Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel JARAN GOYANG PENARI JAIPONG

JARAN GOYANG PENARI JAIPONG

Terbakar api cemburu melihat Abimanyu memadu kasih dengan sahabatnya sendiri, Kamila nekat menempuh jalan hitam. Ia mengamalkan Ajian Jaran Goyang pemberian Nyai Winarsih, sosok tua yang secara misterius tetap berparas jelita. Kamila tidak menyadari bahwa tindakannya menyeretnya ke dalam pusaran sumpah masa lalu sang nyai. Obsesi buta ini membangkitkan petaka kuno yang telah terkubur puluhan tahun, mengancam nyawa demi sebuah cinta yang dipaksakan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Seperti biasa jika libur semester Kamila akan pulang ke Sumedang. Dan pagi ini ia terbangun karena bau harum yang berasal dari dapur. Kamila pun langsung turun dari tempat tidurnya dan keluar kamar.

      Gadis berwajah cantik itupun langsung menuju ke dapur dan ternyata sang ibu sedang menggoreng ikan gurame kesukaannya, tak lupa tempe,tahu ,sayur asem dan sambal terasi favoritnya.

“Duh,aku jadi laper,Bu,” kata Kamila sambil memeluk ibunya dari belakang.

“Eh,anak perawan baru bangun. Nggak baik ,neng bangun siang begini,” kata Nining sang ibu. 

“Sekali-sekali atuh,Ibu. Kan mumpung libur. Abah ke mana,Bu?’

“Kamu kaya nggak hapal si Abah. Dari subuh juga udah ke sawah, nanti jam teh Euis yang anter makanan ke sawah,” jawab Nining.

     Kamila menghela napas panjang. “Padahal kan Abah nggak perlu ke sawah,Bu. Untuk apa ada anak buah atuh. Petani- petani Abah juga kan banyak,Bu.”

“Neng, kamu kan tau sifat abah kamu. Abah itu orangnya nggak mau diem. Meski sawahnya banyak yang ngerjain ya tetep aja kepengen turun sendiri. Udah, kamu mandi sana, abis itu baru makan. Ibu sengaja masak makanan kesukaan kamu. Ini ikannya dari balong(kolam) punya kita yang di wetan (timur). Tadi Ibu sengaja suruh Mang Ujang ambil buat kamu. Sana,mandi dulu,” kata Nining pada anak bungsunya itu.

     Kamila pun mematuhi perintah ibunya .Gadis itu segera mandi dan berpakaian rapi. Setelah selesai ia pun langsung menuju ruang makan untu makan bersama ibunya. Jangan kaget jika di daerah Jawa Barat menemukan menu sarapan pagi yang lengkap, nasi lauk pauk dan sayuran. Ada kalimat yang berbunyi jika belum makan nasi itu belum makan. Jadi roti atau mie itu hanya makanan selingan.

      Saat mereka sedang makan,tiba-tiba Euis masuk Bersama seorang wanita separuh baya yang tak lain adalah NIngrum kakak kandung NIning. 

“Eh, Neng Mila. LIbur,geulis?”

“Iya,Wak, libur semester lumayan bisa pulang dulu. Udah makan,Wak?”

“Uwak baru aja makan. Tadi Teh Nur masak ulukutek leunca sama tumis oncom peda.”

      Kamila hanya tersenyum menanggapi perkataan Uwaknya.  

“Ning,ceuceu ada perlu sebentar,” Ningrum mencolek tangan Nining. Nining pun langsung berdiri dan mengikuti langkah kakaknya ke ruang tengah yang hanya di batasi pintu kaca. Kamila bisa melihat dengan jelas Ningrum tampak bicara serius kepada ibunya. Dan tak lama ibunya langsung masuk ke kamarnya. Dan saat keluar ia memberikan sejumlah uang pada Ningrum. Sudah bias ajika Ningrum meminjam uang kepada ibunya. Uwaknya itu janda, dan hidupnya hanya mengandalkan dari uang pensiun almarhum suaminya. 

“Neng, mau ikut Uwak nggak? Mumpung libur,jangan di rumah terus,” kata NIngrum pada keponakannya itu.

“Emang mau ke mana,Wak?’ tanya Kamila.

“Udah,hayu ikut aja sambil jalan-jalan. Uwak mau ke gunung Lingga.”

“Ih,si Uwak mah ngajak ke gunung,atuh.”

       Nining hanya tertawa kecil melihat Kamila mencibirkan bibirnya.

“Wak Ningrum mau berobat,Neng. Teteh kamu itu kayanya ada yang guna-guna. Makanya,Wak Ningrum mau ke gunung Lingga. Di sana ada yang bisa nyembuhin dari guna-guna,ilmu pelet,teluh,gitu,Neng. Kalau kamu penasaran mau ikut nggak apa-apa.Sekalian temenin Teh Nur sama Uwak kamu. Kamu kan bisa bawa mobil, kasian Uwak kamu nggak ada yang antar,” kata Nining.

     Sebenarnya Kamila malas,karena perjalanan dari Situraja ke gunung Lingga itu lumayan jauh,memakan waktu sekitar kurang lebih satu jam. Tapi,mendengar kata pelet Kamila mendadak ingat pada Abimanyu.

