Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hot Daddy

Hot Daddy

Dominic Immanuel Horrison adalah duda kaya raya yang dikenal dingin dan tak kenal ampun. Meski sifatnya kaku, ketampanan luar biasa sang miliarder tetap memikat banyak wanita. Namun, Dominic sangat selektif dalam mencari sosok ibu bagi anaknya. Pilihan akhirnya jatuh kepada Arabelle, sekretaris setianya yang dianggap memiliki kepribadian paling tepat. Akankah hubungan profesional mereka berubah menjadi cinta sejati yang harmonis dalam rumah tangga?
Bab
Bagikan

Bab 3

Hari ini Ara libur kerja jadi ia akan bangun siang dan bermalas-malasan, jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi tetapi Ara masih belum juga bangun dari tidurnya. Tiba-tiba handpone Ara berbunyi pertanda ada yang menelponnya, dia pun bangun dan menerima telepon.

"Iya hallo Mira ada apa pagi-pagi sudah telepon saja," ucap Ara sambil mengucek-ngucek matanya.

"Ini sudah siang Ra, sudah mau jam sepuluh juga," ucap Mira dari seberang telepon.

"Hemmm iya ya deh aku nggak mau berdebat sama kamu, kamu telepon ada apa?" tanya Ara.

"Jalan-jalan yuk lagian sebentar lagi kamu juga mau pergi ninggalin kita mana jauh banget lagi," ucap Mira.

"Hah jangan kaya orang susah kamu deh Mir kamu kan anak orang kaya, kamu mau pergi kemana saja juga bisa tanpa kamu harus bekerja dan lagian kamu kenapa kerja di perusahaan orang bukan perusahaan orang tua kamu," ucap Ara.

"Aku hanya ingin belajar lebih banyak nanti kalau sudah siap baru aku mau bekerja di kantor papa aku dan siap menggantikannya," ucap Mira.

"Gue dukung keputusanmu," ucap Ara.

"Makasih Ra, memang loe, sahabat terbaik gue. O, ya jangan lupa nanti gue jemput kita jalan-jalan mending loe sekarang mandi," ucap Mira.

"Iya bawel, ya udah ya, gue mau mandi dulu," ucap Ara lalu memutuskan sambungan teleponnya dan bergegas untuk segera mandi.

Ara keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di badannya ia menuju lemari untuk mencari baju yang akan ia kenakan hari ini. Ara mengambil dress warna kuning bermotif bunga lalu ia memakai terlihat sangat cantik di pakai oleh Ara.

setelah itu Ara make up, cukup dengan menggunakan bedak tipis-tipis dan lipstik warna pink agar terlihat natural karena kulit yang di miliki Ara sudah putih jadi tak perluh memakai yang berlebihan.

Setelah itu ia menunggu kedatangan Mira yang katanya mau datang menjemputnya, Ara memainkan handponenya, ia melihat-lihat di IG nya banyak teman sekolah SMA dan kuliah sudah menikah, Ara ingin seperti temannya mendapatkan pendampin dan menikah hidup bahagia dengan keluarga kecilnya.

Mira sudah sampai di tempat Ara ia membunyikan klakson mobilnya agar Ara tahu bahwa dia telah sampai, Ara keluar dari dalam rumahnya tak lupa ia mengunci pintunya. Ara berjalan kearah mobil dan masuk kedalam, Mira pun melajukan mobilnya meninggalkan pelataran rumah Ara.

Sepanjang perjalan yang tidak terlalu ramai oleh kendaraan sehingga tidak macet, Ara dan Mira mereka mengobrol dengan sangat asyik.

"Ra kapan kamu mau nikah?" tanya Ara.

"Hah! loe ada-ada aja deh Ra, loe tahu sendiri gue nggak punya pasangan terus mau nikah sama siapa juga," ucap Mira menoleh ke samping sambil tersenyum.

Hari ini mereka benar-benar menghaniskan waktunya seharian untuk jalan-jalan dan belanja, biasanya Ara yang suka berhemat bahkan hari ini belanja banyak mulai dari baju, tas, high heels dan sepatu dan tentunya yang membayar semua Mira karena Ara di larang untuk membayarnya sendiri oleh Mira. Mira bilang jika ini adalah hadiah kenang-kenangan untuk Ara karena memang Ara akan pergi ke Paris dan entah kapan mereka akan bertemu.

