Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kembang Desa

Kembang Desa

Bagi Lasmini, paras cantik bukanlah anugerah melainkan awal dari petaka yang menghancurkan hidupnya. Di usia yang masih sangat belia, ia harus menelan kenyataan pahit akibat pengkhianatan kekasih yang tidak bertanggung jawab. Kini, ia berjuang sendirian sebagai orang tua tunggal demi membesarkan buah hatinya di tengah kerasnya dunia. Mampukah Lasmini bangkit dari masa lalu yang kelam, menemukan belahan jiwa sejati, dan meraih kebahagiaan yang selama ini ia impikan?
Bab
Bagikan

Bab 3

Sementara itu dirumahnya, Sulastri tampak cemas mencari Lasmini yang tadi duduk di teras rumah tapi tiba-tiba tidak ada sedangkan hari sudah semakin sore.

Setelah dia mencari ke beberapa tetangga, akhirnya dari kejauhan tampak Lasmini datang bersama sosok yang sudah dia kenal, Ario.

“Kalian darimana saja? tidak tahu apa kalau ini sudah sore?” tanya Sulastri dengan tatapan tajam pada keduanya.

Lasmini menatap wajah ibunya dengan takut, sedangkan Ario bersikap tenang menghadapi Sulastri yang sepertinya akan meluapkan kemarahannya sekarang.

“Bisa kita bicara di dalam, Bu?” tanya Ario.

Sulastri menganggukkan kepala sambil mempersilahkan Ario masuk ke dalam rumahnya.

Setelah mereka duduk, Ario berniat akan mengutarakan maksud hatinya akan tetapi dering telepon genggamnya seketika membuatnya mengalihkan perhatian, lalu dia minta ijin sebentar pada Sulastri untuk menerima telepon yang ternyata dari Ibunya.

“Halo, ada apa, Bu?” tanya Ario.

“...”

“Apa! Baik Bu aku akan pulang sekarang juga,” ucap Ario yang kemudian menutup teleponnya.

Ario kembali duduk dihadapan Lasmini dan Sulastri, tapi kali ini dia meminta ijin untuk pergi.

“Bu Sulastri, maaf pembicaraan kita mungkin akan kita lanjutkan lagi dikemudian hari karena hari ini saya akan kembali ke kota, kakek saya meninggal sore tadi,” ucap Ario dengan tatapan memohon pengertian dari Sulastri.

“Innalillahi wa Innailaihi Rojiun,” ucap Sulastri dan Lasmini bersamaan.

“Tidak apa-apa nak, kita bisa melanjutkan pembicaraan kita nanti, sekarang cepat lah kembali ke rumah keluargamu menunggumu,” ucap Sulastri tersenyum bijak.

“Terima kasih bu atas pengertiannya, saya pamit dulu,” ucap Ario yang langsung berdiri dan berjalan keluar rumah di ikuti oleh Lasmini.

“Tunggu, ya! Mas akan segera kembali,” ucap Ario sambil menggenggam erat tangan Lasmini.

“Janji ya, Mas,” sahut Lasmini penuh harap.

“Iya, aku janji,” ucap Ario yang setelah mengucapkan itu segera berlalu dari hadapan Lasmini.

Sesampainya di rumah kontrakan para mahasiswa, Ario segera menyiapkan keperluannya untuk pulang malam itu juga.

***

Setibanya di rumah, Ario mendapati seluruh keluarganya sudah berkumpul disana. Ibunya segera menghampirinya untuk mengajaknya masuk dan menyuruhnya membersihkan diri sebelum bergabung bersama keluarga lainnya untuk melantunkan doa bagi sang kakek.

Esok harinya setelah penguburan kakeknya, Ario diajak kedua orangtuanya untuk berbicara di ruang keluarga.

Ario bertanya-tanya dalam hati mengenai maksud kedua orangtuanya itu, karena tidak biasanya mereka bersikap seperti ini.

“Duduk Nak, kami akan bicara sesuatu yang penting sama kamu,” ucap Ibunya sambil menepuk sofa disampingnya.

Ario menuruti apa kata ibunya itu.

“Begini Ario, ayah dan ibu hendak menyampaikan apa yang di pesankan oleh kakek kamu terakhir kali sebelum beliau meninggal,” ucap ayahnya setelah Ario duduk.

“Iya ayah, aku akan dengarkan,” ucap Ario serius.

“Kakekmu berpesan pada kami, kalau kamu akan dinikahkan dengan Rosalia, cucu dari sahabatnya,” ucap ayahnya mantap.

