Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kutukan Selingkuhan

Kutukan Selingkuhan

Rhino mengakhiri perselingkuhannya dengan Risa demi kembali ke pelukan sang istri. Namun, Risa yang murka melontarkan kutukan agar Rhino tewas dalam penderitaan. Tak lama, Rhino terserang berbagai penyakit misterius, mulai dari gangguan lambung hingga impotensi yang mengerikan. Di tengah keputusasaan, Rena sang istri mencoba menyelidiki latar belakang Risa. Ia justru menemukan fakta mengejutkan tentang sosok Risa yang sebenarnya jauh di luar nalar.
Bab
Bagikan

Bab 1

Nada dering mengalun dari ponsel Rhino. Rhino yang masih tidur dengan setengah wajah terbenam di bantal, akhirnya membuka sebelah matanya untuk mencari ponselnya.

Ternyata ponsel Rhino tergeletak di nakas, berdekatan dengan asbak berisi puntung rokok yang sangat banyak. Karena masih sangat mengantuk, ia sengaja tidak bangun. Hanya tangannya yang menggapai-gapai untuk memungut ponselnya.

Tanpa meliihat siapa yang menelepon, Rhino menjawab dengan suara serak khas orang yang baru bangun tidur.

"Halo... eh, assalamu 'alaikum...."

"Bang Rhino! Bang Rhino di mana?!!"

Dari seberang sana, seorang wanita membalas dengan panik. Rhino tersentak, lalu melihat nama yang tertera. Ternyata Reita, adik iparnya.

"Bang Rhino, cepat ke rumah sakit! Sekarang!"

"Ha? Siapa yang sakit?" tanya Rhino dengan kesadaran yang mulai pulih.

"Kak Rena, Bang! Kak Rena sudah masuk rumah sakit!"

"Hah? Rena sakit apa?" tanya Rhino lagi.

"Kok sakit, sih? Bang Rhino ngelantur ya? Kak Rena mau melahirkan, Bang! Sudah pembukaan... ah, aku nggak tahu. Pokoknya, Bang Rhino cepat ke sini! Aku kirimkan nama rumah bersalinnya, ya."

Rhino akhirnya bangkit dari tidurnya. Matanya melotot. Astaga, ia baru ingat sekarang! Istrinya! Istrinya, Rena, sedang hamil tua dan ternyata akan melahirkan malam... eh, ini malam atau pagi, sih?

Rhino melihat jam di ponselnya. Astaga, ternyata sudah pukul 07.00! Artinya, Rhino tertidur semalaman di rumah ini. Kenyataan itu menyadarkan dirinya bahwa ia tidak pulang ke rumah semalam, justru pada saat Rena paling membutuhkan suaminya.

Beruntung Rena masih punya adik yang bisa menolong dan membawanya ke rumah bersalin. Entah apa jadinya jika Rena sendirian saja di rumah pada saat masa bersalinnya makin dekat.

Rhino tersentak, lalu membalikkan badan. Ia menatap seorang wanita berpakaian minim, yang masih tertidur pulas. Dengan lembut, Rhino menggerakkan bahu wanita itu.

"Ris, Risa. Bangun, Ris. Aku harus pergi sekarang. Rena mau melahirkan," kata Rhino lembut.

Risa, nama wanita itu, menepis tangan Rhino. Tanpa membuka mata, ia menarik selimut hingga menutupi bahunya. Melanjutkan tidur.

"Aku harus pergi sekarang. Kamu nggak apa-apa 'kan, kutinggal sendirian?" tanya Rhino lagi, masih dengan kelembutan yang sama.

"Hem... pergi saja. Aku mau tidur!" balas Risa kasar.

Rhino mengembuskan napas. Ia segera memungut pakaiannya yang berserakan di kamar, lalu mengenakannya dengan sangat cepat. Setelah beres, ia beranjak menuju ambang pintu. Namun sesuatu membuatnya kembali menoleh pada Risa yang masih mendengkur halus.

Rhino mendekati Risa dan memandang wajahnya. Kemudian, ia membungkuk, hendak mencium kening wanita itu. Namun, saat bibir Rhino hampir mengenai sasaran, Risa membalikkan badan dengan cepat. Tangan wanita itu menampar pipi Rhino hingga pria itu terpaksa menarik wajahnya.

"Ugh," keluh Rhino sambil memegang pipinya.

Rhino mengembuskan napas berat. Ia akhirnya kembali berjalan menuju pintu kamar. Kali ini, ia akan benar-benar pergi.

"Setelah Rena melahirkan, aku akan menceraikan dia," ujar Rhino sebelum membuka pintu kamar.

"Benar, nih?"

Sahutan dari belakangnya tersebut membuat Rhino berbalik. Risa ternyata sudah duduk di tempat tidur, memandangnya dengan senyuman merekah. Ternyata, wanita itu hanya berpura-pura tidur sebelumnya.

"Benar, nih? Kau akan menceraikan dia, lalu menikahi aku?" ulang Risa memastikan.

"Iya. Aku akan menikahimu. Jadi kita tidak perlu sembunyi-sembunyi lagi seperti ini," jawab Rhino. Ia hendak mendekati Risa lagi. Namun mengingat tamparan yang ia terima sebelumnya, Rhino mengurungkan niatnya dan hanya terpaku di dekat pintu.

