Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menjadi Istri Pengganti

Menjadi Istri Pengganti

Demi menjaga martabat keluarga setelah mempelai wanita melarikan diri, Satya terpaksa menikahi Arabella Sky, putri sahabat orang tuanya. Bella yang baru lulus kuliah menyanggupi pernikahan ini sebagai balas budi. Namun, rumah tangga tanpa cinta mereka diuji saat mantan kekasih Satya muncul kembali untuk merebut posisinya. Di sisi lain, mantan kekasih Bella pun terus mengejarnya. Akankah mereka goyah atau justru mempertahankan janji suci tersebut?
Bab
Bagikan

Bab 2

Satya sudah berdiri di altar pernikahan sejak setengah jam yang lalu. Pria tampan itu terus saja berusaha mempertahankan senyumnya di tengah semua kekacauan yang terjadi.

Saat Satya mengetahui bahwa mempelai wanitanya yang merupakan kekasihnya sejak tiga tahun yang lalu menghilang begitu saja di hari penting keduanya. Satya tidak menyangka kalau perempuan yang sangat dicintainya yang berjanji sehidup semati dalam mahligai pernikahan bersamanya itu memilih pergi dan meninggalkannya.

Tentu saja semuanya tidak akan sekacau ini bila kekasihnya itu memutuskan hubungan dari jauh-jauh hari, dan bukannya memutuskan secara sepihak di hari pernikahan mereka. Sementara di sisi lain, para tamu penting dan hampir seluruh keluarga besarnya sudah duduk di kursi tamu sambil menunggu mempelai wanita yang mungkin tidak akan pernah datang … sampai kapan pun.

Satya tahu, semuanya sudah berakhir hari ini juga. Apa lagi yang dia harapkan?

Hingga kemudian musik pengiring mulai terdengar, yang menandakan bahwa mempelai wanita sudah tiba tepat saat langkah kaki Satya baru saja akan beranjak meninggalkan altar pernikahan.

Apakah kekasihnya tiba-tiba datang? Apa dia akan menikah hari ini bersama wanita yang dicintainya?

Namun, rasa bahagia itu tidak bertahan lama. Karena berselang beberapa menit kemudian, perlahan-lahan pintu penghubung terbuka. Satya dan para tamu seketika menoleh ke arah mempelai wanita yang terlihat sangat cantik dengan gaun pengantinnya ditemani sang ayah di ujung pintu.

Dia bukan Aluna.

Wanita yang sepertinya tidak asing baginya itu kemudian melangkah menuju tempat Satya berdiri menunggu sang pengantin wanita. Satya sangat yakin dia mengenali wajah dibalik veil itu.

Sekali lagi mempelai wanita yang datang bukan Aluna—kekasihnya—melainkan perempuan lain.

Sementara Bella terus berusaha menguatkan diri bahwa pilihannya kali ini tidaklah salah, meskipun ia sadar bahwa dirinya sendiri yang telah membawanya bermain-main ke dalam kekacauan yang sangat besar ini.

Di samping itu, ia juga berusaha menahan rasa gugupnya mati-matian. Dengan gaun pengantin yang tidak sesuai ukuran tubuh menambah sesak di dalam dadanya, sepatu heels yang dikenakan cukup tinggi dan tidak nyaman. Bella bahkan tidak yakin akan sampai ke altar dengan heels setinggi itu jika saja ayahnya tidak di sana untuk memeganginya.

Ketika Bella dan ayahnya tiba di atas altar, perempuan itu merasa napasnya semakin sesak. Dia tidak pernah tahu bahwa pernikahan bisa terasa seperti upacara pemakaman untuk dirinya sendiri.

Perlahan ayah Bella menyerahkan tangan putrinya kepada Satya sambil tersenyum penuh kelembutan ke arahnya. Tangan Bella terasa dingin dan gemetar saat Satya meraih tangan lentik itu ke dalam genggamannya. Kedua mata itu saling bertemu, namun tak ada yang bisa dikatakan pada satu sama lain. Satya hanya buru-buru mengalihkan pandangannya, begitupun dengan Bella.

Saat ayah Bella sudah turun dari altar, barulah Satya melontarkan tanya atas rasa penasaran yang sejak tadi menggerogoti tubuhnya.

"Kenapa kau di sini?" tanyanya dengan sinis.

