Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Luka Kakiku, Tawa Mereka

Luka Kakiku, Tawa Mereka

Demi menyelamatkan Yudha, suamiku yang politisi, aku kehilangan kaki dan karier balet. Namun, pengorbanannya sia-sia saat aku memergoki Yudha berselingkuh dengan terapisku, Selvia. Mereka tega menertawakan kecacatanku, sementara ibu mertuaku terus mencaci sebagai beban keluarga. Meski Yudha memujiku di depan publik untuk citra politiknya, kenyataan pahit ini memicu dendam. Tanpa air mata lagi, aku bertekad menghancurkan mereka yang telah mengkhianatiku.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aluna Surjadi POV:

Kamar tidur kami terasa dingin, meskipun penghangat ruangan menyala penuh. Yudha sedang di luar kota, menghadiri forum politik penting. Dia meneleponku setiap malam, seperti biasa, dengan suara yang dipenuhi perhatian palsu. "Bagaimana kakimu hari ini, Sayang? Aku sangat merindukanmu."

Aku hanya menjawab singkat, menjaga suaraku stabil. Dia tidak perlu tahu perubahan apa yang terjadi dalam diriku. Malam itu, setelah menemukan video itu, aku tidak tidur. Aku menghabiskan waktu dengan menatap langit-langit, memutar ulang setiap interaksi, setiap senyum curang Selvia, setiap tatapan menjijikkan dari Yudha.

Selvia Alaydrus. Dia masuk ke hidupku sebagai malaikat penolong. Terapis fisikku yang paling ramah, paling sabar. Dia membantuku belajar berjalan lagi dengan kruk, kemudian dengan kaki palsu pertamaku. Dia mendengarkan keluh kesahku, tertawa dengan leluconku, dan memberiku harapan. Harapan palsu.

"Nona Aluna sangat kuat," pujinya dulu, sambil memijat sisa pahaku yang nyeri. "Anda akan segera menari lagi."

Aku percaya padanya. Aku mempercayakan tubuhku yang rapuh padanya. Aku mempercayakan suamiku padanya, karena Yudha sering menemaniku terapi. Bagaimana bisa aku begitu buta?

Pintu kamarku diketuk perlahan. Riani, sahabatku, mengintip masuk. Wajahnya khawatir. "Aluna, kamu sudah makan? Aku membawakan soto ayam kesukaanmu."

Aku tersenyum tipis. Hanya Riani yang bisa menembus dinding pertahananku. Dia adalah sinar matahari di tengah badai ini. "Masuklah, Ri. Aku baik-baik saja."

Dia meletakkan mangkuk soto di meja samping tempat tidur, lalu duduk di kursi. "Kamu tidak baik-baik saja, Aluna. Matamu bengkak. Ada apa? Apa Yudha lagi?"

Aku menelan ludah. Bagaimana aku bisa memberitahunya? Bagaimana aku bisa mengatakan bahwa suamiku yang dielu-elukan publik adalah seorang penipu, dan terapis kepercayaanku adalah pelacurnya? Aku tidak bisa. Belum.

Komang Yusron, ibu mertuaku, masuk tanpa mengetuk. Dia selalu begitu. Matanya yang tajam menyapu kamarku, lalu berhenti di arahku. "Masih meringkuk di sini? Aku kira kamu sudah mulai terapi lagi. Jangan malas. Yudha butuh istri yang tangguh, bukan beban."

Kata-katanya seperti es, menusuk langsung ke ulu hatiku. Sejak kecelakaan, Komang tidak pernah berhenti menyindirku. Dia menyalahkanku atas "aib" Yudha karena memiliki istri yang cacat, meskipun Yudha selalu membela di depan umum. "Yudha sudah terlalu banyak berkorban untuk citranya. Kamu harusnya bersyukur, Aluna."

Aku mengencangkan rahangku. Kali ini, kata-katanya tidak menggores. Mereka memicu api. Beban? Aku yang menjadi beban? Setelah semua yang kuberikan?