"Baguslah. Aku juga sudah lelah menyimpan rahasia ini. Rasanya muak sekali, harus berpura-pura," cetus Risa. Ia lalu berpakaian, lalu menghampiri Rhino yang setia menunggu.

"Aku antar ke depan," kata Risa saat Rhino membuka pintu kamar..

Rhino mengangguk, lalu membiarkan Risa berjalan di depannya. Memandu Rhino meninggalkan rumah mungil Risa.

Rhino memasuki mobilnya yang terparkir di halaman rumah Risa. Sebelum Rhino menghidupkan mesin mobilnya, Risa menumpukan kedua tangan dan kepalanya di jendela mobil yang terbuka. Bertanya sekali lagi untuk memastikan janji yang Rhino ucapkan di dalam rumah.

"Kau benar-benar akan menceraikan Rena, 'kan? Kalau tidak, aku tidak akan memaafkanmu. Ah, tidak. Aku akan mengutukmu, supaya kau mati perlahan-lahan dan penuh penderitaan karena sudah menyakiti hatiku!"

Rhino bergidik dan memohon, "jangan, dong. Aku bersumpah, hanya kau yang akan kupilih."

Risa tertawa kecil. Kemudian ia menarik tubuhnya hingga Rhino bisa menaikkan kaca jendela.

Tak lama kemudian, mobil Rhino bergerak meninggalkan rumah Risa. Pemilik rumah itu melambaikan tangan, melepas kepergian kekasih gelapnya itu.

Sambil mengemudikan mobil menuju ke rumah bersalin, Rhino menarik napas dalam. Ia mengingat janji dan sumpah yang ia ucapkan sebelum meninggalkan rumah Risa.

"Aku tidak akan mengecewakanmu, Risa," gumamnya. Menguatkan diri agar tidak mengecewakan wanita yang ia cintai itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CODE: FAUST
7.9
Bumi menjadi neraka sejak 2028 akibat virus misterius yang mengubah makhluk hidup menjadi mutan mengerikan. Di tengah reruntuhan peradaban tahun 2036, faksi-faksi seperti The Government dan Black Beast saling berebut kuasa. Di dunia yang kejam ini, Dr. Plague, seorang profesor dengan masa lalu kelam, berjuang mengembalikan kedamaian demi menebus dosanya. Namun, ia harus menghadapi perang saudara dan radiasi sambil mengungkap misteri besar di balik wabah yang menghancurkan dunia.
Sampul Novel DANGEROUS MAN
9.8
Athur Paker adalah CEO ternama sekaligus mahasiswa dengan sisi gelap yang haus darah. Hidupnya yang dingin berubah saat ia terobsesi pada Shena, gadis ceria yang berani menolak ajakannya. Meski ditolak, Athur menggunakan paksaan demi mengklaim Shena sebagai miliknya. Kini, hidup tenang Shena hancur dalam jeratan sang psikopat yang tak bisa ia hindari. Namun, rahasia masa kecil mulai terungkap. Akankah identitas asli Athur membawa petaka baru bagi Shena?
Sampul Novel I'm The Beast
9.0
Rodolfo Silas adalah pembunuh bayaran yang beralih menjadi pelindung desa saat teror makhluk aneh melanda. Di tengah misteri hilangnya manusia setiap bulan purnama, Rodolfo berjuang sendirian menghalau pasukan serigala berkat kemampuan tempurnya yang luar biasa. Namun, nasibnya berubah drastis ketika pasukan elite werewolf menculiknya dan mengubahnya menjadi monster mengerikan. Kini, ia harus menghadapi kenyataan baru sebagai bagian dari kaum yang ia lawan.
Sampul Novel Santet Pengantin
9.1
Dendam Rasti memuncak saat kembarannya bunuh diri dan ibunya menderita gangguan jiwa. Demi membalas sakit hatinya, ia tega mengorbankan sahabat kecilnya melalui ilmu pengasihan. Tak tinggal diam, sang sahabat membalas dengan menjadi pengabdi setan hingga teror ilmu hitam saling menghancurkan hidup mereka. Kehilangan calon anak akhirnya membongkar aib Rasti di depan suaminya. Di tengah kehancuran total, mereka mencoba bertaubat demi mencari ampunan Sang Pencipta.
Sampul Novel Suami Dari Alam Lain
8.5
Indri dan kedua sahabatnya terjebak dalam dilema asmara setelah jatuh hati pada sosok pria rupawan dari Uwentira. Sebagai kota gaib terbesar di Indonesia, tempat itu menawarkan pesona mistis yang sulit ditolak. Kini, mereka harus menghadapi pilihan sulit yang akan mengubah hidup selamanya. Haruskah mereka tetap tinggal di dunia manusia yang nyata, atau memilih menetap selamanya di alam lain demi cinta? Sebuah kisah fantasi penuh misteri.
Sampul Novel Teror Berdarah
9.7
Kehidupan Yonna yang tenang bersama Luther dan sahabatnya mendadak berubah menjadi mencekam. Di tengah konflik orang tuanya yang saling tidak peduli, serentetan kasus bunuh diri misterius mulai menghantui lingkungannya. Ketegangan memuncak saat perayaan Halloween tiba, memicu pertanyaan besar tentang sosok murid baru dan simbolisme warna merah. Apakah semua kengerian ini adalah perwujudan dari mimpi buruk yang selama ini menghantui tidurnya?