Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel I Win You

I Win You

Vanilla terus menggoda Nick dengan tindakan provokatif yang memicu ketegangan intens di antara mereka. Meski Nick telah memperingatkan risiko dari permainan berbahaya ini, Vanilla justru semakin berani dalam memancing hasrat pria itu. Di tengah suasana yang semakin panas, Nick berusaha keras mengendalikan diri agar tidak kehilangan kendali. Namun, godaan Vanilla yang nakal dan penuh kemenangan membuat situasi kian tak terduga dalam hubungan dewasa yang penuh gairah ini.
Bab
Bagikan

Bab 1

Prologue

"Sialan...." Vanilla mengumpat pelan kemudian meminta sopir untuk mengantarkannya ke rumah Beck.

Di depan pintu gerbang rumah Beck, Vanilla hanya perlu memasukkan kode akses keamanan tanpa harus repot-repot memanggil siapa pun untuk membuka gerbang. Teknologi sekarang sangat canggih, semua bisa di akses melalui ponselnya. Gadis itu juga hanya cukup memasukkan kode keamanan pada pintu utama rumah  yang ditinggali Beck lalu melangkah dengan langkah kaki panjang menuju tangga yang berbentuk setengah lingkaran di tengah-tengah ruangan.

Tiba di lantai atas ia langsung menuju kamar Beck dan mendorong pintu dengan kasar membuat dua orang yang sedang bergumul di atas tempat tidur menghentikan aktivitas mereka dan memisahkan diri.

"Jadi, ini caramu menyambut tunanganmu yang baru kembali?" tanya Vanilla sambil menyandarkan bahunya di tiang pintu. "Suruh pergi jalangmu itu atau aku sendiri mengirimkan bukti kepada Mama." Ia mengarahkan ponselnya menuju ranjang di mana Sophie kekasih Beck menutupi tubuhnya menggunakan selimut yang melingkar di dadanya.

"Vanilla, jaga bicaramu!" hardik Beck. Matanya menyorot tajam Vanilla penuh kebencian.

"Pilihan ada di tanganmu, Beck." Vanilla mengambil beberapa foto Beck dan Sophia. "Aku tunggu lima menit, jauhkan kekasih tersayangmu itu atau foto ini sampai ke Mama," ancamnya sambil menampakkan layar ponselnya kepada Beck, menggoyangkan benda itu lalu membalikkan badannya meninggalkan kamar itu.

Terkutuklah kau, Beck!

"Sudah kukatakan, kita tidak memiliki hubungan apa pun lagi, Vanilla." Beck menipiskan bibinya, menatap gadis di depannya dengan cara yang teramat sinis. Beck baru saja mengantarkan Sophie keluar dari rumahnya lalu ia sendiri menyusul Vanilla yang berada di dapur.

Tanpa menoleh ke sumber suara gadis itu tersenyum manis. Berbeda dengan sikap sinis yang Beck tunjukkan kepadanya. "Aku tunanganmu, Beck." Ia membuka lemari pendingin makanan lalu mengeluarkan sebotol minuman dingin.

Beck menyipitkan matanya. "Tidak lagi sejak kau meninggalkan aku, Vanilla."

Vanilla membuka penutup botol, menikmati air dingin yang mengalir melewati kerongkongannya kemudian menutup kembali botol di tangannya sebelum ia mencampakkan benda itu ke tempat sampah.

"Sayangnya aku tidak merasa kita telah berakhir, pertunangan kita masih berjalan seperti yang orang tua kita sepakati," ujar Vanilla sambil berjalan melewati Beck.

Gadis itu meraih tas tangannya yang tergeletak di atas meja pantri lalu berjalan tanpa menoleh ke arah Beck. "Ganti semua isi kamarmu dan jangan coba-coba membawa Sabun itu ke rumah ini lagi karena aku, tunanganmu telah kembali," ucapnya dengan nada acuh seolah tidak pernah menyaksikan Beck bergumul dengan Sophie beberapa menit yang lalu.

Ia baru saja kembali dari New York setelah empat tahun lamanya menimba ilmu di sana dan mendapatkan gelar sarjananya. Empat tahun yang lalu Beck marah besar atas keputusan Vanilla karena gadis itu lebih memilih studinya, mereka bahkan terlibat dalam perang dingin dan tidak pernah berkomunikasi selama itu. Vanilla tidak pernah berusaha untuk menanyakan kabar tunangannya, begitu juga Beck. Keduanya saling bungkam mempertahankan ego mereka.

