Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jeritan Nakal Wanita Tawanan Kamar

Jeritan Nakal Wanita Tawanan Kamar

Akibat pengkhianatan sang ayah terhadap Limson, kelompok mafia paling berkuasa di negaranya, nyawa Arabella kini berada dalam ancaman besar. Ia terjebak dalam dilema yang mematikan. Pilihannya hanya dua: menjadi tawanan pribadi di dalam kamar Tuan Stanley, sang pemimpin tertinggi mafia yang dingin, atau melarikan diri ke dunia luar untuk diburu habis-habisan oleh anggota kelompok Limson lainnya. Arabella terpaksa menghadapi takdir yang sangat kelam.
Bab
Bagikan

Bab 1

Hujan deras yang turun malam hari ini penuh dengan suara-suara petir yang sangat kencang.

Arabella Gaziella, gadis berusia 18 tahun itu baru saja selesai mengerjakan tugas kuliah bersama dengan beberapa teman-temannya di salah satu rumah teman kuliahnya.

Seperti biasa tidak ada hal lain yang dilakukan Arabella ketika sudah selesai mengerjakan tugas dia akan langsung pulang untuk menemui ayahnya, sejak ibunya meninggal 2 tahun lalu karena sakit yang dideritanya! Arabella begitu manja dan tidak bisa berlama-lama jauh dari ayah tercintanya.

"Sebaiknya aku belikan ayah kue muffin, malam-malam begini ayah pasti suka jika ngemil kue muffin,"

Sambil bersenandung Arabella membeli beberapa kue muffin dan berjalan sendirian sambil membawa payung! Bunyi petir terasa lebih kencang dibandingkan malam-malam sebelumnya.

Satu tangan Arabella memegangi gagang payung berwarna hitam miliknya, sementara satu tangannya yang lain memegangi kantong berisi kue muffin untuk ayahnya.

Dor..

Kedua kaki Arabella terhenti sesaat ketika mendengar suara tembakan didekat kediamannya yang sederhana!

"Suara apa itu? Ke-kenapa seperti suara tembakan?"

Arabella bertanya-tanya firasat tidak baik mulai menghantui dirinya! Dengan langkah kaki terburu-buru Arabella berjalan masuk ke pekarangan rumahnya itu!

Taangannya yang sedang memegangi gagang payung itu melepaskan payung begitu saja, begitu juga dengan satu tangannya yang menggenggam erat kantong berisi kue muffin ikut terlepas.

Payung dan kue muffin itu jatuh ke tanah sementara wajah Arabella menjadi pucat pasih! Bibirnya bergetar tidak mampu berkata-kata sementara kedua kakinya mematung.

Sekelompok orang-orang memakai pakaian serba hitam itu sedang mengelilingi ayahnya yang sudah bersimbah darah dilantai teras rumah!

"A-ayah,"

Air mata Arabella mengalir deras ketika melihat ayahnya memiliki banyak luka tembak dan tubuh ayahnya sudah tidak bergerak.

"Tangkap gadis itu!"

Seorang anggota group Limson memerintahkan untuk menangkap Arabella, bukannya berlari menghindari para anggota group Limson yang sudah membunuh ayahnya! Arabella justru berlari untuk menghampiri jasad ayahnya.

"Ayah!"

Dengan terus menangis pilu dan berusaha meraih tubuh ayahnya, Arabella langsung ditangkap beberapa anggota group Limson dan menyeretnya semakin jauh dari tubuh sang ayah.

Tubuh Arabella yang mungil membuatnya tidak memiliki kekuatan untuk melepaskan diri dari para anggota group Limson.

Mereka semua membawa Arabella masuk kedalam mobil, entah mau diapakan dan mau dibawa kemana Arabella oleh para anggota group Limson itu?

"Kalian jahat! Siapa kalian?"

Didalam mobil pun Arabella terus memaki dan memukul-mukul para anggota group Limson yang membawanya, tetapi para anggota group Limson itu diam seribu bahasa.

Hingga akhirnya tibalah mobil anggota group Limson itu di sebuah mansion mewah dengan gerbang utama yang menjulang tinggi!

Mereka menyeret tubuh Arabella memaksa tubuhnya untuk ikut kedalam tempat mewah yang entah milik siapa itu?

Arabella dikunci disalah satu ruangan, sementara beberapa anggota group Limson menuju salah satu ruangan tempat dimana ketua mafia terbesar di negara ini tengah duduk santai dikursi kebesarannya.

