Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Love for Haphephobia

Love for Haphephobia

Demi menggagalkan pernikahan ketiga ibunya, Arkania Lintang Jagat terjebak dalam sandiwara cinta yang rumit. Ia mengaku mencintai Bintang, calon saudara tirinya. Sang ibu yang ragu karena haphephobia Lintang, menuntut bukti nyata. Di hadapan Ishan sang mantan kekasih, Lintang nekat mengecup bibir Bintang. Aksi berani ini justru memicu obsesi Ishan untuk merebut kembali hati Lintang, sementara hubungan Lintang dan sepupu angkat Ishan itu semakin pelik.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Mau sampai kapan kamu berdiri di situ? Ayo cepat naik!" Ishan memanggil Lintang melalui jendela mobil.

Bukannya langsung naik, gadis dengan rambut yang disanggul itu justru melemparkan tatapan tajam dengan aura yang seolah siap untuk membunuh. Ishan yang merasa takut pun langsung menutup kaca mobilnya dan segera menyalakan mesinnya.

Lintang berjalan tenang sambil terus menatap tajam ke arah pria dengan rambut cepak dan wajah tegas itu.

"Hii ...," lirih ishan sambil bergidik ngeri. Walau ia tau, jika Lintang tak dapat melihatnya dari luar.

"Kok ada ya gadis dengan mata iblis tapi secantik itu? Antara terpesona sama serem jadinya," gumamnya lagi yang melihat Lintang dari dalam mobil.

Setelah Lintang masuk dan duduk di kursi samping kemudi, seketika aura horor membuat bulu kuduk Ishan berdiri.

Bugh!

Lintang menutup pintu mobilnya dan Ishan segera melajukan mobil dengan perasaan tegang yang tak berkesudahan sebab kediaman Lintang.

"Bisa tolong dijelaskan apa maksud ucapan anda tadi? Kenapa dengan saya yang seorang wanita?"

Seketika Ishan terkejut.

Lintang kembali bertanya dengan ekspresi wajah yang dingin. Sehingga membuat Ishan merasa terintimidasi.

"M–maaf sebelumnya, aku tidak bermaksud meremehkan ataupun menganggap kamu lemah. Aku hanya khawatir, itu saja." jawab ishan terbata sangking tegang dan gugupnya.

"Baiklah, cepat jalan! Sebentar lagi waktu istirahat segera habis," perintah Lintang yang kini tengah memperlakukan atasannya layaknya sopir.

Sikapnya itu bukan tanpa alasan, Lintang bersikap bossy lantaran menyadari jika Ishan tengah berusaha menghindari perselisihan dengannya.

Namun, sikap Lintang justru membuat Ishan melongo dan mulai meragukan apa itu Lintang yang ia kenal dulu?

"Kenapa aku merasa sekarang aku jadi seperti kacungnya?" batin Ishan.

Sesampainya di sebuah restoran seperti pada umumnya, Ishan menanyai makanan apa yang ingin dia pesan.

"Tang! Kamu mau pesan apa?" tanya Ishan sambil membaca buku menu.

"Pesan saja untuk dirimu sendiri! Aku bawa bekalku sendiri."

Ishan mengerutkan alisnya saat melihat Lintang mengeluarkan kotak bekal makanan dari tasnya.

"Hey! Apa-apaan ini? Apa kamu sedang irit?" tanyanya yang sedikit terkejut serta heran dengan perilaku Lintang.

"Tidak! Aku tidak terbiasa dengan makanan di luar! Aku lebih suka dengan masakanaku sendiri!"

"Sejak kapan kamu jadi sok higienis? Yang ku tau selama pacaran denganmu, kamu bahkan malas untuk belajar memasak. Apakah sekarang memasak adalah hobimu?"

"Hey! Itu sudah berlalu! Aku bahkan sudah lupa!"

"Bagiku, saat ini kamu tetap pacarku! Karena saat itu kamu menghilang dariku tanpa ada kata 'putus' diantara kita!"

"Kamu benar-benar belum move on? Menyedihkan sekali! Hmh!" ledek Lintang sarkas.

