Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Menjelang hari pernikahannya, Kiara mendapati aula acaranya dihancurkan oleh seorang wanita yang menuduhnya sebagai selingkuhah dan perebut suami orang. Akibat fitnah kejam tersebut, Kiara dikeroyok massa hingga kehilangan calon bayinya. Namun, publik tidak tahu bahwa Kiara adalah miliarder asli, sementara tunangannya, Galang, hanyalah pria parasit yang memanfaatkan kekayaannya. Didorong rasa murka, Kiara membatalkan pernikahan, mengusir Galang dari perusahaannya, dan bersiap menghancurkan para pengkhianat.
Bab
Bagikan

Bab 3

Aku membungkuk untuk mengambil ponselku, tapi tiba-tiba Rani menginjak punggungku dengan kakinya, "Aku sudah memberi tahu suamiku tadi, dia akan datang ke sini sebentar lagi. Lihat saja, apa nanti kamu masih bisa berlagak sombong!"

Aku menahan rasa sakit ini, dan segera meraih kakinya kemudian menariknya keras. Rani sampai terjatuh ke lantai. Manajer hotel yang melihat hal itu pun sontak kaget, dan bergegas membantu Rani berdiri, "Aduh, Nyonya Rani, apa kamu baik-baik saja? Apa perlu kupanggilkan ambulans?"

"Nggak usah. Tangkap saja wanita itu! Dia itu selingkuhan yang nggak tahu malu!" Rani berteriak sambil menunjuk dan mencaci makiku, "Dasar wanita murahan! Beraninya menggoda suamiku bahkan memukulku! Akan kubuat nama baikmu tercoreng!"

Pemilik hotel terlihat sangat marah, dia menunjukku dan berteriak, "Beraninya kamu memukul Nyonya Rani! Ada kamera pengawas di hotel ini, aku sudah melaporkan hal ini ke polisi!"

Orang-orang yang sebelumnya hanya menonton pun mulai sok ikut menegakkan keadilan. Mereka menunjuk ke arahku, bahkan ada yang mulai berani menjambak dan merobek bajuku.

"Berani sekali memukul Nyonya Rani! Aku akan bantu Nyonya Rani mengumpulkan bukti! Kamu itu sudah jadi selingkuhan, malah masih berani memukul orang juga!"

"Iya, benar! Sebarkan saja identitasnya di internet biar terkenal, biar viral."

Aku lalu didorong dan diseret menuju foto pranikah yang menjadi foto sambutan di aula pernikahan. Seseorang lalu merobek fotoku dan Galang menjadi dua bagian.

Aku hanya diam saja melihat foto kami hancur berkeping-keping. Daripada marah, aku justru merasa muak.

Baguslah kalau foto itu akhirnya dirobek!

"Apa wanita itu sudah difoto? Aku mau semua orang melihat wajah aslinya!" Rani memberikan perintah dengan sombong, seolah-olah dialah pemenang dalam masalah ini.

Aku menggenggam erat ponselku, layarnya terus berkedip karena ada puluhan pesan belum terbaca dari Galang.

Cih, pria itu masih berani mengirimkan pesan padaku?

Aku pun membuka pesan-pesan itu ketika mereka tidak memerhatikanku. Seperti yang sudah kuduga, semua pesan itu berisi permintaan maaf, penjelasan, dan omong kosong minta ampun.

Aku membacanya dengan cepat, lalu segera menghapus dan memblokir nomornya tanpa ragu. Kemudian aku mengirimkan pesan pada sekretarisku, "Pernikahan besok batal, minta ayahku menarik sahamnya dari Hotel Surya, dan usir Galang dari perusahaanku!"

Sebuah pesan balasan langsung masuk, dan hanya berisi satu kalimat, "Baik, Bu Kiara."

Rani melihatku menggunakan ponsel, dan segera menghampiriku sambil menatapku tajam. Dia melangkah mendekat dengan menggunakan sepatu hak tinggi setinggi sepuluh sentimeter untuk menyerangku tanpa ampun.

Aku tidak sempat menghindar ketika dia menendang perut bagian bawahku.

Aku menggeram saat terjatuh dan meringkuk kesakitan, sambil memegangi perut bagian bawahku di lantai.

Kerumunan orang-orang di sekitar juga ikut kaget, tapi kemudian mereka kembali tenang. Pemilik hotel ini menatapku yang masih tersungkur di lantai sambil berkata, "Berhenti pura-pura, Nona Kiara. Kerusakan di aula pernikahan ini karena ulahmu sendiri. Hotel kami nggak akan bertanggung jawab."

"Selain itu, kamu juga harus minta maaf pada Nyonya Rani!"

Rasa sakit yang kurasakan membuat pandanganku jadi buram, dan tidak sanggup mengucapkan sepatah kata pun. Aku menatap orang-orang di sekelilingku dengan mata berkaca-kaca.

