Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel KUBALAS KAU DENGAN ELEGAN

KUBALAS KAU DENGAN ELEGAN

Dunia Sahira yang tenang runtuh seketika saat ia memergoki suaminya berkhianat dengan sahabatnya sendiri. Di tengah kehancuran hati akibat pengkhianatan ganda tersebut, harapan muncul dari arah yang tak terduga. Seorang miliarder dari masa lalu kembali hadir dalam hidupnya, menawarkan perlindungan dan mengajak Sahira untuk menyembuhkan luka bersama. Akankah momen ini menjadi awal kebahagiaan baru bagi Sahira setelah dikhianati secara menyakitkan?
Bab
Bagikan

Bab 3

Sahira segera hentikan langkahnya dan menoleh ke arah mobil yang berhenti tepat di sampingnya, dan seorang pria lantas segera turun dari sana menghampirinya.

"Mas Andri! Ada apa mas?."

Tanya Sahira segera ketika mengetahui siapa pria yang berada di dalam mobil itu yang kini berdiri tepat di depannya.

"Kamu mau ke mana sekarang? Malam-malam begini sambil menyeret koper, aku rasa itu tidak baik untuk seorang wanita."

Tanya pria itu segera sambil menatap wajah adik iparnya yang terlihat segera menoleh ke arah lain.

"Bukan urusan mas Andri."

Sahut Sahira sambil kembali berjalan namun Andri ternyata mengikutinya.

"Aku hanya mencoba untuk berbuat baik kepadamu, karena malam sudah larut dan kamu masih menyeret koper tanpa tujuan, apa kamu tidak takut bertemu preman? Mereka akan menangkap dan melecehkan mu, apa itu yang kamu mau?."

Seruan Andri tersebut kembali menghentikan langkah Sahira, yang menarik nafas dalam-dalam karena sama sekali tidak mengerti dengan keluarga suaminya, di satu sisi ada orang tua yang sama sekali tidak menyukainya, namun di sisi lain anggota keluarga mencoba untuk menjadi pahlawan kemalaman baginya.

"Emangnya kenapa mas Andri harus peduli?

Ini semua karena ulah adik mas Andri, dia telah mengkhianatiku, membawa madu ke rumahku dan meminta aku untuk hidup Satu atap dengannya, mungkin dia berpikir kalau aku ini adalah robot yang tak memiliki hati sehingga dia bisa seenaknya padaku."

Ujar Sahira mengeluarkan unek-uneg yang ada di dalam hatinya, air matanya kembali meleleh deras sehingga Andri pun mendekat padanya.

"Aku sangat mengerti perasaanmu, tapi untuk malam ini cobalah untuk menerima bantuanku, mari ikut aku ke apartemen yang selama ini tidak aku tinggali, Kamu bisa tinggal di sana selama yang kau mau sampai kau menemukan tempat tinggal yang cocok untukmu, daripada kamu harus luntang-lantung di jalan dan akhirnya ditangkap preman kemudian diper*kosa."

Ucapan Anda tersebut membuat Sahira termenung, ia membenarkan perkataan pria itu dan akhirnya mengangguk mengiyakan karena tak punya pilihan lain.

Andri pun segera meraih koper yang ada di tangan Sahira lalu menyeretnya menuju mobil, sejujurnya tidak ada seorangpun anggota keluarganya yang tahu kalau ia telah menolong wanita itu, selama ini hubungannya dengan Indra adiknya memang terhitung tidak dekat, bahkan keduanya jarang bertegur sapa, apalagi Andri memang memiliki rumah sendiri dan kesibukan sebagai seorang lawyer yang cukup dikenal di negara ini.

Akhirnya Sahira pun duduk manis di mobil Andri menuju arah apartemen milik pria itu, ia akan mencoba untuk tinggal di sana sampai akhirnya menemukan rumah yang cocok untuknya dan dekat dari tempat kerjanya.

"Silakan masuk anggap saja rumah sendiri!."

Ucap Andri ketika telah sampai di unit apartemennya, sementara Sahira segera memindai apartemen tersebut dengan matanya, apartemen mewah itu memang milik Andri dan jarang ditempati oleh pria itu dikarenakan memiliki rumah pribadi yang jauh lebih mewah dan besar.

"Ini adalah kamarmu, baju-baju aku masih ada dalam lemari itu tapi kamu boleh memindahkannya, Dan aku harap kamu bisa betah tinggal di sini sampai kapanpun yang kamu mau."

Ucapan Andri tersebut hanya diangguki sekilas oleh Sahira yang masih terdiam tak memperdengarkan suaranya seraya memindai kamar yang akan ditempatinya tersebut.

