Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Lenyap Usai Kata Pisah

Lenyap Usai Kata Pisah

Empat tahun menjadi istri bayangan Revan Mahendra membuat Sofia Wijaya sadar posisinya terancam sejak Olivia Kartika kembali. Memanfaatkan kelalaian sang pewaris mafia, Sofia menyusupkan surat cerai di antara berkas kuliah yang ditandatangani Revan tanpa curiga. Sofia pun pergi membawa janin di kandungannya. Kini, Revan mengerahkan seluruh kekuasaan dunia bawah untuk memburunya. Namun, Sofia telah bertransformasi di tempat yang tak terjangkau, bersiap membuat mantan suaminya bertekuk lutut memohon cintanya.
Bab
Bagikan

Bab 5

Aku menatap email terkirim yang berisi pengakuan tentang kehamilanku kepada lembaga riset di Alvara. Sekarang, tak ada lagi yang bisa kulakukan selain menunggu. Tanganku terangkat sendiri, menyentuh perutku seakan mencoba menenangkan kami berdua.

Balasan dari direktur datang hanya dalam hitungan jam.

[Selamat memasuki babak baru! Kami sudah menyiapkan hunian keluarga hanya beberapa langkah dari laboratorium, dan istri Dokter Yandi, kepala obstetri kami sudah memesan langsung semua jadwal pemeriksaan kehamilanmu. Yang paling penting, kami mengirim seorang anggota tim untuk menjemputmu dari pintu kedatangan bandara sampai ke rumah barumu. Tidak perlu mengangkat koper, tidak ada antrean, tidak ada stres sedikit pun!]

Aku menatap layar. Tanpa ragu. Tanpa penilaian. Hanya dukungan. Ada sesuatu yang mengencang di dadaku, mungkin secercah harapan pertama sejak aku melihat dua garis merah muda itu.

[Terima kasih...] Aku mengetik balasan lagi: [Karena menghargai aku lebih dari sekadar keadaanku saat ini.]

Hari keberangkatan tiba. Aku berdiri gelisah di pintu kedatangan, mataku menyapu kerumunan mencari kontak dari lembaga itu. Saat ini suara seseorang memanggil, "Sofia?"

Aku menoleh, melihat seorang pria jangkung dengan tatapan lembut menerobos keramaian. Erik, begitu tertulis di lencananya, menyapaku dengan hangat, membuat rasa canggungku sedikit mereda. Ia meraih koper kecilku dengan hati-hati, seakan sedang memegang benda antik yang berharga. "Proses penumpang prioritas sudah siap," katanya sambil tersenyum. "Direktur bersikeras kamu dapat perlakuan VIP, peneliti bintang kami."

Ketika Erik bergerak ke arahku, bahunya sempat menutupi pandanganku terhadap keributan di dekat ruang VIP, di sana Revan berdiri dengan Olivia yang melekat erat di lengannya. Mereka membelakangi kami saat menyambut sekelompok pengusaha.

Saat itu juga, tubuh Revan menegang.

"Barusan ada yang memanggil Sofia?" tanyanya.

Tawa renyah Olivia bergema. "Jangan konyol, Revan. Sofia pasti lagi tenggelam di lab sekarang," katanya sambil menarik Revan menuju resepsi sampanye.

Kami sudah menghilang dalam antrian sebelum tatapannya sempat mengarah ke kami.

Dalam perjalanan menuju gate, Erik dengan bersemangat menceritakan mikroskop dua foton terbaru di laboratorium. "Dokter Yandi memasangnya khusus untuk penelitian proteinnya kamu," katanya, matanya berkilat penuh gairah akademis yang hampir kulupa pernah ada.

Ia menyesuaikan genggamannya pada koperku. "Oh, dan tim sepakat bulat untuk mengikuti jadwal yang kamu sukai, tidak ada rapat pagi sebelum jam sembilan, dan sama sekali tidak ada kerja malam."

Aku menekan dada dengan tangan. Orang-orang ini, yang bahkan belum pernah bertemu denganku, berusaha keras menebak kebutuhanku, sesuatu yang Revan tak pernah lakukan selama empat tahun pernikahan.