Manajer hotel kemudian menunjuk celanaku sambil berkata dengan suara gemetar, "Darah!"

Aku menunduk dan mengikuti arah pandangnya ... aku ... keguguran?

Rani terlihat panik sekilas, tapi dia segera menormalkan ekspresi wajahnya lagi. Sambil melipat tangan di depan dada, dia berkata dengan tersenyum kejam, "Hah! Wanita murahan ini pasti mengira dirinya bisa merebut harta keluarga suamiku hanya karena mengandung anak haram suamiku, 'kan?"

"Anak itu mati karena Tuhan bahkan nggak mengizinkan hal itu terjadi! Kamu pantas menerimanya!"

Aku menggigit bibirku dengan keras, berusaha agar tidak pingsan.

Kemudian terdengar suara langkah kaki yang terburu-baru dari pintu masuk hotel. Suara itu makin dekat, lalu terdengar suara orang yang sangat kukenal, "Kiara!"

Aku mendongak dengan susah payah, dan melihat sosok Galang menghampiriku dengan cemas. Ada beberapa pengawal memakai jas di belakangnya.

Cih ... Galang!

Dia sudah berani memakai uangku untuk berselingkuh!

Lihat saja bagaimana aku akan menghancurkan kalian!

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B85478" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B85478
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tidak Memberi Ampun: Mantan yang Berlutut
9.6
Grace Bennett menyaksikan pengkhianatan suaminya, Adrian Carter, yang berselingkuh di mobilnya sendiri. Bukannya menyesal, Adrian justru menghina pernikahan kontrak mereka. Grace pun membalas dengan tegas: membekukan bisnis miliaran dolarnya dan menceraikannya di depan publik. Meski Adrian berlutut memohon kesempatan kedua, Grace tetap pergi membawa putranya, Ethan. Ia melangkah maju dengan pria lain tanpa menoleh pada masa lalu yang telah tercemar.
Sampul Novel Bayiku Bukan Untukmu
8.7
Nayla, asisten rumah tangga yatim piatu, terjebak dalam tragedi berdarah yang menewaskan majikannya. Setelah menyelamatkan bayi sang majikan, ia bertemu Arkan, pria misterius yang menawarkan perlindungan. Arkan mengajukan kontrak pernikahan senilai satu miliar rupiah agar Nayla bersedia menjadi istri palsu sekaligus ibu bagi bayi itu. Demi masa depan si kecil, Nayla setuju. Namun, rahasia dan bahaya mengintai saat benih cinta mulai tumbuh di antara mereka.
Sampul Novel Bukan Cinta Biasa
9.7
Demi melunasi utang sang ayah angkat, Maya yang baru berusia 22 tahun terpaksa mengorbankan karier dan masa depannya untuk menjadi istri ketiga seorang CEO dingin di Negara A. Pengusaha ternama ini dikenal tak pernah puas hanya dengan satu wanita. Di tengah kehidupan rumah tangga yang penuh rintangan dan misteri yang terus menghantui, Maya tetap berusaha mempertahankan kebaikannya meski sering dipandang rendah. Akankah ia mampu bertahan dalam pernikahan ini?
Sampul Novel Cinta Satu Malam
7.9
Niat Miranda untuk sekadar bersenang-senang berakhir petaka setelah ia terjebak dalam malam panas bersama Athes Russel. Situasi kian pelik karena pria itu ternyata rekan bisnis ayahnya sendiri. Meski Miranda berusaha keras menjauh dan menolak kehadirannya, Athes justru terus mengejar karena terobsesi dengan memori pertemuan mereka. Kini, Miranda terjepit di antara skandal terlarang dan bayang-bayang pria yang seharusnya tidak pernah ia sentuh.
Sampul Novel Desire of Love CEO
8.0
Hidup Alana Handoko hancur seketika saat ia harus bertanggung jawab atas kecelakaan fatal yang menewaskan seorang gadis kecil. Tragedi ini memicu kemarahan besar Reynar Adiwangsa, CEO tampan yang kehilangan sosok paling berharga dalam hidupnya. Dipenuhi dendam membara, Reynar bertekad membalas kematian tersebut dengan menyiksa Alana. Ia merancang segala cara untuk mengubah dunia Alana menjadi neraka tanpa ampun demi melampiaskan rasa sakit hatinya.
Sampul Novel DIBUANG MANTAN TUNANGAN, DICINTAI MANTAN AYAH MERTUA
8.6
Reza berniat menepati janji pada sahabatnya dengan menjodohkan putranya, Krisna, dengan Vivi. Namun, Krisna justru mengkhianati Vivi dengan melamar wanita lain di hari ulang tahun gadis itu. Demi melindungi Vivi dan membalaskan rasa sakit hatinya, Reza mengambil langkah drastis yang mengejutkan seluruh keluarga. Ia melamar Vivi, mantan calon menantunya sendiri, agar wanita itu bisa merebut kembali martabat serta hak yang seharusnya ia miliki selama ini.