"Kenapa mas Andri melakukan ini? Apa mas tidak takut jika nanti Ayah dan Ibu marah? Atau mungkin pacar mas Andri yang akan marah karena mas Andri menolong seorang wanita seperti itu."

Tanya Sahira dengan pandangan menyelidiki ke arah pria yang berdiri depannya itu, Andri memang belum menikah di usianya yang matang dan sampai saat ini masih menjalin hubungan dengan seorang model terkenal

Karena wanita itu belum mau menikah lantaran masih merintis karir. Walaupun sudah beberapa kali Andri mengajaknya untuk naik ke pelaminan.

"Kamu tidak perlu merisaukan apapun! Mereka adalah urusanku, yang perlu kamu lakukan hanyalah tinggal di sini dengan nyaman."

Sahira menatap lekat wajah Andri yang beraura dewasa dan memikat, wajahnya sangat glowing bak wanita akibat perawatan mumpuni dari pria itu yang kesehariannya harus melayani klien yang berhubungan dengan banyak masalah.

"Aku akan pergi dari sini setelah menemukan tempat yang baik dan cocok untuk ditempati, terima kasih atas bantuan mas."

Ucap Sahira akhirnya dengan suara rendah dan Andri terlihat manggut-manggut.

"Apa kamu butuh seorang pengacara untuk mengurus surat perceraian kamu? Jika kamu butuh maka kamu boleh menghubungi aku."

Pertanyaan Andri tersebut lagi-lagi membuat Sahira menatap tak percaya kepada pria itu.

"Apakah tidak apa-apa kalau mas Andri mengurus perceraian aku? Padahal Indra kan adik mas Andri sendiri."

Tanya Sahira lagi membuat Andri terlihat menggeleng.

"Memangnya kenapa kalau Indra adalah adikku? Aku sama sekali tidak menyetujui perbuatannya padamu, dia telah menghianati pernikahan yang kau perjuangkan dengan susah payah, aku merasa kamu memang pantas menuntut cerai darinya dan mendapatkan kehidupan baru serta masa depan yang lebih baik."

Sahira hanya mampu menghela nafas mendengar penuturan Andri, sejujurnya ia mengagumi pria di depannya itu karena sama sekali tidak berpihak kepada siapapun bahkan kepada adiknya yang notabenya memang salah.

"Ya sudah Sahira beristirahatlah! Malam sudah larut dan aku harus segera pulang tidak baik kalau seorang pria dan wanita berduaan di kamar apalagi malam-malam begini, sering ada setan yang lewat."

Candaan Andri tersebut membuat Sahira mengulas senyum tipis di bibirnya dan segera mengangguk ke arahnya.

"Sekali lagi terima kasih mas! Atas bantuannya."

Andri segera mengangkat dua jempol ke arah Sahira kemudian bergerak keluar dari kamar meninggalkan adik iparnya tersebut.

*

Keesokan harinya Sahira segera berangkat menuju arah tempat kerjanya, sejujurnya dia sangat malas berangkat bekerja, dikarenakan ia akan kembali bertemu dengan Indra dan Amelia, mereka memang satu kantor di sana dengan dia yang duduk di kursi manajer bagian personalia, sementara Amelia hanyalah karyawan biasa yang bekerja menjadi sekretaris Andri yang merupakan manajernya.

"Selamat pagi!."

Terus apa Sahira kepada karyawan yang sudah datang ketika sudah tiba di kantornya, yang berjalan masuk menuju arah ruangannya ikuti tatapan dekat daripada karyawan yang menatap ke arahnya.

"Aku benar-benar tidak menyangka Ibu Sahira masih mampu datang ke kantor setelah apa yang terjadi padanya."

Bisik seorang karyawan kepada rekannya, pasalnya Amelia sudah terang-terangan mengakui hubungannya dengan Indra, bahkan memposting foto pernikahannya di media sosial hingga menjadi viral di kalangan karyawan kantor, dan kini sudah menjadi rahasia umum kalau dia adalah istri kedua Indra, managernya sendiri, dan hal itu menjadi bahan gosip di kantor kini.

"Aku sih kasihan dengan ibu Sahira! Padahal Amelia itu kan sahabatnya sendiri yang tega merebut suaminya, kalau aku jadi ibu Sahira, aku pasti sudah menjambak rambut Amelia itu kemudian aku lempar dari atas gedung ini."

Karyawan lain ikut menimpali perbincangan dua orang itu sehingga kini Mereka pun berkumpul sambil bergosip hingga akhirnya Indra memasuki tempat tersebut bersama dengan Amelia yang bergelayut manja di lengannya.