"Jangan keterlaluan! Itu karena kamu yang tiba-tiba ngilang! Kamu pikir kamu siapa?! Datang dan pergi seenak jidatmu! Kali ini jangan harap kamu bisa lepas!"

"Peringatan ataupun ancamanmu tak berlaku untukku. Jangan terus mengingat yang telah berlalu, itu sudah tak berguna. Cepat pesan makananmu, dan kita harus segera kembali ke kantor!"

Ishan melambaikan tangannya untuk memanggil waitress.

"Selamat siang, ada yang bisa kami bantu?"

"Saya pesan fried rice tanpa cabe dan orange juice."

"Cih! Makan di restoran mewah cuma pesan nasi goreng sama jus jeruk?" ejek Lintang.

"Menurutmu aku harus pesan apa?"

Lintang hanya mengedikkan bahunya sembari memasukkan makanan ke dalam mulutnya.

Ia nampak khusyuk menikmati makan siangnya.

Melihat cara Lintang menyantap makanan yang nampak seolah ia sedang menyantap hidangan terlezat, Ishan tergoda untuk mencobanya.

"Tang ...." Lintang mengabaikan Ishan, seolah tau apa yang akan ia ucapkan berikutnya.

"Lintang! Apa sih menu makan siangmu?"

"Rica-rica ayam sama nasi aja," jawab Lintang singkat, karena masih sibuk mengunyah.

"Seenak apa sih? Sini biar ku cicipi."

"Nggak! Tunggu aja pesananmu! Bentar lagi juga dateng."

"Tapi aku pengen punyamu tang ... ya? Please ... dikiiit aja tang," rengek Ishan memelas.

"Kalau kamu ngicipin makananku meski cuma sesuap, aku tak yakin setelah mencicipinya kamu masih hidup!" jawab Lintang memberi peringatan.

"Emangnya kenapa? Jangan pelit-pelit kenapa sih tang?"

"Makananku banyak cabenya! Bukankah kamu alergi cabe?"

"Kamu masih mengingatnya?"

"Asal ngomong aja!"

"Kenapa nggak bisa jujur sih? Apa susahnya mengatakan perasaanmu padaku? Bukankah kita masih sama-sama suka?"

"Ini pesanan anda tuan."

Waitress datang membawa pesanan Ishan.

"Ah akhirnya!" ucap Ishan dengan antusias untuk menikmati makanannya segera.

"Terus terang sekali! Kepercayaan dirimu itu membuatmu berselimut tinja!" ucap Lintang menjawab pertanyaan Ishan sebelumnya.

"Bruuaahh! Uhuk ... uhuk ...," Ishan tersedak mendengar jawaban Lintang.

"Ah! Sial! Kamu benar-benar merusak nafsu makanku! Bisa-bisanya kamu menggunakan perumpamaan dengan kotoran saat sedang makan?! Dasar geblek!" umpatnya kesal.

Sementara itu Lintang justru dengan santainya menikmati makanannya.

"Cepat habiskan makanmu!" bentak Lintang.

"Jangan pura-pura bodoh! Apa kamu nggak jijik?"

"Kenapa harus jijik saat benda itu tidak berhadapan, ataupun tidak kau sentuh? Bahkan aromanya pun tak tercium."

jawaban yang keluar dari mulut Lintang dengan wajah tanpa ekspresi itu membuat Ishan geleng-geleng kepala keheranan.

"Wanita gila! Sejujurnya aku kagum dengan sifatmu yang lain dari pada yang lain ini. Yah ... walau kadang bikin gemes-gemes jengkel juga sih! Tapi itulah kenapa selama tujuh tahun ini aku ma ...."

Hap!

Lintang tiba-tiba memasukkan nasi goreng itu ke mulut Ishan, sehingga Ishan tak dapat menyelesaikan kalimatnya karena mulutnya yang penuh dengan nasi goreng.

"Berhenti mengoceh! Cepat habiskan makananmu! Kalau tidak habis, bungkus aja kasih pengemis!"

Lintang meradang karena kebawelan Ishan yang gigih untuk terus menyeretnya ke dalam arus masa lalu.

