Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Melahirkan Anak Bos Killer

Melahirkan Anak Bos Killer

Demi membiayai pengobatan ayahnya pasca kecelakaan hebat, Sarah Adelia terpaksa menikahi Wisnu Pratama dan berjanji memberinya keturunan. Namun, pernikahan itu penuh luka karena sikap kasar Wisnu yang masih terbelenggu masa lalu. Saat impian Wisnu memiliki putra terwujud, Sarah justru jatuh koma setelah persalinan. Kini, di ambang maut, Sarah harus berjuang antara bertahan hidup demi sang buah hati atau menyerah pada penderitaan panjangnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

🏵️🏵️🏵️

Karyawati tersebut bernama Lani. Dia menceritakan sikap dingin Wisnu yang tidak pernah dekat dengan seorang wanita. Lani bahkan pernah mendengar pengakuan Wisnu di depan ayahnya. Pria itu tidak memiliki keinginan untuk mengarungi hidup berumah tangga.

Bagi Lani, Wisnu merupakan sosok pemimpin yang sangat kasar. Sarah juga membenarkan hal tersebut. Wisnu dengan tega pernah menghardik Sarah karena kesalahpahaman yang terjadi dalam laporan keuangan yang dianggap keliru.

Sarah dengan sabar memberikan penjelasan kepada Wisnu. Laki-laki itu pun terdiam setelah mengetahui kalau dirinya yang tidak teliti dalam mengoreksi laporan yang Sarah kerjakan. Sejak kejadian itu, Wisnu lebih percaya kepada wanita yang saat ini berstatus sebagai istrinya daripada karyawati di kantornya.

“Kenapa kamu diam?” Lamunan Sarah buyar seketika setelah kembali mendengar suara Wisnu. “Apa pantas kamu menangisi apa yang terjadi di antara kita? Kamu lupa dengan uang yang saya berikan untuk menyelamatkan ayahmu?” Wisnu menarik tubuh Sarah hingga menghadap ke arahnya.

“Saya minta maaf, Mas. Saya janji akan belajar ikhlas dengan apa yang telah saya berikan pada Mas.” Sarah menangkupkan kedua telapak tangannya di depan Wisnu.

“Ikhlas nggak ikhlas, saya nggak peduli. Kamu harus tetap fokus dengan janjimu. Lahirkan anak untuk saya.” Setelah mengucapkan kalimat itu, Wisnu menggeser posisi sedikit menjauh dari Sarah lalu membelakanginya.

Sarah juga melakukan hal yang sama. Wanita pemilik rambut panjang itu kembali menumpahkan air mata yang tidak mampu untuk dibendung. Dia berjanji pada dirinya akan berusaha ikhlas menghadapi kenyataan yang telah terjadi.

🏵️🏵️🏵️

Sarah terbangun saat jarum jam menunjukkan angka lima. Dia segera menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh. Dia kembali mengingat apa yang telah terjadi tadi malam, hatinya tetap sakit walaupun sudah mencoba untuk ikhlas.

Air mata Sarah kembali jatuh membasahi pipi, tetapi ditutupi air yang keluar dari shower. Dia menangis sejadi-jadinya dan berharap tidak diketahui Wisnu yang masih terlelap. Sarah mengingat wajah sang ibu yang telah memberikan nasihat dan pengertian sebelum acara penikahannya dengan Wisnu berlangsung.

“Maafin Ibu, Nak. Masalah ekonomi yang kita hadapi telah membuatmu harus berkorban. Tapi Ibu minta, kamu jangan pernah mengabaikan tugasmu sebagai seorang istri terhadap suami. Walau bagaimanapun, Wisnu akan menjadi imam untukmu.” Mengingat nasihat tersebut, Sarah makin tidak kuasa.

“Iya, Buk. Sarah janji akan selalu mengingat nasihat Ibu.” Sarah pun langsung memeluk erat tubuh ibunya.

Hampir setengah jam lamanya, Sarah berada di kamar mandi. Dia pun membenahi diri, mengenakan pakaian lalu keluar dari ruangan tersebut. Dia segera melakukan kewajiban sebagai umat Islam, melaksanakan salat Subuh. Dia ingin meminta kekuatan dan petunjuk dari Yang Kuasa.

Setelah selesai salat, Sarah pun mengangkat kedua tangannya secara terbuka sambil menengadah. Dia ingin melangitkan doa kepada Sang Pencipta. Tanpa diminta, air matanya kembali jatuh membasahi pipi.

“Ya Allah Yang Mahakuasa, ampuni hamba yang belum mampu menerima apa yang telah Engkau berikan. Hamba akan berusaha berbakti kepada suami yang Kau pilihkan. Bukakan pintu hati hamba untuk menerima Mas Wisnu. Aaamiiin.”

Sarah mengusapkan kedua telapak tangan ke wajahnya. Kini, hatinya lebih tenang setelah selesai menyatakan perasaannya kepada Yang Kuasa. Dia pun segera berdiri lalu melepas mukena yang dikenakan.

Akan tetapi, sebelum Sarah membenahi perlengkapan salat tersebut, Wisnu tiba-tiba terbangun. Laki-laki itu segera turun dari ranjang lalu menghampiri sang istri. Dia meraih tangan wanita itu, kemudian mengajaknya melangkah ke tempat tidur.

“Doamu lucu.” Wisnu melontarkan kalimat itu setelah dirinya dan Sarah duduk di tepi ranjang.

