Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri kedua tuan Salman

Istri kedua tuan Salman

Aisyah Sholehatun Nisa, gadis rupawan yang terjebak dalam belenggu utang orang tuanya, terpaksa menerima perjodohan rumit. Ia harus menjadi istri kedua bagi Salman Alfarizki, pria dari keluarga konglomerat yang statusnya hanyalah putra seorang selir. Di tengah pernikahan Salman yang sudah ada, mampukah benih cinta tumbuh di antara mereka? Ikuti perjuangan Aisyah menghadapi takdir dan konflik perasaan dalam dinamika rumah tangga yang penuh tekanan ini.
Bab
Bagikan

Bab 3

Pagi ini Aisyah bangun, tapi ada tangan besar dan kekar sedang memeluknya dan itu menjadikan tubuh ramping Aisyah terasa pegal pegal.

Aisyah melihat pada tangan suaminya yang sekarang tengah memeluk nya.

"Tuan bangun tuan" ucap Aisyah karena tangan tuan Salman memeluk tubuh Aisyah erat layaknya guling.

Tangan Aisyah menepuk nepuk tangan tuan Salman.

"Ada apa Aisyah" ucap tuan Salman yang masih ngantuk.

"Tangan anda tuan" ucap Aisyah.

Tuan Salman yang menyadari tangannya ada di atas tubuh Aisyah, langsung tersentak kaget dan melepaskan pelukannya.

"Maaf Aisyah saya gak sengaja" ujar tuan Salman.

"Tidak papa tuan" ucap Aisyah tenang.

Aisyah bangkit dari ranjang.

"Cepat bangun tuan sekarang tuan ada rapat jadi harus berangkat pagi ke kantor" sahut Aisyah mengingatkan suaminya.

"Iya Ais saya sudah bangun" ucap tuan Salman.

Aisyah dengan cepat ke kamar mandi mengambil wudhu dan melaksanakan sholat 2 rakaatnya.

Saat Aisyah akan melaksanakan sholat nya dia di hentikan oleh tuan Salman.

"Biar aku yang menjadi imam mu" ucap Tuan Salman.

"Baiklah" ucap Aisyah.

Setelah selesai sholat, Aisyah mengalami tangan suaminya itu.

Aisyah pergi ke dapur menyiapkan makanan untuk tuan Salman, padahal disana sudah ada tiga pembantu yang bersiap memasak di dapur.

Tapi Aisyah selalu ikut memasak dan memastikan kalau suaminya makan makanan yang sehat dan bergizi.

"Non mau masak apa sekarang" tanya salah satu pembantu yang sudah cukup tua itu.

"Masak ayam sama sayur bening saja bi" jawab Aisyah sambil mengambil sayuran untuk di potongnya.

"Tapi maaf non, nyonya Kanti mau makan salad katanya" ucap salah seorang pembantu yang khusus melayani kebutuhan Kanti.

"Buat saja bi gak papa" sahut Aisyah dengan tersenyum.

"Baik non" ucapnya sambil menunduk.

Begitulah Kanti dia tak mau masak sendiri, bahkan Kanti tak pernah masuk dapur sekalipun dia haus, dia selalu mengandalkan orang lain untuk mengambilkannya minum.

Bahkan sikap Kanti tak asing lagi di pendengaran para pembantunya.

"Bibi apa mbak Kanti sudah bangun" tanya Aisyah pada pembantu khusus melayani Kanti.

"Sudah non tapi dia tak keluar kamar kecuali kalau tuan mau berangkat kerja" jawab pembantu itu yang masih memotong buah untuk di jadikan salad.

Aisyah hanya mangut mangut saja.

Semua makanan sudah tersaji di meja makan dan akhirnya tuan Salman keluar dari kamarnya dengan setelan rapi.

"Ais nanti siang jangan bawakan aku makanan, aku mau ke rumah Ayah" perintah tuan Salman.

Aisyah mengambilkan nasi untuk suaminya.

"Baik tuan" jawab Aisyah.

"Duduklah dan makan bersamaku" perintah tuan Salman.

Tanpa menunggu lagi Aisyah duduk dan mengambil nasi dengan sayur dan Ayam yang sudah di masaknya.

Kanti keluar dari kamarnya dia sudah memakai baju bagus dan bersiap untuk pergi.

"Mas minta uang dong" sahutnya sambil mengulurkan tangannya pada tuan Salman.

"Duduk dan makan dulu" perintah tuan Salman.

Kanti duduk dengan muka masam.

"Bibi mana Salad saya" teriaknya memanggil pembantunya.

"Apa bisa kamu berjalan ke dapur dan mengambilnya sendiri" tanya tuan Salman ketus.

