Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Lima Tahun Usai Berpisah

Lima Tahun Usai Berpisah

Tiga tahun menikah tanpa buah hati membuat Lisa dihadapkan pada pilihan pahit: dipoligami atau bercerai. Meski Farhan sempat berjanji setia, pengkhianatannya terungkap melalui sebuah pertunangan rahasia. Lisa yang murka akhirnya memilih pergi. Lima tahun berlalu, takdir mempertemukan mereka kembali saat Farhan menjadi atasan baru Lisa. Situasi kian rumit ketika Farhan bertemu Davin, putra Lisa, dan menyadari bahwa mantan istrinya tengah mengandung saat mereka berpisah.
Bab
Bagikan

Bab 3

BAB 3

TALAK

"Lisa Anindya Yudhistira, dengan ini aku jatuhkan talak padamu. Mulai hari ini, kamu bukan istriku lagi," ujar Farhan. Tanpa sadar, setitik air mata menetes di pipinya.

"Terima kasih, Mas. Semoga kalian bahagia!" Usai mengatakan hal itu, Lisa segera berbalik dan meninggalkan tempat tersebut.

Sesampainya di mobil Dista, tangis yang sejak tadi berusaha dia tahan, kini kembali pecah. Tanpa berkata apa-apa, Dista membawa sahabatnya tersebut ke dalam pelukannya. Dia sadar, saat ini sahabatnya tidak butuh kata-kata manis untuk menenangkan dirinya. Yang dia butuhkan hanyalah bahu untuk bersandar.

"Sudah agak enakan?" tanya Dista tiga puluh menit kemudian setelah Lisa melepaskan pelukannya. Dengan sisa-sisa isak tangisnya, Lisa pun menganggukkan kepalanya.

"Apa rencanamu sekarang?" tanya Dista.

"Aku akan pergi, Dis," ujar Lisa lirih.

"Kemana?"

"Entahlah, yang jelas aku ingin menjauh dari tempat ini," sahut Lisa seraya menerawang.

"Oke, sebagai langkah pertama, aku akan nemenin kamu beresin barang-barangmu. Kita berangkat sekarang?" taya Dista. Lisa pun menganggukkan kepalanya.

Sepanjang perjalanan, tak ada percakapan apapun di antara mereka. Selang tak berapa lama kemudian, mereka pun sudah tiba di rumah yang ditempati oleh Farhan dan Lisa.

"Lis!"

"Tolong tinggalin aku sendiri, Dis!" pinta Lisa.

"Tapi, Lis ...."

"Aku sedang ingin sendiri," ujar Lisa lagi. Usai mengatakan hal itu, dengan gontai Lisa turun dari mobil, lalu segera masuk ke dalam rumahnya.

Sesampainya di dalam rumah, pertahanan Lisa kembali ambruk. Tangis yang sejak tadi telah kering, kini kembali mengalir dengan deras. Setelah puas meluapkan tangisnya, perlahan Lisa bangkit dari posisinya, lalu segera merapikan barangnya.

"Sayang!" ujar Farhan lirih yang tiba-tiba sudah berada di belakangnya.

"Jangan sentuh aku! Kita sudah bukan siapa-siapa lagi!" ujar Lisa memberi peringatan. Dengan kasar, dia mengusap sisa air matanya. Dia tidak ingin lagi terlihat lemah di hadapan mantan suaminya tersebut.

"Kita masih bisa memperbaikinya, Sayang. Tolong, jangan pergi!" pinta Farhan.

"Jangan cegah aku jika kamu masih pada keputusan yang sama," sahut Lisa.

"Aku mencintai kamu, Sayang. Hanya ada kamu dalam hatiku," ujar Farhan lagi.

"Jika kamu benar-benar mencintai aku, kamu tidak akan tega menyakiti aku," sahut Lisa sarkas.

Farhan mengalihkan pandangannya. Tanpa sengaja, tatapannya tertumpu pada perhiasan dna kartu ATM yang tergeletak di atas tempat tidur.

"Aku kembalikan semuanya," ujar Lisa saat menyadari arah tatapan mantan suaminya tersebut.

