Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel MAGIC CARD

MAGIC CARD

Isamu Kenichi, bajak laut penakluk delapan samudra, ditelan paus raksasa saat mengarungi Samudra Hitam yang misterius. Di sana, ia menemukan buku pusaka Magic Card dan memperoleh kekuatan Weredragon dari para penjaga kartu tersebut. Namun, kekuatan ini menuntut bayaran besar. Isamu kini memikul tugas berat untuk membasmi pasukan Werewolf haus darah, yang ternyata adalah mantan awak kapalnya sendiri yang telah disihir oleh iblis jahat.
Bab
Bagikan

Bab 3

“Duarrr …!!”

Petir yang sangat dahsyat tiba-tiba turun dari langit dan menyambar kapal milik Isamu hingga hancur berkeping-keping.

Namun, untung saja tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini karena semua awak kapal sudah melompat keluar kapal sebelum petir itu menghancurkan kapal milik mereka.

“Untung saja kapten memberikan peringatan pada kita untuk segera melompat keluar. Jika tidak, sudah pasti kita semua pasti akan hancur berkeping-keping seperti kapal itu,” seru Miekato sambil berenang.

“Benar sekali. Untung saja kapten memiliki kemampuan untuk melihat pergerakan bintang dan langit sehingga dia bisa memberikan kita peringatan. Tapi, di mana kapten berada,” jawab Akito sambil melihat daerah sekitar untuk mencari keberadaan Isamu karena hanya dia saja yang tidak ada di tempat ini.

Semua awak kapal akhirnya berpencar untuk mencari keberadaan Isamu. Mereka semua berenang menyisir daerah sekitar puing-puing kapal berada.

Karena tidak menemukan keberadaan Isamu di permukaan laut, maka miekato mengambil inisiatif untuk menyelam. Sebab, diantara mereka semua hanya Miekato dan Isamu saja yang memiliki kemampuan sihir untuk menyelam sampai ke dasar laut.

Miekato segera membaca mantra dan menggambar sebuah simbol sihir di atas permukaan air untuk mengaktifkan teknik sihir miliknya.

“Teknik Air Bulan.”

Seketika sebuah gelembung udara yang cukup besar langsung keluar dari simbol sihir itu dan menelan tubuh Isamu. Di dalam gelembung udara ini terdapat oksigen dengan jumlah yang sangat melimpah sehingga dia bisa melakukan penyelaman selama berjam-jam.

Selain itu, dia bisa mengendalikan pergerakan dari gelembung udara ini hanya dengan pikiran saja sehingga dia tidak perlu capek-capek berenang. Dan yang paling penting adalah permukaan dari gelembung ini sangat lentur dan kuat sehingga bisa menahan serangan para hewan buas ataupun siluman yang ada di dasar laut.

Dan benar saja, Miekato menemukan Isamu berada di dalam bagian ruang kemudi kapal yang tenggelam ke dasar laut. Namun, Miekato sedikit lega karena dia melihat Isamu baik-baik saja dan masih bisa bergerak bebas.

Isamu hanya kesulitan untuk membuka pintu ruang kemudi kapal itu karena pintu itu terjepit di antara batu karang.

Miekato segera bergerak mendekati ruang kemudi kapal itu dan memberikan isyarat pada Isamu untuk sedikit mundur ke belakang menjauhi pintu ruang kemudi kapal.

Isamu menjawab dengan anggukan kepala karena dia sudah tau apa yang akan dilakukan Miekato.

Miekato segera memperbesar gelembung udara yang menyelimuti tubuhnya dan menarik bagian ruang kemudi kapal itu masuk ke dalam gelembung udara miliknya. Setelah itu, dia menggunakan kekuatan pikirannya untuk menggerakkan gelembung udara itu naik ke permukaan sehingga Isamu bisa keluar dari ruangan itu.

“Huff … Akhirnya aku bisa keluar dari ruang kemudi sialan itu!” seru Isamu tersenyum lega sambil menarik nafas panjang. Sebab, dia sudah menahan nafas kurang lebih selama dua puluh menit karena dia tidak memiliki kemampuan sihir seperti Miekato.

