Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Lima Tahun Kematianku, Ibu Masih Menginginkan Korneaku

Lima Tahun Kematianku, Ibu Masih Menginginkan Korneaku

Lima tahun setelah kematian Stella, sang ibu tiba-tiba mendapat panggilan polisi mengenai keberadaan putrinya. Alih-alih berduka, ia justru pulang ke kampung halaman bersama putra bungsunya dengan satu tujuan kejam: merebut kornea mata Stella demi sang adik. Setibanya di sana, sang ibu mendobrak rumah nenek dan melontarkan ancaman pengusiran karena mengira Stella sengaja bersembunyi. Di tengah tangisan pilu, sang nenek akhirnya menunjukkan foto mendiang Stella, mengungkap kebenaran tragis yang selama ini diabaikan.
Bab
Bagikan

Bab 3

Setengah bulan kemudian.

Ibuku datang lagi bersama Jason.

Dia benar-benar mengusir neneknya saking tidak warasnya.

"Jangan salahkan aku, Stella bukannya yang paling berbakti padamu? Kalau terjadi sesuatu padamu, dia pasti akan muncul."

Jason pura-pura menarik lengan ibuku.

"Bu, Nenek sudah tua, sudahlah nggak perlu seperti ini."

"Kakak pasti masih marah karena aku telah mencuri kasih sayangmu, makanya dia sengaja nggak keluar."

Jason menutup satu matanya, "Aku masih punya satu mata yang bisa melihat kok, nggak apa-apa."

Ibuku segera memeluk Jason, "Nggak apa-apa, Jason. Ibu pasti akan menemukan wanita sialan itu."

"Dia yang telah mencelakaimu seperti ini. Jangan harap dia bisa hidup tenang."

Ibu menatap nenek dengan ekspresi wajah dingin, "Kalau kamu nggak ingin mati kelaparan di luar, cepat temukan dia."

"Aku sudah menghubungi rumah sakit. Begitu dia muncul, operasi bisa segera dilakukan."

Nenek biasanya suka membaca buku dan koran. Mendengar hal itu, Nenek mengejek ibu.

"Perdagangan organ itu melanggar hukum. Kamu nggak menafkahiku itu pun melanggar hukum. Kalau kamu nggak takut aku lapor polisi, silakan buat onar saja."

"Aku nggak akan pergi. Kalau aku pergi dan arwah Stella nggak bisa menemukanku, gimana dong? Aku akan sangat cemas."

Hatiku terasa sakit.

Apakah Nenek bisa merasakan kehadiranku?

Ibuku mengancam, "Kamu tahu kan sifatku, kamu coba saja."

Saking emosinya, seluruh tubuh nenek gemetaran. Dia lalu berkata, "Stella sudah meninggal, kenapa kamu nggak percaya?"

"Dia bukan anak kandungmu, tapi dia menganggapmu sebagai ibu kandungnya. Kenapa kamu memperlakukannya seperti itu?"

Tatapan mata ibuku dipenuhi kebencian. Ibu berkata, "Karena dia membunuh ayahku dan membuat salah satu mata anakku buta."

"Kejadian waktu itu hanya kecelakaan. Nggak ada seorang pun yang menginginkan hal ini terjadi."

Nenek ingin menjelaskan, "Kalau Jason nggak memaksa untuk keluar, mana mungkin .... "

Jason buru-buru menyela neneknya, "Kalian jangan bertengkar karena aku."

"Aku nggak pernah menyalahkan kakak karena telah meninggalkanku. Dia hanya takut aku akan mengambil kasih sayangmu."

Dia menurunkan tangan kanannya.

Dia sengaja memperlihatkan mata kanannya yang merah. Itu adalah mata yang ditikam saat kejadian itu.

Beberapa tahun ini, ibuku selalu diingatkan tentang kesalahan yang aku buat.

Ibuku pun sangat percaya pada Jason.

Mendengar ini, ibu menghibur Jason dengan lebih lembut, "Memang anak kandung itu lebih baik. Anak pungut itu bagai kacang lupa kulitnya."

"Sampai ke ujung dunia pun akan aku cari."

Aku melayang di udara melihat wajahnya yang kejam itu. Dadaku terasa seperti ditekan oleh benda berat.

Aku bahkan tidak bisa bernapas.

Dia benar-benar tidak dapat menemukanku.

Semua prosedur pendonoran tubuh bersifat rahasia.

Aku bahkan tidak tahu universitas atau rumah sakit mana yang menggunakan tubuhku untuk menjadi silent mentor.

Nenek mengeluarkan perjanjian donasi tubuhku, tetapi ibu langsung merobeknya tanpa melihatnya dulu.

"Kamu pikir perjanjian palsu seperti ini bisa mengelabuiku?"

"Dia itu orang yang egois. Sewaktu kecil saja, dia bahkan nggak rela memberikan sebuah permen untuk Jason. Mana mungkin dia akan mendonorkan tubuhnya?"