“Ya sudah, Mila antar,ya Wak.”

“Nah,gitu atuh neng, pahala bantu orang tua,” kata Nining.

     Kamila hanya tersenyum, ia pun segera mengambil kunci mobil dan langsung mengajak uwaknya untuk segera berangkat.

     “Wak,emangnya ilmu pelet itu ada?” tanya Kamila penasaran. Ningrum menoleh sambil terkikik geli.

“Yaa da atuh,Neng. Sebenarnya ilmu Ghoib begitu ada kok. Neng Mila mau sekalian minta ajian ilmu pelet? “ tanya Ningrum.

“Ih,si Uwak mah ada-ada aja,” kata Kamila berpura-pura.

“Ada neng kalo Neng Mila mau, namanya ajian jaran goyang,Neng. Syaratnya memang berat,tapi kalo Neng Mila kuat,dijamin lelaki yang Neng Mila taksir bakalan bertekuk lutut sama Neng Mila.”

“Ah,serius sih Wak,”kata Kamila.

“Iya Neng, nanti kalau Neng mau kita sekalian tanya ya.”

      Kamila mengulum senyum, pucuk di cinta ulam tiba. Memang ini yang ia cari,kebetulan sekali Uwaknya sendiri yang tau. Minimal, jika terpaksa membayar pun tidak akan tertipu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Thousand Tears of Sword
8.8
Benua terkutuk kini menjadi neraka akibat perdagangan manusia dan penindasan kejam bagi yang lemah. Demi mengakhiri penderitaan ini, para dewa mengutus Dewi Kematian untuk membasmi kejahatan di sana. Namun, sebuah insiden fatal saat turun ke bumi melenyapkan seluruh kekuatannya. Sang dewi justru terlahir kembali sebagai gadis kecil bernama Hua Hua. Mampukah ia menjalankan misi sucinya dan menyelamatkan mereka yang tertindas tanpa kekuatan dewa?
Sampul Novel Brontak Dalam Sempak
9.0
Ujang menantang Datok dengan penuh amarah demi menunjukkan kekuatannya yang selama ini terpendam. Meski baru berusia dua puluh tahun, ia kini mengerahkan seluruh kemampuannya melalui teknik Tisu Magic yang mengubah tubuhnya menjadi lapisan baja kokoh. Di sisi lain, Datok bersiap dengan jurus Telo Rasa Meki yang mengeluarkan uap panas membara. Keduanya melesat secepat kilat hingga menciptakan ledakan dahsyat saat ajian pamungkas mereka saling berbenturan di udara.
Sampul Novel Dokter Iblis Yang Tak Tertandingi
9.4
Pasca kematian gurunya, Zhao Erhu menerima wasiat terakhir yang sangat mengejutkan. Ia diperintahkan turun gunung untuk menemui tujuh kakak perempuan seperguruannya. Tugasnya bukan sekadar mencari mereka, melainkan harus meniduri ketujuh wanita tersebut. Instruksi aneh ini membuat semua orang tercengang, namun sang guru menegaskan bahwa ini adalah misi penyelamatan nyawa. Tanpa melakukan hubungan intim itu, nyawa kakak-kakaknya akan berada dalam bahaya besar.
Sampul Novel Gita Sukma : Lagu Dari Jiwa
9.4
Narendra Wilaga terjerat dalam pesona melodi misterius yang mengusik hidupnya. Kekuatan magis lagu itu menuntunnya kembali pada Oceana Bluesha, sosok dari masa lalu yang ternyata menyimpan rahasia besar. Pertemuan ini menjadi awal tersingkapnya simpul takdir, mulai dari rekonsiliasi luka lama hingga petualangan berbahaya yang melibatkan benda-benda gaib. Kini, mereka harus menghadapi misteri semesta demi menentukan nasib di masa depan.
Sampul Novel MAGIC OF OMEGA
8.4
Lima pemburu hadiah dari kawanan serigala mengincar nyawa Azeeva Cassie Liona, putri walikota Paramour. Namun, misi mereka terhambat oleh kecerdikan sasaran mereka sendiri. Azeeva ternyata seorang penyihir hebat yang mampu memanipulasi situasi. Ia berhasil mengelabui Carl Justin, sang Omega di kelompok tersebut, hingga terjebak dalam pesona sang penyihir. Kisah ini mengikuti dinamika berbahaya saat musuh justru jatuh cinta di tengah misi mematikan.
Sampul Novel Mengandung Anak Tuan Serigala
8.6
Fang Yi Lan, mahasiswi kedokteran jenius, hancur saat memergoki kekasihnya berselingkuh dengan adik tirinya. Alih-alih dibela, ia justru dipaksa sang ayah menikahi pria hidung belang. Yi Lan kabur dan bertemu pria tampan yang terluka parah. Saat pingsan, pria itu berubah menjadi serigala hitam. Meski takut, naluri medis Yi Lan mendorongnya menolong. Namun, pria itu justru menandai lehernya dan menyerang Yi Lan secara paksa demi mendapatkan keturunan.