Tidak seperti Miekato yang murni seorang penyihir. Isamu hanya menguasai sedikit ilmu sihir peringkat rendah karena sihir yang dia gunakan bertujuan untuk memperkuat jurus pedang yang dia gunakan.

Selama ini, Isamu mempelajari kemampuan bertarung dari para prajurit yang dia jumpai dan ilmu perbintangan serta sihir peringkat rendah dari Gurunya.

Para awak kapal yang lain langsung berenang mendekati tempat Isamu berada setelah mereka melihat Isamu dan Miekato naik ke permukaan.

“Untunglah kapten selamat.”

“Benar, untung saja kapten bisa selamat. Jika kapten sampai mati, aku tidak tahu harus pergi kemana kategori hampir dari semua Kerajaan di planet ini menolak kehadiranku.”

Eiji dan Kage sangat senang ketika melihat Isamu masih hidup karena Isamu adalah penyelamat mereka berdua.

“Tenanglah. Aku tidak akan bisa mati semudah itu sebelum impianku tercapai. Bukankah kita semua sudah sepakat untuk menaklukkan semua samudra yang ada di planet ini,” ucap Isamu sambil meletakkan kedua tangannya di atas kepala Eiji dan Kage.

Eiji dan Kage menganggukkan kepalanya sambil menghapus air mata mereka. Mereka berdua sebenarnya adalah seorang anak yang baru berusia 15 tahun, tapi kehidupan yang keras telah merubah pola pikir dan penampilan mereka seperti seorang pria yang ialah berusia dua puluh lima tahun.

“Apa yang harus kita lakukan kapten? tidak mungkin kita harus berenang terus di tengah-tengah lautan,” tanya Akito sedikit gelisah karena dia sudah mulai kelelahan berenang di air yang sedingin es ini.

“Kita bisa menggunakan kemampuan sihir yang dimiliki oleh Miekato untuk pergi ke pulau terdekat. Setelah itu kita baru memikirkan rencana selanjutnya,” jawab Isamu tegas.

“Aku mengerti.”

Miekato segera menggunakan kembali teknik air bulan miliknya dan membawa semua awal kapal pergi dari Samudra Hitam yang sangat menakutkan ini.

Akan tetapi, badai petir segera muncul dan menghancurkan sihir Miekato.

“Apa yang terjadi?! Kekuatan sihirku ini seharusnya bisa menahan serangan petir,” ucap Miekato mengernyitkan kening karena kebingungan.

“Sepertinya ada kekuatan yang sedang menahan kita untuk meninggalkan tempat ini. Aku tidak yakin makhluk seperti apa yang menahan kita. Tapi, aku bisa memastikan bahwa makhluk itu memiliki kekuatan yang setingkat dengan Dewa karena dia bisa mengatur petir yang berasal dari langit,” jawab Isamu sambil memperingatkan para anak buahnya untuk waspada.

“Lalu apa yang harus kita lakukan kapten?” sahut Kouki.

“Kita pergi ke puing-puing kapal itu sambil menunggu matahari terbit. mungkin saja kita akan menemukan jalan keluar dari tempat ini setelah hari mulai terang,” jawab Miekato.

Mereka semua lalu berenang menuju ke puing-puing Kapa Berlian Emas lalu mengumpulkan setiap bagian-bagian kapal yang tersisa dan menyatukannya dengan sebuah tali hingga membentuk sebuah rakit kecil.

“Kita istirahat sebentar di atas rakit ini sambil memulihkan tenaga sampai pagi tiba,” seru Isamu.

Mereka semua naik ke atas rakit lalu beristirahat di sana.

**

Sementara itu, di bagian terdalam dari Samudra Hitam. Tepatnya di sebuah pulau yang berbentuk seperti kupu-kupu. Ada lima ekor sosok binatang buas berukuran raksasa yang sedang berkumpul di tengah-tengah pulau sambil mendiskusikan sesuatu yang sangat penting.

“Sepertinya para utusan dari Bangsa Iblis sudah mengetahui tentang keberadaan kita.”

“Memang benar ucapanmu itu. Kegaduhan di wilayah perbatasan itu adalah perbuatan dari salah seorang Jenderal Iblis. Aku masih ingat dengan jelas tentang bentuk dari petir berwarna hitam yang dia gunakan untuk menyerangku saat masih berada di Perpustakaan Kerajaan Langit.”