"Kamu semena-mena sekali. Bukankah lebih baik sengaja beli lagi untuk pengemis daripada makanan sisa?"

"Huh! Kamu ini pria atau wanita?! Kenapa kamu cerewet sekali sih! Kalau kamu mau beli untuk dibungkus ya beli saja! Aku hanya tidak suka dengan orang yang menyia-nyiakan makanan, mubazir!" jawab Lintang dengan meninggikan suaranya karena kesabarannya sudah habis.

Keributan yang diciptakan Lintang dan Ishan membuat pengunjung lain merasa risih sehingga menyampaikan keluhannya pada manajer restoran.

Hingga akhirnya sang manajer pun datang menghampiri keduanya untuk menegurnya.

Namun saat wanita dengan setelan blus berwarna pink di padukan Blazer dan celana putih itu berada tepat di hadapan Ishan dan Lintang, manajer itu justru tertegun melihat keduanya.

Walau sedikit syok, gadis dengan rambut panjang yang tergerai indah itu memberanikan diri untuk menyapa kedua pelanggan yang tengah ribut itu.

"Ishan? Apa yang ...," Dira bersuara lirih diselimuti dengan keraguan. Niat hati ingin bertanya, namun apa daya lidahnya justru kelu melihat sang kekasih dengan wanita lain.

Walau samar, Lintang mendengar Dira yang memanggil Ishan. Terlebih posisi duduk Lintang yang menghadap ke arah Dira berada.

"Apakah anda barusan memanggil pak Ishan?" tanya Lintang yang membuat Ishan menoleh kebelakang.

"Apakah barusan dia bilang 'pak'?" batin Dira yang sedikit merasa lega.

"Indira?" Ishan terperanjat melihat wanita yang baru tiga hari lalu ia pacari ada di hadapannya.

Melihat reaksi keduanya, Lintang menangkap adanya suatu hubungan asmara.

Hingga ia berinisiatif untuk memberi waktu bagi keduanya.

