Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mr. G itu Bos-nya!

Mr. G itu Bos-nya!

Briana Jeany dikhianati kekasihnya, Alex, tepat di hari istimewa mereka. Dalam balutan amarah, ia nekat menggoda pria asing bernama Mr. G dan membayarnya karena dikira pria sewaan. Sialnya, pria itu adalah bos barunya yang kini menyimpan dendam akibat harga dirinya diinjak-injak. Saat Mr. G mulai memberikan pelajaran yang justru menumbuhkan benih cinta, Alex kembali membawa janji pernikahan. Briana pun terjebak di antara tuntutan sang bos dan masa lalunya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Kue itu tak lagi berbentuk setelah jatuh dari tangan seorang wanita yang saat ini mematung menatap kekasihnya. Beberapa detik sebelumnya dengan mata kepalanya sendiri dirinya melihat kekasihnya, lelaki yang paling ia cintai, bercumbu mesra dengan temannya sendiri.

Derap langkah kaki terdengar diikuti suara yang terdengar sarat akan nada hinaan. “Wah, wah, wah …. Apa aku tak salah lihat? Sayang, lihat ini. Kekasihmu berniat memberimu kejutan dengan memakai lingerie yang harusnya kau berikan padaku," ucap wanita itu menoleh pada pria yang saat ini diam tak bergeming.

Briana Jeane, nama wanita yang saat ini masih terdiam bak patung, tak dapat mengalihkan pandangannya sedikitpun dari kekasihnya, Alex Rangga. Apa pria yang sangat dicintainya itu tengah membuat lelucon untuknya? Jika benar, ini sama sekali tidak lucu terlebih karena melibatkan Mila, temannya sejak bangku SMA.

Sebelumnya Briana sengaja mematikan lampu dan saat Alex pulang, ia akan memberinya kejutan yakni sebuah kue ulang tahun dan dirinya. Ya, dirinya. Karena Briana berniat memberikan kegadisannya pada Alex sebagai hadiah ulang tahun serta hadiah anniversary mereka yang pertama. Tapi dirinya justru dikejutkan dengan pemandangan di depan mata kala lampu menyala. Dengan mata kepalanya sendiri ia melihat Alex bercumbu mesra dengan Mila. Kenapa? Kenapa harus Mila?

Perlahan Briana tertunduk dengan penglihatan tampak kabur kala air mata menggenang. Kue yang ia buat khusus dan spesial di hari spesial kini telah hancur sama hancurnya dengan perasaannya.

“Kenapa?” gumam Briana dengan suara bergetar.

Mila kembali berjalan menghampiri Alex, merangkul tangannya dan menyandarkan kepala di bahunya. Ia mendongak menatap pria tampan yang sedari tadi hanya diam. “Sayang, tidak adakah yang ingin kau katakan padanya? Sudah ketahuan, katakan saja kebenaranya,” pintanya dengan manja.

“Ka–kami ….” Suara Alex kembali tertelan ke tenggorokan. Ia tahu hal ini pasti akan terjadi, tapi tak mengira tepat di hari ini. Dan apa itu? Briana memakai lingerie seksi yang seharusnya ia berikan pada Mila. Sayangnya, lingerie itu terasa lebih sempurna di tubuh Briana. Ini pertama kalinya ia melihat Briana yang berani. Mungkinkah Briana ingin memberinya kejutan istimewa? Mata Alex melebar, jika pikirannya benar, dirinya telah melakukan kesalahan besar.

Briana kian merunduk dengan tangan terkepal kuat di sisi tubuhnya. Kemudian ia melangkah dan tanpa sengaja menginjak kue cinta yang kini telah hancur sama seperti rasa cintanya untuk Alex. Sampai akhirnya langkah Briana terhenti tepat di depan Alex.

Alex berusaha melepas rangkulan Mila. “Bri, ini salah paham. Aku bisa menjelaskannya,” kata Alex yang sontak membuat Mila marah.

“Alex! Apa maksudmu?!” bentak Mila tak terima dengan pernyataan yang lolos dari mulut Alex. Padahal mereka telah menjalin hubungan di belakang Briana selama tiga bulan.

Tangan Briana kian terkepal kuat bahkan gemeletuk giginya samar terdengar. Sampai akhirnya suara teriakan dan rintihan kesakitan menggema di dalam ruang tamu Alex beberapa detik setelahnya.

“Auugh!” Lengkingan teriakan panjang Alex terdengar dengan tangan memegangi aset berharganya di balik celana.