"Saya tidak malas, Mama," jawabku tenang, mengejutkan Komang dan Riani. "Saya sedang berpikir. Sangat banyak yang harus saya pikirkan."

Komang mendengus, tidak puas. "Baiklah. Jangan terlalu lama berpikir yang tidak-tidak. Ingat, reputasi keluarga kita harus dijaga." Dia membalikkan badan dan keluar, menyisakan keheningan yang berat.

Riani menatapku, matanya penuh tanya. "Aluna, ada apa sebenarnya? Kamu berubah."

Aku menatapnya, lalu ke arah pintu yang tertutup. "Aku baru saja menyadari sesuatu, Ri. Aku bukan lagi wanita yang sama. Dan aku tidak akan membiarkan siapa pun lagi menginjak-injakku."

Soto ayam itu mendingin, tidak tersentuh. Aku tidak butuh makanan. Aku butuh rencana.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam : Kembalinya Sang Miliarder
8.0
Di sebuah rumah sakit elit Chicago, Presiden Nelson Gonzales justru menyambut kelahiran putra kandungnya dengan kebencian mendalam. Alih-alih bahagia, ia malah menghina Florence dan menolak mengakui bayi itu. Saat Florence berjuang melindungi buah hatinya, Nelson mengancam akan membuang bayi tersebut. Dalam keputusasaan, Florence mencoba menyusui anaknya agar tenang, namun tindakan itu justru memicu tuduhan keji dari Nelson bahwa ia sedang berusaha merayunya.
Sampul Novel Berlian yang Tersamarkan
9.3
Dahulu pewaris manja, Evelyn jatuh miskin setelah dijebak putri asli dan diusir orang tua angkatnya. Namun, ia bangkit dengan mengungkap identitas rahasianya sebagai peretas, desainer, dan dokter jenius. Saat orang tua angkatnya menuntut hartanya, Evelyn menolak dengan tegas. Ia pun mencemooh mantan tunangannya yang memohon kembali. Di tengah kemenangannya, seorang pria berkuasa datang melamar, menawarkan masa depan baru yang tak terduga bagi sang berlian.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Sampul Novel I LOVE U HOT PAPA
8.1
Edelweiss Hana kini terjebak dalam pusaran pesona mendebarkan milik Reigan Finley Alfarez, pria yang merupakan ayah angkatnya sendiri. Meski telah berupaya keras mengendalikan gejolak di hati, api asmara yang membara justru kian sulit dipadamkan. Akhirnya, Hana tak lagi sanggup memendam hasrat terlarang yang selama ini menyiksa batinnya. Akankah Reigan ikut terhanyut dalam api gairah yang sama, atau justru menolak perasaan Hana yang begitu membara?
Sampul Novel Kau Milikku
9.4
Hanna sangat membenci Will Greyson, pria angkuh yang langsung meminta kontak fisik saat pertama kali mereka bertemu. Kegilaan Will berlanjut ketika ia tiba-tiba melamar Hanna demi menjadikannya sarana terapi pribadi. Meski ditolak mentah-mentah, miliarder sombong ini tak mau menyerah begitu saja. Hanna yang geram berniat memberi pelajaran keras pada pria asing itu, sementara Will bertekad menaklukkan hati gadis yang berani menentangnya tersebut.
Sampul Novel Kuperdaya Adik Iparku
7.9
Pasca studi bedah di Amerika, Jolie terpaksa menuruti desakan kakaknya, Elie, untuk menetap di kediaman mewah keluarga sang kakak ipar. Di sana, ia terjebak dalam dinamika rumit bersama Dave, Kendra, dan Gerald. Namun, Jolie justru menghadapi perlakuan obsesif dan tidak manusiawi dari tiga pria dominan, yakni Jimin, Jungkook, serta Taehyung. Di tengah tekanan sikap mereka dan konflik dengan Ara, mampukah Jolie bertahan dalam jerat obsesi yang menyesakkan ini?