Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Iblis Itu Suamiku

Iblis Itu Suamiku

Demi membalas dendam pada penghancur hidupku, aku menjalin kontrak dengan pria kegelapan. Meski dia hanya sosok fana yang terikat perjanjian sebagai suami bayangan, aku justru jatuh hati pada pesonanya. Cinta kami adalah dosa yang menyakitkan, namun aku tetap memilih bersamanya walau raga ini menderita. Dia adalah kutub utara di hatiku. Hingga maut menjemput jiwa, dia akan tetap menjadi suami tercinta yang mendekapku dalam pelukan abadi yang gelap.
Bab
Bagikan

Bab 3

Apa yang paling aku benci selain orang-orang?

Keramaian dan tatapan orang-orang seperti saat ini⸻hampir setiap pasang mata memperhatikanku. Bagaimana tidak?

Saat ini aku dan suamiku⸻pria yang semalam kutemui⸻baru saja turun dari mobil Bugatti La Voiture Noire. Salah satu mobil yang dinobatkan menjadi mobil termahal di dunia senilai 18,7 Juta USD, tengah mampir di sebuah rumah sakit yang terletak di jantung kota London dan tebak apa jabatan suamiku tersayang ini?

Direktur utama sekaligus pemilik dari rumah sakit yang tampak seperti hotel ini. Aku mencoba berdeham beberapa kali dan membenarkan rambutku yang sudah kutata seapik mungkin. Tentu saja, aku tak ingin mempermalukan diriku sendiri dengan berpakaian seperti gembel. Dress berkerah tinggi dengan pita tanpa lengan  merek Prada, dipadukan dengan mantel Gucci coklat membalut tubuh rampingku, tak lupa bots berhak tinggi berwarna senada dengan renda hitam di ujung dressku.

 Sepanjang jalan beberapa orang menyapa kami dan tersenyum , tanganku melingkari lengan kekar Sebastian yang kini telah terbalut dalam jas dokter putihnya, hebat bukan?

Pria pirang ini tidak hanya seorang direktur, tetapi ia juga telah mengantongi gelar profesor dalam bidang psikologi. Peganganku semakin erat saat beberapa orang bersetelan jas dokter berhenti di hadapan kami dan menyapa. Aku gugup tentu saja, siapapun akan sangat terkejut, jika mengetahui pria tampan di sampingku ini⸻sang direktur tiba-tiba saja memiliki istri dalam waktu semalam.

“Selamat pagi, Tuan dan Nyonya Dayton,” sapa pria gempal berkumis putih bernametag  ‘Charless Robbaine’. Aku melempar senyum menanggapi sekaligus menyapa para dokter.

“Professor Dayton, anda selalu terlihat romantis sekali dengan Istri anda,” gurau seorang dokter lain berperawakan tinggi dan hidung bak menara Eiffel yang menjulang.

‘Tunggu, telingaku merasakan kejanggalan di sini,' pikirku sejenak.

Direktur rumah sakit di sampingku ini hanya tertawa renyah dan justru merangkul bahuku mesra, “Makanya, Mike cepatlah menikah atau kau akan menjadi bujangan tua.” Tawa mereka menggema di sepanjang lorong  menanggapi Sebastian yang kini ikut bergurau.

“Nyonya, bagaimana bisa anda mendapatkan hati  Profesor?" celetuk salah seorang wanita berjas dokter di sana, aku hanya tersenyum kikuk hingga kilasan balik di hari perjanjian idiot itu teringat kembali, membuatku mengerjapkan mata beberapa kali mencoba melupakan memori memalukkan itu.

“Dia melamarku terlebih dulu,” ucap Sebastian gamblang diikuti senyum manis hingga aku dapat melihat lubang di kedua sisi pipinya. Aku menepuk bahunya membuat pria pirang itu terkejut dan memasang tatapan polos seolah tak mengerti apapun.

Aku menggigit bibirku keras. Seratus persen aku yakin wajahku sudah seperti kepiting rebus, reflek  saja aku memukul bahunya pelan lagi dan berjalan lebih dulu.

‘Tuhan aku tak kuat menahan malu lebih lama.’

“Lho … kan benar kau yang bilang, ‘ Cintailah aku jadilah sua-” melangkah kilat, aku segera membekap mulut pria pirang yang menyebalkan ini.