"Kami sudah menyelesaikan tugas kami, Tuan!"

Stanley Limson yang merupakan ketua group Limson memberikan senyum disudut bibirnya, setelah mendengar para anggotanya sudah menyelesaikan pekerjaan mereka.

"Bagus,"

Dingin, kejam dan terkenal tanpa belas kasihan terhadap siapapun yang berani mengkhianati group Limson ataupun kepada para musuhnya, sosok pria tampan berusia 30 tahun itu tidak pernah mengenal dengan namanya cinta.

Bagi Stanley Limson wanita hanyalah sebuah mainan dikala dia jenuh dengan pekerjaannya, membuat Stanley tidak pernah memiliki hubungan serius dengan wanita manapun.

"Tapi Tuan,"

"Kau tau aku tidak menyukai kata tapi, bukan?"

Para anggota group Limson langsung tertunduk dan tidak berani melanjutkan perkataannya.

"Katakan, apa ada masalah?"

"Ternyata, pengkhianat itu memiliki putri!"

"Putri?"

"Iya Tuan, putrinya masih sangat muda dan sepertinya dia tidak tau menahu tentang apa yang dilakukan oleh ayahnya terhadap group Limson!"

"Lalu apa gadis itu masih hidup?"

"Kami membawanya hidup-hidup, Tuan!"

"Bawa dia kehadapan ku!"

"Baik Tuan,"

Setelah diperintahkan oleh Stanley, seorang anggota group Limson membawa Arabella yang semula dikurung disalah satu ruangan untuk dibawa kehadapan Stanley.

"Lepaskan aku! Kalian seenaknya saja memperlakukan aku dan ayahku, siapa kalian?"

Arabella terus melawan dan memaki para anggota group Limson, hingga akhirnya tubuhnya yang mungil itu dihempaskan oleh salah seorang anggota group Limson kehadapan Stanley Limson.

Melihat sosok tinggi tegap dihadapannya, Arabella langsung tercengang! Tatapan Stanley terhadap Arabella sudah seperti tatapan seekor serigala yang hendak menerkam mangsanya.

"Ka-kau siapa?"

"Kau putri dari pengkhianat itu rupanya,"

Mendengar kalimat yang keluar dari bibir Stanley, Arabella menyadari satu hal jika laki-laki yang ada dihadapannya saat ini merupakan dalang dibalik tewasnya ayahnya.

Dengan berani Arabella menghampiri Stanley kemudian mencengkram kerah kemeja Stanley, tindakan Arabella membuat para anggota group Limson yang berada disekelilingnya hendak maju untuk menarik paksa Arabella.

Akan tetapi, Stanley memberi isyarat agar para anggota group Limson tetap diam ditempat.

"Kau yang sudah memerintahkan orang-orang itu membunuh ayahku, kan?"

"Jika kau tidak mau ikut menyusul ayahmu ke neraka, maka singkirkan tanganmu ini dari kerah baju ku!"

"Aku tidak tau kenapa kau melakukan ini pada ayahku, tapi aku akan membunuhmu juga!"

Arabella mencekik leher Stanley Limson, tindakan Arabella berhasil memancing amarah Stanley Limson.

Dengan secepat kilat kedua tangan Stanley menyingkirkan kedua tangan Arabella yang sedang mencekiknya, kemudian memutar kedua tangan Arabella kebelakang tubuhnya sendiri dan berakhir dengan tubuh Arabella yang terkunci oleh Stanley.

"Lepaskan! Lepaskan aku!"

Dicengkeramnya tulang pipi Arabella oleh Stanley kemudian diangkatnya wajah Arabella, beberapa saat Stanley memperhatikan wajah Arabella yang sangat cantik sempurna meskipun tanpa polesan make up berlebihan.

"Cuih,"

Arabella meludahi wajah Stanley membuat Stanley kali ini benar-benar murka.

Diangkatnya tubuh Arabella dengan dinaikkan keatas pundaknya! Stanley berjalan sambil mengangkat tubuh Arabella menuju kamarnya sendiri.

"Turunkan aku! Dasar laki-laki brengsek,"

Tetapi Stanley tidak menggubris umpatan demi umpatan yang dilayangkan oleh Arabella, hingga tibalah disebuah kamar dengan dekorasi serba hitam dan putih.

Tubuh Arabella dilemparkan dengan kasar oleh Stanley keatas ranjang miliknya. Tubuh Arabella terlentang diatas ranjang mewah milik Stanley.

"Mau apa kau?"

