Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jebakan Bidadari Rumah Sakit

Jebakan Bidadari Rumah Sakit

Suasana sunyi di dalam ruang perawatan mendadak berubah penuh ketegangan intim saat tatapan tajam seorang pasien terasa begitu nyata menyapu tubuhku. Terbawa oleh atmosfer yang ambigu, aku memutuskan untuk melepas kancing seragam perawatku, membiarkan diri ini hanyut dalam permainan terlarang yang berbahaya. Keadaan semakin tak terkendali ketika dia merobek stokingku, melangkah jauh melampaui batas, dan menyentuh bagian terdalam diriku dalam keheningan malam rumah sakit.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kaki putihku langsung terlihat oleh Marto. Aku menatap Marto dan berkata dengan nada menggoda, “Bisakah kau bantu aku melepaskannya? Aku nggak bisa raih stoking di belakang.”

Marto tercengang, lalu dengan ragu mengulurkan tangannya ke arah kulitku yang terbuka.

Tangan besarnya menarik stokingku dengan lembut, lalu menurunkannya dan menggesekkannya di pahaku.

Rasanya seperti ada ribuan semut kecil yang merayapi kulit halusku, nikmat dan geli.

Marto merobek stokingku dengan kuat, hingga aku terhuyung-huyung dan hampir jatuh. Untung saja Marto dengan sigap merangkul pinggangku.

Pelukan Marto malah membuatku jatuh ke pangkuannya.

Saat memelukku, telapak tangannya melintasi dadaku dan menimbulkan goyangan pada dadaku.

Saat ini, kulit kami bersentuhan. Aku makin bisa merasakan suhu tubuhnya dan mulai membayangkan sensasi benda keras yang menekan dari bawah.

“Gimana nih? Kakiku lumayan sakit.” Aku duduk di pahanya dan sengaja menggerakkan pantatku.

Mendengar hal ini, Marto mengecek ototku dengan tangan besarnya.

Aku bahkan bisa merasakan panas tangannya melalui pakaian, seakan-akan bisa melelehkan orang.

Semua area yang disentuh tangannya terasa geli.

Aku baring dalam dekapan lengannya, dada putihku yang terselubung tipis bergoyang dalam pandangannya.

Dia terengah-engah dan tatapannya tampak aneh.

Aku tahu dia pasti sangat bergairah sama tubuhku yang lembut dan halus.

Lalu, aku pelan-pelan membuka mulut dan berkata dengan nada getar, “Jangan berhenti. Nyaman sekali …”

Perkataanku ini bagaikan memberikan sinyal bagi Marto. Kedua tangannya yang bagaikan tungku panas mulai meremas bagian dalam pahaku.

Aku duduk di atas paha Marto, sentuhan keras di bawah pantatku sangat merangsangku.

Tubuhku seketika seperti tersetrum, aku pun secara spontan berbalik dan merangkul leher pria di hadapanku.

Seperti yang kuduga, tangan Marto merayap ke tubuhku.

“Argh!”

Tanpa kusadari, aku mengerang. Mungkin karena refleks saat disentuh atau karena yang lain.

Desahanku bergema di udara, ketegangan seksual melonjak dalam sekejap.

“Kau harum sekali!”

“Putih sekali, cantik sekali!”

Seragam perawatku melorot hingga ke dada, tatapan membara Marto menyapu dadaku yang putih, sementara tangannya meraba dari pinggang ke pantat.

“Kalau gitu, kau mau aku nggak?”

Aku berbisik dekat telinga Marto sambil mengelus perutnya dengan tangan lembutku.

Akhirnya, Marto tidak tahan lagi dan menggendongku ke ranjang.

Kukaitkan tubuhnya lebih dalam dengan wajah memerah, lalu sengaja membuka lebar kakiku saat tangannya menyelinap di balik rok.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B27279" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B27279
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Beda Usia
9.0
Kisah dalam novel modern Cinta Beda Usia ini berpusat pada kehidupan seorang janda. Suatu malam, saat terbangun setengah sadar untuk ke kamar mandi, ia mendapati pintu kamar putranya yang berusia 18 tahun sedikit terbuka. Dari dalam kamar yang remang-remang itu, sayup-sayup terdengar suara napas terengah-engah yang misterius. Keberadaan suara asing tersebut seketika mengubah keheningan malam dan memicu rasa penasaran yang mendalam mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Sampul Novel Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak
9.5
Di New York, dua pemuda kaya raya—seorang pembalap F1 dan seorang genius finansial—telah bersahabat sejak kecil dan setia mengenakan lencana tembaga buatan Mia selama sepuluh tahun. Namun, persahabatan erat itu goyah saat Ella hadir dan merebut perhatian mereka, membuat keduanya membuang lencana Mia. Menyadari posisinya telah tergantikan, Mia memilih mundur tanpa suara. Dia menghubungi ayahnya di Sisilia untuk menerima pernikahan politik yang selama ini dihindarinya.
Sampul Novel Cinta Tidak Direstui
9.6
Risa Ayu Cahyaningrum adalah dokter spesialis sukses yang memiliki klinik pribadi. Meski berprestasi, ia dipandang rendah oleh ibu kekasihnya, seorang Mayor TNI, hanya karena ia putri seorang petani. Sang ibu merasa status sosial Risa tidak sepadan bagi putranya. Risa pun berjuang membuktikan bahwa ketulusan melampaui kasta. Di tengah intrik dan konflik keluarga yang pelik, kesabaran serta cintanya diuji demi meraih restu yang terhalang oleh perbedaan derajat.
Sampul Novel Kill Me, Love Me
9.4
Fajar adalah pemilik perusahaan teknologi yang menyembunyikan rahasia besar mengenai kondisi kepribadian gandanya. Meskipun ia memiliki kekasih bernama Mariska, hanya Indira yang mengetahui kebenaran tersebut. Kedekatan yang terjalin antara Fajar dan Indira memicu benih cinta yang rumit, di mana ketiga kepribadian Fajar justru jatuh hati pada Indira. Di tengah konflik batin ini, mampukah Indira menyembuhkan Fajar? Siapa yang akhirnya akan dipilih oleh hati Fajar?
Sampul Novel Menyelamatkannya, Menghancurkan Pernikahan Kita
8.2
Tiga tahun pernikahan hancur saat Jared Stanley mengaku di TV bahwa aset berharganya bukanlah sang istri, melainkan Bailee Brooks. Kecewa, sang istri menggugat cerai. Di konferensi G20, sebagai penerjemah papan atas, ia menghadapi Jared langsung. Saat ditanya soal prinsip kerja, ia dengan tenang mengungkap profesionalismenya: tetap akurat menerjemahkan perintah penyelamatan bagi Jared, meski tahu suaminya itu baru saja mempertaruhkan nyawa demi selingkuhannya.
Sampul Novel My Absurd Ning
9.4
Zora Alifia dikenal sebagai santriwati pembuat onar yang kerap memicu kekacauan di pesantren. Kelakuannya sering kali membuat Emir, sepupunya yang juga seorang Gus, merasa sangat kewalahan. Meski sering ditegur, Zora tetap membangkang hingga hubungan keduanya diwarnai ketegangan. Emir pun melontarkan ancaman pernikahan untuk menertibkan Zora. Ajaibnya, gertakan itu mulai mengubah sikap Zora menjadi lebih rajin dan taat menjalani kehidupan di pondok.