Demi apapun pasti kami sudah seperti pasangan gila, aku langsung menyeret Sebastian untuk pergi dengan rentetan omelan andalanku menemani perjalanan kami menuju ruangannya, bahkan aku tak peduli meskipun iblis sialan ini harus membungkuk karena perbedaan tinggi kami sewaktu aku menyeretnya.

“Aku berharap hubunganku seromantis direktur dengan istrinya,” kagum Mike histeris dan menutup wajahnya mengalihkan pandangan dari dua insan yang baru saja berbelok menuju lift.

“Nyonya Dayton sangat pemberani ya? Ia melamar  profesor Sebastian lebih dulu lho ...” sambung si dokter wanita yang segera diikuti anggukan ketiga dokter yang lain.

*****

            Ruangan Sebastian adalah ruangan yang hampir sebesar appartemen studioku. Jangan lupakan interior hitam putih kesukaannya yang ternyata masih ia pertahankan di ruang kerjanya ini. Aku memperhatikan tulisan di atas meja yang menunjukkan identitasnya dengan jelas ‘  direktur ’ begitulah bunyi tulisannya.

Saat ini aku telah berada di ruangan pria pirang yang sedang sibuk menerima telfon dengan seseorang di seberang sana. Merasa lelah akhirnya aku memilih duduk di sofa beludru berwarna hitam dan berselancar dengan ponsel yang baru saja kudapat dari suamiku ‘tersayang’. Iblis abad ke-21 itu berkata,’ Kau adalah istri dari direktur rumah sakit terkenal dan kau menggunakan ponsel buntut begitu?’

Dan selanjutnya ia memberikan ponsel keluaran paling terbaru, dasar iblis tajir.  Iris hazelku sibuk naik turun melihat postingan seseorang hingga ponselku tiba-tiba melayang dan aku dapat melihat wajah tampan nan rupawan si pirang.

“Ah, jadi dia ya mantan kekasihmu? Aku jauh lebih tampan.”

Sebastian duduk di sebelahku membuat sofa yang sedang kududuki berguncang karena  pria ini duduk seenaknya sendiri. Aku hanya memutar mata dan mencoba meraih ponselku, hingga teringat satu pertanyaan yang sejak tadi mengganjal dibenakku.

“Sebastian, bagaimana bisa orang-orang seperti mengenalku sudah lama menikah denganmu?” tanyaku tanpa melihat iris legam pria di hadapanku yang sepertinya tengah berpikir.

“Aku hanya merubah ingatan mereka, itu saja.”

Berkedip berulang kali, aku masih mencoba mencerna ucapan pria di hadapanku. Benar, pria ini bukanlah manusia. Akal seorang manusia hina sepertiku tidak akan dapat memahaminya, sehingga aku hanya ber-oh-ria dan kembali duduk di sampingnya.

“Kapan kita akan memulai permainan pertama?”

Sebastian hanya mengangkat kedua tangannya dan tanpa seijinku pria pirang ini telah meletakkan kepalanya di atas pahaku ⸻ sekarang beralih fungsi sebagai bantal. Aku hendak protes namun ia meletakkan jari telunjuknya di hadapan bibir tipisku.

“Itu terserah padamu, kau adalah Nyonya Dayton. Semua berada dalam genggamanmu dan aku adalah bidakmu,” tuturnya tenang dan mulai memejamkan mata, sementara aku masih berpikir keras.

“Bahkan jika sekarang apa sudah bisa?”

Sebastian membuka matanya lalu mengulas senyum miring dan melirik ke arah pintu sesaat, “ Tentu aku sudah menyiapkan panggung utama untu kita pagi ini.”

Pria itu mengambil ponsel berwarna hitam miliknya dan menunjukkan salah satu pesan di sana dari kontak bernama ‘ asisten’.

Sepertinya kontak yang mengirimkan pesan adalah sang asisten, Felix. Dalam pesannya pria itu bertkata, ‘ Nyonya Oswald tengah dalam perjalanan untuk melakukan meeting bersama anda pada pukul 10 pagi ini, tolong persiapkan langkah pertama anda dengan baik,  sebelum panggung pertama siap.’

Menganga tak percaya, bagaimana bisa seseorang sepertinya tiba-tiba saja sudah menyiapkan rencana untuk memulai proyek yang baru saja disusun pagi tadi. Pria yang tak lain adalah sang iblis itu mengendik santai, wajahnya seolah berkata,‘ Of Course, aku tau aku hebat.’

