Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kamu Menidurinya

Kamu Menidurinya

Kepercayaan Alia hancur saat memergoki Fahmi berselingkuh dengan seorang psikiater bernama Misella. Dalam kemarahan besar, Alia melabrak mereka dan menuntut penjelasan atas pengkhianatan tersebut. Meski Fahmi bersikeras bahwa hubungan itu hanya kesalahpahaman tanpa kontak fisik, Alia sudah mengetahui kebenaran pahit di balik pertemuan rutin mereka. Baginya, perselingkuhan adalah pilihan sadar, bukan sekadar khilaf yang bisa dimaafkan begitu saja.
Bab
Bagikan

Bab 3

Pukul lima pagi Alia sudah terjaga dari tidurnya. Wanita itu selalu ingat dengan perkataan ibunya, dia harus terbiasa bangun pagi setelah menikah. Alia menurunkan kedua kaki jenjangnya dari ranjang, melakukan pergerakan tubuh sebentar, dan menarik napas panjang lalu dihembuskan, ibaratnya menikmati udara di pagi. Kepalanya menoleh ke samping, mendapati Fahmi sedang tertidur pulas. Terlihat dari raut wajahnya nampak kelelahan.

Alia termenung, sejak terungkap suaminya berselingkuh. Ada yang aneh, Fahmi benar-benar tidak menginginkan dirinya disetiap malam, dan malam-malam selanjutnya. Alia tidak pernah lagi meminta sentuhan dari Fahmi, karena akan dibuat merasa harga dirinya terinjak.

Apa Alia sama sekali tidak lagi membuat gairah Fahmi terusik?

Ah, memikirkan hal itu membuat Alia sakit hati.

Semalam Alia menunggu Fahmi pulang, namun yang ditunggu tak kunjung menampakkan diri. Alia pun ketiduran. Sudahlah, sekarang lupakan kejadian tadi malam. Sekarang waktunya mandi, membuat sarapan, dan bersiap untuk bekerja karena dirinya masuk shift pagi. Alia bekerja di rumah sakit sebagai perawat  di bagian Perinatologi, sedangkan Fahmi dokter obgyn. Namun berbeda rumah sakit, keduanya tidak bekerja di rumah sakit yang sama. Jika mereka bekerja berada dalam rumah sakit yang sama, mungkin Alia akan mengetahui, siapa wanita yang menjadi orang ketiga di rumah tangganya. Masih menjadi misteri, karena Alia sudah mencari tahu wanita itu, tak mendapatkan informasi apapun.

“Jam berapa sekarang?”

Alia berjingkat kaget saat mendengar pertanyaan khas orang baru bangun tidur. Astaga! Hampir saja jarinya teriris oleh pisau, dia tadi sedang mengiris bawang merah. Dia sedang berada di dapur untuk membuat sarapan. Alia memutar balik badannya. Di sana Fahmi berdiri dengan mata mengantuk dan nyawa masih belum terkumpul.

“Masih jam tujuh, Mas,” jawab Alia setelah melihat ke arah jam dinding.

Mata Fahmi yang tadi menyipit menahan kantuk sekarang membelalak lebar. Raut wajah berubah dalam sekejap. “Kok kamu nggak bangunin aku, sih? Aku telat jadinya,” dumel Fahmi menyalahkan Alia yang tidak membangunkan tidur.

Alia mengerutkan kening bingung. “Kenapa jadi nyalahin aku?” Agak tidak terima disalahkan. Lagipula semalam Alia menunggu Fahmi pulang hingga ketiduran. Di sisi lain, dia salah. Bangun pagi, tapi tak membangunkan sang suami, untuk sekedar bertanyapun tidak. Bertanya masuk shift pagi atau malam. “Maaf, Mas. Aku kelupaan dan tak tega membangunkanmu karena wajahmu terlihat sangat kelelahan.”

Walaupun kecewa, kesal, dan marah. Alia harus mengalah dan selalu minta maaf terlebih dahulu.

Fahmi menatap Alia tanpa berkedip. “Kamu istriku, Alia. Sudah sepantasnya membangunkan tidur suami yang masih tidur untuk bekerja,” jawab Fahmi. “Aku shift pagi, Alia,” imbuhnya dan buru-buru bersiap-siap untuk bekerja.

“Maaf, Mas.”

“Jangan ulangi lagi.”

Huh. Alia menghela napas panjang. Dia merindukan suara Fahmi ketika memanggil dirinya dengan sebutan khusus, ‘sweetheart.’ Kapan lagi mereka berdua memanggil panggilan khusus? My lord dan sweetheart. Rasanya Alia ingin kembali ke masa tersebut. Masa-masa di mana hari terasa bahagia tiada henti. Tapi, bagaimanapun juga telah berlalu, kenyataan Fahmi pernah menduakan dirinya dan perlakuan tidak seromantis dulu.

Setelah Fahmi sudah siap untuk berangkat bekerja, lelaki itu segara turun dari tangga dan menghampiri Alia yang sedang menaruh nasi di atas piring.

“Semalam pulang jam berapa, Mas?” tanya Alia berusaha untuk tenang. Menyembunyikan rasa kekecewaan semalam. Sebenarnya Alia ingin mengintrogasi perihal semalam, kenapa Fahmi tak mengangkat panggilannya dan tidak membalas pesan.

Tidak ada jawaban dari Fahmi. Hanya ada suara tarikan kursi.

