Sampul Novel Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku

Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku

8.1 / 10.0
Dalam romance novel Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku, Nazeea Athaya harus menghadapi pengkhianatan Mas Raga demi masa depan buah hati. Saat dipandang rendah oleh wanita lain, ia memilih berhenti menjadi istri yang bodoh. Baca kisah modern novel ini untuk mengungkap keberanian Nazeea.
Ringkasan Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku
Rumah tangga Nazeea Athaya dan Raga jauh dari kata sempurna. Meski sang suami berulang kali mengkhianati komitmen pernikahan mereka demi wanita lain, Nazeea memilih bertahan hanya karena memikirkan masa depan buah hatinya. Namun, kesabaran itu mencapai batasnya saat sang selingkuhan melontarkan hinaan yang menyadarkan posisinya. Kini, Nazeea tak lagi tinggal diam dan siap membongkar kebusukan suaminya yang berprofesi sebagai pilot tersebut.
Baca Selengkapnya

Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku Bab 1

(Mereka masuk ke dalam kamar yang sama.)

Kubaca dengan seksama pesan dari seseorang yang kuminta untuk mengintai suamiku dan gundiknya.

(Baik, terima kasih,) balasku singkat.

Menarik nafas panjang untuk meredakan sesak yang ada dalam dada, aku keluar dari kamar hotel yang kini kutempati. Langkahku cepat bersama manager hotel yang sebelumnya kupinta bantuannya.

Tanpa mengetuk pintu dahulu. Pria yang berdiri di sampingku langsung menempelkan card key untuk kemudian pintu terbuka lebar.

Langkahku cepat masuk ke dalam kamar, melihat sepasang pria dan wanita tengah melakukan itu dengan keadaan tanpa sehelai benang pun.

Berdehem pelan, kulihat wajah keduanya yang langsung terperanjat dengan mata membulat, lalu buru-buru menarik selimut untuk menutupi raganya yang tak berbalut.

“Zea?!” lirih si gundik.

“Mama?” Pria yang berbalik dengan gundiknya itu melotot menatap ke arahku. Suamiku juga terkejut melihatku berdiri bersama beberapa orang yang salah satunya memegang handycam.

“Pakai pakaianmu, kita bicara.”

Mas Raga susah payah menelan saliva. Mungkin tak menyangka aku akan mempergokinya untuk yang kesekian kali.

Ya, dia adalah Mas Raga—suamiku. Untuk kesekian kalinya dia berselingkuh dengan wanita yang tidak pernah henti-hentinya mengajar dia.

Shevaya namanya.

Enam kali sudah ‘ku maafkan perbuatannya, tapi kali ini lebih keterlaluan. Mereka bahkan dengan teganya sedang melakukan hal itu.

Nyeri tentu saja, sakit hati apalagi. Tapi aku tak berdaya atas keadaan. Perpisahan yang pernah terpikirkan akan membuat orang-orang di sekitarku terluka.

Aku sering memergoki mereka di hotel hendak check in, di mobil sedang bercumbu, bahkan saat mereka berada di bandara. Keduanya terlihat bergandengan tangan tanpa malu dilihat oleh orang sekitar.

Suamiku berprofesi sebagai pilot dan gundiknya yang berprofesi sebagai seorang pramugari, memungkinkan keduanya untuk sering bepergian bersama, bahkan menginap di hotel yang sama saat fly ke berbagai kota atau negara.

Dan sekarang, untuk sekian kalinya aku harus mendapati kenyataan tentang suamiku yang doyan jajan dan selingkuh, dan lebih parahnya pada orang yang sama.

Benar-benar gila.

“Ma, aku minta maaf. Aku mengakui apa yang aku lakukan ini salah. Tapi aku tidak akan melakukannya lagi. Aku mohon kali ini, maafkan aku, ya?” pinta Mas Raga setelah kami berada di dalam kamarku.

Pria itu tadi mengikuti dengan tanpa pakaian. Dia hanya mengenakan celana pendek tak peduli dengan pandangan orang lain.

