
Mr. CEO dan Gadis Lugu
Bab 3
Di restoran italia termahal di jakarta. Restoran para artis dan para pejabat. Kehadiran Mr. James Myre membuat semua orang heboh.
Ternyata, James memang sangat terkenal di kalangan orang elit dan konglomerat. Dia sering beberapa kali jadi cover majalah bisnis dan hal-hal yang berhubungan dengan kekayaan harta. Ia pun terkenal salah satu orang terkaya di prancis, namun umur nya yang masih tergolong muda yang membuat daya tarik nya tersendiri.
Orang-orang heboh di sana, mulai dari para pelanggan restoran, para artis, hingga para pejabat bahkan ada beberapa menteri indonesia yang heboh menjadi penggemar.
James di sanjung-sanjung, dan di beri tepuk tangan meriah. Rasanya bagaikan raja.
Mereka bertiga duduk di restoran, James mempersilahkan Adelia dan Mr. Benkins untuk memesan menu. Tak lama kemudian datang pelayan laki-laki siap mencatat pesanan.
Mereka bertiga memesan makanan mewah yang lezat. Namun, Adelia dan James mulai akrab.
Namun, di ujung sana.
Sekitar tiga orang mahasiswi mengenali Adelia. Mereka mahasiswi itu adalah musuh nya Adelia di kampusnya.
"Eh Anna, itu kan.. Adelia!" Kata sahabat nya yang sedang duduk di restoran, melihat ke arah Adelia yang cantik bersama CEO tampan.
Ketiga mahasiswi itu adalah yang sangat dengki dengan Adelia. Menurut mereka Adelia itu super cantik, mereka ngiri.
Melihat Adelia bersama Mr. Myre yang sangat terkenal ketiga gadis itu malah tambah dengki dan marah.
"Wajarlah gadis secantik Adelia, dapat cowok ganteng, lihat! Bintang film sinetron aja kalah jauh dengan Adelia, Adelia cantik, apalagi ibu nya orang lebanon kamu tau kan orang lebanon secantik apa?" Kata Kaylan, mahasiswa berwajah sunda asli indonesia.
"Tapi kan itu Mr. Myre, Kaylan!" Komentar Anna seolah tidak terima Adelia dapat cowok cakep incaran para gadis.
"Emang nya ada urusan apa yah? Adelia sampe makan siang bareng Mr. Myre?" kata Anna. Seolah tak terima.
"Kita selidikin aja urusan Adelia, si gadis bule tercantik primadona kampus kita!" Kata Elisa. Seorang gadis berdarah batak-jawa.
"Lihat deh, senyuman Mr. James Myre, terlihat manis, kepada Adelia!" Kata Anna yang memandang ke arah mereka, tentu saja Adelia, Mr. Myre dan Mr. Benkins tidak terlalu jauh jarak nya dari ketiga mahasiswi tersebut.
"Senyum manis? Apa senyum naksir?" Selidik Kaylan jengkel dia mulai ngiri, kacamata Kaylan tak mampu menutupi kedengkian yang terpancar dari wajah nya. Mereka bertiga adalah mahasiswi nyinyir, yang benci pada Adelia di kampus, kesana-kemari mereka bertiga mahasiswi yang sering nge-gosip tentang Adelia, gadis paling cantik belasteran lebanon-belanda.
"Kaylan, tau kan kemarin pas asistensi ada gosip apa tentang Adelia?" Kata Anna mulai bahan gosip.
"Apa yah?" Kata Kaylan, Elisa pun ikut menyimak.
"Ka Bayu senior kita naksir banget dengan Adelia, dia mau nembak Adelia tapi ragu-ragu!" Kata Anna.
"Oh gosip itu! Yah cewek secantik Adelia, mana mau dengan ka Bayu, tuh lihat Adelia udah ngegaet CEO ganteng, orang prancis pula!" Kata Elisa, merasa dengki, Mr. James Myre adalah CEO incaran para wanita kaum muda, bahkan di luar negeri pun para wanita rela untuk di jadikan simpanan tanpa status pernikahan, mereka merasa James punya hampir segalanya, namun urusan hal pribadinya tentang kehebatan di ranjang adalah salah satu yang utama. Para wanita tergila-gila pada James Myre, CEO yang beberapa kali jadi cover majalah bisnis.
"Lihat, Mr. James Myre kayaknya sedang ngerayu Adelia yah?" Komentar Elisa heboh.
Pandangan James tak lepas dari Adelia, padahal mereka bertiga orang-orang bule itu sedang menikmati makan siang sambil ngobrol-ngobrol santai. Termasuk Mr. Benkins dia lega bahwa James tak jadi menghabisi nyawanya. James terlihat kalem, namun sorot pandangan pria itu terpesona pada gadis lugu di hadapan nya.
Ketiga mahasiswi itu tidak terlalu menikmati makanan lezat mereka di restoran, mereka cemburu gila melihat Adelia yang sedang makan siang bersama CEO terkenal. Namun, bersama paman nya Mr. George Benkins, belum ketahuan oleh siapapun bahwa Adelia telah di jual oleh paman nya dengan harga yang sangat mahal oleh paman nya sendiri. Namun apakah Adelia beruntung dapat seorang pria yang tampan? Dan kaya?