Mereka baru pulang pada malam harinya, mereka pulang larut malam sehingga membuat Mira harus menginap di rumah Ara karena tidak memungkinkan untuk pulang ke rumah, apa lagi mereka juga baru kembali dari club malam. Ya, selain bekerja mereka juga sering menghabiskan waktunya di club malam walau di negaranya ini di bilang haram atau apalah namun bagi mereka pergi ke club malam adalah sebagai hiburan.

Pagi ini Ara sudah berada di bandara, dia diantarkan oleh Mira dan yang lainnya, bahkan sesekali mereka juga berpelukan sebelum Ara pergi. "Aku harap kamu akan baik-baik saja di sana Ara dan tidak melupakan kami semua yang ada di sini," ucap Lina sambil mengusap air matanya yang sejak tadibkeluar terus menerus.

Ara tersenyum, dia menganggukkan kepalanya, "Pastinya aku tidak akan pernah melupakan kalian. Jadi kalian jangan pernah bersedih dan harus tersenyum, tentunya kalian juga harus semangat bekerja," ucap Ara, sungguh dia juga sebenarnya berat meninggalkan sahabatnya di sini tapi ini adalah impiannya dan kesempatan belum tentu datang kedua kalinya.

"Tentu saja Ara, jika nanti kamu sudah sampai di sana jangan lupa kabari kami dan aku harap kamu juga jaga kesehatan di sana," ucap Andrian yang sedari tadi hanya menatap ketiga wanita saling berpelukan.

"Ya, terima kasih Andrian, tolong jaga Mira dan Lina," ucap Ara, sedangkan Andrian hanya tersenyum dan mengangguk, tanpa Ara bilang dia akan menjaga Mira dan Lina karena bagaimana juga mereka adalah sahabat, bahkan sebelum Ara bergabung di devisi mereka.

Penerbangan menuju Paris membutuhkan waktu yang sangat lama, Ara menggunakan waktunya untuk istirahat. Di Paris nanti Ara sudah di siapkan satu apartemen yang akan dia tempati nantinya selama bekerja di sana, bahkan nanti saat tiba di sana nanti Ara juga akan dijemput oleh seorang sopir yang sudah disiapkan oleh Dominic, bagaimana juga Dominic akan memberikan yang terbaik untuk karyawannya namun apa yang dia berikan tentunya harus ada kerja dibalik itu semua. Jika semuanya disepelekan maka Dominic tidak akan segan memecat karyawannya tanpa terhormat karena telah disepelekan atau penghianatan, di situlah Dominic tidaklah suka.

Dominic saat ini berada di sebuah hotel bersama dengan seorang wanita bayaran, entah kenapa hari ini dia mengingkanya sehingga dia menyuruh orang kepercayaannya untuk mencarikan seorang wanita bayaran untuk menemaniya. Namun sampai saat ini Dominic masih duduk di sofa dan menatap seorang wanita yang duduk tidak jauh darinya, bahkan wanita itu yang sedang ditatap oleh Dominic, tersenyum bahkan sesekali menggoda Dominic dengan bibirnya akan tetapi Dominic hanya menatapnya dalam diam.

"T-tuan," panggil wanita itu sehingga menyadarkan Dominic.

"Ya, kenapa? Apa kamu butuh sesuatu atau kamu mau makan sesuatu?" tanya Dominic, akan tetapi wanita itu menggelengkan kepalanya dan tersenyum pada Dominic.

"Tidak tuan, akan tetapi tadi tuan terlihat melamun saja dengan menatapku," ucapnya.

Dominic pun mengangguk dan mengalihkan padangannya ke arah lain, dia menghela nafas panjangnya. "Apa yang bisa kamu lakukan?" tanya Dominic.

"Apa pun yang tuan minta saya akan melakukannya dengan baik," ucapnya tersenyum.

