Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kodrat (Menjadi Wanita)

Kodrat (Menjadi Wanita)

Reyna Anastasya adalah gadis tomboy yang rela mengorbankan segalanya demi kebahagiaan dua sahabatnya. Gadis yang akrab disapa Rey ini terpaksa menjalani peran sebagai istri kedua secara rahasia tanpa diketahui siapa pun. Namun, seiring berjalannya waktu, situasi yang ia hadapi menjadi kian rumit dan penuh tekanan. Di tengah badai konflik yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, mampukah Rey tetap tegar dan bertahan menghadapi peliknya takdir hidup ini?
Bab
Bagikan

Bab 3

Aisyah baru saja keluar dari perpustakaan bersama dengan Zahra temannya. Tadi dia inginnya mengajak Naufal dan teman-temannya yang lain untuk ke perpustakaan, tapi mereka pada menolak dan memilih pergi ke kantin. Naufal kalau sudah bersama mereka pasti jadi ikutan juga, jadi tidak mau diajak ke perpustakaan. Untungnya tadi ada Zahra yang mau Aisyah ajak ke perpustakaan, diapun tidak jadi sendirian.

Di belokan depan perpustakaan Aisyah dan Zahra berpencar, Aisyah akan pergi ke kantin menyusul suami dan teman-temannya yang lain. Pasti mereka sedang melihat wanita-wanita yang ada di kantin. Jangan sampai Naufal ikutan dalam hal itu, dia tidak boleh melihat wanita lain.

"Kalian betah sekali di kantin," Aisyah duduk di samping Naufal yang kosong, di samping kirinya ada Rey yang sedang membahas hal tidak penting bersama dengan Dimas dan Arfan.

"Kok cepet dari perpusnya?" tanya Naufal pada istrinya itu.

"Boong dia pasti, palingan dia nggak jadi ke perpusnya," sanggah Arfan yang langsung diberi tatapan mematikan oleh Aisyah.

Arfan menelan salivanya kuat-kuat, sepertinya dia salah bercanda. Ketiga temannya yang lain hanya menahan tawa saja.

"Daripada lu cuma nungguin kantin nggak jelas, bilang aja ke kantin cuma mau liat cewek-cewek biar bisa lu godain," balas Aisyah cukup sengit.

"Enak aja, itu bukan gua. Gua cuma ngikut aja, tuh si Rey yang suka gitu."

Yang disebut namanya merasa tidak terima namanya dibawa-bawa, Naufal hanya tertawa kecil sambil menepuk-nepuk pundak Rey. "Udah terima aja, emang lu gitu kan?"

Mata Aisyah beralih menatap tajam pada Rey. Bukan, bukan karena tadi Naufal menepuk-nepuk Rey. Aisyah seperti itu pada Rey karena sudah sering kali Rey melakukan itu.  Padahal dirinya itu juga seorang perempuan.

"Apaan?  Gua yang disalahkan."

"Apa tadi dia dapat sasaran cewek?" Telisik Aisyah curiga. Setiap Rey ke kantin, pasti selalu dapat satu cewek yang bakal jadi pusat perhatiannya.

"Tadi aja dia liat sama cewek di depan itu, dia katanya seksi," tutur Dimas tanpa dosa.

"Reyyyy!" teriak Aisyah kesal.

Rey hanya menutup telinganya dari saking sudah terlanjur sering Aisyah meneriaki dirinya.  Rey heran saja, kenapa Naufal mau-maunya menikahi wanita macan seperti Aisyah.

....

"Syah, jangan diam gini," ucap Nuafal frustasi.

Sepulang dari mengecek rahimnya dari rumah sakit Aisyah tidak bicara apa-apa. Dia akan menjadi seperti ini jika pulang dari rumah sakit mendapati dirinya yang belum juga hamil padahal kata dokter rahimnya sehat dan tidak ada masalah apa-apa. Ini memang baru seminggu berjalan dari peraturan yang Umi dan Abinya itu buat, akan tetapi bagi Aisyah waktu berjalan begitu cepat. Dia merasa tidak bisa memenuhi keinginan orang tua Naufal itu.

"Kamu pasti bisa, Syah. Kita hanya perlu menunggu saja, lagipula Umi memberi waktu tiga bulan. Dalam tiga bulan ini kamu pasti bisa hamil. Kita jangan putus doa dan usaha ya," Naufal berbicara dengan hati-hati karena dia tahu saat ini istrinya sangat tertekan dengan hal itu.