“Hei! Apa yang kau lakukan?!” teriak Mila pada Briana yang sebelumnya memberi hadiah tendangan tepat di tengah kedua paha Alex.

Duagh!

Lagi, Briana kembali menendang aset milik Alex membuat pria itu perlahan merosot dengan kedua lutut mencium lantai.

“Briana!” Mila berteriak kemudian berusaha menyerang Briana. Sayangnya sebelum tangan Mila berhasil mendarat keras di pipi, Briana lebih dulu menahannya.

“Lepaskan! Apa kau gila?!” maki Mila dengan berusaha melepaskan tangannya dari cengkraman Briana. Sayangnya Briana justru kian menguatakan cengkramannya kemudian menghepasnya kasar membuat Mila terhuyung dan jatuh di atas tubuh Alex.

Briana berbalik, mengambil satu kepalan tangan kue yang telah hancur kemudian menjejalkannya ke mulut Mila.

“Kau menyukai barang bekas, bukan? Dengan senang hati aku akan memberikannya. Dan ini adalah hadiah karena kau mau menampung barang bekas yang sudah tak berguna!” ucap Briana kemudian membuka lingerie yang dipakainya dan melemparnya ke wajah Mila. “Lingerie ini juga sangat cocok untukmu. Untuk wanita tak tahu malu yang tak pernah berhenti mengambil apapun milikku!”

Setelah mengatakan itu Briana berbalik dan melangkah ke kamar. Mengambil pakaiannya dan memakainya, ia pun bergegas pergi dari sana.

Alex berusaha bangkit berdiri sebelum Briana benar-benar pergi. Dengan tubuh gemetar merasakan sakit luar biasa di bawah sana, ia menahan tangan Briana saat berjalan melewatinya. Sementara Mila telah menghilang dari sana saat Briana mengambil pakaiannya. Wanita itu terdengar mengeluarkan isi perutnya di dalam kamar mandi.

“Bri! Tunggu, Bri. Aku mohon dengarkan penjelasanku dulu,” pinta A;ex mengiba.

“Lepaskan,” ucap Biana tanpa mengangkat kepala menatap Alex.

“Ta– tapi, Bri. Sungguh, kami tidak punya hubungan apapun! Mila yang terus mengejarku, Bri,” jelas Alex meyakinkan. Digenggamnya kuat tangan Briana berharap percaya padanya.

Briana hanya diam dengan kekesalan yang kian memuncak. Hingga dengan gerak cepat, ditendangnya kembali aset Alex membuat genggaman tangan Alex terlepas.

Alex kembali tersungkur memegangi telurnya yang mungkin pecah. Ia seolah tak belajar dari kesalahan sebelumnya, terlupa jika Briana dapat menyerang titik lemahnya dengan cara sempurna.

Melihat Alex yang berada di ambang hidup dan mati, Briana segera melanjutkan langkah keluar dari rumah Alex. Ia tak peduli apa yang akan terjadi pada Alex atau Mila, dua orang itu memang pantas mendapat hukuman setimpal dengan apa yang dilakukannya di belakangnya.

Sesampainya di luar rumah, Briana terus melangkah dengan langkah kaki cepat sampai suatu keanehan pun terjadi. Tetes demi tetes air mata tiba-tiba muncul dan mengalir deras tiada henti. ”Apa yang kau lakukan? Jangan menangis! Jangan menangis!” racaunya dengan tangan mengusap kasar air matanya. Sebelumnya ia berhasil menahan air matanya di depan Alex dan Mila, tapi sekarang dirinya tak bisa lagi. Juga tak bisa lagi menahan rasa kecewa dan sakit dikhianati orang yang paling ia cintai.

Setelah cukup jauh dari rumah Alex, langkah Briana terhenti. Menahan tangisnya, dirinya terlihat menghubungi seseorang lewat sambungan telepon.

Dan di sinilah Briana sekarang berada setelah sebelumnya menghubungi taksi untuk menjemputnya. Tepatnya di sebuah bar di pinggiran kota. Untuk saat ini yang ia butuhkan adalah obat. Dan obat itu adalah minuman yang dapat menghapus ingatan buruknya malam ini.

Briana menatap cairan bening kekuningan di dalam gelas kecil di hadapannya dengan tatapan mata kosong. Ingatan saat melihat Alex dan Mila bercumbu membuat ulu hatinya seolah ditusuk ribuan jarum. Bukan hanya itu saja, ia juga melihat tangan Alex yang bergerilnya di dalam baju Mila.