“Apa yang sudah kau rencanakan hingga bergerak terlebih dahulu tanpa perintahku?” tanyaku dengan suara tegas pada sang iblis yang sudah menunduk sembari mengulas senyum.

“Mohon maaf atas segala kelancangan saya, Nona. Saya hanya ingin mengesankan Nona dengan kesan pertama ini.”

Benar apa kata si pirang ini, dan ia berhasil!

 Bukankah ini bisa jadi kesempatan emas bagi kami, tepat sebelum aku harus mengenalkan suami iblis tersayangku ini di hadapan seluruh keluarga besar Oswald. Setidaknya kami harus bertemu sebelum mereka melakukan meeting layaknya sebuah ketidaksengajaan.

Mereka pasti akan segera menjilat ujung sepatuku hanya agar acara mereka dapat membentuk citra perusahaan yang baik, dan kakak sulungku itu akan dikenal sebagai sosok wanita cerdas, rendah hati dan dermawan.

“Tidak apa-apa, aku cukup puas dengan hadiahmu. Lalu apalagi? Apa yang harus aku lakukan saat kalian bertemu di kantor?”

Sebastian menyisir rambutnya ke belakang dan melonggarkan sedikit dasinya. Selanjutnya yang dilakukan si pirang ini adalah menggeser duduknya agar semakin dekat padaku, aku hanya mengerjap kaget karena tingkah anehnya ini.

“Mari kita mulai tugas pertama Nona sebagai seorang Istri, kau bisa melakukan apapun yang kau mau. Aku akan ikuti alurmu.”

Aku berpikir sejenak perasaan khawatir menelusup masuk membuatku berakhir mengigit ujung kuku, “Bagaimana jika aku mengancam mereka dengan proyek ke depan kalian. A-apa tidak apa-apa?” tanyaku pelan, terselip sedikit rasa takut karena ini menyangkut perusahaannya.

Sebastian mengambil jari yang kugigit dan menghentikan kebiasaanku saat gugup kemudian tertawa, "Tentu saja, aku memberikanmu segala apa yang kumiliki begitu pula denganmu bukan? Lagi pula kau adalah Istri pemilik rumah sakit ini, semua orang tidak akan ada yang berani mengusikmu.”

“Apa yang perlu kau takutkan? Kau memiliki suami tampan, kaya, berkuasa dan iblis sepertiku, Nyonya Dayton”

Apakah setiap iblis seperti ini? Manis sekaligus mengerikan!