Naufal mendekati istrinya yang duduk di lantai sambil bersandar pada sisi ranjangnya. Mata Aisyah menatap kosong ke arah depan, Naufal tidak ingin mengganggu Aisyah. Dia hanya ingin berada di dekat Aisyahnya.

"Sepertinya sampai saat itu tiba, aku tidak akan bisa hamil. Ini hanya tiga bulan, sedangkan aku sudah berusaha dari tiga tahun lebih."

Naufal tidak mengerti kenapa akhir-akhir ini istrinya menjadi sangat pesimis seperti ini, padahal dirinya saja tidak pernah pesimis. Dia yakin ini hanya soal waktu saja, dia pasti bisa hamil. Karena apa yang dokternya katakan rahim istrinya itu baik-biak saja, tidak ada masalah. Mereka juga mengecek keadaan Naufal, siapa tahu yang bermasalah di sini adalah Naufal. Dan ternyata Naufal tidak ada masalah apapun, dia sehat. Ini yang membuat Naufal semakin yakin kalau ini hanya masalah waktu saja.

"Aku yakin kamu pasti bisa, kita pasti bisa."

"Nggak, Fal. Waktu tiga bulan ini sangat singkat menurutku, dan aku tidak akan bisa memberikan apa yang mereka mau dalam waktu tiga bulan ini."

"Jangan bicara seperti itu," Naufal semakin frustasi saja, dia mengacak rambutnya.

"Umi menginginkan kamu menikahi wanita lain, kalau begitu aku turuti. Tapi harus dengan permainanku sendiri," ucap Aisyah sambil menatap tajam pada Naufal.

Naufal tidak tahu apa yang akan istrinya ini lakukan, "Maksudnya?"

"Kamu ikuti saja apa yang aku mau, permainannya kita mulai dari sekarang!"

....

Rey bersiul sambil keluar dari dalam kamar mandi kosnya, dia sangat bersyukur karena dengan baik hati Aisyah dan Naufal mau meminjamkan uang untuknya membayar kosnya ini. Kalau bukan karena kebaikan mereka, Rey tidak tahu sekarang dia akan luntang lantung di mana.

Rey duduk di atas kasur kecil miliknya itu, ya hanya kasur kecil tanpa ranjang yang ada di kamar Rey. Sejak enam tahun lalu dirinya sudah terbiasa dengan hidupnya yang seperti itu. Memang seperti apa hidupnya sebelum itu? Bukannya sama saja?

Rey atau lebih tepatnya Reyna Anastasya memilih keluar dari panti asuhan sejak dia lulus dari SMP. Ya, dirinya memang hanya anak dari panti asuhan yang tidak tahu siapa orang tuanya. Dia hanya punya Ibu Aminah,  Ibu Aminah adalah ibu pemilik panti. Ibu bagi semua anak-anak yang ada di sana, termasuk ibu bagi Rey.

Saat itu Rey tidak ingin lagi berada di panti asuhan, dia merasa perlu mencari jati dirinya di luar panti asuhan.  Karena dia tidak seberuntung yang lain yang mendapat orang tua asuh, Rey memutuskan untuk keluar dari panti asuhan untuk hidup di luar dan mencari jati dirinya sendiri. Awalnya Ibu Aminah tidak mengizinkannya, akan tetapi Rey selalu berusaha meyakinkan Ibu Aminah hingga dia mengizinkan Rey untuk hidup di luar.

Rey saat itu yang memiliki sedikit bekal dari Ibu Aminah langsung mencari kos-kosan. Dan di sinilah dia berada, dia tidak pernah pindah kos sama sekali. Sejak saat itu, dia hidup sendiri di luaran. Sejak itu juga dia memilih mengubah penampilannya, dia memotong rambutnya dan mengganti semua pakaiannya dengan pakaian laki-laki. Dia Rey, bukan lagi Tasya seperti panggilannya dulu. Rey hanya akan memakai rok ketika ada di sekolah, karena peraturan sekolahnya yang tidak memperbolehkan siswi menggunakan celana. Sekarang, Rey bebas mengekspresikan apa saja yang dia inginkan. Sejak kuliah, dia tidak perlu lagi repot-repot memakai rok.

Drrrttt...Drrtttt...Drrtt...