"Sudahlah mas, sekarang kamu jadi banyak bicara ya mas semenjak kamu punya istri lagi kamu jadi sering ngomel tau gak" protes Kanti tak suka pada ucapan tuan Salman.

Aisyah bangkit dan membawa piringnya.

"Saya permisi" ucap Aisyah sambil berlalu ke dapur, karena tak enak dengan ucapan Kanti, Aisyah lebih memilik untuk pergi ke dapur.

"Kamu lihat dia" teriak tuan Salman pada Kanti istri pertamanya.

"Lihat dia tak pernah sekali pun dia membantah ucapanku" bentak tuan Salman pada Kanti.

Kanti tak bisa bicara lagi, jujur Kanti pun takut akan kemarahan tuan Salman.

"Dan kau, kau hanya mementingkan uangku dan kesehatanku pun tak pernah kau tanyakan" ucap tuan Salman sedikit tenang dari emosinya.

"Tapi mas aku... " ucap Kanti yang di potong oleh tuan Salman.

"Jika aku bisa memilih pilihanku sendiri, aku akan lebih memilih Aisyah dari pada kamu, aku lebih baik menceraikan wanita sepertimu dari pada harus terus bersama denganmu" teriak tuan Salman lagi.

Kanti menunduk takut akan kemarahan tuan Salman,

Kanti tak takut jika harus berpisah dengan tuan Salman tapi yang Kanti takutkan adalah saat dia di talak dan Kanti tak mendapatkan apa apa dari tuan Salman.

Tuan Salman pergi dari meja makan, tentu saja tujuannya untuk pergi ke kantor, menenangkan diri di kantor tanpa ada gangguan.

"Sial" umpat tuan Salman.

Aisyah yang menyadari suaminya akan pergi, tak melakukan apa apa jujur Aisyah juga takut dengan marahnya tuan Salman, apa lagi tuan Salman tak pernah main main dengan ucapannya.

***

Di sebuah kafe terdapat dua sejoli yang sedang asik makan dan minum.

"Sayang kamu tau gak si Salman membentak aku" rengek Kanti pada Ridho kekasihnya itu.

"Sudahlah sayang jangan di masukan ke hati, kamu harus kuat dan kita kuras semua harta salman" ucap Ridho menenangkan Kanti.

"Tapi sayang aku sudah gak kuat lagi, kita Nikah saja ya" rengek Kanti lagi.

Wajah Ridho langsung terlihat cemas saat Kanti meminta untuk menikahinya.

Karena Ridho tak benar benar cinta pada Kanti dia hanya ingin mendapatkan uang Tuan Salman tapi melalui Kanti.

"Iya Sayang nanti ya kalau kita sudah punya uang dari si Salman" ucap Ridho.

"Ckkkk" Kanti berdecak kesal karena sudah hampir 3 tahun pacaran dengan Ridho

tapi Ridho tak pernah memberinya kepastian.

Bahkan Kanti dan Ridho pun sudah di luar batas melakukan hubungan terlarang dan bersikap layaknya suami istri.

Dan itu membuat Kanti was was padanya, takut Ridho tak bertanggung jawab.

"Maaf sayang aku mau pulang sekarang rasanya badanku tak enak" ucap Kanti pada Ridho.

"Tapi Sayang gimana tentang rencana kita ke hotel hari ini" rengek Ridho karena rencananya harus batal lagi.

"Besok saja, hari ini si Salman tak memberiku uang" ucap Kanti yang langsung pergi.

Akhir akhir ini Kanti sering mengeluh sakit kepala dan mual, padahal dia sudah minum obat tapi tetap saja tak menghilangkan sakit kepalanya.

"Pak ke dokter ya" perintah Kanti pada supir pribadinya itu.

Perasaan Kanti semakin tak enak saja, dia mengeluh sakit kepala bahkan dia sampai muntah di dalam mobil karena merasa pengap dan bau.

Kanti turun dari mobil dan dengan cepat menemui dokter pribadinya.

"Ada yang bisa saya bantu " tanya dokter itu saat melihat Kanti masuk ke ruangannya.

"Tolong periksa saya dok, hari ini saya sakit kepala dan mual" perintah Kanti.

Saat dokter memeriksa perut Kanti, dokter seperti merasakan sesuatu yang ganjil.

Lalu dokter itu memeriksa detak jantung Kanti.

"Normal" gumam dokter itu.

Kemudian dokter itu memeriksa tekanan darah Kanti.

"130 per 80" gumam dokter lagi.

Dokter itu berjalan ke arah lemari penyimpanan obat, mengambil sesuatu dari dalam kotak kecil.

"Mbak coba ini" sahut dokter sambil menyodorkan alat kehamilan.

