Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Tawanan Tuan Muda

Istri Tawanan Tuan Muda

Demi membalas dendam atas pengkhianatan Sonny Wilson terhadap ayahnya, Evan Halbert, seorang miliarder arogan, memilih menikahi Caitlyn Wilson. Evan menjadikan putri musuhnya itu sebagai tawanan dan terus menyiksanya dengan perlakuan buruk. Namun, di balik kebencian yang membara, Evan justru mulai jatuh cinta pada Caitlyn. Kini ia terjebak dalam dilema besar. Akankah perasaan cintanya mampu menghapus dendam masa lalu yang selama ini ia genggam?
Bab
Bagikan

Bab 3

Caitlyn kembali ke rumahnya yang berada di pinggir hutan saat langit sudah mulai senja. Ia tampak lebih tenang dan bahagia setelah mandi di air terjun dalam hutan ini. Sungguh, apa yang sudah terjadi padanya saat berkunjung di apartemen Mia kemarin sangat membuatnya terpukul dan murung untuk beberapa saat. Namun, kesegaran air terjun dan pemandangan sekitarnya yang indah selalu bisa menghanyutkan perasaan sedihnya.

“Aku pulang!” ujar gadis yang memakai bathrobe itu sambil berjalan masuk ke dalam rumahnya. Meskipun rumah itu tampak sederhana dari luar, tapi bagian dalamnya sangat berbeda. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern. Mulai dari AC, TV LED 41 inci, kulkas besar dan lain-lain. Sehingga rumah itu begitu nyaman dan aman untuk menjadi teman tinggal. Meskipun berada di pinggir hutan seperti ini.

“Caitlyn! Darimana saja kamu? Bukankah ayah sudah melarangmu mandi di air terjun itu?” omel Sonny saat melihat anak gadisnya itu berjalan riang melewati ruangan tempat ia menghaluskan permukaan kayu. Ini adalah pekerjaannya setiap hari menjadi tukang kayu. Menghaluskan kayu-kayu tumbang yang dia dapatkan dari hutan. Lalu menjualnya pada para pelanggan untuk dijadikan patung atau ukiran.

“Ayah! Aku butuh kesegaran setelah hari sialku kemarin. Jadi, apakah aku salah jika sedikit saja menikmati hidup ini,” balas Caitlyn membela diri.

“Tapi, kamu bukan anak kecil lagi. Bagaimana jika ada yang melihatmu mandi disana? Apalagi Ayah sangat tau kebiasaan burukmu seperti apa. Ayah hanya takut kau akan menjadi korban kejahatan lelaki yang tidak bermoral, Sayang. Kita tidak bisa mendeteksi keberadaan mereka dimana saja,” ujar Sonny menasehati anaknya. Caithlyn berjalan ke arah sang ayah lalu memeluknya dari belakang. Mereka memang tinggal hanya berdua. Karena ibu Caitlyn meninggal saat gadis itu masih kecil. Sehingga, Sonny sangat over protektif pada Caithlyn. Takut gadis itu kenapa-kenapa.

“Ayah. Aku bisa jaga diri baik-baik kok. Ayah tidak perlu terlalu khawatir. Lagian selama ini aku juga sering mandi disana, kan? Dan sampai sekarang aku masih baik-baik saja.”

“Ayah tidak akan memaafkan diri ayah sendiri. Jika sampai terjadi hal buruk padamu, Sayang. Jadi, Ayah mohon berhati-hatilah. Kejahatan bisa terjadi dimana saja tanpa kita ketahui arah kedatangannya. Kamu mengertikan ucapan ayah?” kata Sonny sambil berbalik badan dan menatap Caitlyn dengan penuh kasih sayang. Caithlyn tersenyum lalu mengangguk mantap.

“Baiklah, Ayah. Caithlyn mengerti. Caithlyn juga sayang sekali sama ayah. Dan Caithlyn juga tidak ingin terjadi hal-hal buruk padamu.” Ayah dan anak perempuannya itu saling berpelukan dengan erat. Sampai-sampai mereka tidak sadar jika seseorang masuk ke dalam rumah mereka.

“Apakah aku melewatkan sesuatu? Kenapa kalian saling berpelukan tanpa menunggu kedatanganku terlebih dahulu,” ujar Amber. Dia adalah tetangga rumah Caitlyn yang sangat dekat dengan keluarga kecil itu. Bahkan, Caithlyn bisa merasakan jika Amber dan Ayahnya saling mencintai. Hanya saja ya tidak tau kenapa keduanya memilih untuk diam saja dan tidak melanjutkan hubungan mereka lebih serius. Padahal, Caitlyn sendiri sangat setuju apabila mereka menikah. Karena dia bisa merasakan ketulusan pada mereka berdua.

Caithlyn dan Sonny saling melepaskan pelukannya.

“Kau tidak pernah datang terlambat, Amber. Aku selalu memberi waktu lebih agar kau bisa memeluk ayahku,” balas Caithlyn meledek.

