Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mute Husband

Mute Husband

Beban berat menghimpit Jihan sebagai anak angkat di keluarga Park. Puncaknya, ia dipaksa menggantikan posisi Jira untuk menikahi seorang pria misterius yang penuh rahasia. Jihan sangat terkejut saat menyadari bahwa suaminya memiliki keterbatasan fisik dan tidak mampu berbicara. Terjebak dalam pernikahan dengan pria bisu tersebut, Jihan kini harus menghadapi realitas hidup yang tak pernah ia duga sebelumnya. Mampukah ia bertahan dalam ikatan tanpa suara ini?
Bab
Bagikan

Bab 2

Happy reading

....

"Bagus deh akhirnya lo sadar diri juga buat balas budi." Jira menatap acuh kearah jihan yang sekarang tertunduk dihadapannya.

"Seenggaknya gue harus bilang makasih ke lo karena mau gantiin gue buat jadi menantu anak keluarga Koo yang cacat itu,Dan gue ngerasa bebas kalau lo udah gak jadi parasit lagi di keluarga gue."

Jihan hanya bisa menatap bebatuan kecil di bawah kakinya seraya menahan kesal.

Untung lo anaknya tuan park,batinnya yang terus berkecamuk karena kesal.

"Kemungkinan besar nanti malam keluarga Koo kesini buat ngomongin masalah perjodohan itu gue gak mau lo sampai keliatan cantik dimata mereka jadi lo gak boleh dandan!" Tukas Jira kemudian pergi meninggalkan Jihan yang sekarang merosot kebawah.

"Gila tu orang." Dengusnya kemudian bangkit dan berjalan menjauhi taman belakang.

Setidaknya dia udah punya kesepakatan sama tuan Park untuk jaga-jaga supaya kejadian yang buruk tidak terjadi.

"Seandainya waktu itu bi dain gak di pecat." Lirihnya.

Memori kejadian menyakitkan itu terkadang mengganggu nya.Kejadian dimana ia tidak sengaja menemukan jam tangan dan menjualnya untuk biaya berobat keponakan bibi dain.

Tapi sayang ternyata jam itu milik kak sungjae yang merupakan menantu keluarga itu.

Masalah itu yang membuat Bibi dain di pecat karena membela Jihan, dengan mengatakan kalau Jihan melakukannya untuk membantu dia membayar biaya rumah sakit.

Entahlah setidaknya sekarang Jihan tau kalau Bibinya itu baik-baik saja dan sudah mempunyai mata pencaharian baru.

"DORR!!"

Jihan tersentak tatkala tangan Woojin menempel di kedua pundaknya.Woojin dengan tampang tak berdosanya tersenyum kearah Jihan.

"Ngapain sih ngelamun disini?" Tanya Woojin penasaran.

"Kakak yang ngapain disini? Bukannya Kak woojin baru pulang dari jeju ya?" Kini giliran Jihan yang bertanya.

"Iya nih,Tapi kangennya sama kamu aja."

Jihan tersipu...dia lantas memukul pelan lengan woojin.

"Kak woojin ada-ada aja."

"Iya beneran han,aku kangennya sama kamu doang."

Boleh gak sih Jihan Baper?

...

Jihan

"Silahkan duduk."

Gue deg-degan parah tatkala keluarga Koo datang dengan formasi lengkap.

Ada Nyonya Koo dan Juga Tuan Koo hanya saja ada laki-laki muda yang duduk di kursi roda dengan tatapan datar menatap sekitar.

"Sebelumnya,Saya minta maaf karena telah memaksa melakukan perjodohan ini." Ucap Nyonya Koo yang memulai pembicaraan.

"Ah tentu tidak apa-apa,Wajar saja kalau seorang ibu menginginkan yang terbaik bagi anaknya."

Jujur pas denger mak lampir ngomong gue pengen muntah.Ternyata dia berbakat jadi Aktris kalau gitu kenapa gak coba casting aja ya?

"Itu siapa? Itu jira ya?" Sapa Nyonya Koo Ramah seraya memandang kearah gue.

"Bukan." Kali ini Tuan park yang jawab.

"Loh?"

"Dia Jihan,Dia yang akan menggantikan Jira menikah dengan Tuan muda Jungmo."

Dari raut wajah terkejut keluarga Koo gue udah bisa pastiin mereka pasti kesel banget.

Ya gimana gak kesel? Ibaratnya tuh keluarga koo udah nawarin berlian eh malah dikasi batu.

Tapi seenggaknya ada satu orang yang punya tatapan datar dan gak berkutik daritadi.

"Bukannya tanpa alasan saya ingin Jihan yang menjadi istri tuan muda jungmo,Hanya saja Jira masih terlalu dini untuk itu sementara Jihan baru saja lulus SMA kemarin."

Nyonya Koo terlihat menimbang ucapan Tuan Park.Terlebih lagi saat melirik kearah putranya.

Jujur aja nih ya,Tuan muda keluarga Koo itu sebenarnya ganteng banget.Tapi sayang aja dia punya kekurangan fisik.

"Baiklah saya akan memaklumi itu,Saya harap kamu bisa bertahan dengan putra saya."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Sugar Baby
8.8
Tachi Gumama, seorang mucikari, merasa terhina saat Padrone Ricco menolak tawaran pelacur andalannya. Padahal, Padrone dikenal sebagai miliarder Manhattan yang sangat setia kepada istrinya, mendiang Nyonya Deceduto Ricco. Penolakan ini memicu kecurigaan Tachi bahwa pria kaya tersebut sebenarnya menyembunyikan seorang gadis simpanan. Benarkah sosok suami sempurna ini memiliki rahasia gelap di balik kesetiaannya, ataukah tuduhan Tachi hanyalah sebuah kekeliruan?
Sampul Novel En-PD161
9.1
Dua tahun menikah, sang suami berubah drastis menjadi pria yang gemar bersenang-senang dengan banyak wanita. Meski sang pria telah berjuang mempertahankan hubungan hingga berurusan dengan polisi, suaminya hanya memberikan balasan dingin yang menyakitkan. Terungkap bahwa pernikahan ini hanyalah alat balas dendam atas kematian cinta pertama sang suami. Saat kesabarannya habis melihat pengkhianatan itu, sang pria akhirnya memilih bangkit dan menerima tantangan cerai.
Sampul Novel Kontrak Cinta Terlarang
8.8
Dua tahun membina rumah tangga, Celine harus menelan kenyataan pahit bahwa Alister, suaminya, adalah seorang penyuka sesama jenis. Tekanan keluarga untuk segera memiliki keturunan membuat Alister nekat menyewa pria bernama Jonathan demi menghamili istrinya melalui pernikahan kontrak. Terjebak dalam rencana gila sang suami, Celine kini menghadapi dilema moral yang hebat. Mampukah ia menjalani skenario terlarang ini demi sebuah ekspektasi keluarga yang semu?
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Sampul Novel Love for Haphephobia
8.5
Demi menggagalkan pernikahan ketiga ibunya, Arkania Lintang Jagat terjebak dalam sandiwara cinta yang rumit. Ia mengaku mencintai Bintang, calon saudara tirinya. Sang ibu yang ragu karena haphephobia Lintang, menuntut bukti nyata. Di hadapan Ishan sang mantan kekasih, Lintang nekat mengecup bibir Bintang. Aksi berani ini justru memicu obsesi Ishan untuk merebut kembali hati Lintang, sementara hubungan Lintang dan sepupu angkat Ishan itu semakin pelik.