang salah.

“Alen telepon Dokter sekarang.”

“Iya Pah.” Gadis mungil berambut panjang lurus itu segera beranjak dari kursinya dan berlari menuju meja telepon yang terletak persis di bawah tangga.

Satu jam kemudian seorang Dokter pria paruh baya sedang memeriksa keadaan Nayra yang tertidur lesu di atas kasurnya. Wajahnya pucat dan bibirnya memutih, dia benar-benar tidak kuat walau hanya untuk berbicara.

Sesekali Dokter itu mengernyit bingung ketika dia memeriksa keadaan Nada. Dia terdiam sebentar lalu memeriksanya kembali. Untuk ketiga kalinya dia memeriksa dan akhirnya, Dokter itu benar-benar yakin dengan hasil pemeriksaannya.

“Dokter bagaimana keadaan putri saya.” Tanya Maya yang terus berada di samping Nayra sambil mengusap lembut rambutnya dan Johan yang berdiri di depan pintu memperhatikan semuanya dengan wajahnya yang kejam.

“Apa putri anda sudah menikah?” Maya mengernyit bingung dan menggelengkan kepalanya. Menikah bagaimana, dia saja baru lulus sekolah menengah atas dan baru mengikuti tes untuk mendapatkan beasiswa di Amsterdam.

“Belum Dokter. Nayra baru saja lulus sekolah. Dia belum menikah. Memangnya ada apa?” Maya berusaha memperjelas apa maksud ucapan Dokter itu, dia benar-benar tidak paham.

Dokter itu tampak bingung harus menjelaskannya bagaimana, karena dia tahu jika kabar ini bukanlah yang mereka inginkan.

“Boleh kita berbincang di luar saja?” Dia mulai merapikan alat-alatnya dan mengemasnya ke dalam tas yang selalu dia bawa.

“Baiklah, mari Dokter.” Maya tahu jika Dokter ini ingin berbicara sesuatu yang serius.

“Kamu istirahat yang banyak ya, jangan terlalu kelelahan.” Dokter itu menepuk punggung tangan Nayra yang tergeletak begitu saja di atas kasur dengan lemas. Dia tidak bisa berkata apa-apa selain tersenyum tipis. Rasanya perutnya seperti dikocok dan selalu ingin mual.

Maya mempersilahkan Dokter pria itu untuk duduk di sofa ruang tamu. Lalu dia ikut duduk di hadapan sang Dokter dan suaminya di sofa tunggal.

“Ada apa Mah? Bagaimana keadaan Nayra.”

“Sepertinya ada yang ingin disampaikan Dokter pada kita.” dia menatap suaminya itu dengan penuh was-was, berita apa yang akan disampaikan oleh Dokter. Apakah ingin menyampaikan jika Nayra mengidap penyakit keras. ah tidak mungkin, anak gadisnya itu baik-baik saja selama ini bahkan tidak pernah melihat ataupun mendengar dia mengeluhkan sesuatu.

“Hal apa yang ingin anda sampaikan Dokter.” Johan menatap Dokter yang sudah bersiap untuk berbicara hal penting itu. dengan sekali tarikan nafas dia mengatakannya.

“Begini Pak, sudah tiga kali saya memeriksa ulang keadaan putri Bapak. Dan kali ini saya benar-benar yakin jika analisa saya tidak salah, jika putri Ibu dan Bapak sedang hamil.”

Bagai tersambar petir di siang bolong, jantung Maya hampir saja copot dari tempatnya begitu pun dengan Johan. Air mukanya langsung berubah saat itu juga. Mereka tidak percaya dengan apa yang diucapkan oleh Dokter itu bahkan Maya menggelengkan kepalanya beberapa kali.

“Dokter jangan bercanda. Bagaimana mungkin putri saya hamil, dia belum menikah.”

“Saya harap juga begitu tapi sayangnya itulah hasil pemeriksaan. Jika Bapak dan Ibu tidak yakin, boleh bawa putri anda ke rumah sakit untuk tes darah agar kita tahu kebeNayrannya.”

Seketika dunia mereka mendadak gelap, bahkan Johan sudah tidak dapat menutupi kemarahan dalam dirinya. Maya tahu apa yang akan dilakukan oleh suaminya itu, sesuatu yang mungkin tidak terbayangkan oleh siapapun.

“Baik Dokter terima kasih atas kedatangan anda. Saya permisi.” Ucapan penutup dari Johan benar-benar membuat Maya kalang kabut, apalagi saat melihat suaminya itu meninggalkan ruang tamu dan berjalan naik menuju kamar Nayra. Sesuatu yang buruk akan benar-benar terjadi di sini.