 Kini aku mengerti mengapa seekor laba-laba dapat menjerat kupu-kupu dengan mudah dalam jaringnya. Apa yang sedang melilitku saat ini adalah jaring termanis dan paling menggairahkan bagi manusia bodoh sepertiku.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cewek lugu perlahan jadi liar
9.7
Hubungan asmara antara Laura dan Ardhy terjebak dalam dinamika yang tidak lazim. Di balik kisah cinta mereka, tersimpan fantasi seksual menyimpang yang mendominasi interaksi keduanya. Ardhy terus memberikan tekanan besar kepada Laura, memaksanya untuk berhubungan intim dengan orang lain demi memuaskan hasrat liarnya sendiri. Laura yang awalnya lugu kini harus menghadapi kenyataan pahit saat dirinya dipaksa memenuhi ambisi fantasi pasangannya yang ekstrem.
Sampul Novel Fantasi Gilaku
8.0
Kisah wanita bernama Alice yang selama tujuh tahun pernikahannya belum pernah merasakan kepuasan dalam hal seksualnya bersama suaminya. Selama tujuh tahun itu pula ia berpura pura menikmati semua yang dilakukan oleh David sang suami. Semua berawal dari percobaan pertama ia melakukannya sendiri, dari situ ia mulai terobsesi dan mulai melakukannya setiap hari, karena hanya dengan itu ia bisa mencapai kepuasan. Semakin kesini, fakta baru yang mengejutkan mulai bermunculan, seperti David yang ternyata berselingkuh dengan teman kantornya, yang tak lain merupakan mantan pacarnya dulu di masa sekolah dan David yang ternyata seorang gay. Anehnya Alice tak sama sekali menggugat atau membuang David, ia malah senang kala melihat David bercumbu dengan sesama pria. Hingga akhirnya Alice mempunyai seorang teman wanita, ia sangat peduli padanya, Alice dengan terang terangan bercerita soal suaminya kepada Jane. Jane merupakan wanita yang mempunyai trauma besar dalam hidupnya, ia pernah dilecehkan oleh ayahnya sendiri sewaktu masih sekolah. Perlahan traumanya membaik saat jane mengenal pria yang mencintainya yang bernama Bian, namun lama kelamaan Bian juga menunjukkan sifat aslinya, selama ini ia tak tulus mencintai Jane, malah Bian sengaja memperkosanya bersama teman sekelasnya. Semenjak itu ia sangat membenci laki-laki. Ia bersumpah tak akan berhubungan baik dengan laki-laki manapun. Hingga Jane bertemu Alice dan mereka seperti menemukam kecocokan satu sama lain. Mereka berdua memutuskan untuk menjalin hubungan terlarang. Setiap hari mereka habiskan waktu berdua. Alice mengijinkan Jane untuk tinggal bersamanya di rumah mewahnya. Semua orang tak menaruh curiga terhadap Alice dan Jane. Alice memutuskan untuk menceraikan David, karena Jane sangat cemburu dengan David. Sejak saat itu hubungan Alice dan Jane semakin romantis, hingga suatu hari Alice bertemu seorang pria yang berhasil membuatnya jatuh cinta. Kabar tersebut terendus oleh Jane, Jane sangat marah terhadap Alice, namun Alice mencoba meyakinkan Jane bahwa ia juga tak akan meninggalkannya. Akhirnya Alice mendapat restu dari Jane, Pria bernama Steve itu pun berhasil meyakinkan Jane. Steve menyadari bahwa Jane merupakan sahabat terdekat Alice, jadi ia juga harus meyakinkan Jane bahwa ia sungguh sungguh terhadap Alice. Alice hidup bahagia bersama Steve dan Jane. Steve menikahi Alice dan dikaruniai seorang anak yang lucu dan menggemaskan.
Sampul Novel Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
8.2
Manfred Argianta Bergmans atau Gian menjalani hidup penuh penderitaan akibat perundungan keluarga dan teman sekolahnya. Hanya Alicia yang setia mendukungnya, meski hal itu memicu intimidasi yang lebih parah. Setelah menolong kucing malang, Gian menerima warisan kekuatan elektrokinesis dari sosok misterius dalam mimpi. Didampingi seekor tikus putih sebagai mentor, ia memulai misi balas dendam. Namun, saat dianggap monster dan Alicia menjauh, sanggupkah Gian memenangkan perang ini?
Sampul Novel Jadikan Aku Budakmu, Nona
9.7
Pasca bebas dari penjara, Jade mewarisi sebuah rumah tua milik kakeknya yang misterius. Di sana, ia menemukan lukisan kuno seorang wanita yang sangat memikat. Meski awalnya berniat menjual karya seni itu demi uang, rencana Jade berubah drastis saat sosok wanita di dalam bingkai tersebut mendadak bangkit menjadi nyata. Bukannya mendapat harta, Jade justru terjebak dalam nasib kelam karena sang wanita menuntutnya menjadi budak darah abadi.
Sampul Novel Jasper dan Misteri Sang Raja Kerajaan Almekia
8.7
Pangeran Jasper hidup di Almekia, kerajaan futuristik dengan teknologi mutakhir yang kini dipimpin seorang ratu. Sosok mendiang ayahnya merupakan rahasia besar yang sengaja dikubur rapat oleh pihak istana. Didorong rasa penasaran, Jasper bersama Diamond, Zircon, dan Opal nekat melanggar aturan demi mengungkap identitas sang raja. Meski harus menjadi buronan dan menempuh perjalanan penuh bahaya, mereka tetap berjuang menembus tabir misteri yang menyelimuti kerajaan.
Sampul Novel Pemalas Penantang Dewi
7.9
Ken dikutuk dan dibuang ke sarang monster setelah menolak perintah Dewi Aria sebagai Pahlawan. Meski terpuruk, kecerdasannya membuat Ken mampu mengubah kutukan tersebut menjadi sumber kekuatan baru. Namun, ia kembali terjebak dalam konflik besar antara manusia dan iblis. Situasi kian rumit saat Ken menyadari bahwa Raja Iblis adalah sahabat lamanya. Kini ia harus memilih pihak sambil menyusun rencana matang demi menuntut balas pada sang Dewi.