Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Janur Kuning di Rumah Tanteku

Janur Kuning di Rumah Tanteku

Ningsih tak menyangka wanita yang mengasuhnya adalah selingkuhan sang ayah. Di hari pernikahannya, Ningsih tiba-tiba raib hingga posisinya digantikan oleh Febi, putri kandung tantenya. Setahun berlalu, Ningsih kembali dan mendapati sepupunya telah menjadi istri Rey. Meski sudah beristri, Rey yang masih mencintai Ningsih berniat menjalin kasih kembali. Kini, Febi harus menghadapi dilema besar saat orang ketiga hadir di tengah rumah tangga paksa mereka.
Bab
Bagikan

Bab 2

Selain melarikan diri dari pernikahannya, Ningsih juga meninggalkan surat berisi rincian hutang yang harus dilunasi tantenya, Hanum. Angka yang tidak kecil bagi keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah.

Bukan hanya dikejutkan oleh hutangnya, Hanum juga sedang mondar-mandir memikirkan siapa yang akan menggantikan pengantin wanita?

“Ibu kira ini pertunjukan drama, yang setelah selesai akan kembali ke kehidupan nyatanya masing-masing?” Rey mulai emosi mendengar tawaran tidak masuk akal dari wanita yang mungkin akan menjadi ibu mertuanya.

“Bukan begitu maksud ibu, Nak!” Hanum menyentuh punggung tangan lelaki yang tepat berada di hadapannya. “kita tidak mungkin membatalkan acara yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, bagaimana dengan semua tamu undangan? Teman-teman bisnis kamu?” Hanum melanjutkan argumennya.

Ya, benar saja, sebagai seorang pengusaha ternama, tentunya akan sangat memalukan jika pesta megah yang telah disusun seapik mungkin, dibatalkan. Belum lagi jika tragedi mengenaskan itu benar terjadi, maka ia akan menjadi tranding topik di koran lokal esok pagi.

Rey terlihat memijat kepalanya, sembari merebahkannya ke sandaran kursi, helaan napasnya terdengar jelas.

Ia masih belum percaya, bagaimana mungkin seorang Ningsih, wanita cerdas dan punya karakter yang baik bisa melakukan semua itu padanya. Rey merasa waktu sudah cukup meyakinkannya untuk percaya pada Ningsih. Bagaimana tidak, mereka sudah berpacaran sejak bangku SMA. Tentunya ia sudah sangat paham tentang watak Ningsih yang tidak mudah berubah pikiran dan teguh pada keputusannya.

“Ibu juga tidak menyangka Ningsih akan seperti ini, maafkan ibu ya!” Hanum kembali menyentuh pundak Rey. Namun lelaki itu tidak ingin menjawab apapun.

Rey masih belum menyerah, ia menghubungi pihak event organizer (EO) untuk membatalkan prosesi acara megah tersebut. Namun pihak EO tidak menyanggupinya, mereka menyarankan Rey mencari alternatif lain, mengingat ada banyak wartawan dan orang-orang penting yang hadir, tentunya ini akan berdampak buruk pula pada Rey nantinya.

“Sungguh tega kamu, Ning!” monolognya.

Rey mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangan, lalu menuju rambut ikalnya, hingga leher. Ia mencoba melenturkan otot-otot yang sedari tadi mengencang. Pikirannya tak karuan, berkali-kali ia mencoba menghubungi Ningsih, tapi tak ada jawaban. Jika memang hanya karena hutang 100 juta, Rey bisa menanganinya segera, dan ia yakin Ningsih juga tahu kemampuan Rey, tentunya uang sebanyak itu bukan sesuatu yang sulit baginya.

“Tunggu sebentar!” balasnya. Ia menanggapi salah satu EO yang berbisik mendekatinya. Rey masih meminta penghulu dan para tamu untuk bersabar. Sayup-sayup terlihat tamu mulai mendeskripsikan rasa penasarannya masing-masing. Ada yang berpikir Rey mulai mengurungkan niatnya menikahi gadis miskin yang kini menjadi mempelai wanita. Ada pula yang berpikir Rey sedang memikirkan cara membatalkan pernikahannya karena ia mulai sadar bahwa keputusan yang dibuatnya keliru.

Terlepas dari semua itu, di sudut ruang rias, ada Rey yang sedang kalut dan tak tahu harus berbuat apa.

“Tidak ada jalan lain, nikahi dia!” Retno, yang merupakan ibu kandung Rey tak bisa berbuat banyak. Ia juga tak ingin bisnis keluarganya hancur. “menikah dengan perjanjian kontrak!” lanjutnya.