“Baiklah jika begitu, saya permisi Bu Maya.”

“Ya ya. Terimakasih Dokter.”

“Saya mungkin tidak tahu apa yang terjadi, tapi harapan saya sebagai orang tua harus tetap berada di sisi anak-anaknya apapun yang terjadi. Permisi.”

Ucapan Dokter itu menjadi pukulan tersendiri baginya, dia tidak pernah bisa menjaga anak-anaknya dari kemarahan Johan. Dia hanya bisa menenangkan suaminya itu tapi tidak bisa menghentikan amarahnya.

Setiap kali berniat menyudahi kemarahan Johan, namun pria itu akan berbalik menyerangnya.

Entahlah, pada saat seperti ini Maya merasa menjadi seorang Ibu yang gagal. Gagal menjadi seorang Ibu untuk anak-anaknya.

Karena sekarang, dia bahkan tidak bisa melakukan apapun saat mendengar suara pintu yang dibuka dengan kasar dari atas.

Maya berlari ke atas, dia akan tetap membela putrinya meski akan ada Johan yang menghalangi.

***

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95FEJ" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95FEJ
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Hidupku yang Kaya Mendadak
8.5
Terlahir miskin, aku banting tulang demi membiayai kuliah dan membelikan iPhone untuk kekasih impianku. Namun, pengorbananku dibalas pengkhianatan saat aku memergokinya bermesraan dengan pria lain. Tak hanya dihina karena kemiskinanku, aku pun dipukuli hingga terpuruk dalam keputusasaan. Di titik terendah itu, sebuah telepon dari ayah mengubah segalanya. Rahasia besar terungkap bahwa aku sebenarnya adalah putra seorang miliarder yang sangat kaya raya.
Sampul Novel JANDA YANG TERNODA
9.4
Tigran, sang pewaris takhta Mayori Group yang mendominasi pasar pangan Asia, terpikat pada Naomi, seorang ibu tunggal dengan satu putri bernama Kayla. Meski cinta mereka kuat, orang tua Tigran menentang keras hubungan ini demi menjaga reputasi keluarga dari skandal publik. Pantang menyerah, Tigran nekat menikahi Naomi tanpa restu. Melalui perjuangan panjang yang menguras emosi, mereka akhirnya mendapat pengakuan keluarga dan resmi membangun hidup baru yang bahagia.
Sampul Novel Love After Marriage
8.9
Alesya terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dengan Victor, seorang CEO dingin yang hanya menginginkan balas dendam atas kematian adiknya. Alih-alih menemukan kebahagiaan, Alesya justru dihina sebagai wanita murahan dan hanya dijadikan pelampiasan kebencian. Victor bersumpah akan membuat hidup istrinya menderita selamanya. Di tengah perlakuan kejam dan trauma masa lalu, mampukah cinta tumbuh di hati pria yang tidak pernah menganggap keberadaan Alesya?
Sampul Novel Perjalanan Cinta Alena
8.5
Alena Kinara Lee memilih hidup mandiri di Hamburg dan sukses menjadi manajer keuangan. Namun, takdir mempertemukannya dengan Devin Abraham, CEO arogan yang menghabiskan satu malam bersamanya. Meski Devin ingin bertanggung jawab, Alena menolak keras. Situasi rumit karena Alena ternyata bekerja di perusahaan keluarga Devin. Devin pun terus mengejar dan mengusik privasi Alena setiap hari. Akankah kegigihan Devin meluluhkan hati Alena yang merasa sangat terganggu?
Sampul Novel Pernikahan Si Mungil
7.9
Hiram dan Rachel terikat perjodohan kuno dari kakek mereka, namun sang CEO tampan berniat menceraikan Rachel dalam sebulan karena menganggapnya kasar. Hiram memiliki masalah gairah dengan wanita, sementara Rachel dikenal membawa sial bagi pria yang ia kencani. Meski awalnya saling menolak dan penuh keraguan, takdir justru menyatukan dua pribadi unik ini dalam ikatan pernikahan yang tidak terduga di tengah segala perbedaan kepribadian mereka.
Sampul Novel POTRET KEHIDUPAN SANG PELAKOR
8.3
Tiga tahun sudah Kanya terjebak dalam hubungan terlarang bersama Donny, pria kaya yang sebenarnya telah berkeluarga. Meski Donny memiliki istri dan tiga anak, pesonanya selalu berhasil membuat Kanya luluh. Namun, janji manis Donny untuk memberinya pengakuan di depan istri sahnya tak kunjung terwujud. Akankah Kanya berakhir dicampakkan begitu saja, atau mungkinkah Donny justru tega meninggalkan keluarga demi memilih Kanya sebagai pendamping hidupnya?