Bella mendongak, sebelum menjawab pertanyaan dari pria itu dengan nada datar.

"Aku hanya ingin menyelamatkan dirimu dan keluargamu dari rasa malu. Bagaimana mungkin pemilik perusahaan besar harus batal menikah hanya karena alasan sang mempelai wanita kabur. Orang-orang akan bergunjing akan hal ini, Satya."

Benar juga akan kata Bella. Keluarga Brawijaya akan menjadi bulan-bulanan pergunjingan jika sampai dia batal menikah dengan alasan kekasihnya kabur. Tetapi tetap saja, Satya tidak mengerti isi pikiran perempuan itu sampai rela menggantikan posisi Aluna untuk menjadi istrinya.

Sungguh, dalam mimpi dan masa depan Satya, tidak pernah terbersit sedikit pun menjadikan Bella istrinya. Tidak akan pernah!

"Tetapi bagaimana mungkin? Aku tidak pernah memintamu untuk menjadi istriku agar terhindar dari rasa malu, Bella!" desis Satya dengan nada suara naik satu oktaf.

"Husttt … kamu hanya akan semakin mengundang tatapan aneh dari para tamu jika berteriak seperti itu!" Bella menghela napas pelan, sebelum kembali melanjutkan perkataannya, "Kalau begitu, sekarang pilihan ada di tanganmu. Bawa aku ke depan pendeta dan melanjutkan pernikahan ini, atau kamu bisa mengumumkan kepada para tamu bahwa pernikahan dibatalkan. Tetapi kamu hanya akan melihat wajah-wajah kecewa dari kedua orang tuamu yang saat ini tengah tersenyum bahagia, terlebih lagi kamu hanya akan mematahkan hati ayahku karena mencampakkan aku seperti ini."

Sungguh, Bella tidak tahu dapat keberanian dari mana ia sampai mengatakan kalimat panjang itu. Tetapi biarlah ia semakin menenggelamkan dirinya saja, jangan sampai ia melihat wajah-wajah kecewa dari kedua orang tuanya.

Sekali lagi Satya terdiam dan tampak mencerna perkataan Bella yang cukup masuk akal itu. Sudah untung ada perempuan bodoh yang bersiap mengeluarkannya dari rasa malu karena batal menikah, tetapi tetap saja menikah dengan seorang Arabella Sky tidaklah masuk akal.

Tetapi ini pilihan perempuan itu sendiri, toh Satya tidak memaksa. Jadi, tidak ada salahnya ia melanjutkan pernikahan ini dan terbebas dari rasa malu. Urusan menikah dan Bella, bakal dia urus setelah ini.

"Baiklah, aku berharap kau tidak menyesal setelah ini, Bella!"

Setelah mengatakan kalimat itu, Satya kemudian membawa Bella ke depan pendeta untuk melangsung sumpah pernikahan.

Hingga kemudian ada banyak suara yang seolah berbisik di telinganya.

"Pernikahan ini gila!"

Ya, memang cukup gila untuk diterima sebagai kenyataan. Pernikahan yang begitu sakral, yang diputuskan oleh kedua mempelai untuk menyempurnakan cinta mereka harus terjadi dengan cara yang tidak wajar seperti ini. Belum lagi banyaknya mata yang melihat ke arah Bella dengan tatapan tak suka.

Percayalah, 80% dari tamu wanita yang hadir di sana menatap Bella dengan tatapan tak suka. Baiklah, menikah dengan lelaki tampan dan mapan seperti Pra Satya mungkin adalah impian banyak wanita seperti mereka, tetapi itu menjadi pengecualian untuk Bella. Karena meskipun dia pernah menjadi salah satu wanita yang menyukai seorang Prasatya Brawijaya. Percayalah menyukai Satya dan menjadi kekasihnya adalah hal yang sia-sia. Lelaki itu terlalu sempurna untuk perempuan seperti dirinya.

Bukannya merasa insecure, tetapi fakta berbicara lebih jelas dengan kenyataan yang ada. Bella paham mengenai hal itu karena dia pernah merasakan bagaimana menyakitkannya menyukai orang yang tidak mungkin untuk dimiliki.

Entahlah, Bella hanya merasa Satya masih sama saja seperti Satya yang pernah sekelas dengannya dulu. Lelaki itu masih terlalu jauh untuk digapai dan rasanya tetap tidak mungkin sekalipun bersamanya lah Bella harus mengambil sumpah sehidup semati.