“Hai! Kau anak kecil. Apa yang kau pikirkan? Aku datang untuk memberikan kalian makanan ini. Aku yakin ayahmu yang sangat gila kerja itu belum memasakkanmu sesuatu. Benar, kan?” Amber setengah menyindir Sonny yang hanya tersenyum kecil.

“Hahaha. Kau memang paling mengerti kami, Amber. Kau juga yang selalu menjaga Ayahku disaat aku sedang kuliah di lain kota. Aku sangat berhutang budi padamu.”

“Jangan lupa dia juga mendapatkan keuntungan dari hal itu! Bukankah ayah selalu memberikan uang harian untuknya. Bahkan, uang itu lebih dari cukup untuk membeli semua keperluan make-upnya,” timpal Sonny tidak mau kalah.

“Hei. Kau mau lihat daftar belanjaanku. Aku selalu memberikan bahan-bahan berkualitas terbaik untuk setiap masakanku. Jadi, pantas saja harganya mahal.” Amber membela diri.

“Ku sarankan kalian cepatlah menikah. Karena sikap kalian lebih mirip seperti suami istri daripada seorang tetangga biasa,” kata Caitlyn sambil berdiri.

“Ah, itu terlalu beresiko. Aku tidak akan sanggup memiliki anak tiri sepertimu.” Amber lagi-lagi melempar candaan.

“Aku bahkan lebih baik dari seorang malaikat. Andai aku mau aku akan menjodohkan Ayahku dengan wanita lain.” Caithlyn berucap sambil melewati wanita tiga puluh delapan tahun itu. Tak lupa ia menjulurkan lidahnya untuk meledek Amber yang mulai berubah marah.

“Hai, dasar anak kecil. Silahkan saja lakukan! Belum tentu juga ayahmu mau,” katanya berbisik.

“Apa yang kau masak hari ini?” tanya Sonny yang ternyata sudah berada di belakang Amber.

“Sesuatu yang pasti kau suka.”

“Kau memang paling tau kesukaanku,” balas Sonny sambil mencolek ujung hidung Amber. Dia juga meraih kepala Amber lalu mengecup kening wanita itu.

“Sonny hentikan! Bagaimana jika Caithlyn melihatnya?”

“Aku sudah cukup dewasa untuk melihatnya! Apa yang ingin kalian tutupi lagi. Cepatlah menikah dan berikan aku adik yang banyak,” sahut Caitlyn yang ternyata bersembunyi di balik tembok.

“Hai, tidak baik menguping pembicaraan orang tua!” teriak Amber yang hanya membuat Caitlyn tertawa sambil berlari masuk ke dalam kamarnya. Saat Sonny dan Amber hanya ditinggal berdua. Mereka tampak sedikit canggung.

“Maaf, Amber. Kau berada di situasi yang sulit ini. Aku hanya berusaha agar kau tidak ikut celaka karena menjadi bagian dari keluargaku. Tapi, aku juga bingung bagaimana harus menjelaskannya pada Caitlyn. Dia belum tentu mengerti,” ujar Sonny dengan wajah bersalah.

“Aku mengerti, Sonny. Tak perlu kau jelaskan berulang kali. Perasaanku padamu tidak akan hilang. Meskipun secara resmi kita tidak menjadi pasangan. Aku akan selalu ada untukmu dan Caitlyn. Ingat itu!”

“Terima kasih, Amber. Aku sangat menghargai keputusanmu.” Sonny kembali mencium Amber, tapi kali ini bibir mereka yang bersatu.

Di sebuah mansion mewah milik keluarga Halbert. Evan duduk di pinggir kolam renang sambil menatap permukaan air yang sangat tenang. Pantulan sinar rembulan dan kelap-kelip bintang mewarnai air kolam itu dengan begitu indah. Namun bukan itu yang dipikirkan Evan. Dia terus terbayang-bayang gadis cantik tadi siang.

“Siapa dia sebenarnya? Kenapa dia ada di tengah-tengah hutan seperti itu? Bermain dengan binatang. Seperti wanita Tarzan. Tapi, melihat kulitnya yang sangat putih dan terawat. Aku yakin dia bukan gadis seperti itu,” gumam Evan tanpa merubah pandangannya sedikitpun.

Tiba-tiba ponsel Evan berdering nyaring sehingga membuyarkan lamunannya. Evan sedikit kesal karena merasa terganggu. Lalu sambil mengumpat ia meraih ponsel itu di atas meja di sampingnya. Kemudian menerima panggilan dari sang Paman dengan wajah tidak bersemangat.

“Ada apa, Paman? Kenapa kau menelponku malam-malam?” tanya lelaki itu dengan malas.

“Evan datanglah ke kantor esok pagi. Akan ada berita penting untukmu!” jawab Adam dengan menggebu-gebu.

“Berita apa? Memangnya tidak bisa dikatakan sekarang saja?”

“Jangan membantah. Aku yakin kau pasti akan senang dengan berita ini.”

“Apa ini tentang gadis itu?” tanya Evan cepat.

“Gadis? Gadis mana?” Adam malah bingung.