Mungkin kalau di tanyakan pada gadis pada umumnya mereka tidak menyesal kalau berada di posisi Adelia. Namun, apa yang Adelia rasakan jika mengetahui apa yang dilakukan oleh paman nya?
☆☆☆☆☆
"Kamu mahasiswi, masih kuliah?" Tanya James pada Adelia mereka sedang makan masakan italia yang sangat lezat.
"Aku mahasiswi jurusan bisnis" jawab Adelia.
"Kata pamanmu kamu model yah?" Kata James dengan pandangan wajah merayu. Jiwa pria nya timbul senang merayu seorang gadis muda yang amat cantik.
"Aku hanya foto model" jawab Adelia dengan wajah merah merona.
"Pasti sangat cantik" puji CEO itu, sedangkan paman nya, Mr. Benkins menggumam keberhasilan menjual ponakan cantiknya itu.
Adelia tersenyum malu-malu, gadis lugu, dia tidak tau sebuas apa pria kalau sedang kambuh. Adelia melanjutkan makan siang nya.
"Adelia, boleh aku lihat foto-foto hasil photoshoot kamu?" Kata Mr. Myre penasaran.
"Boleh, Mr. Myre, karena aku freelance aku tidak selalu dapat job, yah sebulan lumayan lah dua sampe tiga photoshoot"
"Aku ingin lihat, ayo mana Foto kamu?" James berusaha semanis mungkin.
Adelia mengambil HP nya kemudian menunjukan foto-foto anggun yang sexy.
"Itu foto saya tuan"
Myre terbelalak. Kecantikan Adelia bertambah berkali kali lipat di foto-foto tersebut.
Ternyata, Adelia adalah wanita idamanku selama ini. batin Mr. Myre. Pria itu terpesona, dan bengong, hampir seluruh restoran menyadari bahwa CEO yang paling di idolakan para gadis sedang mencintai gadis lugu yang cantik.
"Bagaimana menurutmu mister?" suara lembut Adelia terdengar manis.
James mengangguk. "Very beautiful". jawab pria prancis itu.
☆☆☆☆☆
Sontak. Seluruh restoran kaget, memang orang-orang di sana curi-curi pandang pada ketiga orang bule tersebut, mendengarkan pembicaraan Myre dan Adelia.
Ketiga mahasiswi musuh nya Adelia pun terdiam amat dengki.
Kurangajar, Mr. James Myre naksir dengan Adelia? Kenapa yang namanya cewek cantik seolah dapat segalanya? Komentar Anna dalam hatinya penuh kedengkian.
"Lihat, Mr. Myre bilang Adelia sangat cantik! Gila ga?" Komentar Anna. Namun, Elisa dan Kaylan ikutan dengki.
"Tapikan, ka Bayu naksir berat sama Adelia, senior itu bakal kecewa kalau tau Adelia dengan pria lain!" jawab Elisa.
"Yah, kamu mah, lihat dong itu Mr. Myre udah terpesona dengan Adelia! Ka Bayu? aduh kalian harus mikir, ka Bayu aja tidak mapan, cewek secantik Adelia? Dapat pangeran mana juga bisa!" Terdengar Kaylan komentar dengan rasa cemburu. Dalam hati Kaylan mencintai CEO itu. Bahkan cinta nya amat dalam.
Kaylan Adinda, seorang gadis indonesia berusia dua puluh tahun, seumur dengan Adelia Benkins. Kaylan pun berpenampilan gaya dan modis, tubuh Kaylan tinggi sekitar seratus enam puluh lima centimeter, lebih tinggi dari Adelia. Kaylan pun berwajah asli indonesia, kulit nya tidak hitam, namun cokelat terang, hidung nya mancung rata-rata khas indonesia serasi dengab mata besarnya, bentuk tubuh Kaylan emang sexy namun ramping, dia sewaktu SMA ikutan cheerleaders maka dia lumayan atlit.
Kaylan sangat jatuh cinta pada Mr. James Myre, keinginan nya mempunyai keturunan berdarah indo-blasteran adalah cita-citanya, Kaylan tidak mau jadi putih, tak kebanyakan orang yang berlomba lomba suntik putih, dia merasa kulit cokelat terang nya unik dan menggoda di pandangan para pria asing.
Semenjak SMA, Kaylan sudah nge-fans berat dengan Mr. James Myre, dia koleksi foto-foto CEO itu, majalah-majalah yang memuat Myre menjadi cover, bahkan apapun tentang James Myre dia hafal. Busa di bilang Kaylan tergila gila pada CEO itu dan ingin merebut nya dari Adelia!
Jika sampe Mr. Myre jatuh cinta padamu, Adelia, aku akan menghancurkanmu. Batin Kaylan cemburu gila. Gadis itu menyusun rencana. Bagaimana mendapatkan James Myre kepelukan nya.
..........
Anda Mungkin Juga Suka





