Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel I Love You

I Love You

Selama dua dekade, seorang CEO muda yang rupawan menghabiskan hidupnya demi mencari sosok cinta sejati yang ia idamkan. Penantian panjang tersebut akhirnya menemui titik terang saat takdir mempertemukannya dengan orang yang dicari melalui sebuah peristiwa yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Di tengah kemewahan dunianya, ia harus menghadapi momen tak terduga yang akan mengubah seluruh perjalanan asmara serta masa depan hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Vallery Smith adalah seorang dokter muda di sebuah Rumah sakit ternama di Jakarta. Ia baru saja pulang dari pendidikannya di luar negeri. Di Jakarta ia hanya sendiri, karena orang tuanya sekarang berada di Paris. Ia senang bisa kembali ke Indonesia setelelah sekian lama berada di negeri orang. Ia juga memiliki pacar yang sejak awal kuliah di Indonesia. Saat ia mendapat beasiswa kuliah di luar negeri untuk melanjutkan kuliahnya, mereka terpaksa menajalin hubungan jarak jauh. Pacarnya bernama Glen seorang pengacara di Jakarta.

Vallery sangat mencintai Glen, karena dia adalah cinta pertamanya. Hari ini Vallery libur karena sudah tiga hari tidak pulang, harus melakukan beberapa oprasi. Hari ini ia benar-benar mengambil cuti untuk istirahat. Sangking lelahnya ia hampir saja tertabrak saat menyebrang rumah sakit. Pekerjaannya menguras tenaga dan waktunya dan karena pekerjaan ini pula ia dan Glen jarang bertemu. Beruntungnya Glen sama sekali tidak pernah keberatan dengan kesibukan kekasihnya. Sesekali ia datang ke rumah sakit hanya untuk mengantar makanan atau hanya sekedar menemani meminum kopi. Glen bilang hari ini dia akan datang ke Apartemen Vallery. Sudah seminggu mereka tidak bertemu. Glen baru saja pulang dari perjalanan bisnisnya, biasanya dia akan membawakan oleh-oleh untuk kekasihnya. Suara seseorang terdengar menekan sandi pintu apartementnyadan tak lain itu adalah Glen. Vallery langsung menghampirinya dan memeluk kekasihnya itu.

"Sayang kangen.."

"Aku juga kangen, kamu sehatkan?" Tanya Glen pada Vaery sambil mengacak rambut Vallery

"Sehat dong, kamu bawa apa?"

"Makanan kesukaan kamu dan ini bunga buat kamu"

"Hmm so sweet banget sih pacar aku"

Vallery meletakn bunga di vas bunga yang ada diujung ruang tamunya. Glen memluk Vallery dari belakang dan mencium lehernya.

"Aku kangen harum pacarku"

"Maaf ya sayang, beberapa hari ini aku selalu sibuk"

Vallery membalikan badan dan kembali memeluk Glen. Beberapa jam berlalu, tidak terasa karena mereka asik mengobrol, menonton sebuah film dan saling melepas rindu dan akhirnya Glen pamit pulang. Vallery merengek agar Glen menginap saja di apartementnya namun Glen menolak karena harus kembali kekantornya. Ia bilang harus mengurus berkas penting untuk bertemu klien besok. Vallery mengantarnya sampai di depan pintu apartement.

"Nanti jangan lupa telfon ya" ucap Vallery

"Kamu jangan lupa istirahat, besok kerja pagi atau malam?"

"Aku kerja pagi yang"

"Ya sudah aku pergi dulu ya, lepaskan dulu tanganmu ini sayang"

"Hmm baiklah, tapi cium dulu"

Glen mencium kening Vallery dan mengelus rambutnya.

"Manja banget sih, padahal kalau di luar cuek"

"Karena manjaku cuma buat kamu"

Glen kembali mencium kening Vallery dan pergi melambaikan tangannya pada Vallery. Vallery masuk menutup pintu apartementnya dan memasuki kamaranya, ia mengambil handphonenya dan membuka sosial medianya hanya untuk menisi waktunya saja. Sesekali ia mengapload beberapa aktifitasnya walaupun tidak sering. Ia hanya suka hanya melihat-lihat unggahan orang lain. Kadang untuk melihat aktifitas kekasihnya. Ia membuka akun sosial media Glen. Pacarnya ternyata beberapa lalu mengunggah fotonya disebuah laut. Mungkin pada saat perjalanan bisnisnya ia sekalian berlibur. Vallery membaca beberapa caption di sana

"Memories Of The Sea" dan mata Vallery tertuju pada sebuah komentar "hari yang indah ya kan" begitu kalimat yang tertera di akun prempuan itu. Vallery membuka akun prempuan cantik, seperti seorang pengacara juga. Mungkin mereka sesama teman layer, pikir Vallery.

Vallery meletakan handphonenya dan menuju balkon. Ia membawa secangkir kopi dan menikmati indahnya malam di luar sana. Ia kadang mengingat indahnya saat ia baru berpacaran dengan Glen 5 tahun yang lalu. Saat itu ia tidak tertarik pada Glen, hanya saja Glen sangat gigih mendekatinya. Itulah hal yang membuat dia luluh dan akhirnya menerima Glen, hingga saat ini rasa cintanya dengan Glen semakin besar. Ia adalah laki-laki yang baik. Selalu ada untuk Vallery bahkan saat mereka jauh, Glen rela menyusulnya karena mendengar kabar Vallery sakit. Keluarga mereka sudah saling mengenal, namun entah kenapa sampai saat ini Glen belum melamar Vallery. Vallery hanya berpikir positif, mungkin saja Glen masih sibuk dengan pekerjaannya. Yang terpenting sekarang mereka masih tetap saling mencintai dan menyayangi.

