Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kepentok cinta om cupu

Kepentok cinta om cupu

Zoya Raveena, gadis muda yang gemar bertaruh, terpaksa menyatakan cinta kepada Danu Atmadja demi memenuhi hukuman taruhannya. Danu adalah pewaris bisnis kaya raya yang sengaja berpenampilan kuno meski aslinya sangat tampan. Saat perasaan tulus mulai tumbuh di antara mereka, sosok dari masa lalu muncul mengancam hubungan tersebut. Kini, keduanya harus berjuang mempertahankan ikatan mereka dari badai konflik yang siap menghancurkan kebahagiaan yang baru saja dimulai.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Astagaaaa!" pekik Zoya seraya membelalakan mata dengan mulut terbuka.

Karena tidak ingin berlama-lama menahan rasa penasaran, begitu Lisa pergi, Zoya langsung membalik foto yang sedari tadi dia pegang guna melihat seperti apa bentuk putra dari wanita itu. Dan betapa terkejutnya Zoya saat tahu gambar di foto itu sangat mirip dengan pria yang beberapa saat lalu membuat dirinya menangis. Ralat, bukan lagi mirip, melainkan itu memang orang yang sama.

"Ada apa?" Vina yang tadinya masih merenungi permintaan Lisa, terkejut mendengar teriakan Zoya yang memengkakkan telinga. Terlebih Melly, gadis itu sampai terjingkat, karena posisinya tepat di samping Zoya.

"Bu—bukannya ini pacar, ups.. maksudku om Danu." ucap Zoya dengan lantang.

"Iya.. Tapi nggak usah teriak-teriak juga Oneng, kita belum budek." saut Melly seraya menggosok telinganya yang berdengung.

"Jadi kalian tau kalau tante Lisa emaknya Danu?" lanjut Zoya tanpa memperdulikan wajah jengah kedua sahabatnya.

"Iya.." seru mereka bersamaan.

"Kok bisa?"

"Jadi begini, monggo dijelaskan Tuyem." Vina yang di panggil langsung menolehkan pandangan.

"Kok aku?"

"Ya kan kamu yang diajak diskusi langsung sama tante Lisa tadi."

"Tunggu tunggu.. diskusi, diskusi apa? Ada yang kalian sembunyikan dariku?" tanya Zoya dengan pandangan menyelidik kedua sahabatnya.

"Sebelumnya aku minta maaf ya Zo, karena ide gila dariku kamu harus berurusan dengan mereka. Coba saja tadi aku tidak memintaku melakukan itu, pasti semua ini nggak bakalan terjadi. Maaf ya Zo, sumpah aku nyesel banget." Vina hanya mampu terisak seraya mengucap kata 'Maaf' berulang kali menyesali semua perbuatannya.

"Aku juga minta maaf Zo, kami memang salah." ucap Melly yang juga ikut terisak.

"Kalian memang salah, tapi aku juga salah.. Kita semua salah.." melihat kedua sahabatnya berderai air mata penyesalan, menguap sudah emosi yang tadi sempat menghinggapi dirinya.

"Mungkin ini teguran untuk kenakalan kita selama ini. Kedepannya, jangan lagi taruhan ya, itu hanya akan merugikan kita sendiri. Sini peluk, jangan pada nangis, aku jadi ikutan nangis kan." ketiganya berpelukan dan menangis bersama, menyesali semua yang sudah terjadi, dan menjadikan kesalahan sebagai pelajaran berharga dalam hidup mereka. Dari situ juga mereka menyadari satu hal, 'jangan pernah mencoba sesuatu jika itu hanya akan merugikan diri sendiri maupun orang lain.'

"Sekarang ceritakan dengan detail bagaimana tante Lisa bisa menemui kalian?" ucap Zoya setelah tangis mereka

mereda dan melepas pelukannya.

"Tadi waktu kamu masih di dalam kafe tante Lisa tiba-tiba mendekatiku dan Melly ditempat biasa kita nongkrong.." Vina dengan ragu mulai menjelaskan.

"Terus.."

