Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hawa Nafsu Kekasihku

Hawa Nafsu Kekasihku

Dalam satu malam yang tak terduga, hidup Affry berubah drastis setelah ia hamil akibat hubungan dengan pria asing. Ternyata, lelaki itu adalah Liu Chaing He, manajer di perusahaan orang tuanya sendiri. Demi menjaga martabat keluarga, pernikahan terpaksa akhirnya digelar. Namun, duka Affry kian mendalam karena Chaing He masih menyimpan perasaan untuk wanita lain. Mampukah pernikahan tanpa cinta ini bertahan di tengah bayang-bayang masa lalu sang suami?
Bab
Bagikan

Bab 3

Entah apa yang harus dilakukan oleh sang Direktur Utama, sekaligus satu-satunya perempuan yang memegang jabatan setinggi itu di perusahaannya, pada situasi semacam ini, Affry benar-benar sudah pasrah, ya, wanita yang mengenakan jas hitam itu sepertinya harus mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi kerugian yang sangat besar serta kehilangan saham senilai ribuan dolar Amerika. "Apa-apaan anak magang itu, bisa-bisanya dia seceroboh ini?" Wanita pemilik marga Yuu itu menggeram penuh rasa kesal, ingin rasanya wanita cantik tersebut mengeluarkan si anak magang dari perusahannya, tetapi ada aturan tertentu yang menghalangi niat wanita berambut cokelat panjang tersebut untuk mengeluarkan si anak magang, pun demikian, pada saat seperti ini, satu-satunya hal yang dapat dilakukan oleh wanita pemilik netra cokelat itu adalah menahan kesal, seraya terus menunggu dokumen yang hancur dicetak ulang oleh si anak magang yang sangat ceroboh.

"Bu Affry, apa anda sedang berada di dalam?" Sebuah suara baritone terdengar dari luar pintu, sepertinya itu adalah salah satu direksi yang bekerja bersama wanita cantik itu. "Ada beberapa hal yang ingin saya bicarakan bersama anda."

"Masuk saja, Tae Wang," balas sang wanita pemilik marga Yuu itu seraya merapikan penampilannya yang sempat sedikit acak-acakan akibat rasa frustrasi yang muncul akibat perbuatan laki-laki berwajah oriental yang amat tampan yang merupakan anak magang itu. "Ada apa? Katakan saja padaku." Sang Direktur Utama berkata lagi seraya menetak-netakkan kukunya yang sedikit memanjang. Pintu kayu cedar lagi-lagi dibuka lalu ditutup, seorang pria bertubuh sedang yang juga menggunakan jas hitam berjalan masuk ke dalam ruangan tersebut dengan langkah yang dapat dikatakan rapi dan teratur khas petinggi perusahaan sekali.

Tae Wang namanya, pria berperawakan tinggi besar itu menatap atasannya dengan tatapan datar, seperti biasa, selalu serius seolah tidak memiliki waktu untuk sekedar berbincang-bincang bahkan untuk bergurau. Laki-laki berambut hitam itu lantas duduk di depan wanita berambut cokelat panjang tersebut seraya menghela nafas panjang. "Tuan Charles sudah berada di perjalanan untuk mengurus kontrak dengan kita, anda sudah menyiapkan kontrak tersebut, kan, Bu Affry?" Laki-laki pemilik netra cokelat itu menatap atasannya sendiri dengan tatapan serius.