"Bawalah perhiasaan dan ATM itu bersamamu, aku yakin kamu pasti akan membutuhkannya," ujar Farhan.

"Aku bisa memenuhi kebutuhanku sendiri."

"Setidaknya ... kamu membutuhkan biaya sampai bisa mendapatkan pekerjaan. Lagipula, dalam masa iddah, kamu masih tanggungjawabku. Bawalah semuanya, anggap saja itu nafkah terahir dari aku," ujar Farhan. Lisa menghela nafas panjang sejenak. Tak ingin berdebat lagi, dia segera meraih barang tersebut dan memasukkannya ke dalam tas.

Tanpa menoleh lagi, dia segera menuruni tangga. Naasnya, di ujung tangga dia melihat calon istri mantan suaminya tersebut.

"Akhirnya aku akan menjadi istri Mas Farhan satu-satunya," ujar wanita tersebut seraya tersenyum licik.

"Benar kamu akan menjadi istri satu-satunya, tapi aku yakin prnikahanmu tidak akan bahagia. Kamu tahu kenapa? Karena dalam hati Mas Farhan, hanya ada aku," sahut Lisa tidak mau kalah. Dia benar-benar jengah menghadapi sikap sombong wanita di hadapannya tersebut.

"Itu tidak akan terjadi. Lihat saja, dalam waktu singkat, aku pasti bisa mendapatkan hatinya," sahut Sonya dengan penuh percaya diri. Lisa tersenyum sinis sejenak, lalu segera melangkahkan kakinya meninggalkan rumah tersebut.

*****

LIMA TAHUN KEMUDIAN

"Mas Farhan!" ujar Lisa lirih. Farhan yang merasa namanya disebut, menghentikan langkahnya seketika, lalu menoleh ke sumber suara.

Untuk beberapa lama, mata mereka saling beradu seolah mata mereka saling terkunci satu sama lain.. Lisa tertegun di tempatnya. Dia tidak menyangka keputusannya untuk kembali ke kota ini akan membawanya kembali bertemu dengan sang mantan suami.

'Ya Tuhan ... apa yang dia lakukan disini?' tanya Lisa dalam hati.

Perlahan, Lisa mengamati penampilan mantan suaminya tersebut. Dia masih terlihat tampan seperti biasanya, penampilannya pun rapi menandakan dia terurus dengan baik.

'Sepertinya wanita itu mengurusmu dengan baik, Mas!' ujar Lisa dalam hati.

Sementara itu, Farhan tertegun menatap penampilan mantan istrinya tersebut. Lisa yang dulu selalu rapi, mengenakan pakaian modis, dan riasan yang memukau, kini hanya mengenakan setelan kantor sederhana dengan riasan yang tidak kalah sederhana juga.

'Hidupnya pasti sulit setelah perceraian kami!' ujar Farhan dalam hati.

"Mari, Pak Farhan!" Sebuah sapaan, mengembalikan Farhan ke dunia nyata. Dia menatap salah seorang manager perusahaan yang mendampinginya masih berdiri di sampingnya.

Farhan pun menganggukkan kepalanya, lalu melangkah menuju ruangannya. Lisa mengalihkan pandangannya saat mantan suaminya melewatinya begitu saja seolah tidak mengenalnya. Tanpa sadar, air matanya mulai berdesakan ke luar. Tak ingin menjadi tontonan dan dilihat karyawan lain, Lisa segera melangkahkan kakinya ke toilet.

Di sana, dia meluapkan tangis dan segala rasa sesak di dadanya. Lima tahun berpisah dengan sang suami, nyatanya rasa sakit itu masih ada. Bagi Lisa, Farhan adalah cinta pertamanya. Meskipun pernikahan mereka kandas karena sang suami mendua, tapi entah kenapa rasanya sulit sekali baginya untuk melupakannya.