Sosok yang paling besar di antara kelima binatang buas itu akhirnya bergerak dan berbicara dengan nada yang penuh berwibawa.

“Kita harus mencari manusia yang mampu mengendalikan Magic Card ini. Dengan begitu, dia bisa melawan Bangsa Iblis yang sedang mengejar kita dan membawa kita kembali ke Istana Kerajaan Langit.”

Ternyata kelima binatang buas berukuran raksasa itu adalah Shen Long dan keempat Dewa Mata Angin yang ditugaskan oleh Renzu untuk menjaga Magic Card.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bodyguard I'm In Love
9.7
Jhon Christy terobsesi pada Aleta Louison sejak pandangan pertama. Seiring waktu, perasaan tersebut berkembang menjadi obsesi yang kelam. Demi mendekati sang pujaan hati, Jhon rela melepas hidup mewahnya dan bertolak ke Rusia untuk menjadi seorang bodyguard. Ambisi terbesarnya hanyalah terus mendampingi Aleta. Jhon bertekad menyembuhkan sisi psikopat dalam diri gadis itu dan membimbingnya kembali menjadi sosok wanita yang normal sepenuhnya.
Sampul Novel En-PD154
9.0
Setelah memenangkan sepuluh laga beruntun di arena, aku justru dikhianati Roderick. Tunanganku itu malah bermesraan dengan cinta pertamanya dan membiarkan wanita itu menghinaku sebagai sosok kasar yang tak berkelas. Kelembutannya kemarin sirna, berganti pengakuan cinta untuk wanita lain di hadapanku. Dengan hati yang mendingin, aku menghubungi ayahku sang bos mafia. Aku meminta pernikahan dibatalkan karena aku ingin mencari pria lain yang jauh lebih layak.
Sampul Novel IPRIT
7.9
Di Kampung Keris, saat dunia persilatan dan hal mistis masih mendominasi, Wisaka bertekad membongkar misteri kematian tragis para pengantin baru. Para pria tewas usai malam pertama, sementara mempelai wanita diperkosa hingga membisu. Demi mengungkap kebenaran, Wisaka mempelajari ilmu kanuragan. Namun, perjalanannya penuh rintangan dari bandit, makhluk halus, hingga siluman yang menyamar jadi manusia. Mampukah ia menang, atau justru gugur di tangan iblis?
Sampul Novel Ksatria Naga Phoenix
8.3
Ramalan kuno di Benua Arkandaria memperingatkan kemunculan Naga Langit yang akan membawa kiamat. Hanya Ksatria Naga Phoenix yang mampu menghentikannya, namun sosok sakti ini hanya dianggap dongeng. Zhu Fei, putra Panglima Zhu Lei, diramalkan menjadi ksatria pertama tersebut. Di usia lima tahun, ia harus menjalani latihan berat di Pulau Pek Long demi memenuhi takdirnya. Akankah ia berhasil mencegah kehancuran dunia atau ramalan itu tetap menjadi legenda?
Sampul Novel Love and Virus
8.1
Wizard, Alvaro, dan Emma berjuang melawan Summer Erithropenia Syndrome, virus global yang mengubah pengidapnya menjadi sosok mirip zombie. Meski Wizard telah menemukan obatnya, hambatan besar menghalangi produksi massal. Di tengah kekacauan ini, ketiganya terjebak dalam cinta segitiga yang rumit. Mereka harus tetap profesional demi menuntaskan misi penyelamatan dunia. Akankah virus SES ini berhasil ditaklukkan sebelum hubungan mereka semakin hancur?
Sampul Novel Pengorbanan Cinta Sang Letnan
9.6
Rey dan Alex adalah dua prajurit elit Kopassus dengan latar belakang intelijen yang telah bersahabat sejak kecil. Ikatan persaudaraan mereka diuji saat keduanya menyadari bahwa mereka mencintai gadis yang sama. Di tengah dedikasi tinggi dan pengorbanan besar demi negara, konflik batin pun muncul. Takdir memaksa mereka memilih antara kesetiaan pada tugas atau perasaan pribadi. Siapakah yang akan bertahan demi cinta, ataukah persahabatan mereka yang jadi taruhannya?