“Dan kami menyetujuinya nak,” sahut ibunya kemudian.

Ario terkejut mendengarnya, dia seketika teringat pada Lasmini yang sedang menunggunya di desa.

“Tidak bisa begitu dong, ini kan hidupku masak di atur-atur seperti ini, aku akan menikah dengan orang yang aku cintai,” tolak Ario.

“Ario dengar dulu, kami dulu juga menikah tanpa cinta tapi kami bisa saling mencintai setelah kami menjalani hidup berumah tangga, dan kamu lihat sendiri kan kalau kehidupan rumah tangga orangtua kamu ini harmonis sampai saat ini,” ucap ayahnya panjang lebar.

“Iya Nak, lagipula kakekmu itu tidak akan menjerumuskan kamu, kan kamu cucu kesayangannya,” sahut ibunya.

“Rosalia anak yang baik, Ayah yakin kamu akan bahagia menikah dengannya nanti,” ayahnya meyakinkan Ario.

“Bukan masalah baik atau tidak baik, Ayah, tapi aku sudah punya kekasih,” jelas Ario.

“Kan baru kekasih, bisa kamu putuskan dia lagipula banyak juga kalau pacaran tidak sampai menikah kok,” sanggah ayahnya.

Ario memejamkan matanya, memikirkan bagaimana caranya untuk menolak perjodohan ini karena sepertinya orangtuanya tidak terima sanggahan Ario.

“Kami berencana akan menikahkan kamu dengan Rosalia dua bulan lagi, minggu depan kita akan ke rumah Rosalia untuk melamarnya!” tegas ayahnya.

Ario membelalakkan matanya, ”apa!”

“Iya Nak, kami sudah sepakat sebelum kakekmu menutup mata,” sahut ibunya lagi.

Ario terdiam seribu bahasa, tangannya terkepal menahan amarah yang mulai menyelimutinya. Dia bingung bagaimana menyampaikan hal ini pada Sulastri dan Lasmini, bukan dia tidak ingin bertanggung jawab atas perbuatannya, tapi keluarganya sudah memutuskan dan mengatur semua tanpa sepengetahuan dirinya.

“Tapi aku belum lulus kuliah,” ucap Ario masih berusaha bernegosiasi pada orangtuanya.

“Tidak masalah, Rosalia juga masih kuliah kok, lagipula kamu kan tinggal skripsi saja sebentar lagi juga selesai,” ucap Ibunya yang diangguki oleh ayahnya.

Ario menghela napas panjang karena segala upayanya untuk mencoba menolak perjodohan itu tidak membuahkan hasil. Sekarang dia menyesal karena akibat dari nafsunya telah membuat masa depan Lasmini hancur.

***

Satu minggu kemudian.

Sudah seminggu lamanya Lasmini menunggu kedatangan Ario, tapi sampai hari ini Ario tidak kunjung datang bahkan sampai para mahasiswa sudah kembali lagi ke kota karena KKN mereka sudah selesai.

Kegiatan Lasmini sekarang hanyalah duduk di teras rumahnya apabila pekerjaan rumah sudah selesai dia kerjakan.

Begitu juga saat pulang sekolah, dia selalu menyempatkan diri untuk duduk dahulu di teras rumahnya barangkali Ario akan datang saat itu juga.

Semua yang dilakukan Lasmini tak lepas dari pengamatan Sulastri yang mulai menerka-nerka tentang hubungan anaknya dan Ario.

“Kamu menunggu Ario?” tanya Sulastri yang tiba-tiba ada dibelakang Lasmini.

“I-iya bu,” sahut Lasmini tergagap.

“Sudahlah tidak usah ditunggu kalau dia niat datang nanti juga datang, memangnya hubungan kamu sama Ario bagaimana sih? Kok sampai kamu begitu berharap dia akan datang?” tanya Sulastri tepat sasaran.

Awalnya Lasmini ragu akan menjawab pertanyaan ibunya, tapi sepertinya rasa yang saat ini ada di hatinya tidak bisa dia tutupi lagi.

“Aku dan Mas Ario mempunyai hubungan khusus bu, lebih dari sekedar teman,” jawab Lasmini.

“Sejauh mana?” tanya nya mulai curiga karena gelagat Lasmini yang takut kehilangan Ario.

“Sudah cukup jauh bu,” ucap Lasmini sambil menangis dan memeluk ibunya.