Ada panggilan masuk di ponsel Rey. Rey yang masih menyisir rambutnya tidak menghiraukan panggilan masuk itu, Rey tidak mau acara menyisir rambutnya ini diganggu

Hanya saja panggilan itu tidak pernah berhenti sama sekali, Rey dengan malas memencet tombol hijau dengan tetap menyisir rambutnya. Tidak lupa dia menyaringkan volume panggilannya agar lebih jelas.

"Wooiii monyet... Ke mana aja dari tadi. Gua telpon sampe ribuan kali baru lu angkat."

"Apaan dah, baru juga sekali telpon udah bilang ribuan," ucap Rey sambil memutar bola matanya malas.

"Sekali lu bilang? Kampret lu, ini udah yang kelima kali tahu."

"Ya terus lu mau apa?  Tadi gua baru abis mandi."

"Kita kumpul di taman malam nanti."

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95JAT" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95JAT
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Di Ceraikan Karena di Tuduh Mandul
9.4
Kinara terpaksa menikah di usia tiga puluh tahun demi menuruti keinginan orang tuanya. Namun, setelah dua tahun membina rumah tangga tanpa kehadiran buah hati, ia justru dituduh mandul oleh mertuanya sendiri. Penderitaannya kian mendalam saat sang suami memutuskan untuk berpoligami dengan wanita lain. Merasa dikhianati dan hancur, Kinara bertekad bangkit demi membuktikan bahwa tuduhan kejam mereka salah besar serta menunjukkan harga dirinya yang sebenarnya.
Sampul Novel Menikah dengan CEO Dingin
9.7
Jasmine Mariana harus menghadapi tantangan besar saat menikahi Kevin Prakarsa, CEO dingin yang tampak tidak bergairah. Pernikahan ini terpaksa ia jalani demi melunasi utang ayahnya. Namun, status sebagai istri Kevin justru membawanya ke dalam pusaran masalah baru, mulai dari gangguan mantan istri hingga berbagai peristiwa tak terduga lainnya. Bagi Jasmine, pernikahan ini barulah awal dari perjuangan berat. Mampukah ia bertahan dalam ikatan tanpa kehangatan tersebut?
Sampul Novel Menjadi Ibu Susu
8.5
Viona, seorang wanita yang terjebak dalam dunia prostitusi dengan nama panggung Ros, mendapati hidupnya berubah drastis secara tidak terduga. Ia mengemban tanggung jawab sebagai ibu susu bagi bayi piatu bernama Melati. Di tengah tugas barunya itu, Viona dihadapkan pada tantangan emosional yang sulit. Ia harus berjuang menjalankan perannya dengan profesional sembari berusaha keras menahan perasaan yang mulai tumbuh terhadap ayah kandung Melati.
Sampul Novel Miss Black Puteri CEO Yang Terbuang
9.4
Rose tumbuh menderita sebagai yatim piatu hingga Denzel mengungkap identitasnya sebagai putri CEO Louis Brown. Demi keamanan, ia menyamar menjadi Rose Carter, mahasiswi berprestasi sekaligus violinis rahasia bernama Miss Black. Konflik memuncak saat Luke, putra angkat ayahnya, memaksa Rose menikah demi harta. Di tengah teror Peter dan Hendrick yang mengincar nyawanya, benci berubah menjadi cinta. Rose harus berjuang melawan pengkhianatan demi kebahagiaan bersama Luke.
Sampul Novel Pembalasan Dendam sang Menantu Tertindas
9.3
Bertahun-tahun hidup dalam hinaan dan tekanan keluarga istrinya, Owen harus menelan pil pahit perceraian. Namun, perpisahan ini justru menjadi titik balik hidupnya. Setelah resmi bercerai, Owen menerima warisan luar biasa dari leluhur keluarganya yang selama ini tersembunyi. Dalam sekejap mata, mantan menantu yang tertindas ini bangkit menjadi penguasa baru yang memiliki segalanya, mulai dari kekayaan melimpah hingga pengaruh besar yang memikat banyak wanita di sekitarnya.
Sampul Novel Preman Jatuh Cinta
9.6
Rendi, penipu via telepon, terjebak saat korbannya, Mouza, justru memaki dirinya. Ketertarikan unik ini membawa Rendi mendekati gadis SPBU yang pernah tak sengaja menyiramnya bensin tersebut. Demi cinta, Rendi bertekad tobat dan meninggalkan dunia kriminal. Namun, masa lalu kelam menghancurkan ekonomi keluarganya hingga ia harus merantau ke Jakarta. Saat Mouza mulai jatuh hati, ia harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan kontak dengan Rendi dan lamaran pria lain.