Rey mengerutkan dahi, ia masih belum paham dengan apa yang dimaksud sang ibu.

“Ini hanya pernikahan untuk menyelamatkan keluarga kita!” sambungnya.

****

Mendadak Febi menjadi ratu dalam hitungan tidak sampai satu jam. Menatap wajahnya di cermin, ia masih belum yakin dengan apa yang sedang terjadi padanya. Baru saja ia bersiap dengan seragam khusus keluarga untuk tampil menjadi deretan keluarga pihak mempelai wanita. Namun seketika justru ia yang menjadi mempelai wanitanya. Benarkah takdir seperti membalikkan telapak tangan?

Matanya berbinar, bagaimana tidak, Rey adalah satu-satunya lelaki yang selama bertahun-tahun ia munajatkan dalam doa. Setiap detik, ia masih saja meminta Tuhan menyandingkannya dengan Rey, bahkan di hari akad ini. Dan Tuhan benar-benar menunjukkan kekuasaan-Nya.

“Apa ibu terlihat memaksamu, Nak?” tanya Hanum pada putri kesayangannya.

Febi menggeleng. Bibirnya tak mampu berkata apapun, ia begitu bahagia, namun tetap terbalut rapi dalam karakternya yang tak banyak bicara, ia tak ingin banyak orang yang tahu tentang perasaannya. Tertutup dan lembut, itulah sifat asri Febi.

“Tapi Bu, aku mengkhawatirkan Ningsih, kemana dia? Aku takut terjadi sesuatu dengannya!” Febi memang sangat menyayangi sepupunya itu, mereka bersama sejak kecil, sejak kedua orang tua Ningsih meninggal dunia.

“Ibu yakin Ningsih baik-baik saja, mungkin ada sesuatu yang mendesak dan membuatnya melakukan semua ini,” jelas Hanum.

Hanum mengantarkan putrinya menggapai tangan calon suaminya. Berbalut gaun putih dan dihiasi bunga yang menyelimuti sebagian rambutnya, membuatnya terlihat bak ratu Inggris. Tubuh idealnya dan hidung mancungnya ikut menjadi warna tersendiri bagi Febi. Wanita yang tak pernah suka berdandan itu, kini memperlihatkan pesonanya pada para tamu. Semua terpukau.

Febi pun seolah menyembunyikan senyumnya, ia tidak ingin Rey menyadari bahwa inilah yang diinginkan wanita yang beberapa menit lagi akan menjadi istrinya yang sah, di mata hukum dan agama.

Sebaliknya, Rey sama sekali tak ingin menatap calon istrinya. Tetapi lelaki tampan itu juga pandai menyembunyikan kegalauan hati yang sebenarnya sangat mengganggu.

“Sah!”

Febi mencium punggung tangan suaminya. Kini ia resmi bergelar istri. Kenyataan yang dalam mimpi pun takut ia lakukan. Namun kini Tuhan mengabulkannya.

Rey sedikit canggung saat harus mencium kening istrinya, ia masih tidak bisa menerima kenyataan ini. Pesta pernikahan megah, dengan makanan yang tak kalah mahal, membawa tamu merasakan kebahagian yang dirasakan kedua mempelai. Mereka tidak tahu, ada secercah luka yang disimpan Rey, berusaha ia sembunyikan sekuat tenaga.

“Mas, kok canggung begitu? Dipegang dong tangan istrinya, ini foto pernikahan, bukan foto KTP!” gurau sang potografer.

“Maklum masih baru!” sambung teman-teman Rey. Mereka tertawa, tapi Rey hanya diam dan tak berkomentar.

Rey sendiri bukan tipe lelaki yang suka bercanda dan tidak banyak bicara. Namun saat bersama Ningsih, ia seolah tak menjadi dirinya sendiri. Ningsih berhasil membawa Rey menuju dunia yang lebih nyaman dan bebas. Sifat Ningsih yang ceroboh dan tak bisa diam, membuat Rey ikut terikat. Mungkin itu pula yang membuatnya hanya jatuh cinta satu kali, karena Ningsih mengerti apa yang ia butuhkan.

****

“Kemana?” Febi menyelidiki

“Aku gak tahu, tapi dari keliatannya sangat buru-buru” jelas seorang kerabat.

Febi tak menyangka, suami yang baru saja menikahinya pergi tanpa berpamitan. Setidaknya Rey bisa mengabarinya terlebih dahulu, pikirnya. Ia tertegun di kamarnya yang tak seberapa luas. Matanya sedikit berkaca, ia menggenggam kuat kedua tangannya.