'Ingat, Lisa, dia sudah bahagia dengan wanita lain. Lalu, untuk apa kamu menangisi dia terus?' ujar salah satu sudut hatinya. Dengan tegas, Lisa kembali menghapus air matanya. Setelah yakin penampilannya rapi, dia melangkahkan kakinya menuju ruang kerjanya. Beberapa rekan kerjanya sudah kembali usai makan siang di kantin. Lisa sendiri jarang makan di kantin. Dia lebih suka membawa bekal. Selain lebih sehat, juga lebih hemat.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ayo Cerai!
8.5
Yutaka dan Arabella terikat perjodohan dengan perjanjian cerai setelah enam bulan. Meski Yuta kerap memprovokasi dengan isu selingkuhan, kebersamaan mereka justru menumbuhkan perasaan tulus. Namun, saat Arabella siap jujur, masa lalu Yuta muncul dan mengacaukan segalanya. Di tengah kontrak yang hampir berakhir, keduanya terjebak antara gengsi dan cinta yang tak terduga. Akankah perpisahan tetap menjadi jalan akhir bagi pasangan yang mulai saling mencintai ini?
Sampul Novel Budak di atas Ranjang
8.3
Demi melunasi utang judi ayahnya yang nyaris membuat mereka gelandangan, Izabelle terpaksa menyerahkan kesuciannya kepada Jordan Heron. Sang bos mafia kejam itu telah menunggu untuk menghancurkan kehormatan Belle dalam sebuah transaksi haram yang penuh luka. Meski merasakan kenikmatan di balik rasa sakit, Belle harus menerima hinaan keji dari Jordan usai malam panas mereka. Terjebak dalam sandera sang bajingan, akankah Izabelle mampu bertahan menghadapi masa depan yang kelam?
Sampul Novel Demi Wanita Itu, Kau Ceraikan Aku
9.5
Kebahagiaan Aleandra hancur saat mengetahui Raffael berselingkuh. Padahal, ia telah berkorban segalanya demi pernikahan yang semula dikira sempurna itu. Setelah diceraikan demi wanita lain, Aleandra bangkit sebagai janda tangguh. Demi sang putra, ia bertekad membuktikan kepada mantan suami dan mertuanya bahwa dia bisa sukses secara mandiri. Mampukah Aleandra meraih mimpinya, atau justru terpuruk dan membenarkan hinaan Raffael bahwa ia bukan siapa-siapa?
Sampul Novel Doa Istri Pertama
8.2
Kehidupan Annisa berubah drastis sejak Hamza memutuskan untuk berpoligami dengan menikahi Aina. Alih-alih membenci madunya, Annisa justru memanjatkan doa unik yang menargetkan dirinya sendiri. Ia memohon agar setiap kepedihan dan luka batin yang ia rasakan akibat pengkhianatan suaminya dikonversi menjadi tumpukan dosa bagi Hamza. Ini adalah kisah tentang perjuangan batin seorang istri pertama yang melawan kedzaliman lewat kekuatan doa dan air mata.
Sampul Novel Gairah Ranjang CEO Kejam
9.2
Alice Morrigan terpaksa menggantikan posisi kakak kembarnya, Berenice, yang menghilang saat pernikahan dengan Nicholas Chevalier. Sebagai istri pengganti, Alice diperlakukan layaknya pelayan oleh Nicholas yang kejam. Ia kerap menerima kekerasan fisik dan cambukan menyakitkan saat berhubungan intim. Nicholas yang posesif terus mengekang tubuh serta kebebasan Alice tanpa ampun. Di tengah penderitaan ini, mampukah Alice bertahan atau justru berhasil melarikan diri?
Sampul Novel Kesempatan Kedua: Cinta Fatal dan Balas Dendam
9.4
Danielle menyesali kebodohan masa lalunya yang menghancurkan keluarga akibat memercayai orang yang salah. Setelah terlahir kembali, ia bertekad memanfaatkan kecerdasan dan pesonanya untuk membalas dendam. Tak disangka, ia tumbuh menjadi sosok berpengaruh dengan berbagai identitas rahasia hingga dilindungi kelompok pembunuh dan empat keluarga besar. Di tengah kejayaannya, sang suami tampan yang dulu ia abaikan kini mengklaimnya dengan penuh cinta di hadapan dunia.