Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketika Cinta Tak Mendapat Musimnya

Ketika Cinta Tak Mendapat Musimnya

Tujuh tahun menjadi sekretaris dan kekasih Navish, Cassia harus menghadapi kenyataan pahit saat pria itu bertunangan dengan orang lain. Berniat mundur karena patah hati, Cassia terkejut ketika Navish tiba-tiba membatalkan pertunangan itu di depan publik. Namun, sebuah acara lelang mengubah segalanya. Alih-alih dilamar, Cassia justru dihadapkan pada kemunculan 'cinta sejati' Navish yang berwajah sangat mirip dengannya. Di tengah gunjingan publik, Cassia akhirnya menyadari bahwa dirinya hanyalah seorang pengganti.
Bab
Bagikan

Bab 1

Setelah Cassia menjadi sekretaris, sekaligus kekasih Navish selama tujuh tahun, kini pria itu malah bertunangan dengan wanita lain. Cassia merasa hatinya hancur dan berniat mengundurkan diri. Namun pada saat itu, Navish malah membatalkan pertunangannya di hadapan umum.

Di sebuah acara lelang, ketika semua orang mengira Navish akan melamar Cassia, sosok wanita yang disebut "cinta sejatinya" muncul.

Melihat wajah Cassia dan wanita itu yang sangat mirip, semua orang sontak berbisik menggunjingkannya. Pada saat itulah, Cassia akhirnya menyadari ... ternyata selama ini, dia hanyalah seorang pengganti.

"Cassia, kamu sudah 30 tahun, bukan anak muda lagi. Apa kamu benar-benar mau bekerja di perusahaan itu seumur hidupmu? Kalau belum mau menikah juga, pulanglah untuk ikut kencan buta. Tantemu mau ngenalin pria yang lumayan baik, bulan depan dia pulang dari luar negeri. Temui saja dulu, ya?"

Menjelang jam pulang kantor, Cassia menerima telepon dari ibunya.

Bukan pertama kali ini ibunya menelepon untuk mendesaknya menikah. Biasanya Cassia selalu ragu-ragu menjawabnya. Namun kali ini, dia langsung menyetujuinya.

"Baik, setelah aku mengundurkan diri, aku akan pulang tepat waktu."

Di seberang sana, ibunya terdengar terkejut. "Kamu pulang?"

"Iya, aku akan pulang."

Setelah menutup telepon, Cassia mengambil tas dan bersiap untuk pulang. Namun saat itu, telepon internal di mejanya berdering.

"Masuk."

Begitu membuka pintu kantor, Cassia langsung melihat pria itu berdiri di depan jendela kaca besar.

Siluet tubuhnya sangat tinggi dan tegap. Hanya dengan berdiri saja, dia bisa memancarkan tekanan yang membuat orang terintimidasi.

Cassia melangkah mendekat dan Navish pun berbalik, lalu membisikkan kata-kata di dekat telinganya, "Malam ini, aku ke tempatmu."

"Aku nggak bisa malam ini," ucap Cassia sambil mundur selangkah.

Navish langsung menangkap pergelangan tangannya. "Menstruasimu masih sepuluh hari lagi."

"Aku ada janji bertemu klien." Cassia kembali menolak.

Pria itu mengulurkan tangan dan menarik lepas syal dari lehernya. Di balik syal, tampak bekas-bekas kemerahan, satu demi satu.

"Kamu tahu, aku nggak suka wanita yang nggak patuh."

Begitu kalimat itu dilontarkan, ciumannya jatuh bertubi-tubi. Cassia mengangkat tangan, tapi tidak mampu menolak. Dia membiarkan Navish mencium dirinya, tetapi hatinya terasa hampa.

Kemarin, saat dia mengantarkan dokumen ke bar tempat Navish berada, Cassia mendengar percakapan pria itu dengan sekelompok pria sosialita.

"Navish, dengar-dengar nenekmu mau menjodohkanmu. Jadi pacarmu itu gimana, dong?"

Navish menjawab santai, "Bagaimana lagi? Cuma teman tidur. Menurut kalian, apa aku harus menikahinya?"

Semua orang tahu, Cassia mencintai Navish dengan sepenuh hati. Saking cintanya, dia rela muncul kapan dan di mana saja saat Navish memanggilnya.

Namun, Cassia tidak pernah menyangka bahwa dirinya hanyalah seorang teman tidur di mata Navish. Di saat itulah, Cassia akhirnya sadar.

Navish mengantarnya pulang. Begitu pintu terbuka, dia langsung menekannya ke dinding dan menguasai setiap inci tubuhnya dengan paksa. Malam yang seharusnya menjadi malam penuh gairah itu, justru berubah menjadi siksaan batin.

Usai semuanya, Navish memeluknya dari belakang sambil duduk di tepi ranjang. Napasnya yang hangat dan berat menyapu telinga Cassia.

"Aku akan bertunangan."

"Mm." Cassia tidak menunjukkan reaksi apa pun. Dia sudah tahu sebelumnya, apa lagi yang bisa dia katakan?

"Kamu nggak marah?"

