Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel LILYA - Gadis yang Digadaikan Keluarga

LILYA - Gadis yang Digadaikan Keluarga

Demi menyelamatkan bisnis keluarga dari kebangkrutan, Lilya terpaksa menggantikan kakaknya, Kenanga, untuk menikahi pria dari keluarga Gunawan yang dirumorkan sebagai pak tua mesum. Namun, saat pernikahan berlangsung, sosok misterius bernama Evan itu ternyata masih muda dan tampan. Evan membantah semua tuduhan buruk yang selama ini Lilya dengar. Akankah Lilya menemukan kebahagiaan bersama Evan, ataukah obsesi Kenanga akan menghancurkan rumah tangga mereka?
Bab
Bagikan

Bab 3

RANJAU berhasil disebar dengan baik, semua keluarga Atmawijaya harus hati-hati dalam melangkah, terutama mereka sedang berhadapan langsung dengan seorang Lionel Ervan Gunawan, dia yang kini memegang kekuasan dari dua keluarga besar Gunawan dan Tjandra.

Christian Andromeda tersenyum manis saat menatap gadis belia bernama Lilya yang duduk ketakutan seraya menundukkan kepala. Gadis itu sesekali mendongak, menatapnya, tapi dia kembali menundukkan wajahnya lagi, begitu Chris membalas tatapannya.

Gadis yang penakut dan pemalu, batinnya.

"Chris, mana yang akan menjadi menantuku?" Pria tua dengan perut buncit dan tatapan mesum menatap Kenanga dan Lilya secara bergantian.

Kenanga terlihat menahan muntah, tapi ia segera berpaling menatap Chris yang memang paling sedap dipandang di sana.

Kaisar berdeham. "Anak terakhir keluarga kami, Tuan. Namanya Lilya, usianya masih delapan belas tahun sekarang."

Pria yang disewa oleh Evan itu lantas menatap Lilya dari atas sampai bawah. Seksi, cantik, masih muda, air liurnya nyaris menetes dan hal itu membuat tubuh Lilya bergetar hebat.

Salah apa dia? Dosa apakah dia?

Kenapa dia harus menikahi anak orang ini? Dengan orang tua yang begini, bagaimana rupa anaknya nanti?

Tuhan?!

Lilya ingin menangis sekarang.

Jangan-jangan, kalau suaminya sudah bosan, dia akan dijadikan selir oleh ayah mertuanya yang mesum ini?

Chris berdeham pelan. "Kenapa bukan anak sulung di keluarga Anda? Saya yakin, Lilya seharusnya masih sekolah di usianya yang sekarang ini."

Kaisar menatap Kenanga yang terlonjak di tempat duduknya. Dia menggeleng panik pada ayahnya yang memejamkan mata, lalu menghela napasnya kasar.

"Dia sudah punya kekasih, saya juga tidak ingin memaksakan pilihannya. Lilya juga mengajukan dirinya sendiri, apa saya berhak menghalangi niat putri-putri saya?"

Chris tidak bisa berkomentar lagi, melihat dari gelagat Lilya yang ketakutan begitu, dia pikir gadis itu telah diancam oleh keluarganya sendiri.

"Apa kamu benar-benar mengajukan dirimu sendiri?" Chris menatap gadis itu tajam, berharap Lilya mau membuka rahasia padanya, tapi gadis itu hanya mengangguk-anggukan kepala.

"Iya, saya mengajukan diri saya sendiri." Lilya memejamkan mata dan mulai menyakinkan dirinya.

Demi keluarganya. Demi ayah dan ibu yang telah membesarkannya. Dia rela menjadi istri dari anak pria tua mesum di hadapannya ini.

Senyuman itu ia ukir saat menatap Chris yang terdiam tanpa bisa banyak berkomentar. Chris berdeham, kemudian memalingkan wajahnya ke arah Kenanga.

"Tuan saya meminta untuk melaksanakan pernikahan seminggu kemudian—"

"Tapi, Lilya masih sekolah, apa itu tidak terlalu terburu-buru?" tolak Kaisar cepat-cepat.

"Tidak. Perusahaan Anda memerlukan dana secepatnya. Pernikahan itu juga pernikahan tertutup yang hanya akan dihadiri oleh keluarga besar. Jadi Anda bisa tenang, walaupun Lilya sudah menikah, dia masih bisa tetap bersekolah.." Chris menatap Lilya yang mengangguk padanya. "Kamu tidak keberatan, kan?"