Yang ditanya menghela nafas panjang, lantas menjawab bahwa kontrak itu telah dihancurkan secara tidak sengaja oleh si anak magang alias Chaing He. Mendengar perkataan wanita pemilik netra cokelat di hadapannya, Tae Wang tertegun, terdiam seribu bahasa, laki-laki berkulit kuning langsat itu hanya bisa mematung tanpa bisa berkata apa-apa seolah benar-benar terkejut atas kejadian yang terjadi. Tampaknya, pemuda berdarah Asia Timur itu tidak menyangka kalau hal seperti ini akan terjadi, lagipula, bagaimana bisa si anak magang tidak tahu seberapa penting isi dokumen tersebut? Sebuah rasa khawatir menyelinap di relung hati laki-laki berambut hitam itu, tentu saja hal tersebut bisa terjadi karena Tae Wang merupakan karyawan yang sangat loyal serta peduli terhadap perusahaan milik wanita yang mengenakan jas hitam yang berada di hadapan yaitu. Laki-laki pemilik netra cokelat itu hanya bisa terdiam, menatap atasannya sendiri dengan tatapan terkejut, bahkan pada situasi ini laki-laki yang biasanya berotak sangat cerdas itu tidak tahu harus berbuat apa dan bagaimana. Orang yang pemuda pemilik marga Tae itu maksud adalah memang orang yang dimaksud Afri sebelumnya, ya pada situasi tertentu, seperti saat ini, memang kesalahan semacam ini mungkin saja terjadi, tetapi rasanya hampir-hampir tidak mungkin ketika akan terjadi rapat besar semacam ini, kesalahan sebesar menghancurkan dokumen yang sangat penting terjadi. Bahkan, sebenarnya, anak magang terendah sekalipun pasti diberitahu jika dokumen itu sangat penting. Tidak hanya itu, sebenarnya ada sebuah kecurigaan di hati laki-laki yang berkulit kuning langsat itu ketika tahu bahwa dokumen tersebut telah dihancurkan oleh anak magang, seolah ada sesuatu yang memang sengaja dihancurkan di dalam dokumen itu. Sejauh pandangan laki-laki berwajah oriental yang amat khas itu, tidak ada yang salah di dalam dokumen tersebut, hanya ada kerjasama yang biasa-biasa saja tetapi bernilai sangat tinggi dan saham bernilai beberapa puluh ribu dolar Amerika.

Entah mengapa bagi Tae Wang, kejadian semacam ini lebih mirip sabotase daripada sekedar kecerobohan biasa. Entah Affry juga memikirkannya atau tidak, wanita berambut cokelat panjang itu hanya bisa tercenung, seolah sedang berusaha berpikir keras bagaimana jalan keluar terbaik yang bisa mereka dapat jika skenario yang paling buruk benar-benar terjadi. Kedua laki-laki dan perempuan yang duduk berhadapan itu berdiam dengan pikiran mereka masing-masing tanpa ada satupun diantara mereka yang berniat untuk membuka suara untuk sekedar memberi usul atas apa yang harus mereka lakukan tentang kerjasama yang akan segera terjadi. Tetapi sepertinya, kekhawatiran semacam ini tidak perlu terjadi, maksudnya, si anak magang telah kembali seraya membawa sebuah map berwarna cokelat tua, di mana map tersebut berisi surat yang telah dihancurkan oleh Chaing He beberapa saat yang lalu, karena kali ini suara ketukan kembali terdengar di pintu yang berbahan dasar chedar. Tanpa banyak berkata-kata, tetapi dengan sedikit berteriak, wanita pemilik netra cokelat itu meminta untuk siapapun yang mengetuk pintu itu masuk saja dan tidak usah banyak bicara.

Ketika pintu terbuka, wanita yang menjabat sebagai Direktur Utama tersebut tertegun, benar-benar terdiam seolah tidak menyangka kalau si anak magang benar-benar menepati omongannya sendiri, yakni memperbaiki serta mencetak ulang dokumen yang hancur. Sebenarnya, ada satu hal di mana wanita itu berpikir bagaimana mungkin si anak magang yang jelas-jelas tidak pernah diberitahu banyak hal tentang rapat dan isi dokumen itu, bisa-bisanya memiliki salinan dokumen itu secara lengkap, seolah-olah pemuda berdarah China itu juga dilibatkan di dalam kegiatan tersebut, tetapi ya bagaimanapun lagi, mereka sudah cukup terdesak, sudah tidak bisa lagi menunda-nunda atau bahkan sekedar berbincang santai.

"Bu!!" Seseorang lagi-lagi menerobos masuk, benar-benar dengan seenaknya saja menerobos masuk ke ruangan sang Direktur Utama. "Mr. Charles sudah datang! Beliau sudah menunggu di ruangan rapat." Orang itu adalah Pretty, satu-satunya sekretaris wanita di antara sekretaris para jajaran eksekutif dan direksi perusahaan pada saat itu, dan tampaknya begitu pula untuk kedepannya.