“Aku nungguin sampai ketiduran lho, Mas,” ungkap Alia saat pertanyaan tidak dijawab, dia menaruh lauk pauk dan menyodorkan sarapan di hadapan Fahmi, malahan tangan Fahmi mengambil roti dan selai. “Tidak sarapan?”

Fahmi tersenyum tipis. “Aku sedang tidak ingin sarapan nasi. Aku makan roti saja,” jawab Fahmi sambil mengoles selai nanas di atas roti lalu memakan tiga kali gigitan saja, selesai makan roti, lelaki itu meneguk setengah gelas air putih. “Lain kali jangan menunggu aku pulang, tidur saja kalau kamu sudah mengantuk.”

Alia tidak bisa berkata apa-apa. Bodoh memang, menunggu suami pulang bekerja, malah dikecewakan dengan serangkaian kata yang menyakitkan.

Fahmi berdiri. “Aku berangkat dulu. Sudah telat,” pamit Fahmi dan pergi begitu saja tanpa memperdulikan bagaimana perasaan Alia saat itu juga.

“Iya, Mas. Hati-hati di jalan.”

Tidak ada morning kiss. Tidak ada kecupan kasih sayang di kening Alia lagi. Semua keadaan berubah begitu saja. Rumah yang dulu dipenuhi kehangatan, canda tawa kini terasa dingin.

Alia menatap punggung kosong Fahmi yang perlahan menghilang dari penglihatannya. Setelah bunyi mesin mobil menyala, Alia menunduk melihat makanan buatannya yang sama sekali tidak dimakan oleh Fahmi. Perasaan Alia mendadak menjadi kacau, tidak tenang. Pikiran overthinking mulai berseliweran. “Apa mungkin Fahmi sengaja tidak sarapan agar nanti bisa sarapan bersama wanita selingkuhannya?”

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bangkit Dari Kematian
8.3
Keharmonisan rumah tangga Rianti dan Randi kini terancam oleh kemunculan kembali Monica. Membawa dendam masa lalu, Monica merasa pengorbanannya tak dihargai setelah Randi lebih memilih menikahi Rianti. Ia datang menagih janji pernikahan yang diklaim pernah diucapkan Randi, meski Randi keras membantah komitmen tersebut. Di tengah konflik dan misteri janji masa lalu ini, sanggupkah Rianti berjuang mempertahankan keutuhan pernikahannya dari gangguan sang mantan?
Sampul Novel Hot Secret On The Rooftop
8.5
Angela mulai curiga dengan keganjilan di kantor tantenya, terutama skandal rooftop dan hubungan gelap antara Tristan si bos galak dengan sekretarisnya, Tike. Di tengah tekanan tugas tak biasa dan gangguan Mark yang licik, Angela harus menjaga reputasi Yoke dari musuh-musuhnya. Tantangan semakin rumit saat ia harus memilih antara sumpah menghindari rekan kerja atau menerima perlindungan tulus dari Tom. Mampukah ia mengungkap rahasia rooftop dan bertahan di lingkungan penuh intrik ini?
Sampul Novel I Hate You With Love
9.7
Dunia Aletta runtuh saat Aldo, calon suaminya, menghilang tepat di hari pernikahan mereka. Demi martabat keluarga, ia terpaksa menikahi Bian Dirgantara sebagai pengganti. Namun, hidupnya justru penuh kepedihan akibat perlakuan kasar dan semena-mena dari Bian. Luka hati Aletta semakin dalam ketika sebuah rahasia besar yang disembunyikan suaminya terungkap. Akankah kebenaran itu menghancurkan mereka, ataukah ada ruang bagi maaf di tengah dendam?
Sampul Novel I'm Your Wife : Bukan Dia Tapi Aku
8.9
Alan, wanita kutu buku, terjebak pernikahan tanpa cinta dengan CEO arogan, Gavin Wildberg. Gavin justru menjalin hubungan gelap dengan adik angkat Alan, Aluna. Derita Alan memuncak saat ibu mertuanya mengusir dan memaksanya bercerai karena dianggap buruk rupa. Di titik terendah saat ingin mengakhiri hidup, seorang pria menyelamatkannya dan mengungkap identitas asli Alan. Kini, sebagai pewaris takhta konglomerat, Alan kembali untuk menuntut balas pada mereka.
Sampul Novel Kim Nana
9.7
Kim Nana terpaksa mengorbankan masa mudanya demi membesarkan sang adik setelah ditelantarkan orang tua mereka yang egois. Meski kini sukses berkarier, luka masa lalu mengubahnya menjadi sosok yang keras dan dingin. Beban hidup yang berat membuatnya mati rasa hingga menutup diri dari cinta pria mana pun. Mampukah Nana berdamai dengan masa lalunya dan memaafkan orang tuanya? Siapakah pria yang sanggup meluluhkan hatinya yang beku? Ikuti kisah perjuangan Nana di sini.
Sampul Novel Mengejar Berondong
8.1
Xavera Grizelle memiliki standar tinggi dalam memilih pasangan: tampan, kaya, dan sempurna. Akibat kriteria yang sangat kaku tersebut, ia masih melajang meski usianya hampir menginjak tiga puluh tahun. Namun, hidupnya berubah saat bertemu Tezza, seorang mahasiswa baru yang baru saja lulus SMA. Merasa yakin bahwa pemuda ini adalah belahan jiwanya, Xavera pun bertekad mengerahkan segala cara untuk menaklukkan hati Tezza. Akankah pengejaran cintanya ini berujung manis?