Beck adalah tetangga Vanilla, sahabatnya sekaligus penjaganya sejak ia masih kecil. Beck selalu marah setiap kali Vanilla berdekatan dengan anak laki-laki di sekolah tetapi Beck sendiri, ia bergonta-ganti mengencani gadis yang tidak terhitung jumlahnya. Hingga mereka akhirnya memutuskan untuk menerima perjodohan yang di atur oleh keluarga mereka. Vanilla menerima, sedangkan Beck tidak. Tepatnya begitu.

Soap = sabun

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dinodai CEO Kejam
8.7
Sena Monela mengalami petaka besar setelah salah memilih pakaian di hari ulang tahun kekasihnya. Akibat mengenakan gaun milik kakaknya, Giana, ia disekap oleh pria asing bernama Alexander Sagala. Xander berniat menghancurkan Giana demi membalas dendam atas depresi berat yang diderita sang adik. Setelah menyadari bahwa ia menangkap orang yang salah, miliarder kejam tersebut justru menolak melepaskan Sena. Nasib Sena kini sepenuhnya berada di tangan penculiknya dalam misteri tawanan ini.
Sampul Novel Dipatahkan Oleh Cinta
8.6
Permintaan maaf sang suami karena ucapan kasarnya terasa hambar bagi sang istri. Luka hatinya kian mendalam saat suaminya memutuskan untuk membawa Charissa, selingkuhannya yang tengah hamil, tinggal bersama mereka. Sang istri dipaksa menerima kehadiran madunya di bawah satu atap demi alasan kesehatan. Di balik kepatuhannya, ia meratapi nasibnya yang hancur. Ia merasa tak sanggup berbagi kasih sayang dan rumah dengan wanita lain yang telah merebut kebahagiaannya.
Sampul Novel Hati yang Sedang Berperang
8.9
Di Midyat, Bahar Asian hidup terhimpit kebencian kakeknya, Nasuh, sebagai anak haram keluarga penguasa. Takdir mempertemukannya dengan Emir Demir, pemuda yang kembali demi membalas kematian orang tuanya pada keluarga Asian. Meski terjebak dendam, benih cinta justru tumbuh di tengah manipulasi dan perjodohan. Kini, mereka harus memilih antara setia pada darah atau mengikuti hati. Akankah rahasia masa lalu menghancurkan segalanya atau justru memutus rantai dendam?
Sampul Novel Jalan Jodoh Sang Koki
8.1
Max, koki ternama, mendadak jadi buronan setelah masakannya tak sengaja menewaskan perdana menteri. Saat pelarian, jiwanya berpindah ke tubuh seorang wanita yang tenggelam di lokasi berbeda. Dalam raga barunya, Max justru jatuh cinta pada Wulan, sahabat dari Nadia. Begitu berhasil kembali ke tubuh aslinya, Max bertekad mencari dan menikahi Wulan. Namun, meyakinkan wanita itu bukanlah perkara mudah. Akankah cinta sang koki berakhir manis?
Sampul Novel KEKASIH SEMENTARA
9.6
Nania, seorang manajer brand jam tangan, terjebak dalam situasi darurat menjelang reuni sekolah. Ia harus mencari pasangan demi menghadapi sang mantan, Tuah, yang akan hadir membawa tunangannya. Pilihan jatuh pada asistennya yang pendiam, Adris. Meski diragukan oleh Maya karena sifat pemalu Adris, Nania yakin asistennya punya pesona tersembunyi. Sementara itu, Adris berharap sandiwara ini menjadi nyata, meski Aaron menyimpan rahasia besar mengenai identitas asli Adris.
Sampul Novel Menjalani Sisa Hidup Sendiri
8.6
Pernikahan Colby dan Ruben, pewaris Grup Gibson, terjalin tanpa restu keluarga besar. Brenda, nenek Ruben, mengajukan taruhan kejam: jika cinta mereka bertahan tiga tahun, keluarga akan menerima Colby. Namun jika gagal, Colby harus pergi agar Ruben bisa menikahi wanita sederajat. Colby yakin karena Ruben rela melepas segalanya demi dirinya. Naas, tepat di tahun ketiga yang menentukan, keyakinan Colby hancur saat Ruben justru melakukan pengkhianatan.