Perkataan gadis keturunan Afrika itu tentu saja mengejutkan wanita berambut cokelat panjang itu, ya, beliau tidak menyangka bahwa Charles bisa datang secepat itu, untung saja pada saat seperti ini, dokumen hancur tersebut telah berhasil diperbarui. "Benarkah? Astaga, kalau begitu kita cukup beruntung karena dokumen ini sudah selesai. Baiklah, ayo kita hadiri rapat kali ini." Wanita pemilik netra cokelat itu menghela napas, lalu menoleh untuk menatap si anak magang pengacau. "Kamu, ikut saya ke ruang rapat. Kamu harus mulai mempelajari sesuatu dari sana."

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Batas Kesabaran Seorang Wanita
8.9
Sera merasa jengah dengan Darren yang tiba-tiba terobsesi setelah rahasia insiden hotel tiga tahun lalu terkuak. Namun, upaya Darren tampak terlambat karena kehadiran Alvin, pria yang dahulu menolong Sera di masa sulit. Kehangatan Alvin mulai meluluhkan hati Sera, memberikan rasa aman dan cinta tulus yang tak pernah ia dapatkan sebelumnya. Kini Sera harus memilih: memaafkan Darren yang penuh penyesalan atau melangkah maju bersama Alvin yang mencintainya sepenuh hati.
Sampul Novel Dosa Berbalut Cinta
8.6
Saschya mengira pernikahannya dengan Adnan akan membawa kebahagiaan abadi, namun realitanya justru menjadi neraka penuh kekerasan. Adnan melampiaskan dendamnya terhadap mertua dengan menyiksa istrinya secara keji setiap hari. Di tengah penderitaan fisik dan batin yang mendalam, sosok dari masa lalu Saschya tiba-tiba muncul kembali. Akankah kehadiran mereka membantu Saschya lepas dari belenggu Adnan, atau justru menambah konflik baru dalam hidupnya yang hancur?
Sampul Novel HATRED
8.7
Difitnah melukai dua saudaranya sendiri, seorang pemuda terpaksa angkat kaki dari rumah. Ia menyimpan amarah mendalam karena keluarganya lebih memercayai bukti video rekayasa ketimbang kejujurannya. Kini, ia harus memulai hidup baru di luar sana sambil membawa luka hati akibat pengkhianatan orang terdekat. Bagaimana nasib pemuda ini setelah pergi? Akankah penyesalan menghampiri keluarga yang telah membuangnya? Simak perjuangan penuh dendam ini.
Sampul Novel Jangan Sentuh Hatiku, Jika Tak Bisa Memiliki
9.6
Nayara adalah staf administrasi cantik yang tetap rendah hati meski tampil modis di sebuah perusahaan besar Jakarta. Kehidupannya bersinggungan dengan Leonardo Arvandre, miliarder muda keturunan Prancis-Indonesia sekaligus pewaris tunggal Arvandre Global Corporation. Sejak pertemuan pertama mereka tiga tahun lalu, keduanya terjerat dalam hubungan yang rumit. Kini mereka terjebak antara perasaan cinta, harga diri, dan rahasia besar yang masih tersimpan rapat.
Sampul Novel Kakakku, Pengkhianatku
9.2
Raya hancur setelah dikhianati keempat kakak laki-lakinya yang kini lebih menyayangi Luna, gadis asing yang menggantikan posisinya. Meski Raya berupaya membuktikan diri di tengah intrik licik Luna yang haus perhatian, perjuangannya sia-sia. Ketidakadilan yang terus berulang akhirnya memadamkan rasa cinta Raya kepada saudara kandungnya. Di titik nadir, ia memilih menyerah dan pergi demi meninggalkan luka mendalam yang telah menghancurkan hidupnya selama ini.
Sampul Novel Kesalahan Semalam : Manisnya Suami Miliarder
9.0
Hidup Alina hancur saat tunangannya berkhianat dengan sahabatnya sendiri. Beban hutang keluarga pun memaksanya menyerahkan kesucian pada pria asing. Kini, ia terjebak pernikahan tanpa cinta dengan Nathaniel, miliarder dingin penuh rahasia. Di tengah dendam dan perebutan harga diri, tembok hati Alina mulai goyah oleh sikap suaminya. Haruskah ia menuntaskan misi balas dendamnya, atau justru kembali jatuh cinta pada sosok yang menyimpan masa lalu kelam itu?