"Awalnya kita gak tau kalau dia emaknya Danu, karena kita khawatir istrinya Danu itu datang terus neriakin kamu pelakor. Kita berdua sudah siap mau masuk, tapi tiba-tiba tante Lisa bilang…"

"Bilang apa?" tanya Zoya penasaran saat Vina menggantung kalimatnya.

"Danu masih lajang, dan itu emak-emak minta kita berdua bantuin dia buat mendekatkan kamu sama anaknya, kalau nggak dia akan menghukum kita semua, karena sudah jadiin putrinya bahan taruhan." kali ini yang menjelaskan Melly dengan menggebu.

"Wah nekat juga tuh emak." celetuk Zoya.

"Makanya kita cuma bisa nurut, waktu dia ngajak kita pulang duluan." lanjut Vina.

"Maaf ya Zo, kalau kamu marah, aku siap menerima kemarahanmu." ucap Viba lirih.

Zoya hanya diam dengan pikiran menerawang pada beberapa waktu sebelum dirinya bertemu Danu.

Siang itu Zoya the gang tengah menghabiskan waktu luangnya di bawah pohon rindang yang ada kursi panjang di bawahnya, pohon itu sendiri berada tepat di depan sebuah kafe yang cukup viral, hingga selalu ramai pengunjung apalagi di saat jam-jam makan siang.

Merasa bosan dengan apa yang mereka lakukan. Akhirnya tercetus ide konyol Vina untuk melakukan taruhan, seperti biasa yang mereka lakukan.

Yah, Zoya dan kedua sahabatnya memang gemar melakukan taruhan, apapun mereka jadikan bahan taruhan. Termasuk siang itu, ketiganya ingin bertaruh dengan tantangan yang lebih ekstrim dari biasanya, yaitu yang kalah mendapat hukuman, dan pemenangnya akan jadi ratu kost selama seminggu.

Naasnya disaat yang bersamaan mata tajam Vina melihat dua pria yang memiliki gaya penampilan berbeda jauh, yang satu jadul juga terkesan cupu, berbeda dengan yang mengenakan setelan jas hitam terlihat stylish dan kekinian. Hingga terlintas ide gila di benak Vina. Jika yang kalah harus meminta pria berpenampilan cupu itu untuk mau menjadi kekasihnya, dengan syarat harus diterima. Jika ditolak hukuman akan bertambah. Detik-detik dimulai saat serentak ketiganya berseru…

Batu gunting kertas

Permainan anak kecil yang cukup populer di masanya itu rupanya juga menjadi kegemaran mereka, sehingga timbul ide taruhan yang semakin candu ketiganya lakukan. Dan tanpa mereka sadari dari permainan itu juga menjadi cikal bakal suatu hubungan baru yang tidak pernah terduga sebelumnya.

Zoya si ratu kemenangan julukan yang disematkan untuk dirinya sendiri, hari itu harus menelan pil kecewa lantaran harus mengalami kekalahan.

"Haah seandainya kalian tahu apa yang terjadi padaku tadi, sungguh memalukan." desah Zoya seraya menunduk lesu mengingat kejadian beberapa waktu lalu.

"Tapi kalau dilihat dari fotonya pria itu lumayan juga." celetuk Melly.

"Ya.. kamu memang benar, dia lumayan menjengkelkan."

"Tampan Oneng?" sela Melly.

"Entahlah aku tidak terlalu memperhatikan itu."

"Lalu kamu diterima?" tanya Melly lagi, Zoya hanya menggeleng pelan.

"Dia malah menuduh aku ingin mempermalukan dia, dan semua yang aku lakukan hanya demi uang." jelas Zoya apa adanya.

"Maaf ya Zo, kamu harus mengalami semua ini.. Semua salahku." Vina kembali terisak saat mengingat ide konyolnya.

"Sudahlah Vin, semua juga sudah terjadi. Untuk apa menyesali sesuatu yang jelas tidak bisa terulang lagi, nikmati saja yang ada. Sudahlah, aku tidak apa-apa." Zoya mencoba menenangkan dengan mengusap pelan bahu sahabat itu.