Glek!

Briana mengambil gelasnya dan menenggaknya dalam sekali teguk membuat rasa panas mengaliri tenggorokan. Meletakkan gelasnya dengan kasar, ia kembali meminta pada bartender mengisi gelasnya.

“Beri aku satu lagi!” teriak Briana dengan mengetuk gelasnya pada meja bar.

Bartender berambut klimis tersebut menatap Briana dengan pandangan tak terbaca. Sampai akhirnya seringai tipisnya pun merekah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya
9.6
Malam pameran seni perdanaku hancur saat suamiku justru muncul di berita demi melindungi wanita lain. Pesan singkatnya yang dingin menegaskan bahwa aku bukan prioritasnya. Selama ini, dia meremehkan bakatku, padahal karyaku adalah fondasi kekayaannya. Lelah diabaikan, aku menyusun strategi cerai yang cerdik. Aku akan menyamarkan dokumen perceraian sebagai berkas hak cipta biasa, memanfaatkan kesombongannya agar dia segera menandatanganinya tanpa curiga.
Sampul Novel CEO 1 Miliar Won
9.5
Kim Liu, pengacara muda yang selalu berbakti, terpaksa menyetujui perjodohan demi ibunya yang sakit parah. Ia menikah dengan Jung Jisung, CEO TJ Group yang kaya namun trauma akibat penculikan masa kecil. Meski awalnya dingin dan penuh rumor, Jisung perlahan luluh oleh ketulusan Liu. Namun, pernikahan rahasia mereka diguncang oleh kebencian ibu mertua, gangguan mantan kekasih Liu, serta intrik Song Minseo yang ambisius. Bisakah cinta tumbuh di tengah rahasia dan tekanan harta?
Sampul Novel Gadis Cantik Milik Mafia
8.8
Sephi, gadis gigih yang diusir bibinya akibat fitnah kejam, berusaha bangkit demi mengubah nasib. Takdir mempertemukannya dengan Aldo, CEO dingin sekaligus pemimpin kriminal berpengaruh di Eropa, saat wawancara kerja. Aldo yang tak tersentuh dan hanya peduli pada keponakannya, mulai merasakan getaran cinta pertama melihat ketulusan Sephi. Akankah pesona Sephi meluluhkan hati sang mafia yang kaku? Simak kisah penuh ketegangan dan perubahan hidup yang tak terduga.
Sampul Novel Hanya Istri Kedua
9.3
Demi menyelamatkan ayahnya dari jeratan kebangkrutan, Anyelir terpaksa mengubur mimpinya sedalam mungkin. Ia setuju menjadi istri kedua bagi Serkan Alvaro, seorang pebisnis muda berdarah dingin yang sangat populer. Di balik bantuan finansial yang diberikan, motif Serkan menikahi Anyelir masih menjadi misteri besar. Kini, Anyelir harus menghadapi kerasnya kehidupan rumah tangga yang penuh tanda tanya. Akankah pernikahan ini memberikan kebahagiaan baginya?
Sampul Novel Jaring Kebohongan Suami Miliarderku
9.6
Sebagai istri miliarder teknologi bernama Kian, aku adalah penenang jiwanya. Namun, ia justru memberikan dana medis adikku kepada selingkuhannya demi suaka kucing. Saat kecelakaan tragis merenggut nyawa adikku, Kian membiarkanku terluka demi wanita itu. Puncak pengkhianatan terungkap saat aku ingin bercerai; pernikahan kami ternyata palsu dan penuh tipu daya. Kini, aku menghubungi pria dari masa laluku untuk membalas dendam dan menghancurkan kerajaan Kian.
Sampul Novel Lenyap Usai Kata Pisah
8.9
Empat tahun menjadi istri bayangan Revan Mahendra membuat Sofia Wijaya sadar posisinya terancam sejak Olivia Kartika kembali. Memanfaatkan kelalaian sang pewaris mafia, Sofia menyusupkan surat cerai di antara berkas kuliah yang ditandatangani Revan tanpa curiga. Sofia pun pergi membawa janin di kandungannya. Kini, Revan mengerahkan seluruh kekuasaan dunia bawah untuk memburunya. Namun, Sofia telah bertransformasi di tempat yang tak terjangkau, bersiap membuat mantan suaminya bertekuk lutut memohon cintanya.