Sulastri yang paham akan ucapan anaknya pun hanya bisa terdiam. Dia ingin marah tapi percuma semua sudah terjadi, walaupun dia marah Ario juga tidak ada disini dan itu tidak akan mengembalikan kondisi anaknya seperti semula. Mereka hanya bisa menangis bersama dan pasrah akan nasib yang akan Lasmini alami seandainya terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada diri Lasmini.

“Sekarang kamu fokus belajar saja biar dapat menyelesaikan sekolah dengan baik, soal Ario akan datang atau tidak kita serahkan pada yang Kuasa, seandainya dia jodoh kamu maka dia akan datang dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," ucap Sulastri. Dia membawa anaknya masuk ke dalam rumah.

Kini baik Lasmini maupun Sulastri, hanya bisa berharap Ario akan datang dan sesuai dengan janjinya pada Lasmini, akan bertanggung jawab atas perbuatannya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Hasrat Tuan Yavuz
8.2
Berusaha menyelamatkan saudaranya dari jebakan satu malam, seorang gadis justru terjaring rencana gelap pria asing hingga menjalani prosedur inseminasi paksa. Meski hamil tanpa pernah bersentuhan, ia terpaksa menikahi tunangan saudaranya sebelum akhirnya bercerai dan kabur demi menutupi kebohongan. Namun, impian hidup mandiri hancur saat ia menyadari bahwa ayah biologis dari bayinya merupakan pemimpin mafia kejam yang kini mulai memburunya kembali.
Sampul Novel Gadis Yang Terjamah
8.7
Marlina kehilangan segalanya demi ambisi pendidikan, termasuk kehormatan dan status sosialnya. Terbuang dari masyarakat, ia terjerumus ke dunia gelap narkoba di kota besar sebagai pengedar cantik yang diperebutkan para bandar. Meski berniat tobat dan berhijrah, jebakan rival mengirimnya ke penjara. Setelah mendalami agama di balik jeruji, Marlina justru kembali menghadapi penolakan keras saat bebas. Kini ia harus memilih: kembali ke jalan haram atau teguh berhijrah.
Sampul Novel I Love You My Secret Daddy
9.5
Kehidupan Aisyahzaara Bellova yang serba berkecukupan berubah drastis sejak sang ayah menikah lagi. Di balik sikap manis di depan sang ayah, ibu tirinya kerap menyiksa Aisyahzaara secara diam-diam. Demi menjaga kebahagiaan ayahnya, gadis berusia 17 tahun ini memilih bungkam. Merasa haus akan kasih sayang, ia pun nekat menjadi sugar baby. Namun, sosok pria yang menjadi daddy rahasianya ternyata menyimpan sebuah fakta besar yang mengguncang takdir hidupnya.
Sampul Novel Istri Bodoh Yang Terlalu Percaya Suaminya
8.0
Risa adalah istri muda yang pemalu dan menjalani hidup sederhana bersama Dika di desa. Namun, ketenangan itu terusik saat Hardiman, tetangga licik di balik topeng ramahnya, mulai masuk ke kehidupannya. Lewat ancaman halus dan permainan terlarang, Risa terjebak dalam dunia kenikmatan yang belum pernah ia kenal. Meski awalnya merasa terpaksa, ia justru tenggelam dalam candu hasrat yang membara. Batas moral pun hancur, dan kini Risa tidak akan pernah bisa kembali lagi.
Sampul Novel Kisahku Berakhir Di Pusara
8.2
Dua insan yang terikat kekeluargaan ini mulanya saling menyayangi hingga sebuah perjodohan direncanakan. Namun, salah satunya memilih ingkar demi mengejar cinta lain, memicu keretakan hubungan mereka. Di tengah ujian berat, pencarian kebahagiaan sejati tetap berlanjut. Saat perasaan akhirnya bertaut kembali, musibah besar justru datang melanda. Diangkat dari kisah nyata yang penuh duka, akankah takdir menyatukan mereka atau justru berakhir di pusara?
Sampul Novel Menebar Garam di Atas Luka Mantan Suami
8.7
Vincent percaya bahwa pernikahan tanpa cinta adalah cara terbaik menyiksa Kaitlin. Selama tiga tahun, Kaitlin bertahan sebagai istri yang sabar meski terus dihina, hingga maut menjemputnya. Vincent tidak pernah menyesal sampai ia berdiri di depan makam Kaitlin dan menyadari kebenaran yang pahit. Kaitlin berhasil menghancurkan Vincent dengan membiarkannya sadar bahwa dialah dalang di balik tragedinya sendiri, saat semuanya sudah terlambat untuk diperbaiki.