Navish sudah terbiasa dengan reaksi Cassia yang seperti itu. Sejak hari pertama wanita itu bersamanya, dia tidak pernah melihat Cassia menunjukkan emosi. Dia selalu tenang hingga nyaris seperti robot. Seolah-olah semua hal dan orang tidak pernah menyentuh hatinya.

Cassia tahu batasan dan tahu kapan harus mundur. Yang paling penting, wajah dan tatapan matanya ... mirip dengan "orang itu". Itulah alasan utama Navish memilihnya.

"Nggak. Tidurlah. Aku capek." Cassia membalikkan badan dan menjauh darinya.

Navish memandang punggungnya yang kurus, lalu mengulurkan tangan dan kembali menariknya ke pelukan. Tubuh Cassia menegang. Dia menutup mata, tetapi tidak bisa tidur semalaman.

Pagi harinya.

Saat Navish bangun, Cassia sudah tidak ada di sisinya. Dia turun ke bawah, tetapi tidak melihat sarapan yang biasa disiapkan untuknya.

Biasanya setiap kali dia bermalam di sini, Cassia selalu menyiapkan pakaian kerja dan dasi yang akan dipakai ke kantor. Navish adalah orang yang pilih-pilih soal makanan. Steik untuk sarapannya harus berasal dari potongan daging yang paling segar.

Cassia biasanya bangun lebih pagi dan pergi ke pasar memilih daging sendiri, lalu buru-buru kembali dan memasak sebelum dia bangun. Namun pagi ini, Cassia tidak menyiapkan pakaian ataupun sarapan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKU dan MAS DIREKTUR
9.2
Ajeng bertekad kuat untuk kabur demi menghindari acara pertunangan dari perjodohan yang tidak pernah ia inginkan. Ia merasa sangat terdesak hingga mencari segala cara untuk melarikan diri. Namun, sebuah keberuntungan tak terduga justru berpihak padanya. Saat waktu yang ditentukan tiba, sosok pria yang dijodohkan dengannya ternyata tidak kunjung datang. Ajeng pun merasa telah memenangkan situasi sulit tersebut karena rencana itu gagal total.
Sampul Novel Balas Dendam Sang CEO
8.8
Dahulu Adnan dicampakkan oleh kekasihnya karena kemiskinan yang ia derita. Wanita itu memilih pergi demi mengejar pria kaya. Sepuluh tahun berlalu, Adnan kembali dengan kekayaan melimpah untuk membalas rasa sakit hatinya. Namun, ia terkejut saat menemukan sang mantan kini justru menjadi wanita panggilan demi menyambung hidup. Rahasia apa yang sebenarnya tersembunyi? Akankah Adnan tetap menjalankan dendamnya saat melihat kondisi tragis wanita itu?
Sampul Novel Cinta CEO dalam Jebakan
8.5
Gabriella, gadis yatim piatu yang malang, kehilangan rumah warisannya akibat penggusuran paksa oleh Perusahaan Quebracha. Saat menuntut keadilan pada sang CEO, Max Evans, sebuah insiden tragis justru merampas kehormatannya. Alih-alih merasa bersalah, Max menuduh Gabriella sebagai wanita bayaran yang sengaja menjebaknya demi uang. Di tengah kebencian dan tuduhan palsu, mampukah keduanya menyadari bahwa ada dalang yang sedang mengadu domba mereka?
Sampul Novel Ditinggal Nikah, Aku Langsung Menikahi Putra Mahkotan
9.3
Hari pernikahan impianku hancur saat tunanganku kabur bersama asistennya, sementara sahabat masa kecilku justru mempermalukanku di depan umum demi menyenangkan wanita itu. Mereka mengira aku tidak akan berani pergi dan menerima penghinaan ini begitu saja. Namun, mereka salah besar. Di tengah kekacauan itu, adik mantan tunanganku mengajakku ke kantor catatan sipil. Tanpa ragu, aku langsung menghubungi putra mahkota Keluarga Lessy untuk meresmikan pernikahan kami di hari yang sama dengan mereka.
Sampul Novel KECELAKAAN SEMPURNA
8.9
Demi biaya pengobatan kanker ibunya, Qarletta Averly yang berusia 21 tahun mencoba peruntungan di Heston Corporation. Ia berharap posisi fotografer di perusahaan raksasa itu menjadi solusi finansialnya. Namun, impian indahnya hancur saat bertemu sang CEO, Carl Heston. Alih-alih karier cemerlang, sebuah kesalahan fatal justru menjerat Arlett dalam skandal besar yang dirancang Carl. Kini, Arlett terjebak dalam situasi rumit dengan pria berkuasa yang mengubah hidupnya.
Sampul Novel MENIKAHI CEO KEJAM
9.5
Obsesi Jennifer pada Maximilian Jefferson, pengusaha real estate Jerman, berujung penyesalan. Awalnya ia berniat meminta maaf pada kakak korban perundungannya, namun Jennifer justru menjebak Max dalam pernikahan karena cinta buta. Meski disiksa secara emosional, ia bertahan hingga fakta kelam terungkap bahwa Max adalah dalang kematian ayahnya. Saat cinta Jennifer berubah jadi benci, Max justru mulai mencintainya. Akankah dendam memisahkan mereka selamanya?