Lilya menggeleng. "Asalkan Tuan Anda mau membantu keluarga saya secepatnya, saya tidak keberatan sama sekali. Bahkan kalau saya harus berhenti sekolah, saya akan menerimanya dengan senang hati."

"Baiklah kalau begitu, semuanya sudah diputuskan." Chris menatap tajam pada pria tua yang disewa Evan.

Pria tua itu berdeham. "Kalian akan menikah minggu depan, untuk masalah tempat dan lain-lainnya, semuanya akan diberi tahu pada kalian secara bertahap."

***

Evan mendengarkan isi percakapan itu dengan mata terpejam. Dia membayangkan gadis itu mengucapkan semuanya dengan baik, bagaimana ekspresinya pun ia bisa membayangkannya dengan jelas.

Dia gadis yang baik, batinnya.

"Tuan?"

"Hm."

"Apa Anda yakin akan melaksanakan pernikahan ini minggu depan?" tanya Chris yang tidak percaya, mengingat Evan baru saja bertengkar dengan sepupunya dan kini wajahnya dihiasi luka lebam yang cukup banyak.

"Kenapa? Apa kamu meragukan keputusanku?"

Chris menggelengkan kepala. "Tidak, Tuan."

"Persiapkan saja semuanya, Chris, semuanya sudah diatur, tidak ada alasan lagi untuk mundur."

"Baik, Tuan."

Benar, tidak ada alasan lagi untuk mundur.

Evan mengambil kesempatan ini agar dia bisa menikah, mendapatkan seorang istri yang mungkin bisa mengurusnya sampai ia menua di kemudian hari. Namun, dia juga tidak tahu, akankah istrinya nanti bisa mengurusnya atau tidak, karena dia masih pelajar. Bocah yang tidak seharusnya menikah di usianya yang masih muda.

Chris pamit dari kamarnya menyusul seorang perempuan yang kini masuk ke kamarnya. "Kak Evan beneran mau nikah, ya?"

"Hm, kenapa, kamu cemburu?"

Perempuan itu berdecak kesal. "Bukannya gitu, tapi aneh aja. Abisnya, Kak Evan nikahnya sama bocah, sih."

Evan mendengkus. "Dia bukan bocah lagi, Syil."

"Tetap aja. Coba deh, sepuluh tahun lagi kalian jalan bareng, lihat aja, dia bakal kelihatan kayak anak Kak Evan, bukannya istri Kak Evan."

Evan mendengkus. "Lalu, kamu lebih suka lihat aku menikah sama mama kamu gitu?"

Syila melotot tajam. "Kakak ... masih suka sama Mama?"

Evan tersenyum tipis. "Masih."

"Tapi, Papa bilang, Kak Evan suka sama Mama waktu masih umur lima tahun, kan?"

"Terus, masalahnya di mana? Mama kamu juga nggak nambah tua, Syila." Evan tersenyum tipis. "Jadi, sebelum papa kamu ngamuk, mendingan Kakak menikah dengan orang lain, bukan?"

"Terserah Kakak ajalah!" teriak Syila yang pasrah dan meninggalkan Evan sendirian.

Dia hanya berharap, Lilya bisa menjadi pasangannya. Seseorang yang bisa mengerti dirinya luar dan dalam. Seseorang ... yang mungkin bisa menemaninya hingga kematiannya datang.

***

Undangan pernikahan itu sampai di rumah keluarga Atmawijaya. Kenanga yang pertama kali mendapatkannya langsung melemparkan kertas undangan itu pada Lilya.

"Perhatikan dengan baik kapan tanggalnya dan siap-siap aja lo nikah sama orang tua mesum itu."

Lilya hanya menunduk. Dia sudah ikhlas, dia rela menikahi orang itu demi keluarga kecilnya ini. Agar mereka bahagia, tidak apa-apa.

"Jujur, ya, Li, gue kasihan banget sama hidup lo. Udah anak pungut, dijadiin pembantu, terus nikah sama orang tua gendut kayak badut gitu pula." Kenanga mendengkus. "Emangnya, lo nggak pernah mikir mau hidup bahagia gitu?"

Lilya hanya diam saja. Sebersit keinginan untuk bahagia dengan menikahi orang yang ia cinta tentu saja ada. Namun, Lilya berusaha melupakannya.

Demi ayah dan ibu yang telah membesarkannya.

Seorang kurir datang dan membawa kotak yang terbungkus pita cantik. "Untuk Nona Lilya," katanya.