"Kalau begitu lakukan segera," perintah Dominic, dan saat itulah wanita bayaran itu beranjak dari duduknya, dia berjalan mendekati Dominic dan siap melakukan pekerjaannya sebagai wanita bayaran. Wanita itu duduk berjongkok di depan Dominic, dia juga melepaskan ikat pinggang Dominic dan sesekali dia menatap ke atas menatap wajah Dominic yang begitu tampan, dia memulai semuanya dan membuat Dominic merasakan nikmat dari apa yang dia lakukan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Sekadar Figuran
7.9
CEO Narendra Hasan terancam batal menikah dengan Bella setelah kecelakaan membuatnya lumpuh. Tak sudi bersuamikan pria cacat, Bella kabur di hari pernikahan. Sebagai gantinya, Narendra menunjuk Sheilla, keponakan Bella, untuk menjadi pengantin pengganti. Sheilla yang terikat utang budi pada pamannya terpaksa setuju. Namun, pernikahan ini mengungkap misteri besar terkait kecelakaan orang tua Sheilla dan hilangnya penulis ternama. Siapa dalang sebenarnya?
Sampul Novel Dari Abu: Kesempatan Kedua
8.2
Seumur hidup aku mencintai Bima Wijoyo, tunanganku. Namun, saat studio seniku terbakar, dia justru membiarkanku tewas demi menyelamatkan Clara, kakak tiriku. Pengkhianatan itu menjadi akhir tragis hidupku yang pertama. Kini, keajaiban membawaku kembali ke masa lalu, tepat sebelum rapat dewan keluarga dimulai. Dengan ingatan pahit tentang api dan luka, aku berdiri tegak di hadapan semua orang untuk membatalkan pertunangan kami. Aku tidak akan mati dua kali.
Sampul Novel Dari Pembantu Menjadi Ratu
8.2
Dengan tangan gemetar dan mata terpejam, Scarlett mencoba meraih celana yang dikenakan Ethan. Namun, suasana seketika pecah saat Scarlett berteriak kaget karena tak sengaja menyentuh sesuatu yang terasa sangat keras. Ethan pun tersentak mendengar jeritan nyaring yang memekakkan telinga tersebut. Dengan wajah yang merona merah karena malu sekaligus dilingkupi rasa takut, Scarlett menunjuk ke arah benda itu untuk menjelaskan penyebab kepanikannya yang tiba-tiba.
Sampul Novel Dosen Suamiku
9.8
Adara Adila Calista, mahasiswi berusia 22 tahun, terkejut saat mengetahui wasiat mendiang kakeknya. Ia harus menikah dengan cucu sahabat sang kakek, yang ternyata adalah Rafka Shaquile Zhafran, dosen yang selama ini sering membuatnya kesal. Rafka, seorang CEO muda berusia 24 tahun, menerima perjodohan ini demi kebahagiaan keluarga, meski ada ancaman kehilangan warisan. Bagaimana nasib pernikahan Adara dengan dosen yang ia benci dalam ikatan wasiat ini?
Sampul Novel Gara-Gara Cinta Satu Malam
8.0
Dikhianati sang kekasih membuat Ellena Cameron nekat menyerahkan kesuciannya pada pria asing demi membalas dendam pada takdir. Namun, saat ia ingin melupakan malam itu, pria tersebut justru muncul kembali dan menjungkirbalikkan dunianya. William Asahavey Hamilton, konglomerat yang jenuh dipaksa menikah oleh kakeknya, terpikat oleh keberanian Ellena yang dianggapnya unik. Meski terbiasa dikelilingi wanita, eksistensi gadis mungil itu kini menjadi pusat perhatiannya.
Sampul Novel Godaan Cinta Sejati
8.6
Yulia terpaksa menikah ke keluarga Jayendra hanya untuk mendapati Billy, suaminya, dalam kondisi koma. Keajaiban terjadi saat Billy terbangun pasca pernikahan, namun ia justru bersikap dingin dan berniat menceraikan Yulia karena tak mengenalnya. Saat Yulia hamil dan berencana pergi diam-diam, Billy yang semula membencinya justru berubah posesif. Ia menolak perceraian dan mendekap Yulia erat, menegaskan bahwa wanita itu adalah miliknya selamanya.