“Sudah berapa kali kamu meminta maaf, dan sudah berapa kali kamu berjanji untuk menghentikannya, Mas?” ucapku dingin.

Aku duduk di sofa dengan kaki bersilang. Tak lupa kupasang wajah dingin sebagai puncak kekesalanku padanya.

“Ini bukan kali pertama, tapi aku akan meyakinkanmu kalau ini yang terakhir kalinya. Aku mohon sekali lagi, maafkan aku, ya.”

Pria itu hendak mendekat dan menyentuh pipi, tapi buru-buru kudorong dadanya dengan kasar.

“Jangan sentuh aku dengan tangan jijikmu itu. Sebaiknya kamu mandi dan bersihkan diri,” hardikku kasar. Lalu melengos melihat wajahnya yang tanpa rasa bersalah.

“Oke, aku tahu kamu sedang marah sekarang. Tapi tidak apa-apa, aku sering minta maaf padamu. Jadi tolong lupakan kejadian barusan.”

Dengan entengnya pria itu berucap, lalu pergi mandi dan meninggalkan kamarku.

Aku mencebik dan meremas rambut berulang. Untuk kesekian kalinya hatiku dicabik-cabik oleh pria bernama Raga yang sudah menikahiku selama 6 tahun tersebut.

Apa kurangku dan apa salahku? Aku sudah memberikan putra-putri yang tampan dan cantik. Aku juga sudah menjadi wanita yang baik dan hanya diam di rumah. Resign dari tempat kerja yang sama-sama seorang pramugari.

Dulu kami berkenalan saat Mas Raga training menjadi co-pilot. Waktu itu sikapnya yang santun dan hangat membuatku tertarik. Tak membutuhkan waktu lama untuk kami berkenalan hingga akhirnya melangsungkan pernikahan dengan tanpa paksaan.

Kami saling mencintai dan rumah tangga kami pun terbilang harmonis. Tapi satu kebiasaannya yang sulit untuk aku maafkan adalah berselingkuh. Dan parahnya lagi dengan wanita yang sama.

Shevaya, tak pernah lelah mengejar suamiku setelah ancaman dan makian yang terlontar dari bibirku. Wanita itu malah semakin menjadi-jadi saat berulang kali kuminta untuk menjauhi suamiku.

Tak terhitung pertemuan diam-diam mereka di bawah pengawasan orang yang kubayar. Meski tidak sampai ngamar tapi mereka sering menghabiskan makan malam berdua.

Untuk kesekian kalinya inilah titik jenuh yang kurasakan sekarang, dan anehnya aku belum bisa melepaskan pernikahan ini. Dua buah hati yang menjadi pikiranku. Selain itu dua keluarga akan sama-sama kecewa jika aku memilih untuk bercerai.

Pintu diketuk dari luar. Aku suruh orang itu masuk. Sedikit terkejut ketika langkah stiletto itu mendekat dengan penampilan yang cukup seksi.

Shevaya dengan gaun merah darah ditambah dengan sepatu hak tinggi berwarna hitam, membawanya mendekat ke arahku dengan dagu terangkat. Angkuh!

“Untuk apa kau menemuiku gundik? Apa kau tidak memiliki harga diri, atau kau tidak memiliki rasa malu sedikitpun, hingga kau mendatangi istri dari sah selingkuhanmu?” tanyaku emosi. Mati-matian kutahan kekesalan ini, tapi nyatanya aku tak bisa. Melihat mereka bercumbu tadi membuatku geram dan rasanya otakku hampir gila.

“Ck! Kamu cepat sekali emosi, Zea. Pantas saja Mas Raga berkali-kali kembali ke pelukanku.”

“Itu karena wanita gatal sepertimu tak pernah bisa lepas dari buaya buntung seperti suamiku,” bentakku membalikkan ucapannya. “Lagian kenapa kau bangga, hah?! Kau itu hanya ditunggangi bukan dinikahi!” lanjutku dengan gigi bergemerak.