Arabella berusaha untuk menjauh dari Stanley, tetapi Stanley malah menarik kedua kaki Arabella dengan kasar hingga tubuh Arabella pun mendekat pada Stanley.

Ditariknya kedua tangan Arabella hingga tubuh Arabella kini posisinya duduk dengan tulang pipi yang dicengkeram oleh Stanley.

"Mulai malam ini, kau adalah tawanan kamar Tuan Stanley! Kau tawanan ku,"

"Tidak, aku tidak mau aku mau pergi!"

"Dengar gadis kecil, semua kebutuhan ku harus kau siapkan dan tubuhmu adalah milikku!"

Bagai tersambar petir setiap kali Arabella mendengar kata yang terucap dari bibir laki-laki berusia 30 tahun itu!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Budak Nafsu 2
8.5
Kekaisaran Maxwell berada di ambang kehancuran akibat ulah putra-putra Alfons yang penuh masalah. Konflik cinta masa lalu memicu perang besar antar kelompok Mafia. Hubungan antara keluarga Maxwell dan Hansen pun terancam pecah menjadi pertumpahan darah setelah Fredrick Hansen menghirup udara bebas. Di tengah kekacauan dan dendam yang membara, hanya kekuatan cinta antara Alfons dan Ayu yang mampu meredam amarah serta menyatukan kembali faksi yang berseteru.
Sampul Novel GAIRAH SANG MAFIA.
9.6
Veronika terjebak dalam penderitaan setelah dikhianati kekasih dan dijadikan jaminan hutang oleh orang tuanya sendiri. Kini, ia terperangkap di bawah kendali seorang mafia kejam yang membuat hidupnya terasa seperti di penjara. Demi mendapatkan kembali kebebasannya, Veronika terpaksa menghadapi pilihan pahit untuk menyerahkan kesuciannya kepada sang penguasa gelap. Sebuah kisah kelam tentang pengkhianatan, penebusan, dan gairah yang penuh risiko.
Sampul Novel Hukum Sang Pewaris Cacat
8.7
Damon Valenti, Don mafia yang berkuasa, menghadapi krisis saat putra bayinya, Enzo, menolak susu formula pasca kematian sang istri. Di tengah keputusasaan, ia bertemu Isabella Moreno yang baru saja kehilangan bayinya. Damon menawarkan kontrak bisnis dingin: Isabella harus menjadi ibu susuan Enzo tanpa melibatkan perasaan. Namun, melihat kelembutan Isabella memicu obsesi gelap dalam diri Damon. Sang Don kini terjerat dalam gairah berbahaya pada wanita yang seharusnya hanya menjadi pekerja.
Sampul Novel Mafia Kejam Jatuh Cinta
9.6
Deo Morte Picasso, pemimpin mafia Italia yang benci wanita, terpaksa kabur ke desa demi menghindari tuntutan nikah orang tuanya. Di sana, sang Dewa Kematian justru terpikat oleh kembang desa hingga terlibat skandal satu malam. Tragedi kematian orang tua memaksa Deo pergi meninggalkan gadis itu dalam kondisi hamil. Dua tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Namun, Deo kini sudah berkeluarga, meninggalkan luka dan tanda tanya besar bagi nasib sang ibu tunggal.
Sampul Novel MENYUSUI MAFIA KEJAM
8.6
Hidup Alena Adriani Quensyah hancur seketika saat orang tuanya tega menjadikannya jaminan utang kepada seorang mafia kejam. Kini, Alena terjebak dalam kehidupan yang terasa seperti penjara, sembari terus dibayangi trauma masa lalu yang kelam. Di tengah penderitaan itu, ia bertekad mencari jawaban atas alasan kedua orang tuanya pergi meninggalkan dirinya dalam bahaya. Mampukah Alena bertahan dan menemukan kembali keluarganya yang hilang?
Sampul Novel Nyonya yang Ditinggalkan Menjadi Ratu Mafia
9.7
Selama satu dekade, Selena Menezwa mendukung Caius Capone hingga ia berkuasa. Namun, Caius justru memilih Charlotte, seorang pemain biola dari keluarga terpandang, sebagai Ibu Mafia karena menilai Selena tidak pantas. Tanpa perdebatan, Selena pergi meninggalkan pria itu. Caius tidak menyadari bahwa Selena adalah putri keluarga Menezwa yang sangat kuat dan atasan Charlotte di orkestra. Kini, seorang pedagang senjata hebat telah siap menjadi tunangan baru Selena.