Di pemeriksaan keamanan, Erik menyerahkan setumpuk kartu pos, gambar pergunungan berkilau di kertas murah. "Buat nulis kabar ke rumah," katanya sambil mengangguk memberi semangat.

Semua itu lenyap ditelan tempat sampah.

Erik sempat tertegun. "Tidak ada yang bisa kamu kirimi?"

Aku menoleh sejenak pada jendela terminal, di mana siluet kota tegak jelas di bawah fajar. Di suatu tempat di luar sana, Revan mungkin sedang menatap foto USG terbaru Olivia sambil sarapan, tangan berhiaskan berlian itu menempel di lengannya.

"Sudah tidak ada lagi," jawabku, lalu melangkah menuju pintu.

Pesawat bergemuruh pelan di bawah kami. Erik masih berceloteh tentang pasar petani di Zorvia. "Manggis di bulan Agustus! Rasanya seperti kamu mencicipi manisnya cahaya matahari!" Sementara aku menempelkan tangan ke jendela.

Selamat tinggal pada foto-foto di mana hanya salah satu dari kami yang tersenyum.

Selamat tinggal pada rumah mewah yang tak pernah terasa seperti rumah.

Selamat tinggal, Revan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B82178" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B82178
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cintaku Padam Bersama Kobaran Api
7.9
Setelah dikhianati Darryl yang menikahi wanita lain, Ariel menerima perjodohan dengan pewaris konglomerat bernama Vincent. Tujuh tahun pernikahan yang penuh limpahan kasih sayang ternyata palsu. Ariel tidak sengaja mendengar Vincent mengaku hanya menjadikannya tameng demi melindungi cinta sejatinya, seorang aktris bernama Avril. Menemukan ratusan foto rahasia mereka, Ariel yang hancur akhirnya nekat memalsukan kematiannya dalam kebakaran besar agar bisa bebas selamanya.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Kau Milikku
9.4
Hanna sangat membenci Will Greyson, pria angkuh yang langsung meminta kontak fisik saat pertama kali mereka bertemu. Kegilaan Will berlanjut ketika ia tiba-tiba melamar Hanna demi menjadikannya sarana terapi pribadi. Meski ditolak mentah-mentah, miliarder sombong ini tak mau menyerah begitu saja. Hanna yang geram berniat memberi pelajaran keras pada pria asing itu, sementara Will bertekad menaklukkan hati gadis yang berani menentangnya tersebut.
Sampul Novel Kekasih Bersama: Penghinaan Seorang Istri
9.5
Kehidupan rumah tanggaku hancur saat suamiku membawa selingkuhannya ke rumah. Namun, kejutan sebenarnya muncul ketika ayah mertuaku, Julio James, justru membela wanita itu dengan amarah besar. Pertikaian hebat antara ayah dan anak demi satu wanita yang sama terjadi di hadapanku. Skandal memuakkan ini pun meledak hingga menjadi berita utama nasional. Kini, aku terjebak sebagai istri sah yang dikasihani sekaligus menjadi bahan tertawaan publik akibat drama gila keluarga kaya ini.
Sampul Novel Mermaid For The CEO
9.6
Cassiopeia Moore berada di puncak ketenaran saat harus memilih antara karier atau cinta dari dua pria berkuasa. Namun, hidupnya hancur dalam semalam ketika rahasia besarnya terungkap hingga ia berakhir di pelelangan ilegal. Didorong dendam akibat pengkhianatan, Cassie mengambil tawaran nekat demi membalas rasa sakitnya. Mampukah ia bangkit sebagai Dewi Keadilan dan menemukan cinta sejati, atau justru rahasia lain akan terbongkar di hadapan dunia?
Sampul Novel Mual! Wajahku Merona Dimanjakan Bos yang Agresif
7.8
Akibat salah masuk tenda saat acara kantor dalam kondisi mabuk, Liana tidak sengaja tidur dengan atasannya. Panik setelah terbangun, ia langsung kabur dan berusaha bersikap ekstra hati-hati di tempat kerja demi menjaga rahasia itu. Namun, dua bulan kemudian Liana justru mendapati dirinya hamil. Saat ia berniat melarikan diri lagi, sang CEO Perusahaan Barka langsung memblokir bandara dan menyudutkannya di dalam lift untuk meminta pertanggungjawaban atas calon anaknya.