Setelah persiapkan diri dengan segala rutinitas pagi hari seorang wanita pada umumya. Mandi, bersolek, membuat sarapan seadanya dan membersihkan beberapa tempat yang sekiranya berserakan. Vallery tidak suka melihat barang-barang tidak pada tempatnya. Ia melihat jam tangannya, ternyata sudah waktunya ia berangkat. Ia berangkat mengendarai mobilnya keluar gedung apartement. Hari ini ia hanya memiliki schedule berkeliling memerika pasien. Tidak ada schedule oprasi hari ini, jadi ia berencana untuk datang ke Firma tempat Glen bekerja. Ia sengaja tidak memberi kabar agar memberi kejutan pada kekasihnya.

Vallery menyelesaikan pekerjaannya lebih cepat dari biasanya. Ia langsung bergegas menuju kantor Glen, tidak butuh waktu lama untuk sampai di kantor Glen. Ia memarkirkan mobil dan keluar menuju ruangan Glen sambil membawa beberapa makanan ia beli sebelum kekantor Glen. Memasuki lift dan berjalan mendekati ruangan Glen. Sekretaris yang mengetahui kedatangan Vallery berusaha menghadang jalannya.

"Bu Vallery... tumben datang gak kasih kabar dulu" ucapnya gugup

"Udah lama gak main kesini Tin, pak Glen ada didalam kan? Biar saya langsung masuk saja."

"Hmm... bapak sedang tidak ada bu, bapak..."

"Masa sih, emang bapak kemana?"

"Bapak... hmm..."

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95NMZ" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95NMZ
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta wanita kutubuku
8.6
Elia menghabiskan hari-harinya bekerja di sebuah gedung perkantoran megah tanpa menarik perhatian siapa pun. Namun, segalanya berubah saat ia dipertemukan dengan Edward, putra dari pemilik perusahaan tersebut. Keduanya mulai menjalin kedekatan intens karena harus mengelola sebuah proyek besar yang sama. Tanpa disadari, benih-benih cinta mulai tumbuh di hati Elia terhadap Edward, dan ternyata sang pewaris kaya itu pun merasakan hal yang sama.
Sampul Novel Cute Pumpkin & The Badboy ( Indonesia )
8.9
Aryan Mada Kusumo, pewaris tampan Kusumo Grup yang gemar hidup bebas, mendadak terdesak saat orang tuanya menuntut pernikahan melalui perjodohan paksa. Di sisi lain, Nur Callia Maharani adalah chef profesional yang hanya ingin fokus pada kariernya. Tak disangka, sosok yang akan dijodohkan dengannya ternyata musuh bebuyutan masa kecil yang sangat ia benci. Akankah penyatuan antara wanita serius dan pria playboy ini berhasil di tengah konflik masa lalu mereka?
Sampul Novel Menghamili Istri sang Pewaris
8.4
Demi ambisinya, Fayre nekat menjebak Bramasta, cinta pertamanya, ke dalam sebuah pernikahan tanpa rasa. Namun, obsesi itu justru dibalas dengan rasa jijik dan kebencian mendalam dari sang suami. Di tengah keputusasaan karena diabaikan, Fayre bertemu Aliando Xavier yang kemudian merenggut kesuciannya. Kini, Fayre terjepit dalam dilema besar: mempertahankan rumah tangganya saat Bramasta mencintai wanita lain dan dirinya menyimpan rahasia kelam.
Sampul Novel Mr. G itu Bos-nya!
9.6
Briana Jeany dikhianati kekasihnya, Alex, tepat di hari istimewa mereka. Dalam balutan amarah, ia nekat menggoda pria asing bernama Mr. G dan membayarnya karena dikira pria sewaan. Sialnya, pria itu adalah bos barunya yang kini menyimpan dendam akibat harga dirinya diinjak-injak. Saat Mr. G mulai memberikan pelajaran yang justru menumbuhkan benih cinta, Alex kembali membawa janji pernikahan. Briana pun terjebak di antara tuntutan sang bos dan masa lalunya.
Sampul Novel Pengantin Kecil Tuan Xavier
8.8
Nandini merupakan seorang gadis penjual bunga sederhana yang selama ini hidup terasing dari keluarganya sendiri. Namun, takdirnya berubah drastis saat ia dipaksa menjadi mempelai pengganti di hari pernikahan kakaknya. Sang kakak memilih untuk melarikan diri secara tiba-tiba, meninggalkan Nandini untuk menempati posisi pengantin bagi Tuan Xavier. Kini, ia harus menghadapi kehidupan baru yang penuh tekanan dalam pernikahan yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Sampul Novel Perangkap Tuan CEO
8.1
Dalam jeratan obsesi sang CEO, tidak ada jalan untuk melarikan diri. Baginya, memiliki dirimu bukanlah pilihan melainkan sebuah keharusan yang mutlak. Ia menuntut pengabdian penuh atas tubuh, jiwa, hingga setiap jengkal kulitmu tanpa sisa. Di bawah kendalinya yang dominan, kamu terkunci dalam kepemilikan eksklusif yang tidak membiarkan siapa pun mendekat. Setiap napasmu kini menjadi milik sang penguasa yang hanya menginginkan dirimu seorang diri.