"Selamat pagi!! Sedang apa kalian ngumpul-ngumpul di sini?."

Tanya indra segera saat melihat karyawan yang berkumpul di sana.

"Tidak apa-apa pak, hanya sedang bertukar pikiran saja."

Seru mereka serempak dan Indra pun segera mengedikkan bahunya, sementara Amelia masih bergelayut manja di lengannya, ia sama sekali tidak mengindahkan tatapan yang menyorot padanya bahkan ia terkesan sombong dan angkuh berjalan mengikuti Indra.

"Aku tahu apa yang sedang kalian gosipkan! Tapi yang harus kalian tahu kalau kami sudah menikah, dan itu adalah satu kewajaran! Toh Sahira juga tidak keberatan!."

Seruan Amelia itu membuat para karyawan melototkan mata seraya kembali saling berbisik satu sama lain, namun wanita itu terkesan tak peduli bahkan kembali melangkah dengan anggun mengikuti Indra.

...

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Istri yang Tidak Disentuh
8.1
Nasib membawaku dari kemiskinan menuju pernikahan dengan pria kaya raya yang mengaku jatuh hati sejak awal. Suamiku adalah sosok sempurna yang tampan dan setia, namun tindakannya justru memicu tanya. Meski tak ada celah untuk beradu argumen, sikap dinginnya terasa sangat janggal bagi pasangan yang saling mencintai. Aku terjebak dalam kebingungan mendalam tentang siapa dia sebenarnya. Rahasia besar apa yang sengaja ia sembunyikan dariku selama ini?
Sampul Novel Jangan Main-Main Dengan Dia
8.9
Yolanda dibuang ke desa terpencil setelah tahu ia hanya dijadikan alat bisnis oleh orang tua angkatnya. Tak disangka, ia justru menemukan jati diri sebagai pewaris keluarga konglomerat yang sangat berpengaruh. Meski dihujani kasih sayang, ia harus menghadapi kecemburuan adiknya. Yolanda pun bangkit membalas dendam dengan bakatnya yang luar biasa. Pesonanya memikat seorang miliarder ternama yang kini memojokkannya demi mengungkap rahasia besar Yolanda.
Sampul Novel Jay and her Odd Daddy
8.9
Jayashri alias Chai terjepit di antara himpitan ekonomi dan prinsip ibunya untuk tidak menjual harga diri. Di titik terendah saat ingin mengakhiri hidup, seorang pria asing menyelamatkannya dan menawarkan posisi sugar baby. Meski awalnya menolak keras, takdir mempertemukan mereka kembali. Sang pria menawarkan kontrak kerja sama tanpa pelecehan yang saling menguntungkan. Kini Chai bimbang, haruskah ia berpegang pada prinsip atau menyerah pada realita?
Sampul Novel Jodoh Pengganti
7.9
Shanaya menderita akibat perlakuan buruk keluarga kandungnya. Dianggap bak pembantu oleh ayah dan ibu tirinya, ia dipaksa menggantikan sang adik untuk menikahi putra keluarga Hartono. Sang adik menolak lamaran itu karena rumor mengerikan tentang sifat calon mempelai pria yang dikenal sangat kejam dan dingin. Tanpa pilihan, Shanaya harus menghadapi takdir baru yang penuh misteri. Akankah ia bertahan menghadapi pria yang ditakuti tersebut di dalam pernikahannya?
Sampul Novel My Posesif Ceo
7.8
Terjebak dalam situasi sulit, seorang karyawan terpaksa menjadi pengantin pengganti bagi bosnya yang keras kepala. Ancaman pemecatan membuatnya tak berdaya selain menyetujui pernikahan kontrak di atas materai. Status ini hanya berlaku sementara hingga Celine, kekasih sang CEO, menyelesaikan studinya. Di tengah sandiwara sebagai istri atasan, mungkinkah benih cinta tumbuh secara tak terduga? Inilah kisah pengabdian yang penuh dilema dan perasaan yang mulai goyah.
Sampul Novel Pengantin Pengganti Sang CEO
8.7
Demi membiayai pengobatan sang nenek, Autumn terpaksa menyamar menjadi Silvia untuk menikahi Rudy, seorang CEO kaya raya yang dikenal sebagai playboy. Meski awalnya Autumn hanya berencana bertahan selama satu tahun sebelum bercerai, takdir berkata lain. Di tengah reputasi buruk Rudy yang kerap bergonta-ganti pasangan, benih cinta justru tumbuh di antara mereka. Pernikahan kontrak yang didasari keterpaksaan ini pun berubah menjadi kisah romansa yang tak terduga.