Sungguh Vina sangat menyesali perbuatannya, andai waktu bisa diulang kembali dia tidak akan melakukan semua itu. Yang akhirnya berimbas pada sahabatnya sendiri. Vina semakin merasa bersalah ketika teringat jika dirinya juga menyanggupi permintaan Lisa untuk mendekatkan Zoya dengan Danu. Pria yang selalu berhasil menarik perhatian semua mata karena visualnya yang cupu.

"Lalu sekarang apa rencanamu Zo?"

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Orang Ke 3 (Tak Kuasa Menolak Takdir Cinta)
8.6
Almira Mayangsari berjuang membesarkan dua keponakan tanpa berharap menemukan pria yang tulus. Takdir mempertemukannya dengan miliarder Bastian Navarell yang menyelamatkannya dari bahaya. Meski saling jatuh cinta, Almira memilih lari saat tahu Bastian telah beristri karena tak ingin jadi orang ketiga. Bastian yang terobsesi tidak menyadari bahwa Almira sebenarnya masih perawan. Akankah kebenaran ini menyatukan mereka dalam jalinan cinta yang elegan dan penuh haru?
Sampul Novel Aku Tak Membencimu
8.5
Demi melunasi utang ibunya, Ayyara Faderica terpaksa menikahi CEO Kieran Bimantara. Meski Kieran memperlakukannya bak ratu karena rasa cinta yang lama terpendam, Ayyara justru sulit membuka hati dan diam-diam masih menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya. Walau dikhianati, Kieran tetap gigih berjuang demi mendapatkan cinta sang istri. Akankah Ayyara akhirnya menyadari ketulusan Kieran, ataukah masa lalu akan menghancurkan pernikahan mereka?
Sampul Novel Balas Dendam Manis Sang Ratu Miliarder
9.0
Pasca diusir, Helen menyadari bahwa ia bukan putri kandung di keluarganya. Meski dirumorkan kembali ke keluarga miskin yang eksploitatif, kenyataan justru berkata lain. Ayah kandungnya adalah miliarder yang sangat memanjakannya. Di balik itu, Helen memegang paten desain bernilai fantastis dan menjadi mentor astronomi nasional. Saat orang lain menanti kegagalannya, ia justru meraih status legendaris dan menarik perhatian pria misterius yang berkuasa.
Sampul Novel CINTA GILA KENAN
9.7
Kenan dikenal sebagai pebisnis yang kejam dan berhati dingin. Namun, ketenangannya terusik saat bertemu kembali dengan Yezi, wanita keturunan Jepang-Indonesia yang terlibat dalam masa lalunya. Merasa diabaikan, Kenan menuntut ganti rugi tak masuk akal kepada ayah Yezi. Tak tinggal diam, Yezi membalas ancaman itu dengan rekaman rahasia dari kejadian tiga tahun silam. Di tengah persaingan bisnis dan arogansi, rahasia besar apa yang sebenarnya menyatukan mereka?
Sampul Novel Dia Mengendalikan Dunia
9.3
Grace, miliarder yang lama disembunyikan pemerintah, akhirnya menemukan kasih sayang di keluarga Holden. Meski dituduh penipu, identitas aslinya sebagai profesor jenius, bos perusahaan besar, dan peretas andal perlahan terungkap. Di tengah kesuksesannya yang mengguncang dunia, Colton sang taipan misterius datang menagih komitmen masa depan. Dengan tawaran pulau mewah untuk setiap keturunan, Colton bertekad mengikat Grace dalam romansa yang tak terelakkan.
Sampul Novel Hasrat Berbahaya Sang Pewaris Duda
8.6
Dikhianati oleh Roy, suaminya sendiri, Shanty kehilangan hak asuh anak setelah rahimnya diangkat. Demi membalas dendam pada mantan mertua dan suaminya yang licik, ia nekat menyerahkan jiwanya kepada pewaris Halim Group yang dingin dan berbahaya. Menjadi nyonya muda di keluarga konglomerat ternyata penuh intrik mematikan. Di tengah rahasia gelap sang suami baru, mampukah Shanty merebut kembali kebahagiaannya atau justru hancur dalam permainan kekuasaan?