Lilya menerimanya dan membuka isinya. Gaun pengantin yang terlihat mewah dan cantik, terlihat sekali kalau gaun itu dipesan khusus untuknya.

Namun, bagaimana bisa? Bukannya mereka baru bertemu Lilya kemarin? Bagaimana gaun ini bisa langsung jadi dalam waktu dua hari?

"Cantik," gumam Kenanga, "gaunnya."

Lilya tersenyum. Yang membuat gaun ini jelas orang yang memiliki kekuasaan dan uang yang banyak. Dia pasti sangat kaya raya. Abaikan rupa dan bagaimana bentuk orang yang memberikannya.

Lilya mulai berpikir, apakah hanya uang bisa membuat seseorang bahagia?

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bertemu Karena Jodoh
8.2
Nasyira terbiasa menikmati kemewahan sebagai putri orang kaya, namun roda kehidupan berputar drastis saat hartanya ludes seketika. Nasib malang menimpa keluarganya ketika sang papa dinyatakan bangkrut total. Kehancuran finansial ini bukan tanpa alasan, melainkan akibat pengkhianatan keji yang dilakukan oleh adik kandung papanya sendiri. Kini, Nasyira harus menghadapi realita pahit setelah orang terdekat menghancurkan seluruh kejayaan mereka.
Sampul Novel Cinta dan Dosa
9.5
Bisma, putra CEO kaya, terperosok dalam gaya hidup kelam dan gemar mempermainkan wanita. Namun, hidupnya berubah saat ia terobsesi pada Melati, kekasih sahabatnya sendiri. Tindakan Bisma justru membawa penderitaan bagi gadis yang ia harap mampu mengubahnya menjadi pria lebih baik. Kini, ia dihantui peringatan masa lalu bahwa kebahagiaan takkan pernah ia raih. Apakah ini kutukan atas segala dosanya? Bisma harus memilih antara melepaskan atau terus mengejar cinta.
Sampul Novel Cinta Sang Pewaris
9.4
Nathaniel Albar, pewaris bisnis dingin yang terobsesi pada nama baik, bertemu Alya Nabila, gadis sederhana yang gigih. Awalnya, Nathan terus menguji dan mencoba menjatuhkan Alya setelah insiden wawancara kerja yang fatal. Namun, di balik sikap kerasnya, Nathan memiliki rencana terselubung saat merekrutnya. Ketika masa lalu kelam Nathan terkuak, Alya harus memilih antara cinta atau keselamatan diri. Mampukah ketulusan Alya mencairkan ambisi beku sang pewaris?
Sampul Novel Dia Memilih Kebohongan, Aku Memilih Pergi
8.9
Setelah perjuangan panjang, aku berhasil menemukan adik iparku yang sekarat. Saat bergegas ke rumah sakit, aku terlibat tabrakan dengan mobil sport merah. Pengemudinya yang angkuh menuntut ganti rugi miliaran rupiah dan mengaku sebagai istri dari pewaris keluarga Blakely yang kaya raya. Aku terpaku menyadari bahwa wanita itu adalah selingkuhan suamiku sendiri, Nixon. Kini aku terjebak dalam dilema antara menolong adik Nixon atau membalas pengkhianatannya.
Sampul Novel DIBUANG SUAMI DISAYANG AYAH MERTUA
8.4
Elsa, gadis desa lugu, terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dengan pewaris Group Parker, Landon. Demi wasiat kakek, Landon justru memperlakukan Elsa dengan kejam hingga ia hancur. Di titik terendah, Alex Parker selaku ayah mertua hadir melindungi Elsa karena rasa tanggung jawab. Namun, kedekatan mereka memicu gairah terlarang yang sulit dibendung oleh sang miliarder dingin. Akankah Alex sanggup menahan godaan Elsa atau justru menyerah pada hasratnya?
Sampul Novel ISTRI YANG DIRINDUKAN
8.3
Setelah malam pertama yang menyakitkan, Nevan Wiliam Adiguna mencampakkan Anin karena sebuah kesalahpahaman yang belum terbukti. Dua setengah tahun berlalu, takdir mempertemukan Evan dengan Albanna, bocah laki-laki di sebuah desa yang ternyata adalah darah dagingnya sendiri. Meski kini ia menyadari kesalahannya dan berusaha menjadi sosok ayah, mampukah Evan menebus luka masa lalu dan memenangkan kembali hati Anin yang pernah ia hancurkan begitu saja?