“Heh, itu cuma anggapanmu. Tapi, biar kukatakan padamu. Zea, sampai kapan kamu akan mempertahankan pria yang jelas-jelas sudah tidak menginginkanmu lagi, hm? Dan apa kamu tidak lelah jadi istri tak dianggap?!”

“Apa kau bilang? Hati-hati kalau bicara.”

“Oke, coba tanyakan pada hatimu. Kenapa Mas Raga berulang kali selingkuh dan berpaling darimu, bahkan tak memperdulikan perasaanmu dan anak-anak. Bukankah itu artinya dia sudah lelah dan jenuh padamu? Lalu sampai kapan kau akan mempertahankan pria itu, hm?”

Sheva semakin menantang dengan dagu terangkat. “Ingat Zea, Mas Raga tidak akan pernah berhenti berselingkuh karena itu sudah wataknya. Dia hanya menuntut maaf padamu lalu semuanya kembali seperti semula. Apa kau tidak lelah, Zea? Apa kamu pikir dengan maaf maka dia merasa menyesal? Tidak. Dia mungkin berada di sisimu, tapi hati dan perasaannya sudah kugenggam dengan erat. Jadi berhenti membuang waktu untuk mempertahankan sesuatu yang sebenarnya sudah lepas dari tanganmu.”

Mataku panas, hatiku terbakar. Merasa tertampar akan kebenaran ucapan dari wanita binal itu.

Ya, aku bukannya tidak tahu semua fakta ini. Hanya saja hatiku selalu berkilah dan berpikir semuanya akan baik-baik saja setelah kata sakral itu terucap. Sebuah kata maaf untuk mengembalikannya ke sisiku, lalu semua terulang dan terulang.

Sheva mendekat dengan sudut bibir terangkat. Dari jarak sedekat ini bisa kuhidu aroma Clive Christian milik suamiku menempel di raganya.

Dia menyentuh ujung rambutku dan memainkannya. Aku terdiam dengan emosi meluap tapi kalah dengan fakta dan kenyataan.

“Dan ya, aku mengatakan ini karena aku kasihan padamu. Selama ini kamu terus-terusan dikhianati dan dibohongi, sementara kami bermain-main dengan leluasa. Melepaskan rindu, mengadu asmara, dan bergelut di atas tempat tidur tanpa sepengetahuanmu. Jadi, daripada kau terus-terusan hidup dalam halusinasi dan rasa sakit, sebaiknya lepaskan saja dia dan biarkan dia bersamaku. Karena meskipun sekarang kami ketahuan olehmu, akan ada waktu lain, jam lain atau tempat lain dimana kami akan menghabiskan malam bersama tanpa memperdulikan keberadaanmu. Bukankah kau terlihat menyedihkan di sini?”

Deg!!

Sialnya gundik itu berkata benar. Aku tak lebih dari wanita yang sangat menyedihkan sekarang. Tapi baiklah, jika itu keinginannya. Mungkin inilah saatnya kulepaskan Mas Raga untuk gundiknya dan melepas rasa sakit.

“Sheva, kenapa kamu di sini?” Lamunanku buyar melihat Mas Raga dengan koper yang digeretnya. Pria itu mungkin bingung melihat pasangan mesumnya berani menghadapiku.

“Aku sedang mengingatkan istrimu, Mas. Dan aku sudah selesai.” Wanita itu melirik jumawa. “Dah, sampai jumpa lain kali, Zea.”

Bisa-bisanya Sheva berkedip sambil menyentuh dada suamiku, lalu melenggang pergi dengan senyum puas. Sedangkan di sini, di dalam dadaku sesuatu yang bernama hati sedang terbakar.

“Apa yang dikatakan oleh Sheva barusan? Kau tidak menanggapinya dengan serius, ‘kan?”

“Sayangnya apa yang dikatakan oleh wanita itu sepenuhnya benar. Hanya aku saja yang bodoh, yang terus-terusan memintamu untuk kembali ke sisiku padahal tak ada lagi yang bisa kita pertahankan.”

“Apa?!”