Dengan satu tarikan napas, Satya dan Bella mengambil sumpah sehidup semati mereka.

"Until death do us part!" ucap mereka berdua bersamaan untuk beberapa saat setelah mengambil sumpah pernikahan, Bella dan Satya hanya menatap satu sama lain.

Mereka berdua telah bersumpah akan saling mencintai seumur hidup. Menemaninya di waktu bahagia maupun di kala sedih. Di waktu sehat, maupun sakit dan itu selamanya. Sampai maut memisahkan mereka berdua.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayahku Menikahi Pelakor
9.1
Elvira harus merelakan kehidupan glamornya usai perceraian pahit kedua orang tuanya. Ia memilih tinggal bersama Miranda, ibunya yang terluka, sementara sang ayah hidup mewah dengan wanita yang menghancurkan keluarga mereka. Dari sosialita manja, kini Lia harus berjuang hidup sederhana di pinggiran kota. Bersama pelayan setia, Mbok Rini, ia belajar memasak dan berjualan kue. Di tengah kesulitan ekonomi, Lia justru menemukan arti kebahagiaan sejati yang tak terbeli.
Sampul Novel Cinta yang Terpendam: Rahasia Suamiku
9.1
Sonia terjebak tipu daya calon mertua hingga terpaksa menikahi Verdi, paman tunangannya yang lumpuh dan sakit-sakitan. Meski awalnya mengira hidupnya akan hancur, Sonia justru dihujani kemewahan dan kasih sayang. Namun, rahasia besar terungkap saat ia menyadari Verdi hanya berpura-pura sakit demi mengawasinya. Saat kedoknya terbongkar, pria yang dikenal kejam ini rela berlutut memohon ampun demi menjaga perasaan istrinya yang tengah mengandung.
Sampul Novel Dasha: Balas Dendam Pada Mantan Suami
8.8
Tepat di usia 27 tahun, Dasha diceraikan suaminya yang berpaling pada Irina. Untuk membalas dendam, Dasha menemui Oscar, dokter bedah yang bersedia mengubah wajahnya. Namun, Oscar mengajukan syarat berat: Dasha harus melayani nafsu seksualnya kapan saja. Demi ambisi menghancurkan sang mantan, Dasha rela menyerahkan tubuhnya pada Oscar yang menyimpang. Mampukah identitas barunya membawa kesuksesan, dan bagaimana kelanjutan hubungan rumit mereka?
Sampul Novel Jessica, Luka Yang Terpendam
9.3
Jessica, seorang agen properti andal, terkejut saat Moses membawa klien yang ternyata mantan kekasihnya, Tommy. Pria itu datang bersama calon istrinya untuk mencari hunian menjelang pernikahan mereka enam bulan lagi. Meski awalnya bersikap seolah tak saling kenal, Tommy justru muncul di rumah Jessica keesokan harinya untuk bicara empat mata. Akankah pertemuan ini membangkitkan perasaan lama, atau justru mengacaukan rencana pernikahan Tommy yang sudah di depan mata?
Sampul Novel Kendra dan Lukanya
8.6
Kendra dikenal sebagai pemuda bengis yang tidak segan bertindak kasar pada siapa pun. Di sisi lain, ada Lea, gadis cantik dan lugu yang pantang menyerah mengejar cintanya meski terus ditolak mentah-mentah oleh Kendra. Walau Kendra menegaskan tak akan pernah membalas perasaannya, Lea tetap bertahan demi menumbuhkan benih cinta di hati cowok itu. Namun, saat Kendra akhirnya menyadari perasaannya pada Lea, ia justru dihadapkan pada kenyataan bahwa waktunya hampir habis.
Sampul Novel Kursi Panas di Kantor
8.9
Giselle Putri Natapradja adalah konsultan senior ambisius di The Converge yang mengincar posisi partner. Namun, jabatan itu justru jatuh ke tangan Akira Hangga Aryanto, pria berpengalaman dari perusahaan ternama. Situasi menjadi rumit karena Akira adalah pria dari masa lalu Giselle saat mereka terlibat cinta satu malam. Kini, di tengah persaingan profesional yang sengit untuk membuktikan siapa yang terbaik, keduanya harus berjuang meredam gairah lama yang kembali membara.