"Maaf pak Ishan, nampaknya saya harus kembali ke kantor lebih dulu. Permisi Pak." Lintang langsung pergi tanpa mendengar jawaban Ishan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Altair Onder de
9.4
Altair dan Claretta dipertemukan dalam situasi ganjil setelah dewa menukar tubuh mereka tanpa izin. Meski awalnya murka, Altair luluh saat melihat Claretta menangis merindukan kasih sayang ibu. Mereka saling memahami penderitaan masing-masing di tengah hembusan angin dan kelopak bunga. Akhirnya, keduanya sepakat menerima takdir baru ini. Altair merelakan identitasnya, sementara Claretta berjanji menjaga ibu Altair dengan tulus sebelum cahaya memisahkan mereka selamanya.
Sampul Novel Be Your Pet
9.2
Demi membiayai pengobatan sang ibu di rumah sakit, Erick yang berusia dua puluh tahun terpaksa mengambil keputusan drastis. Ia setuju menjadi 'peliharaan' bagi Jason, seorang pria penyuka sesama jenis dengan kecenderungan BDSM yang sangat dominan. Kehidupan Erick pun berubah drastis saat ia terjebak dalam dinamika penuh kekerasan, kata-kata kasar, dan penghinaan. Mampukah Erick bertahan dalam hubungan ekstrem yang penuh dengan konten dewasa ini demi sosok ibunya?
Sampul Novel Fantasi Gilaku
8.0
Kisah wanita bernama Alice yang selama tujuh tahun pernikahannya belum pernah merasakan kepuasan dalam hal seksualnya bersama suaminya. Selama tujuh tahun itu pula ia berpura pura menikmati semua yang dilakukan oleh David sang suami. Semua berawal dari percobaan pertama ia melakukannya sendiri, dari situ ia mulai terobsesi dan mulai melakukannya setiap hari, karena hanya dengan itu ia bisa mencapai kepuasan. Semakin kesini, fakta baru yang mengejutkan mulai bermunculan, seperti David yang ternyata berselingkuh dengan teman kantornya, yang tak lain merupakan mantan pacarnya dulu di masa sekolah dan David yang ternyata seorang gay. Anehnya Alice tak sama sekali menggugat atau membuang David, ia malah senang kala melihat David bercumbu dengan sesama pria. Hingga akhirnya Alice mempunyai seorang teman wanita, ia sangat peduli padanya, Alice dengan terang terangan bercerita soal suaminya kepada Jane. Jane merupakan wanita yang mempunyai trauma besar dalam hidupnya, ia pernah dilecehkan oleh ayahnya sendiri sewaktu masih sekolah. Perlahan traumanya membaik saat jane mengenal pria yang mencintainya yang bernama Bian, namun lama kelamaan Bian juga menunjukkan sifat aslinya, selama ini ia tak tulus mencintai Jane, malah Bian sengaja memperkosanya bersama teman sekelasnya. Semenjak itu ia sangat membenci laki-laki. Ia bersumpah tak akan berhubungan baik dengan laki-laki manapun. Hingga Jane bertemu Alice dan mereka seperti menemukam kecocokan satu sama lain. Mereka berdua memutuskan untuk menjalin hubungan terlarang. Setiap hari mereka habiskan waktu berdua. Alice mengijinkan Jane untuk tinggal bersamanya di rumah mewahnya. Semua orang tak menaruh curiga terhadap Alice dan Jane. Alice memutuskan untuk menceraikan David, karena Jane sangat cemburu dengan David. Sejak saat itu hubungan Alice dan Jane semakin romantis, hingga suatu hari Alice bertemu seorang pria yang berhasil membuatnya jatuh cinta. Kabar tersebut terendus oleh Jane, Jane sangat marah terhadap Alice, namun Alice mencoba meyakinkan Jane bahwa ia juga tak akan meninggalkannya. Akhirnya Alice mendapat restu dari Jane, Pria bernama Steve itu pun berhasil meyakinkan Jane. Steve menyadari bahwa Jane merupakan sahabat terdekat Alice, jadi ia juga harus meyakinkan Jane bahwa ia sungguh sungguh terhadap Alice. Alice hidup bahagia bersama Steve dan Jane. Steve menikahi Alice dan dikaruniai seorang anak yang lucu dan menggemaskan.
Sampul Novel Jodoh Palsu Sang Alfa, Perang Diam Sang Omega
9.2
Sebagai Omega, aku percaya saat Dewi Bulan menakdirkanku bagi Alpha Baskara. Namun, janin yang kukandung ternyata dianggap aib. Baskara telah mandul demi wanita lain dan menjadikanku bahan taruhan keji. Setelah disiksa oleh Kirana dan dikhianati prajuritnya, hatiku membeku. Di ambang kehancuran, aku menelan ramuan terlarang untuk mematikan benih di rahimku. Ini bukan sekadar rasa putus asa, melainkan awal perang dingin untuk membalas dendam.
Sampul Novel Kontrak Cinta Terlarang
8.8
Dua tahun membina rumah tangga, Celine harus menelan kenyataan pahit bahwa Alister, suaminya, adalah seorang penyuka sesama jenis. Tekanan keluarga untuk segera memiliki keturunan membuat Alister nekat menyewa pria bernama Jonathan demi menghamili istrinya melalui pernikahan kontrak. Terjebak dalam rencana gila sang suami, Celine kini menghadapi dilema moral yang hebat. Mampukah ia menjalani skenario terlarang ini demi sebuah ekspektasi keluarga yang semu?
Sampul Novel Menipu Penipu Asmara
8.3
Cassidy Belgenza menyelamatkan Sophie Marigold dari pelecehan, namun niat baiknya justru memicu salah paham. Di balik itu, Sophie ternyata wanita simpanan suami Angelica, mantan kekasih Cassidy. Demi menolong Angelica yang menderita, Cassidy pun setuju menjauhkan Sophie dari rumah tangga sang mantan. Tergerak oleh cinta lama, Cassidy menyusun rencana balas dendam demi menghancurkan Sophie. Namun, mampukah ia menipu Sophie, atau justru dirinya yang akan terjebak?