Nenek lalu membungkuk untuk memungut sobekan kertas di lantai.

Bibir nenek bergetar saat dia memanggil nama panggilanku.

"Sayang, jangan takut, Nenek akan segera datang menemuimu."

Aku sama sekali tidak ingin nenek datang mencariku.

Namun, ibuku jelas tidak berpikir demikian. Dia menendang sisa-sisa kertas yang ada di lantai itu.

"Bu, di mana Stella?"

Nenek tiba-tiba meluapkan segala emosinya. Dia langsung melemparkan akta kematian ke wajah ibuku.

"Lihat sendiri, itu adalah stempel resmi!"

"Kamu ini buta atau bodoh? Siapa yang bisa memalsukan ini?"

Ibuku tertegun mendengar teriakan nenek.

Dia menatap kosong ke arah akta kematian yang ada di tangannya.

Selembar akta kematian muncul di hadapannya.

"Dengan ini menyatakan bahwa Stella Kamal, perempuan, 25 tahun, meninggal pada tanggal 7 Juli 2010. Dia dianiaya secara brutal selama tiga tahun selama hidupnya, organ reproduksinya rusak parah dan mengalami cedera parah di banyak tempat .... "

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B34900" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B34900
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alia
8.7
Alia terpaksa memulai kehidupan rumah tangga di usia belia setelah sang kekasih melamarnya secara resmi. Di tengah kesibukan kuliah, ia berjuang memenuhi kewajiban sebagai istri meski terus ditekan oleh mertua yang membencinya. Demi masa depan suami, Alia bahkan nyaris mengorbankan kehormatannya. Namun, kehadiran sosok penolong tak terduga memicu getaran terlarang di hatinya. Kini, Alia terjebak antara kesetiaan pada pernikahan atau terjerumus dalam pengkhianatan.
Sampul Novel Hari Pamermu, Hari Kematianku
8.2
Demi menghindari kemiskinan saat Andre bangkrut dan diburu musuh, sang protagonis memilih pergi bersama pria kaya lain. Meski Andre memohon dan menyatakan tidak bisa hidup tanpanya, penolakan dingin dan siraman wiski menjadi akhir hubungan mereka di Jalan Wandara. Enam tahun berlalu, Andre kembali ke Kota Yorin sebagai taipan keuangan sukses. Berniat memamerkan tunangan barunya sebagai bentuk balas dendam, Andre justru harus menghadapi kenyataan pahit bahwa wanita yang dicarinya telah meninggal dunia.
Sampul Novel Istri kedua tuan Salman
8.5
Aisyah Sholehatun Nisa, gadis rupawan yang terjebak dalam belenggu utang orang tuanya, terpaksa menerima perjodohan rumit. Ia harus menjadi istri kedua bagi Salman Alfarizki, pria dari keluarga konglomerat yang statusnya hanyalah putra seorang selir. Di tengah pernikahan Salman yang sudah ada, mampukah benih cinta tumbuh di antara mereka? Ikuti perjuangan Aisyah menghadapi takdir dan konflik perasaan dalam dinamika rumah tangga yang penuh tekanan ini.
Sampul Novel Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas
9.3
Bertahun-tahun hidup dalam hinaan dan tekanan keluarga istrinya, Owen harus menelan pil pahit perceraian. Namun, perpisahan ini justru menjadi titik balik hidupnya. Setelah resmi bercerai, Owen menerima warisan luar biasa dari leluhur keluarganya yang selama ini tersembunyi. Dalam sekejap mata, mantan menantu yang tertindas ini bangkit menjadi penguasa baru yang memiliki segalanya, mulai dari kekayaan melimpah hingga pengaruh besar yang memikat banyak wanita di sekitarnya.
Sampul Novel Pembalasan Seorang Istri
9.8
Dua tahun ditinggal bekerja ke luar negeri tanpa kehangatan membuat seorang istri dirundung kesepian mendalam. Namun, kepulangan sang suami tidak membawa kebahagiaan, melainkan tuduhan kejam bahwa dirinya telah melahirkan anak dari pria lain. Ketegangan memuncak saat sebuah tindakan fisik yang keras justru mengungkap rahasia tak terduga yang membuat sang istri panik luar biasa ketika air ASI memuncrat ke wajah suaminya. Kisah drama modern ini penuh dengan konflik kesalahpahaman.
Sampul Novel SANG PEMUAS BIRAHI
8.7
Sang Pemuas Birahi menyajikan antologi cerita pendek dewasa yang mengeksplorasi hasrat mendalam antar manusia. Setiap kisah mengusung latar belakang profesi beragam, mulai dari CEO berwibawa, tentara, hingga dinamika rumit antara mertua dan menantu. Dengan narasi eksplisit 21+, pembaca akan dibawa menyelami fantasi romantis yang intens dan menggairahkan. Kumpulan cerpen ini dirancang khusus untuk memuaskan imajinasi melalui alur cerita panas yang penuh godaan.