
Hubungan terlarang
Bab 3
laki-laki itu langsung berusaha untuk mengingatkan adik nya itu.
"No....no... Athena baby apa yang kamu lakukan? stop sayang ini di muka umum, lakukan dikamar, please"
Theo menjawab sambil menggelengkan kepalanya, dia pikir Athena pasti gila, apa efek mabuk bisa separah itu?.
ada terlalu banyak beban yang hantamnya saat ini, selain dia harus menahan gerakan adiknya dan tingkah laku Athena yang tiba-tiba menjadi aneh laki-laki tersebut berusaha untuk terus menekan kesadaran nya sendiri sejak tadi.
Ada apa dengan mu Theo?!
dia mulai mengeluh, sentuhan demi sentuhan yang diberikan oleh adiknya sangat menyiksa dirinya, dia merasa di bawah sana seolah-olah bergejolak dan mulai memberontak dengan sempurna.
percayalah sepertinya dibawa sana perlahan mulai mengembung dengan sempurna.
jangan katakan kamu meminta nya.
batin Theo lagi.
Dia tahu laki-laki seusianya jelas lumrah meminta sesuatu ketika dia menginginkannya, meskipun tidak dipungkiri dia sering melakukan sesi percintaan dengan beberapa perempuan panggilan, tapi dia tidak memilih sembarang perempuan bahkan dia menggunakan kondom untuk mencari aman.
Mengingat dia laki-laki normal, memiliki pergaulan yang luas dan laki-laki seperti dirinya yang terlalu sering hilir mudik keluar masuk ke tempat klub malam apalagi dalam urusan pekerjaan nya dengan orang-orang pembisnis yang suka merealisasikan bisnis mereka di tempat tertutup seperti itu, jelas sangat munafik sekali jika dia masih mempertahankan keperjakaan nya dan tidak pernah menyentuh seorang perempuan pun, tapi Theo pikir bukan berarti dia memiliki sebuah keinginan besar dan berhasrat dengan adik tiri nya sendiri saat ini.
Kau pasti sudah gila.
Umpat Theo kesal.
Tringggg.
seketika pintu elevator terbuka, laki-laki itu menatap ke arah Athena yang terus bergerak meraba-raba dadanya dan bahkan mencoba untuk melepaskan baju perempuan itu sendiri sejak tadi karena terus meracau berkata panas.
laki-laki tersebut jelas saja langsung buru-buru keluar dari pintu elevator begitu dia tiba di lantai di mana kamar hotelnya berada, laki-laki itu dengan cepat membawa adik nya itu masuk ke dalam kamar miliknya.
dia pikir jika Athena kehilangan akal warasnya dan memaksakan diri untuk membuka bajunya sendiri saat ini juga maka ini benar-benar sangat memalukan, di mana di setiap sudut hotel jelas terpasang CCTV pengawas, itu pasti sangat memalukan sekali.
tanpa berpikir dua tiga kali Theo langsung membuka pintu kamar apartment nya begitu mereka tiba di depan kamar nya kemudian menutupnya kembali.
"Kakkk...."
lagi Athena merengek kearah nya, memaksakan diri membuka pakaian nya saat laki-laki tersebut telah meletakkan tubuhnya ke atas kasur.
"Athena apa yang kamu lakukan?" Theo mengerutkan keningnya.
Tiba-tiba saja Athena menyambar tubuh Theo ketika dia telah meletakkan gadis tersebut keatas kasur, hal tersebut sontak membuat laki-laki itu langsung terkejut.
Athena..."
Dia nyaris tidak bisa bernafas, namun detik berikutnya Athena membalikkan posisi mereka, gadis tersebut menindih tubuh nya dan dengan gila nya Athena menyambar bibir laki-laki tersebut begitu saja.
"Athena...no... please"
Theo mati-matian mencoba melepaskan diri.
bagi nya ada yang aneh dengan Athena.
"Puaskan aku kak...aku benar-benar membutuhkan nya saat ini."Bisik Athena cepat.
bola mata gadis tersebut dipenuhi gairah saat menatap dirinya.
"Apa?" Theo jelas terkejut.
Dia belum sempat bicara hingga didetik berikut nya gadis tersebut dengan cepat kembali menyambar bibirnya kembali, mengajak nya berpetualang dalam dunia yang tidak semestinya mereka lalui bersama.
Dan Theo seolah-olah terpancing atas sulit nya dia mencoba menahan hasrat nya saat ini.
Anda Mungkin Juga Suka