Sarah hanya terdiam dan menunduk. Dia tidak ingin membalas apa yang dikatakan suaminya. Dia sekarang pasrah dengan apa yang dipikirkan laki-laki itu.

“Kenapa kamu diam? Kamu pikir saya peduli jika kamu nggak ikhlas menjadi istri saya? Saya juga nggak pernah berharap menikah denganmu. Saya melakukan semua ini hanya untuk memenuhi keinginan Papi dan Mami. Kamu harus melahirkan penerus untuk keluarga ini.” Wisnu meraih dagu Sarah lalu mengangkat wajahnya.

Apa yang terjadi tadi malam, kini terulang kembali. Hal itu tidak dapat terelakkan. Sarah hanya bisa pasrah dengan apa yang telah Wisnu lakukan pagi ini terhadap dirinya. Setelah itu, laki-laki itu pun melangkah memasuki kamar mandi. Sementara Sarah kini duduk sambil mengusap air matanya yang telah jatuh.

“Cepetan sana mandi! Saya tunggu di meja makan.” Sarah terkejut mendengar suara Wisnu setelah keluar dari kamar mandi.

Sarah tidak memberikan jawaban. Dia segera turun dari tempat tidur lalu kembali membersihkan tubuh. Kali ini, dia merasa kalau Wisnu bukan hanya kasar, tetapi juga kejam. Dia sedih karena laki-laki itu memaksakan kehendaknya.

“Istrimu mana, Wis?” tanya Bu Siska—ibu Wisnu, kepada sang putra setelah berada di dekat meja makan.

“Masih mandi, Mih.” Wisnu memberikan jawaban lalu duduk.

“Dasar pemalas. Baru jadi menantu, udah memberikan kesan nggak baik di depan keluarga suaminya.” Jessy—adik satu-satunya Wisnu, langsung melontarkan pernyataan itu.

===============

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BUKAN SUAMI RAHASIA
8.1
Ava dan Jay terjebak dalam pernikahan paksa selama dua tahun. Sementara Jay terus berselingkuh, Ava membalasnya dengan memadu kasih bersama pria kaya dari keluarga terpandang. Meski keduanya mendambakan perpisahan, perceraian bukanlah sebuah pilihan. Jay pun akhirnya setuju membiarkan Ava menjalani hubungan tersembunyi dengan lelaki lain. Namun, mampukah rahasia besar ini bertahan selamanya tanpa terungkap ke permukaan? Akankah sandiwara mereka terus berjalan?
Sampul Novel FWB Between Love and Lust
8.9
Lima tahun di Milan tak cukup bagi Satria untuk menghapus bayang-bayang Syera dari ingatannya. Sekembalinya ke tanah air, setiap sudut kota justru memicu kenangan pahit yang menghambatnya melangkah maju. Namun, segalanya berubah setelah malam pernikahan Bima. Satria terjerat dalam gairah semalam dengan wanita asing yang memikat. Terjebak dalam hubungan tanpa status, dia malah jatuh hati terlalu dalam pada sosok misterius yang kini memenuhi hidupnya.
Sampul Novel Jerat Janda Terhormat
8.2
Pasca kematian suaminya, Serena Aqulea Abraham terpaksa berjuang sebagai ibu tunggal demi putri kecil dan ibunya yang sakit. Di tengah beban ekonomi dan stigma negatif sebagai janda muda, ia harus bertransformasi dari sosok lemah menjadi wanita tangguh. Serena bekerja keras melakoni apa pun demi bertahan hidup tanpa sandaran. Akankah ia terus kuat menghadapi cemoohan orang sekitar, atau justru menemukan sosok pria baru yang tulus menerima masa lalunya?
Sampul Novel Kekasih Bayaran
8.1
Demi melunasi utang ibunya, Tiara bersedia menjadi kekasih Adrian Wiratama. Namun, ia justru dicampakkan saat Adrian memilih menikahi tunangannya. Hancur karena hanya dianggap wanita simpanan, Tiara pergi dalam kondisi hamil dan menikahi pria lain demi ketenangan. Sayangnya, hidupnya tetap menderita karena sang suami membenci anaknya. Saat Adrian muncul kembali, ia justru merebut paksa putra Tiara hingga membuat wanita itu nyaris gila dalam kepedihan.
Sampul Novel Kuhancurkan Harga Dirimu, Galih
8.4
Tujuh tahun aku mengabdi pada Galih hingga mengubur karier hukumku demi mimpinya. Namun, ia justru mengabaikanku demi Davina, bahkan lupa bahwa aku alergi seafood saat aku sakit. Muak dengan 52 pembatalan rencana masa depan, aku pergi dan bangkit sebagai pengacara sukses. Saat Galih bersujud memohon di depan kantorku, aku menolaknya mentah-mentah. Kini, giliran aku menghancurkan harga dirinya dan berkuasa penuh atas hidupku sendiri tanpa bayangannya.
Sampul Novel Madu Ku Sahabat Ku
9.1
Demi persahabatan, Juli nekat menampung Vira di rumahnya meski Hardi sang suami sempat menolak keras. Namun, kesibukan Juli justru memberi celah bagi Hardi dan Vira untuk menjalin kedekatan hingga benih cinta pun tumbuh. Juli hancur saat mengetahui sahabat yang dianggapnya saudara sendiri itu tengah mengandung anak suaminya. Di tengah pengkhianatan ini, Juli harus memilih: mempertahankan rumah tangga atau merelakan Hardi menikahi madu yang merupakan sahabatnya sendiri.