“Gadis yang kulihat di hutan tadi siang. Bukannya aku sudah memberitahumu sebelumnya?”

“Kau masih memikirkan dia? Sudahlah, Evan. Hentikan kekonyolanmu. Gadis itu tidak ada. Kau mungkin salah lihat. Mana mungkin ada gadis di tengah hutan seperti itu. Memang dia sedang apa disana? Mencari berlian? Fokus, Evan. Fokus! Masih banyak urusan kita yang jauh lebih penting.” Dengan geram Adam menyadarkan keponakannya.

“Aku tidak akan melupakan urusan kita, Paman. Tapi, gadis itu juga tidak bisa hilang dari pikiranku. Dan dia itu benar-benar ada. Aku tidak berbohong.” Evan tidak mau kalah.

“Baiklah. Terserah kau saja. Aku hanya ingin memintamu ke kantor besok. Selain itu aku tidak peduli!” Adam memutuskan sambungan teleponnya dengan Evan. Evan mencibir ponselnya sendiri mengingat betapa kakinya pikiran Adam.

“Pantas saja sampai saat ini kau tidak punya pasangan. Ternyata, pikiran dan hatimu sekeras batu,” umpatnya. Lalu Evan kembali meletakkan ponselnya di atas meja. Sedangkan dia kembali memperhatikan permukaan air kolam sambil membayangkan gadis tadi keluar dari sana.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95LAP" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95LAP
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AFTER THAT NIGHT (CEO)
8.8
Darren Hawk, CEO teknologi di New York, berencana melamar kekasihnya, Angela Rawllies, seorang desainer ternama di Paris. Namun, ambisi cintanya terhambat oleh perjodohan ibunya dengan Xavia Price, model papan atas dari kalangan elit. Meski Darren bertekad menjaga jarak, sebuah insiden dalam satu malam mengubah segalanya dan menjebaknya dalam dilema besar. Kini, ia harus memilih antara cintanya pada Angela atau tanggung jawabnya kepada Xavia yang mendesak.
Sampul Novel Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat
8.4
Hubungan lima tahun Ziva kandas setelah Luis Loren membelikan kapal pesiar mewah untuk Paula, lalu menghina latar belakang Ziva. Lima tahun kemudian, Luis yang kini sukses bertemu kembali dengan Ziva di sebuah hotel megah. Melihat penampilan Ziva yang berantakan di kolam air mancur, Luis dengan sombong mengira mantan kekasihnya itu sengaja mengemis iba. Padahal, Ziva hanya sedang mencari berlian biru berharga hadiah ulang tahun putranya yang tidak sengaja terjatuh ke dalam air.
Sampul Novel Gairah Liar Setelah Menikah
9.6
Kebahagiaan milyarder ini memuncak setelah menikahi akhwat impiannya. Namun, baru seminggu membina rumah tangga, sang istri mulai kewalahan menghadapi gairah suaminya yang tak terbendung. Sang suami terus meminta jatah di berbagai situasi, mulai dari ruang tamu hingga saat istrinya memasak di dapur. Meski sempat menolak karena sedang sibuk, sang istri akhirnya menyerah pada desakan suaminya. Keperkasaan sang suami yang luar biasa membuatnya lemas tak berdaya.
Sampul Novel Keluar dari Kepompong
8.7
Emma Fowler kembali ke tanah air setelah tiga tahun, namun ia justru berakhir di ranjang Nathan Tate sebagai pendamping. Nathan terpesona tanpa menyadari identitas asli Emma. Saat Emma menagih janji pernikahan lama mereka, Nathan menolak dingin dan menganggapnya hanya saudara. Kecewa, Emma memutuskan hubungan sepuluh tahun itu. Namun, saat ia hendak pergi selamanya, Nathan justru berlutut memohon agar Emma tidak meninggalkannya dan menepati janji lama mereka.
Sampul Novel Kembar Tiga: Ayah Presdir untuk Ibu
9.2
Akibat jebakan jahat yang merusak kehormatannya, Claire Adhitama terpaksa mengasingkan diri. Enam tahun kemudian, ia kembali bersama tiga anak kembarnya untuk membalas dendam. Namun, anak-anaknya yang sangat cerdas justru bergerak sendiri menemukan sang ayah presdir dan menculiknya pulang demi sang ibu. Menghadapi tiga replika dirinya, sang presdir menyudutkan Claire dan menggodanya untuk menambah anak lagi, membuat Claire mengusirnya dengan kesal.
Sampul Novel Menaklukan CEO Mesum
8.2
Bianca terjepit utang satu juta dolar akibat penggelapan dana ibunya. Demi membebaskan sang ibu dari penjara, ia menemui Steve Dvalton, CEO pusat di Singapura. Namun, negosiasi itu berubah menjadi tawaran gelap: Bianca harus menjadi pemuas nafsu Steve. Di tengah dilema antara kesetiaan pada kekasihnya dan keselamatan ibunya, Bianca terpaksa memulai hubungan panas yang penuh tipu daya. Steve merasa tertantang oleh kegilaan Bianca yang menggairahkan di ranjangnya.