"Tespeck" tanya Kanti kebingunggan karena dokter itu memberinya alat tes kehamilan.

"Tapi dok saya gak hamil " protes Kanti pada Dokter itu.

"Coba saja dulu mbak, nanti kita akan lihat hasilnya bagaimana" sahut dokter itu.

Tapi Kanti tak merespon lagi ucapan dokter itu, dia pergi dengan terburu buru ke luar ruangan dokter itu.

"Dasar dokter payah" gerutunya.

Kanti berjalan ke arah mobilnya, Kanti melihat ada toko apotik kecil di sebrang jalan, dia berinisiatif untuk membeli tespeck, hanya untuk membuktikan kalau dokter itu salah.

"Mbak tespecknya satu ya" ucap Kanti ada wanita penjaga toko itu.

Wanita itu menyodorkan tespeck kecil yang Kanti minta.

Kanti menyodorkan uang dan wanita itu mengambilnya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95JYY" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95JYY
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Bukan Orang Ke 3 (Tak Kuasa Menolak Takdir Cinta)
8.6
Almira Mayangsari berjuang membesarkan dua keponakan tanpa berharap menemukan pria yang tulus. Takdir mempertemukannya dengan miliarder Bastian Navarell yang menyelamatkannya dari bahaya. Meski saling jatuh cinta, Almira memilih lari saat tahu Bastian telah beristri karena tak ingin jadi orang ketiga. Bastian yang terobsesi tidak menyadari bahwa Almira sebenarnya masih perawan. Akankah kebenaran ini menyatukan mereka dalam jalinan cinta yang elegan dan penuh haru?
Sampul Novel BAYAR dengan Tubuhmu
9.6
Celina terpuruk dalam kehancuran setelah dikhianati oleh tunangannya sendiri. Tak hanya difitnah, ia bahkan dijadikan jaminan hutang demi melindungi saudara laki-lakinya. Kini, ia terpaksa menyerahkan dirinya kepada Mikhael, seorang pria berkuasa yang dingin. Namun, saat Celina datang dengan wajah sembab penuh duka, Mikhael justru mencemooh kondisinya yang menyedihkan. Di tengah tekanan keji ini, Celina harus bertahan melayani pria yang terang-terangan menghinanya.
Sampul Novel Dinodai Calon Kakak Ipar
8.1
Hidupku hancur setelah calon kakak iparku sendiri menodai kesucianku tepat sebelum hari pernikahan. Alih-alih dibela, aku justru difitnah sebagai penggoda dan diusir dari keluarga. Demi bertahan hidup, aku terpaksa menjual diri kepada pria kaya raya. Bertahun-tahun berlalu, tak disangka pria brengsek itu muncul kembali sebagai pelangganku. Ia bahkan menyewaku secara eksklusif selama sebulan penuh. Apa sebenarnya rencana licik yang ia siapkan kali ini?
Sampul Novel GAIRAH LIAR IBU TIRIKU
9.7
Meghan Crafson adalah mantan model dewasa yang tetap menawan di usia kepala tiga. Meski hidup bergelimang harta setelah menikahi miliarder New York, ia merasa hampa karena suaminya yang jauh lebih tua tak mampu memuaskannya. Situasi berubah saat Hardin, putra tiri yang tampan dan atletis, datang ke rumah mereka. Terpikat pesona Hardin, Meghan mulai melancarkan godaan terlarang. Hardin pun terjebak dalam dilema antara moralitas dan gairah liar yang ditawarkan sang ibu tiri.
Sampul Novel Ketika Kapal Tenggelam, ⁠Tunanganku Menolong Cinta Pertamanya
9.7
Saat kapal pesiar tenggelam, Zayden memilih menyelamatkanku hingga Caitlyn tewas. Meski kami menikah, Zayden menyiksaku selama lima tahun karena dendam atas kematian Caitlyn. Setelah kematian tragis yang menyatukan kami kembali, aku terbangun di hari kecelakaan kapal itu. Dalam kesempatan kedua ini, aku memutuskan menyerahkan tempat di sekoci kepada cinta pertamanya demi mengubah takdir kelam kami.
Sampul Novel Light Of Love
8.1
Kayla Pratama, seorang yatim piatu, terpaksa menjalani hidup sebagai istri kedua dari pengusaha sukses bernama Raga Dirgantara. Terjebak oleh beban hutang budi di masa lalu, Kayla tidak memiliki pilihan selain menerima nasibnya yang pahit. Kehadirannya dalam pernikahan itu hanyalah demi memberikan keturunan bagi sang miliarder. Ia harus berjuang menghadapi kenyataan bahwa dirinya cuma dianggap sebagai alat tanpa memiliki posisi yang sesungguhnya.