“Tapi aku tak mau hancur sendirian, Mas. Kamu dan gundikmu juga harus merasakan hal yang sama,” ucapku dingin seiring ponsel yang terus-terusan bergetar, yang kutahu sedang membawa kabar buruk.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kubongkar Perselingkuhan Suami Pilotku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cintanya, Penjaranya, Putra Mereka
7.9
Brama Wijaya memenjarakanku selama lima tahun atas fitnah pembunuhan Kania. Setelah bebas, ia menyiksaku di kandang anjing dan memaksaku meminum obat mandul. Saat Kania terungkap masih hidup, Brama membiarkan adikku tewas di tangan Kania. Aku pun mengakhiri hidup demi membalas dendam. Kini, aku terbangun tepat di hari kebebasanku. Dengan kesempatan kedua ini, aku bersumpah akan menyeret Brama dan Kania ke neraka atas segala penderitaan yang telah mereka perbuat.
Sampul Novel Diabaikan Berujung Penyesalan
7.8
Saat kehamilannya berbarengan dengan Rosa, sang suami yang merupakan bos mafia justru memilih mengakui anak Rosa demi melindunginya. Tokoh utama dikhianati setelah sepuluh tahun mencintai pria itu. Di tengah keputusasaan, keluarganya sendiri mengutuknya dan memaksa menggugurkan kandungan karena dianggap hamil tanpa suami. Ketika suaminya sibuk menemani Rosa di kota lain, ia memutuskan pergi selamanya. Kisah novel modern ini penuh konflik emosional yang mendalam.
Sampul Novel Pengkhianatan Sang Gamma, Pasangan Pendendam Sang Alpha
8.2
Lima tahun kuberikan segalanya untuk Lucian hingga ia menjadi Gamma, namun ia mengabaikan nyawaku demi saudara tiriku. Setelah disiksa di penjara atas perintahnya, aku menyadari ia hanya haus kekuasaan. Kini, saatnya pembalasan. Lucian hadir di upacara ikatanku dengan harapan palsu, hanya untuk menyaksikan aku bersanding dengan Alpha rival yang menjadi pasangan kedua sejatiku. Ini bukan tentang pengampunan, melainkan awal kehancurannya yang menyakitkan.
Sampul Novel Suamiku adalah guruku
9.2
Bayangkan harus merelakan masa muda yang penuh mimpi dan keseruan bersama teman-teman demi sebuah perjodohan yang diatur oleh sang ayah. Di usia yang masih sangat belia, aku terpaksa melepaskan ambisi dan cita-citaku untuk mengikat janji suci pernikahan dengan sosok yang tak pernah kuduga. Kini, kebebasanku terkubur oleh tanggung jawab baru sebagai seorang istri, mengubah seluruh alur hidupku yang seharusnya masih dipenuhi dengan kegembiraan masa remaja.
Sampul Novel The Devil CEO
7.8
Ethand Girogino Alves, CEO Alves Corp yang kejam, dikenal lewat kata-katanya yang tajam dan menyakitkan. Pertemuannya dengan Emma Liandra Jones, seorang pakar IT jenius yang kecantikannya luar biasa, memicu konflik sejak hari pertama. Meski Ethand menghinanya sebagai barang murah, Emma berani melawan arogansi sang bos. Kisah ini mengikuti dinamika keduanya di dunia korporat, di mana kecerdasan Emma mulai mengguncang prinsip hidup sang CEO yang sedingin iblis.
Sampul Novel Transmigrasi Sang Mafia
9.1
Zaira Leonhardt, pemimpin mafia Eropa Timur yang kejam dan CEO berpengaruh, tewas lalu terbangun dalam raga Callista Renée. Callista hanyalah siswi SMA lemah yang kerap dirundung. Meski terjebak di tubuh rapuh, Zaira menggunakan insting predator dan kecerdasannya untuk berkuasa kembali. Namun, rahasia kelam tubuh barunya mulai terungkap. Sementara itu, siswa populer Kael Evandros ternyata menyimpan misteri yang jauh lebih berbahaya dari masa lalu Zaira sendiri.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan