Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel KUTANG GANTUNG

KUTANG GANTUNG

Dara, remaja berusia 18 tahun, mengalami trauma hebat setelah kehormatannya direnggut paksa oleh ayah kandungnya, Herman, dan kakaknya, Ardi. Tragedi memilukan ini tidak hanya menghancurkan masa depannya, tetapi juga merenggut nyawa ibunya. Terjebak dalam penderitaan dan pengkhianatan keluarga sendiri, Dara kini berdiri di titik nadir. Bagaimana ia akan bangkit menghadapi luka batin tersebut dan membalaskan dendam atas segala rasa sakit yang ia terima?
Bab
Bagikan

Bab 3

Melihat hubungan Mirna dan Herman berjalan sangat baik, hati Dara merasa tenang. Sejak mengenal Herman pun, lelaki itu selalu menunjukkan sikap hangat layaknya seorang ayah.

“Ra, Ibu ingin menikah lagi. Apakah boleh sayang?” suara Mirna pada suatu malam. Dara memang sudah mengetahui hubungan antara ibunya dengan Herman. Dan selama itu pula Herman menunjukkan sikap yang baik layaknya seorang ayah. Ditambah rumor yang beredar, Herman memiliki seorang anak laki-laki yang sedang mengecam pendidikan di salah satu universitas.

“Apakah dengan om Herman, Bu?” sidik Dara dengan suara dipelankan. Mirna mengangguk.

“Selama ibu bahagia, Dara restui. Yang terpenting ibu bahagia. jangan kayak pernikahan ibu dengan om Farhan. Suka main kasar.” Kalimat Dara mengingatkan Mirna pada pernikahan kedua yang kilat dengan lelaki tempramen bernama Farhan.

Mirna sangat bahagia mendengar izin dari sang putri. Ia dan Herman pun segera melangsungkan pernikahan. Selepas menikah, Herman dan Ardi memilih tinggal menetap di rumah besar Mirna. Tidak ada yang tahu jika ayah dan anak itu sebenarnya tak jauh berbeda dengan bajingan lainnya.

“Rumahku terlalu besar, Mas. Kamu dan Ardi saja yang ikut tinggal di sini. Biar ramai,” kata Mirna saat itu. Ardi dan Herman sangat bahagia. siapa yang tak bahagia, tiba-tiba menjadi seorang konglomerat dan tinggal di rumah mewah.

Bekerja sebagai mandor pabrik, adalah posisi yang sangat rendah di mata Herman. Namun berkat kelihaiannya mengambil hati Mirna, dari seorang mandor pabrik kini berpindah menjadi manager personalia. Atau lebih tepatnya suami pemimpin perusahaan.

“Aku belum bisa memberi posisi jabatan sebagai CEO, Mas. Tetapi aku akan meminta Santi untuk mengajarmu pelan-pelan ya. Kalau sudah bisa nanti toh, kamu yang akan menggantikan aku di sini.” Kalimat Mirna kali ini membuat kepala Herman semakin melayang-layang bahagia.

“Ouh, terima kasih sayang. Aku semakin sayang sama kamu. Dan aku janji akan menjaga kepercayaan yang kau berikan kepadaku,” ucap Herman memeluk Mirna di depan seluruh karyawan.

Tatapan iri menampil dari beberapa orang yang kurang menyukai sosok Herman. Bagaimana tidak, sejak pernikahan keduanya, Mirna dan Herman tak malu-malu lagi memamerkan kemesraan mereka di depan umum.

“Norak,” komentar salah satau karyawan selepas Mirna mengumumkan posisi Herman yang baru dalam perusahaan.

Mendaki piramida kesuksesan melalui pernikahan, adalah salah satu trik dari Herman. Dan lihat hasilnya, tidak sia-sia. Begitu mendapat status suami-istri, Herman juga mendapat posisi teratas sebagai manager personalia. Lagat Herman langsung berubah derastis. Sedikit terlihat angkuh. Ia semakin mengangkat wajah pada karyawan-karyawan lainnya.

“Yang tidak mematuhi perintahku, akan ku pecat! Mengerti?!” hentaknya pada beberapa bawahannya. Mereka hanya menunduk takut dan mengiyakan saja. Dan yang pastinya, mereka tidak ingin mencari masalah atau berurusan dengan lelaki itu.

“Kamu! Kemari!” panggilnya pada Dira, salah seorang staf personalia yang termuda.

“Yang lainnya silahkan keluar. Dan kerjakan pekerjaan kalian.” Unggah Herman. Seluruh karyawan pun menurut. Hanya Dira yang masih tinggal di dalam ruang itu.

Atmosfer berbeda sangat terasa dalam ruangan itu. Dira menunduk takut. Tatapan Herman terlihat penuh mesum kepadanya. Didekatinya gadis yang berdiri dengan tubuh gemetar itu. kemudian tangannya mulai meraba tubuh Dira dari ujung atas hingga pinggang. Bahkan memijat bagian terempuk di sana.

“Kalau kamu mau saya kasih upah lebih, kamu harus menemani saya, bagaimana?”

“T … Tapi, Pak. Bagaimana kalau Ibu Mirna tahu? Dan seisi perusahaan ini?” ucap Dira takut-takut.

“Tenang saja. Selama mulut kamu ini bungkam, semua tidak akan tahu termasuk istri saya. Saya akan menyimpan rahasiamu, sama seperti kau menyembunyikan identitas ibumu yang seorang pelacur.”

DEGH.

Sontak Dira terkejut mendengar ternyata Herman sudah mengetahui latar belakang keluarganya. Mau tidak mau, Dira pun harus menuruti kemauan lelaki itu.  herman menunjuk Dira sebagai sekretarisnya, agar ia bisa dengan leluasa menjamah tubuh gadis itu kapanpun ia inginkan.

Lain Herman, lain pula dengan kemesuman anaknya. Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Rasanya pribahasa itu sangat tepat untuk menggambarkan sisi Ardi dan ayahnya, Herman.

Hari ini Dara tidak masuk sekolah. Sebab. Dua hari lagi ia akan menghadapi ujian akhir. Jadi sekolah memberinya waktu luang di rumah untuk mempersiapkan diri. Ardi pun tidak masuk kuliah hari ini.

Suasana rumah terasa sepi hari itu. hanya Ardi dan Dara yang beraktivitas di rumah tersebut. Mirna dan Herman sedang berada di kantor. Sementara di rumah Mirna memang tidak menggunakan jasa layanan pembantu, mengingat Dara sudah besar dan bisa masak sendiri.

Suasana sepi itu digunakan Ardi untuk melaksanakan niatnya yang selama ini terpendam pada Dara.

“Bisa datang ke kamar gua nggak, sekarang?” isi pesan singkat yang dikirim Ardi melalui ponsel Dara.

Kening gadis belia itu merengut. Tak biasanya kakak lelakinya itu memanggilnya ke kamar. Tapi panggilan tetaplah panggilan yang harus dipenuhi.

Suara pintu kamar terbuka, wajah tampan Ardi menolah ke arah tubuh yang sudah berdiri di ambang pintu itu.

“Lo nggak sekolah? Kenapa?” tanyanya pada jarak yang renggang.

“Libur tenang, Kak. Lusa mau ujian akhir.”

“Ouh … umur lo berapa?” tanya Ardi lagi.

“Se … mbilan belas, kak. Kenapa?”

“Sini lo!” Ardi mengibaskan tangannya meminta Dara mendekat. Tidak ada rasa curiga yang dirasakan oleh gadis itu. ia berjalan masuk begitu saja dan berdiri tepat di depan Ardi.

“Duduk!” titah Ardi menepuk sisi tubuhnya. Dara menurut dan meletakkan tubuhnya di sisi Ardi.

Tanpa aba-aba yang jelas, tangan Ardi langsung mendorong tubuh Dara terempas ke atas kasur. Dara terkejut. Ia pun mulai memberontak untuk melepaskan diri. Namun terlambat, kekuatan Ardi saat ini melebihi dirinya.

Dara hancur, warna bercak merah itu menandakan kemenangan bagi Ardi karena telah berahsil merenggut mahkota berharga Dara.

“Awas kalau lo berani-berani mengadu. Gua nggak akan segan-segan bikin hidup nyokap lo hancur.”

Sejak ancaman itu mendengung, Dara tak bisa berbuat apa-apa lagi selain diam, dan meratapi kesedihannya. Hingga malam menjemput, seusai makan malam, Dara memilih langsung memasuki kamarnya.

Percintaan Herman dengan Dira rasanya belumlah memuaskannya. Pasalnya, bercinta dengan gadis itu hanyalah sebentar, sebab Mirna lagi-lagi mengganggu kesenangannya itu.

“Mas, kamu di mana? kita nggak pulang bareng?” suara Mirna yang menderu melalui telpon saat Herman dan Dira sedang berada di hotel. Dia baru saja usai dari kegiatan panasnya denga Dira yang sedang mengancing kemejanya.

“Iya, aku akan pulang, tapi agak telat. Aku ada urusan mendadak sedikit nih,” alasan Herman.

“Oh, ya udah. Kita ketemu di rumah ya, Mas.”

“Iya, sayang.”

Ketidak puasan ini membawa Herman untuk melampiaskan sakit hati sekaligus gairahnya pada Dara. Entah kenapa, sejak ia menikah dengan Mirna, ia merasa kurang tertarik lagi bercinta dengan wanita itu. Dan lebih memilih bercinta dengan yang lain saja meskipun itu anak tirinya.

“Ayah! Ayah! Jangan ayah!” ronta Dara di tengah mulutnya yang dibekap oleh Herman malam itu.

“Diam! Jangan teriak! Layani aku sekarang!” paksa Herman.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Love Betrayal
8.9
Duniaku runtuh seketika saat melihat suamiku berjalan mesra dengan wanita lain. Perempuan cantik berambut panjang itu menggandeng lengannya dengan penuh kehangatan. Mereka berdua saling melempar senyum manis, tampak sangat bahagia layaknya sepasang pengantin baru yang tengah dimabuk cinta. Siapakah sosok misterius itu sebenarnya? Hubungan rahasia apa yang dia miliki dengan suamiku di belakangku? Sebuah kisah fiksi penuh tanda tanya dan pengkhianatan.
Sampul Novel DUNIA MAYA
9.2
Aruni Maya adalah wanita tangguh yang hancur setelah kehilangan ibu dan anak angkatnya. Di tengah duka, dia harus menghadapi kekejaman Toni, suaminya yang ternyata hanya mendekati Maya demi membalas dendam masa lalu. Namun, sebuah rahasia besar terungkap bahwa Maya bukanlah anak kandung dari orang tua yang dibenci Toni. Penyesalan datang terlambat saat Maya berjuang bangkit dari pengkhianatan, menemukan jati diri aslinya, dan menghadapi ujian hidup baru yang mendewasakan.
Sampul Novel Hanin & Wahyu
8.0
Hanin dan Wahyu adalah saudara kembar yang selalu seiring sejalan hingga mereka dewasa. Namun, perbedaan mencolok muncul saat mereka memilih pasangan hidup. Suratman sukses menjadi konsultan bank dengan istri sekretaris hotel yang ambisius. Sebaliknya, Suratmin hanya bekerja sebagai petugas kebersihan dengan istri ibu rumah tangga biasa. Perbedaan status dan pola asuh anak yang kontras ini akhirnya memicu konflik besar yang mengorbankan masa depan anak-anak mereka.
Sampul Novel I'm Sorry, Rachel
8.7
Rachel terbiasa menderita akibat kebencian ibunya yang menganggap kelahirannya sebagai kesalahan masa lalu. Hidupnya kian hancur saat dipaksa menjadi tumbal keluarga dengan menikahi putra bungsu keluarga Halim yang berkebutuhan khusus. Namun, suaminya, Fahlan, ternyata menyimpan rahasia besar yang menyakitkan. Di tengah pengabaian Fahlan terhadap dirinya dan anak mereka, Rachel harus menghadapi kenyataan pahit bahwa dunia memang kejam dan karma itu nyata.
Sampul Novel Istri Memalukan
9.7
Bagi Yudha, istri hanyalah simbol status untuk menunjukkan kesuksesannya sebagai manajer. Namun, penampilan Yasmin saat acara pengukuhannya justru dianggap memalukan, hingga Yudha tega mengusirnya sebelum pesta dimulai. Di tengah keretakan hubungan mereka, muncul sosok wanita penggoda yang mulai mendekati Yudha. Akankah Yasmin tetap bertahan dalam pernikahan yang hambar ini, ataukah kehadiran orang ketiga akan mengakhiri segalanya selamanya?
Sampul Novel Jodohku Soulmateku
9.5
Fahri dan Damar sepakat menjodohkan Dita dan Bagas sejak kecil. Namun, kondisi kesehatan Fahri yang memburuk serta krisis finansial di perusahaan Damar memaksa pernikahan dini saat Dita berusia 16 tahun. Usai akad, mereka terpisah tanpa pernah bertemu selama bertahun-tahun. Takdir mempertemukan mereka kembali saat Dita hampir lulus jadi dokter spesialis dan Bagas telah menjabat CEO. Mampukah pernikahan lama yang dingin ini berubah menjadi cinta sejati?