‘Apa langkah yang kuambil ini salah?’ monolognya.

Kini Febi mulai ragu dengan semua yang telah ia lakukan. Ia sadar mungkin apa yang ia inginkan adalah sebuah pemaksaan.

‘Tapi ini bukan salahku!’ ia kembali meyakinkan diri.

Berusaha membenarkan diri sendiri itu memang melelahkan. Namun terkadang kenyataan adalah sesuatu yang harus dihadapi, bukan dihindari.

Malam pertama yang biasanya lumrah dinantikan pasangan pengantin baru, kini Febi habiskan bersama ibunya. Mereka saling menguatkan, tanpa sedikit pun menyalahkan Ningsih.

Ini adalah takdir yang diinginkan Febi, namun tidak pernah dibayangkan Rey.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
9.2
Dalam buku kedua trilogi Women Power Series, Jihan Khairiyah menghadapi kehancuran rumah tangga di tengah kehamilan tua. Reuni membawa petaka saat suaminya, Tommy Wiranata, terjerat CLBK dengan Diana, tetangga yang dianggap saudara sendiri. Meski Tommy berdalih hanya khilaf, Jihan menyadari pengkhianatan emosional tetaplah perselingkuhan. Kini Jihan harus memilih antara bertahan demi nafkah atau pergi demi harga diri dari lingkaran dusta yang menyakitkan.
Sampul Novel DIBUANG SUAMI DISAYANG AYAH MERTUA
8.4
Elsa, gadis desa lugu, terjebak dalam pernikahan tanpa cinta dengan pewaris Group Parker, Landon. Demi wasiat kakek, Landon justru memperlakukan Elsa dengan kejam hingga ia hancur. Di titik terendah, Alex Parker selaku ayah mertua hadir melindungi Elsa karena rasa tanggung jawab. Namun, kedekatan mereka memicu gairah terlarang yang sulit dibendung oleh sang miliarder dingin. Akankah Alex sanggup menahan godaan Elsa atau justru menyerah pada hasratnya?
Sampul Novel Kekasihku Meninggalkanku di Hari Pernikahan
9.6
Hari pernikahan Cherish hancur seketika saat Diego pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon. Kepergian mendadak itu membuat nenek Cherish syok hingga muntah darah dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit tanpa ada yang membantu. Di tengah kedukaan di kamar mayat, Diego justru menghubungi Cherish untuk meminta donor darah bagi Zoey yang terluka. Kecewa mendalam, Cherish langsung mengakhiri hubungan mereka. Kini, Diego bersujud di bawah guyuran hujan, memohon dimaafkan dan berjanji menyerahkan segalanya demi mendapatkan kembali hati Cherish.
Sampul Novel MEMBAKAR GAIRAH
9.4
Sepuluh tahun berlalu sejak tragedi hotel menghancurkan cinta Joshua dan Reinata. Takdir mempertemukan mereka kembali dalam situasi pelik saat Joshua muncul sebagai kekasih Kayla, putri tiri Reinata. Terbakar api cemburu dan perasaan yang belum padam, Reinata bertekad menggoda Joshua demi merebutnya kembali. Akankah Joshua terjebak dalam gairah terlarang bersama calon ibu mertuanya? Bagaimana hancurnya hati Kayla jika rahasia kelam masa lalu sang suami terungkap?
Sampul Novel Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
9.2
Enam tahun menikah rahasia dengan seorang direktur, sang istri harus menerima kenyataan pahit saat suaminya melarang putra mereka memanggilnya ayah. Ketika sang suami kembali mengabaikan ulang tahun anak mereka demi sekretarisnya, keputusan bulat pun diambil. Surat cerai dilayangkan, dan dia pergi membawa putranya selamanya. Kepergian tiba-tiba ini meruntuhkan ketenangan sang miliarder yang seketika kehilangan kendali mencari istrinya. Namun, kali ini penantiannya akan sia-sia.
Sampul Novel Pengantin SMA
8.4
Laura dan Kavin terpaksa menikah di usia sekolah setelah tertangkap basah berada dalam satu kamar. Meski kepribadian mereka bertolak belakang, keduanya tak punya pilihan selain patuh pada keluarga. Menjalani rumah tangga ternyata jauh lebih rumit daripada pelajaran sekolah yang paling sulit sekalipun. Di tengah gejolak emosi masa muda, mereka hanya ingin bercerai namun belum berdaya. Sambil menunggu saat berpisah, mampukah pasangan ini tetap waras menghadapi satu sama lain?